0

Suara Indonesia News – Indramayu. Berbagai permasalahan sosial di Kabupaten Indramayu harus menjadi perhatian serius dari semua pihak termasuk pilar-pilar sosial yang ada di lapangan. Penyelesaian permasalahan sosial ini diharapkan akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan sosial.

Salah satu permasalahan sosial yang harus mendapatkan perhatian serius yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kabupaten Indramayu. Pasalnya, penanganan masalah sosial harus berdasarkan DTKS.

DTKS sampai dengan saat ini masih ditemukan masalah yakni tidak sesuainya data penerima bantuan sosial sebagaimana yang telah dipersyaratkan oleh regulasi. Akibatnya, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang pernah mengalami tingkat kemiskinan ektrem.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu Nina Agustina, ketika membuka kegiatan Pembinaan dan Penguatan Pilar-Pilar Sosial di Aula Bumi Patra, Rabu (26/7/2023).

Nina menambahkan, upaya peningkatan kualitas penerima sosial telah dilakukan oleh Pemkab Indramayu melalui labelisasi serta peningkatan pengelolaan DTKS.

“Dengan upaya ini Kabupaten Indramayu menjadi daerah 10 besar teraktif dalam pengelolaan DTKS di Jawa Barat,” kata Nina.

Pilar sosial seperti Karang Taruna, Tenaga Kesejahteraan Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Lembaga Kesejahteraan Sosial sangat membutuhkan penguatan kelembagaan karena memiliki peran dan strategis dalam penanganan masalah-masalah sosial.

“Tugas dan pengabdian yang saudara emban dan laksanakan sebagai pilar-pilar sosial adalah tugas yang sangat mulia, karena tidak semua orang memiliki kepekaan dan rasa empati dalam membantu penanganan masalah sosial,” ujar Nina.

Pada kegiatan tersebut hadir Forkopimda Indramayu, Camat se-Kabupaten Indramayu, dan ratusan anggota pilar sosial se-Kabupaten Indramayu. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Konawe. Pemerintah kecamatan lambuya, Kabupaten konawe, pada senin kemaring, 24/7/2023, menggelar rapat persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-78 tahun 2023.

Rapat persiapan menyambut HUT RI yang ke-78 tersebut dihadiri camat Lambuya, kapolsek Lambuya, Danramil 1417-03 Lambuya, KUA kecamatan Lambuya, kepala Desa se-kecamatan Lambuya, UPTD se-kecamatan  Lambuya dan Dinas terkait, kepala sekolah SMA, SMP, SD dan TK.

Camat Lambuya Ulil Amrin, SE, AMP., mengatakan mengatakan bahwa  kegiatan tersebut membahas tentang persiapan pelaksanaan perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -78 tahun sekecamatan Lambuya.

Lanjut Camat lambuya, adapun hasil rapat untuk kecamatan Lambuya, yakni akan dilaksanakan kegiatan cabang olahraga pada tanggal 15 Agustus 2023. Yang diawali dengan depile pada semua unsur.

” insyahAllah mulai tanggal 15 agustus akan dilaksanakan Devile sekaligus pembukaan cabang olah raga pada tanggal 17/8/2023, nanti akan dilaksanakan pawai budaya dan juang sebelum penurunan bendera, tutur ucap camat Lambuya. 25/7/2023.

Adapun cabang olahraga yang akan di pertandingkan yakni sepak bola umum, Voli ball putra putri, bola gotong, Sementara untuk perlombaan lainnya yang akan dilaksanakan sekolah dasar (SD) mau pun TK.

