0

Suara Indonesia News – Kota  Cirebon. Hujan yang mengguyur Kota Cirebon dari pagi dan sampai saat ini belum juga reda dengan intensitas cukup tinggi, menjadikan kapolsek Mundu  AKP H. Supai Warna, S.Sos., meningkatkan kewaspadaan dengan turun langsung bersama dengan anggota ke beberapa sungai yang ada dalam wilayah hukum, Minggu (07/02-2021).

Ditempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., SIK., MH., melalui Kapolsek  Mundu menyampaikan “sampai Saat ini keadaan cuaca diwilayah Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon masih dalam keadaan  eskalalasi tingkat curah hujan Sedang, dan terus dilakukan pemantauan terhadap Dampak Curah Hujan yang masih berlangsung dan Korkom dengan pihak-pihak Terkait/Kepala Desa Yang di wilayahnya berdekatan dengan bantaran sungai / daerah kategori Zona Rawan bencana banjir,” ujarnya.

Sungai – sungai yang dilakukan pemantauan antara lain, untuk Desa Mundu Pesisir terdapat Sungai Kalijaga Mundu, dalam hasil pantauan yang dilakukan Debit Arus air terpantau masih dalam Keadaan Status Normal, lingkungan penduduk sekitar bantaran sungai masih terpantau aman, tegas AKP Supai Warna, SSos.

Sementara Desa Bandengan ada Sungai Cikempar terpantau debit arus air di Sungai tersebut masih dalam keadaan status normal lingkungan penduduk sekitar  bantaran sungai terpantau Aman, tandas Kapolsek Mundu AKP H. Supai Warna, S. Sos yang hobi pesepeda gunung ini.

Secara umum sungai yang ada di wilayah hukum polsek mundu polres cirebon kota, masih terpantau aman, imbuh Iptu Ngatidja, SH., MH., Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Kegiatan masyarakat memang dibatasi dan sebisa mungkin di hindari untuk tidak berkerumun. Sesuai dengan program pemerintah yang gencar dengan Ops Yustisi guna melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun demikian, seandainya harus ada kegiatan yang mengundang kerumunan, wajib menerapkan Protokol kesehatan Covid19, jelas Kapolsek Utbar Kompol H. Suwitno, SH., MH. yang disampaikan kepada para bhabinkamtibmas pagi ini yang diwilayahnya, ada kegiatan gereja, Minggu (07/02-2021).

Lanjut Suwitno, beberapa gereja yang di cek kontrol melalui bhabinkamtibmas sukapura Aiptu Otong Sarip, diantaranya Pengurus/Petugas jaga Gereja El -Shaddai Rt 03/02 Blok Sukajadi Kel Sukapura Kota Cirebon. Pengurus dan Petugas Jaga Gereja Nafirision Rt 03/02 Blok Sukajadi Kelurahan Sukapura. Kemudian Wardina petugas Jaga satpam Gereja HKBP, jelas Kapolsek Utbar.

Dalam kegiatan kebaktian di Gereja HKBP dibagi 3 (tiga) Sesi. Untuk Sesi Pertama (telah Selesai) dipimpin Pdt Diak Esra Situmorang SE., dan Jemaat yang hadir 50-60 Orang dari kapasitas gedung 200 orang. Sementara untuk Sesi ke 2 (dua) dipimpin Pdt Diak D. Sitinjak SH., dan Sesi ke 3 (terakhir) dipimpin Pdt HTH Sitorus SH., Secara umum.kegiatan ibadah gereja mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta jumlah jemaat di batasi sesuai prokes, tutup Iptu Ngatidja, SH. MH., Kasubbag Humas Polres Cirebon kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Acara pelantikan dan pengukuhan Ketua Mada Kabupaten Cirebon itu disaksikan dan dihadiri oleh seluruh Anggota LSM Barisan Rakyat Indonesia Mada Cirebon. Serta dihadiri pula oleh Kabupaten penopang yang diantaranya ; Markas Daerah Majalengka, Kuningan, Indramayu serta Bekasi. Ketum Barak D, Sutejo,Ms mengangkat dan menyerahan SK kepada Ketua Markas Daerah Kabupaten Cirebon Kabupaten Masa bakti 2021/2026, bertempat di Sekretariat LSM Barak Mada Cirebon di Jl.Raya Mertapada – Cirebon. (07/02-2021)