Ia berharap semoga kegiatan perayaan 17 Agustus 2023 yang ke 78 tahun agar suasanannya lebih meria, semarak dengan nilai-nilai juang budaya kita khususnya di kecamatan Lambuya,

Dimana Kegiatan yang setiap tahun kita rayakan merupakan sebagian semangat kita dalam rangka merayakan HUT proklamasi yang ke-78 tahun, tutupnya. (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika Dwi Prasetya, didampingi Kadivpas Jabar, Kusnali, aksanakan Bakti Sosial dalam rangka Menyambut Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-78 di Wilayah Tasikmalaya, Rabu (26/07/2023).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, beserta Jajaran Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Tampak hadir pula Kalapas Taskimalaya, Kakanim Tasikmalaya, Kalapas Ciamis, Kalapas Banjar, Kalapas Garut, Kabapas Garut, dan Karutan Garut.

Dengan Tema Bakti Sosial Pengentasan Stunting di wilayah Kota Tasikmalaya, kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi antara Unit Pelaksana Teknis Kemenkumham Jabar wilayah Priangan Timur dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya, Cheka, sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas pelaksanaan Bakti Sosial Pengentasan Stunting di Wilayah Tasikmalaya ini dimana dampak dari Baksos ini akan dirasakan langsung oleh Masyarakat Kota Tasikmalaya khususnya.

Ia mengatakan, Sinergi dan Kolaborasi antara UPT Kemenkumham Jabar dan Dinas Kesehatan Tasikmalaya seperti ini perlu terus ditingkatkan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kakanwil Andika dalam sambutannya menyampaikan, bahwa peringatan HDKD tahunan selalu rutin dilaksanakan dan meriahkan dengan berbagai acara yang bentuknya seremoni, kompetisi olahraga, maupun kegiatan yang bersifat bakti kepada masyarakat, dan salah satunya adalah dengan Bakti Sosial yang pada hari akan laksanakan.

“Bakti Sosial Pengentasan Stunting yang kita Kanwil Kemenkumham Jabar melalui UPT Priangan Timur berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hari ini menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan konsultasi tumbuh kembang anak serta pemberian makanan berupa sembako/ makanan bergizi/ susu/ suplemen/ dan vitamin bagi masyarakat,” tutur Kakanwil.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas partisipasi dan kerjasama kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga dapat terlaksananya kegiatan Bakti Sosial Pengentasan Stunting yang dilaksanakan di Kota Tasikmalaya ini, semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap sesama khususunya dalam hal tumbuh kembang anak-anak,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pemberian langsung bahan makanan berisikan sembako, makanan bergizi, suplemen, dan vitamin baik bagi orang tua maupun anak yang mana Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika Dwi Prasetya, dan Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, ikut langsung menyerahkan Bantuan tersebut kepada masyarakat. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Konawe. Rotasi pejabat dilingkup pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe, kembali bergerak. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Dr Ferdinand Sapan,SP,MH.,  melantik Keni Yuga Permana Sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Konawe. Selasa (25/7/2023)

Sebelumnya Keni Yuga Permana menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) Konawe di lantik sebagai Kepala Dinas DPM-PTSP Kabupaten Konawe.

Sekda Konawe Dr Ferdinand Sapan,SP,MH., mewakili Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK), melantik secara resmi Keni Yuga Permana sebagai Kepala DPM-PTSP Konawe bertempat di Aula kantor BKPSDM Konawe.

Pelantikan Keni Yuga Permana sebagai Kepala DPM-PTSP, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Konawe nomor 1747 tertanggal 25 Juli 2023 tentang pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) hasil uji kompetensi lingkup pemkab Konawe.

Dalam seremoni itu, Sekab Konawe Ferdinand Sapan juga menyerahkan SK pengangkatan kepada Dahlan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Konawe yang sebelumnya menjabat Plt Kadis Perikanan Kab. Konawe. Serta SK pengangkatan bagi Apono sebagai Plt Kadis Perikanan yang sebelumnyamenjabat Plt Kepala DPM-PTSP Konawe.

Dalam kesempatan itu, Sekab Konawe Ferdinand Sapan memberi atensi kepada pejabat pemkab yang menempati posisi baru. Khusus bagi Kepala DPM-PTSP Konawe, Ferdinand meminta agar kualitas pelayanan publik semakin ditingkatkan.