Dalam pemaparannya, Ketua Umum DPP LSM Barak Indonesia , menghimbau dan mengharapkan kepada Ketua Mada Kab.Cirebon saudara Ahmad Yani untuk bisa menjaga Marwah Lembaga dan melaksanakan tanggungjawabnya dalam memberikan sesuatu yang sifatnya positif kepada seluruh Masyarakat dengan berpegang teguh pada UUD 45 dan Pancasila.

” Saya selaku Ketua Umum, berpesan kepada Saudara Yani, untuk bisa mengemban Amanah sebagai Ketua Mada Kab.Cirebon dengan sebaik mungkin “. Namun tentunya sebagai Manusia, saya hanya berpesan, laksanakan Amanat Lembaga, jadilah pejuang untuk kepentingan Rakyat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan UUD 45 dan Pancasila sebagai dasar dimana kita harus bertindak dan berprilaku ‘ Tegas Sutejo.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, Bahwa berdirinya LSM Barisan Rakyat Indonesia ini, semata – mata demi kemaslahatan umat.

” Kita harus bertindak demi kepentingan Rakyat, dengan tetap melaksanakan segala sesuatunya sesuai Hukum yang berlaku, dan satu yang harus ditanam dalam hati sanubari , Jaga Marwah nama Lembaga dan organisasi ” tegas Sutejo.

Disisi lain, Ketua terpilih , Mada Barak Indonesia Kab. Cirebon Ahmad yani, usai menerima SK dan dikukuhkan sebagai Ketua, menjelaskan dengan singkat

” Saya sebagai Ketua Mada Barak Cirebon , siap dan Istikomah untuk melaksanakan amanat lembaga dengan tetap menjaga Marwah Lembaga sekaligus bertindak demi kepentingan Rakyat dengan tetap berpegang pada aturan yang ditetapkan , intinya kami hadir demi Rakyat dan siap menjadi pejuang untuk Rakyat” .

Acara pengukuhan Ketua LSM Barak mada Cirebon tersebut berjalan dengan penuh hikmat dan dalam kesederhanaan. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Saat ini untuk wilayah Gresik telah melaksanakan PPKM dalam pengendalian penyebaran Covid-19. Polsek Menganti bersama Koramil Menganti dan Satpol PP serta Upt Puskesmas Menganti menggelar Operasi Yustisi PPKM di wilayah Kecamatan Menganti, Sabtu malam (06/02/2021)

Ops Yustisi Prokes tersebut petugas gabungan menyasar ke cafe/warkop yang ada di wilayah Kecamatan Menganti yang melanggar prokes dan melanggar pemberlakuan jam malam operasional saat PPKM.

Dari hasil ops yustisi tersebut ada 72 pelanggar prokes maupun pelanggar jam malam PPKM yang terjaring razia. Selanjutnya 72 pelanggar tersebut langsung dilakukan Rapit Test di tempat.Dari hasil Rapit tes terhadap 72 pelanggar Non reaktif/negatif.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH, SIK, MM melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno S.H. menerangkan, “Dengan cara hunting kami melakukan patroli gabungan dan pemeriksaan pendisiplinan protokol kesehatan secara lebih ketat dan Rapit tes di tempat bagi pelanggar Prokes,”

“Bersama Danramil Menganti Mayor H.Mawardi S.H. dan Camat Menganti Sujiarto S.H. M.Si. yang langsung turun lapangan memimpin Ops Yustisi ini, kami bekerjasama dengan Tim Medis dari Upt. Puskesmas Menganti untuk melakukan rapid test bagi pelanggar prokes ditempat itu juga,” ungkapnya.

“Wajib rapid test oleh Tim Medis dari Dinas Kesehatan,” kata AKP Tatak.