Apalagi, Mall Pelayanan Publik (MPP) baru saja dilaunching oleh Menpan-RB Abdullah Azwar Anas di Jakarta, Kamis kemarin (13/7). Bagi Kadis Perikanan Konawe, dirinya meminta pimpinan instansi tersebut memperbaiki sejumlah hal teknis, termasuk mental para bawahannya.

Ferdinand Sapan meyakini, kendati bukan memiliki background perikanan, tetapi Apono punya kemampuan mumpuni untuk memimpin Dinas Perikanan Konawe.

“Untuk DPMD, saya minta pimpinan barunya agar melanjutkan apa yang sudah dicapai Keni Yuga Permana. Pastikan juga kepala desa (kades) di Konawe jangan makin banyak yang masuk ke Inspektorat atau aparat penegak hukum (APH). Secara umum, saya minta seluruh ASN agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pinta Ferdinand Sapan, Selasa (25/7).

Ferdinand Sapan menuturkan, mutasi di lingkup pemkab Konawe, merupakan hal yang wajar dilakukan. Apalagi secara aturan, pemkab juga sudah mendapat restu dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melakukan rotasi.

“Saya juga ingatkan, pejabat yang menempati posisi baru, pastikan tanggungjawab administrasi dan teknis bisa diselesaikan dengan baik. Kalau ada sesuatu yang berpotensi masalah, sebisanya dihindari. Datang di tempat tugas baru, kalian harus menjadi pembeda,” tutup Sekda Konawe. (Rls)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan keagamaan atau kerohanian pengajian, bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang beragama Islam, pada Rabu (26/07-2023).

Selain untuk membina kerohanian, pengajian yang dilaksanakan di Mesjid At-Taqwa Lapas Indramayu ini juga bertujuan untuk meningkatkan iman, serta membina perilaku para warga binaan agar menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat.

“Kegiatan kerohanian ini rutin kami lakukan setiap hari rabu,  bagi seluruh tahanan atau warga binaan yang beragama Islam di Lapas Kelas IIB. Ini sebagai wadah mendekatkan diri para warga binaan kepada Tuhan untuk mempertebal keimanan dan memperbaiki perilaku agar menjari lebih baik,” kata Beni.

Selain itu, dilakukannya pengajian ini juga sesuai dentan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI nomor. M. 02-PK.04.10 tahun 1990 tentang pola pembinaan Narapidana/Tahanan.

Beni berharap, kegiatan ini dapat menjadi pedoman dalam melaksankan perikehidupan di dalam Lapas, agar tetap patuh dan taat sebagai WBP yang baik.

Pengajian rutin rabu yang diikuti oleh 421 Tahanan atau WBP ini, diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Taufik Hidayat, dan didampingi oleh Staff Regbimas Lapas Indramayu. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Konawe. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Konawe menggelar pelatihan kerajinan rajut tali kur di Desa Tetehaka, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sultra. Pelatihan itu berlangsung dari tanggal 20 hingga 24 Juli 2023.

Titin Nurbaya Saranani Ketua Dekranasda Kabupaten Konawe membuka secara langsung kegiatan pelatihan kerajinan rajut tali kur dan juga dihadiri Kepala Disperindagkop Konawe dan Camat Puriala.

Dekranasda Kab. Konawe mengundang St Samsidar sebagai instruktur, dia merupakan pelatih dari Rumah Kreatif Ariestha Kendari. Kegiatannya sendiri di ikuti 26 peserta yang merupakan warga kecamatan Puriala.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kab. Konawe Titin Nurbaya Saranani mengatakan, kegiatan digelar untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu pengrajin dalam berinovasi. Dengan begitu, diharapkan mutu dari produknya nanti bisa berkuakitas dan memiliki nilai jual ekonomi yang tinggi.

lanjut Titin, dari pelatihan itu juga dinarapkan para pengrajin bisa bisa membuat desain dengan motif khas Konawe. Setidaknya kata dia, hal itu akan menjadi pembeda dari kejarinan tali kur dari daerah lainnya.