Forkopimcam Menganti berharap dengan peningkatan Ops Yustisi protokol kesehatan di masa PPKM ini, semakin tinggi pula tingkat kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” pungkas AKP Tatak Sutrisno. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Meulaboh. Padi di Areal persawahan Meunumbok, Kecamatan sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, kini menanti akan dipanen secara serentak.

Adnan salah seorang warga tani persawahan Meunumbok, hari Minggu (7/2/2021) pada Awak media Suara Indonesia News mengatakan, musim tanam padi kami lakukan secara serentak, begitu juga saat panen serentak yang kini tidak lama lagi akan panen semua, ucapnya dini pagi waktu setempat.

Ditanya tentang gangguan burung pipit, menurut Adnan kali ini tidak ada gangguan burung pipit, harapan kami agar dapat memperoleh hasil panen yang meningkat,

Adapun jenis yang ditanami dipersawahan Meunumbok, Montok putih, manfan, ceirang, imfari, ir 66, dan juga mitik, pupuk diberikan disuaikan dengan keadaan tanah sawah.

Dalam pengolahan sawah menurut para petani dilakukan dengan HanD Traktor bisa cepat lancar dalam pengolahannya. (Muhibbul Jamil)

0

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Ketua Lsm Komunitas Peduli Pembangunan Aceh Singkil (KPPAS) Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dony Berutu mengatakan, gagalnya Investor masuk ke Daerah Singkil dengan alasan Inspratruktur yang belum memadai, ya..memang harus kita akui itu adalah fakta jadi kenapa kita harus kecewa, kiranya momentum itu di jadikan modal untuk meloby Dana APBA ke Provinsi maupun APBN ke pusat. untuk meningkatkan Inspratruktur di Kabupaten ini mulai dari Jalan Darat, Bandara juga Kapal, serta Pelabuhan dan tempat Sandar yang layak..Demikian di sampaikannya kepada Media ini Minggu ( 7/02/2021) di Singkil.

Ia menambahkan harapannya gagalnya Investor dari Uni Emirat Arab tersebut berinvestasi Di Aceh Singkil, akibat Infrastruktur yang belum layak adalah menjadi modal yang sangat berharga bagi Pemda Aceh Singkil untuk menjelaskan ke Pemerintah Pusat maupun Provinsi bahwa memang Sarana Infrastruktur di Aceh Singkil masih belum Layak dan aksesya para Investor urung berinvestasi di Daerah ini.

Kemudian Lanjut, Dony Pemda Aceh Singkil juga harus Intropeksi terutama masalah Lambannya Pengurusan Izin Opersinal Kapal Cepat Tailana. Sudah hampir satu Tahun belum juga dapat di rasakan Masyarakat. Padahal Anggaran untuk membeli KM Tailana tersebut Hampir Rp. 5 Milyar dan hal hal seperti ini juga merupakan pertimbangan para Investor untuk berinvestasi ” Ucapnya.

Lebih jauh Dony, mengatakan sektor pariwisata menjadi salah satu andalan Indonesia sebagai penerima devisa. Pemerintah serius menggarap sektor yang satu ini dengan perbaikan infrastruktur di sejumlah daerah dan momen itu harus di manfaatkan pihak Pemda.

Seperti di sampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman mengatakan guna menggaet banyak wisatawan, infrastruktur untuk jalur darat, laut dan udara terus diperbaiki.

“Jalur darat sudah bisa cepat karena infrastruktur jalan tol sudah dibangun di berbagai tujuan daerah seperti Tol Jawa, Trans Sumatera, dan Sulawesi,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu yang lalu, dan kaitan itu Seharusnya Pemkab Aceh Singkil jangan terus putus asa terkait batalnya Investor dari Uni Emirat Arab ( UEA) berinvestasi di Kabupaten Aceh Singkil yaitu Di Pulau Banyak untuk Mengelola Destinasi Wisata.

Dia menyebut, ada 10 destinasi wisata prioritas di Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Di antaranya adalah Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Pulau Morotai, Maluku Utara; Tanjung Kelayang, Kepulauan Bangka Belitung; Danau Toba, Sumatera Utara; Wakatobi, Sulawesi Tenggara; Borobudur, Jawa Tengah; Kepulauan Seribu, DKI Jakarta; Tanjung Lesung, Banten; Bromo, Jawa Timur; dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dan dari semua ini butuh Proses yang sangat panjang jadi sekali lagi ulang Dony, Pemda Singkil jangan putus asa.berjuang terus demi kemajuan Parawisata Pulau Banyak.” harapnya.

Selanjutnya dia mengatakan jika pembangunan infrastruktur tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pemerintah Aceh Singkil dituntut lebih kreatif untuk memperoleh sumber pendanaan untuk membiayai proyek infrastruktur tersebut.

“Tentu pembangunan butuh dana yang tidak sedikit, tidak cukup hanya dengan APBN,” tegasnya.

Nantinya Tol Sumatera akan tersambung sepanjang 2.765 kilometer (km) sehingga semakin memudahkan perjalanan dan memotong waktu tempuh Bakauheni hingga Banda Aceh. Sejumlah lokasi wisata bisa dilalui melalui jalur tol Trans Sumatera ini, salah satunya Danau Toba.

Saat ini, Jalan Tol Trans Sumatera sudah tersambung mulai dari Bakauheni di Lampung hingga Palembang. Adapun untuk menyelesaikan proyek Jalan Tol ini, dibutuhkan biaya mencapai Rp 476 triliun.(Salomo)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Deteksi Dini Penularan Covid-19, jajaran Kopel putih dalam asuhan AKP La Ode Habibi Ade Jama SIK., MH., CPHR., selaku Kasat Lantas Polres Cirebon kota. Berupaya memerangi penyebaran wabah Corona virus disease 2019 (Covid-19), yang mana pada hari ini melakukan kegiatan rapid test swab antigen bagi seluruh personil Satlantas di halaman Unit Dikyasa Satlantas, Mako Polres cirebon kota, Sabtu (6/2/21).

Disampaikan Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, SH. SIk., melalui Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP La Ode Habibi Ade Jama SIK., MH., CPHR. “Seperti kita ketahui bersama pandemi covid-19 masih mewabah, untuk itu secara rutin kami seluruh anggota Satlantas Polres Cirebon Kota melakukan swab antigen dalam rangka mengantisipasi penyebaran covid-19,” katanya.

“Sejauh ini dari hasil swab antigen, Alhamdulillah hasilnya negatif dan Mudah-mudahan tidak ada yang positif, kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini pencegahan penularan covid-19 khususnya di lingkungan kerjanya,” tegas AKP La Ode Habibi Ade Jama SIK., MH., CPHR.

Imbuh Kasubbag Humas “Kami mengajak dan menghimbau agar masyarakat mematuhi 5M, yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” ujarnya.

Mari kita terus berperan aktif memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan terjun langsung memberikan himbauan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat serta membagi-bagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, tandas Iptu Ngatidja, SH., MH. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Partai Usaha Kecil Menengah (Partai UKM) memiliki visi ‘Mewujudkan Indonesia Bahagia untuk Meningkatkan Kesejahteraan Bersama sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945’. Partai UKM juga memiliki misi, mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan, ekonomi kerakyatan, kesetaraan ekonomi, kemajuan ekonomi, persamaan hak dan penegakan hukum.

Partai UKM selain memiliki basis garapan Pelaku UMKM, Koperasi dan Pedagang Pasar. Partai UKM juga memperjuangkan kalangan Perempuan, Disabilitas, Milenial dan kalangan media.

Syafrudin Budiman, SIP., Sekretaris Jenderal DPP Partai UKM menyatakan dari semua visi-misi mencakup semua kalangan. Akan tetapi ada dua hal khusus yang menjadi perhatian dan harus diperjuangkan sebagai wujud persamaan hak, yaitu memperjuangan kalangan perempuan dan kalangan disabilitas.

“Kedua okupansi ini paling banyak menerima penindasan, diskriminasi dan pelanggaran hak-hak dasar kemanusiaan. Karena itu Partai UKM memiliki atensi khusus untuk memperjuangkan hak-hak orang perempuan dan hak-hak orang disabilitas,” terang Gus Din Sapan akrab Syafrudin Budiman, SIP., melalui rilisnya, Sabtu (06/01/2021) di Jakarta.