“Kerajinan kita harus ada pembeda, sehingga itu juga bisa menjadi ole-ole khas dari Konawe,” jelasnya.

Wanita yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Konawe itu mengungkapkan, pelatihan dan pembinaan pengrajin memang menjadi program rutin Dekranasda. Selain memberikan bantuan pengrajin, Dekranasda juga rutin melakukan promosi hasil kerajinan baik tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Dengan langkah-langkah ini, kita harapkan gairah kerajinan tangan Konawe bisa berkembang dengan baik,” pungkasnya. (Rls)

0

Suara Indonesia News – Duri. Dalam rangka memperingati HUT RI ke 78 maka Sahabat Irawadi melaksanakan open turnamen Domino yang bakal di gelar pada 1 Agustus sampai dari 15 Agustus 2023 bertempat di Jalan Nusantara II Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Duri.

Open Turnamen Domino ini memperebutkan hadiah berupa tabanas Rp 4,500,000, perlombaan dengan sistim gugur yang bakal diikuti sebanyak 64 pasang tim dari berbagai tim di kabupaten Bengkalis.

Irawadi menyebutkan permainan domino layak untuk di kembangkan ke arah yang lebih positif karena permainan domino ini bila di amati bisa seperti olah raga asah otak seperti main catur.

“Apa lagi permainan domino dimainkan secara beregu, kita dituntut agar tidak egois, berpikir seimbang antara kartu kita dengan kartu teman (mandan) harus sejalan bila ingin menang, pokoknya hasyiklah main domino,” sebut Irawadi bacaleg yang maju di Dapil 4 Mandau dari partai Nasdem.

Pemikiran Irawadi bahwa di Hari Ulang Tahun Repoblik Indonesia (HUT-RI) ke 78 salah satu momen yang tepat untuk pelaksnaannya.

Sebagai warganegara Indonesia tentu menghargai para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajah dan telah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia 78 tahun yang silam tepatnya pada 17 Agustus 1945.

“Saat ini, tugas kita tentu mengisi dan memperingati hari kemerdekaan tersebut salah satunya mengadakan perlombaan Domino yang semangkin hari di gemari oleh masyarakat,” jelas Irawadi yang akrab dipanggil dengan sebutan Edi Katar atau Etar

Irawadi berharap open turnamen Domino dapat berjalan dengan baik dan dapat menjadi ajang silahturahmi bagi penggemarnya dengan mengedepakan jiwa sportif. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Sebagai alumni Akademi Kepolisian tahun 2009, Kapolsek Driyorejo Kompol Herry Moriyanto Tampake, S.I.K peduli terhadap adik asuhnya.

Kompol Herry Moriyanto mengajak adik asuhnya yang masih berstatus Taruna Akpol patroli bersepeda menyisiri sepanjang aliran sungai Driyorejo sampai dengan Desa Krikilan, Selasa (25/7/2023).

Selain melaksanakan patroli juga disempatkan bhakti sosial bagikan sembako kepada masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai.

Hal tersebut secara tidak langsung merupakan pembelajaran di lapangan yang tidak didapat di lembaga pendidikan.

“Taruna Akpol kita perkenalkan langsung situasi dilapangan dengan harapan kelak jika sudah dilantik menyandang pangkat Ipda (Inspektur Polisi Dua) dan bertugas dimanapun bisa mendapat gambaran bahwasanya pelaksanaan tugas kepolisian yang mana selain penegakan hukum kita juga harus merangkul masyarakat,” tutur Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Herry Moriyanto Tampake.

Kompol Herry menambahkan bahwa tugas kepolisian kedepan semakin berat dan banyak tantangan. “Kepada adik asuhnya dirinya berpesan agar nantinya pada saat bertugas dimanapun harus profesional dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus penegakan hukum,” pungkasnya. (ARS3)