Katanya, perempuan kadang dianggap kelas nomer dua atau lebih rendah dari laki-laki. Praktek budaya seperti ini namanya budaya patriarki.

“Atas dasar inilah Partai UKM akan memperjuangakan hak perempuan memiliki hak dan akses yang sama dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik dan hukum. Partai UKM adalah satu-satu Partai yang mengakomodasi dan memasukkan kepengurusan harus minimal 50 persen di setiap tingkatan,” tukas pria asal Sumenep, Jawa Timur ini.

Menurutnya, kalau perempuan diberikan peluang yang sama, maka tidak ada beda antara laki-laki dan perempuan. Tentu yang membedakan hanyalah masalah gender, jenis kelamin dan alat reproduksi.

“Salam Pejuang, Jayalah Perempuan. Partai UKM akan mengawal dan membuat usulan Undang-Undang yang melindungi hak-hak dasar perempuan. Baik hak di dalam kegiatan sosial, ekonomi, politik dan hukum,” tegas Gus Din.

Kata Aktivis Mahasiswa 98 asal Surabaya ini, yang menjadi atensi perjuangan khusus, termasuk juga kaum disabilitas yang sering dipandang sebagai masyarakat yang rendah. Mereka para kalangan disabilitas harus mendapatkan hak dan akses yang sama sama sesuai kapasitas dan keahlian-nya.

“Partai UKM satu-satu Partai Politik yang memasukkan disabilitas sebagai basis politik dan kader politik. Budaya dan sistem yang menganggap rendah atau kelas berbeda kepada disabilitas harus dilawan secara sistem, sosial, budaya, ekonomi, politik dan hukum,” jelas Gus Din yang Sarjana Ilmu Politik Lulusan FISIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).

Lanjutnya, Partai UKM memasukkan kata perempuan dan disabilitas di dalam lirik lagu Mars Partai UKM. Bahkan, memasukkan kalangan perempuan dan disabilitas di dalam Mukadimah/Platform Perjuangan Partai UKM.

“Kami juga memasukkan kalangan perempuan 50 persen dan kalangan disabilitas 10 persen dalam kepengurusan, dan akan mencalonkan kader-kader perempuan dan disabilitas atau difable menjadi Calon di Legislatif dan Eksekutif kedepannya,” tandas Gus Din.

Terakhir katanya, Tuhan menciptakan manusia tidak harus sempurna, karena setiap manusia memiliki ketidaksempurnaan. Terus katanya, keadaan lahir sebagai disabilitas, janganlah menjadi penghalang untuk bekerja dan berkreasi, bahkan mendapatkan hak dan kesempatan yang sama.

“Dalam Garis Besar Perjuangan Partai UKM, ada Keadilan Sosial, Kesetaraan Ekonomi, Persamaan Hak dan Penegakan Hukum yang kami peruntukkan bagi perempuan dan disabilitas. Hal ini menjadi dasar kita berjuang dan memperjuangkan kalangan perempuan dan disabilitas untuk memiliki hak yang sama sebagai warga negara,” kata Gus Din penuh optimis.

Lanjut Gus Din, kata disabilitas, difable, cacat atau berkebutuhan khusus adalah kata kata yang sudah baku di KKBI Bahasa Indonesia. Jadi kata disabilitas sudah menjadi kata bahasa Indonesia secara resmi.

“Partai UKM terdepan melawan, apabila ada sekelompok orang atau bahkan sistem yang menindas dan memarjinalkan kalangan perempuan dan disabilitas. Partai UKM juga membentuk organisasi sayap Kartini UKM (perempuan) dan Disabilitas UKM (disabilitas) sebagai wadah aspirasi dan alat konsolidasi perjuangan.” Pungkas Gus Din yang pernah menjadi aktivis HAM dan Kemanusiaan dan pernah bekerjasama dengan LSM Imparsial (Alm. Munir, SH), Kontra’s (Oesman Hamid, SH), LSM Cetro (Smita Notosusanto) dan Yayasan Solidaritas Nusa Bangsa (Ester Indahyani Jusuf) di tahun 2004-2005. (Gd)