0

Suara Indonesia News – Duri. Rumah Sakit dalam menjamin mutu pelayanan yang baik dan keselamatan pasien harus dibuktikan melalui akreditasi. Akreditasi tersebut dilakukan dengan mengajukannya kepada Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Hal tersebut disampaikannya Bupati Bengkalis Kasmarni ketika menghadiri dan memberikan sambutan pada pelaksanaan  KARS sesuai STARKES (Standar Akreditasi RS Kemenkes), di Aula RSUD Mandau Lantai 5 (24/06/2023).

Bupati Bengkalis Kasmarni mengucapkan, selamat datang kepada Ketua beserta Anggota Komite Akreditasi Rumah Sakit di Kabupaten Bengkalis tepatnya di RSUD Mandau Kabupaten Bengkalis ini.

Mudah-mudahan atas survei akreditasi yang telah dilakukan dalam beberapa hari ini, RSUD Mandau telah melaksanakan fungsi pelayanan RSUD yang berstandar nasional, serta meningkatkan mutu pelayanan, meningkatkan keselamatan dan perlindungan pasien, meningkatkan sumber daya manusia rumah sakit, meningkatkan tata kelola klinis serta mendukung program pemerintah di Bidang Kesehatan, harap Kasmarni.

Selama proses survei akreditasi yang dilakukan oleh KARS tentunya Pejabat dan Staf RSUD Mandau ini telah mengetahui akan kekurangan dan kealpaan dalam menstandarkan pelayanan rumah sakit, ujarnya.

“Untuk itu, kepada seluruh Pejabat dan Staf RSUD Mandau, agar membulatkan tekad serta komitmennya, bila mana dalam survei yang telah dilakukan oleh KARS terdapat kekurangan, maka segera lakukan perbaikan, baik dari segi fasilitas, anggaran dan hal lain yang diperlukan, mengikuti seluruh hasil survei akreditisasi yang telah dilakukan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit,” pinta Bupati.

Diakhir sambutan Bupati Bengkalis Kasmarni kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua beserta Anggota KARS, atas pelaksanaan survei yang telah dilakukan, semoga hasil verifikasi ini, dapat menjadi motivasi jajaran RSUD mandau, agar ke depannya lebih baik lagi dalam pelayanan,” Tutupnya.

Tampak Hadir diacara tersebut Ketua beserta Anggota Komite Akreditasi Rumah Sakit Dr. Purwadi, S.StMk, MS, MARS,FISQua dan Dr.Yanuar JAK,Sp.OG. MARS, PH.D.Fisqua, MPM, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr.Ersan Saputra, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Mandau Drg.Sylvia Febriani, Kepala Bagian Tata Usaha Shanti Veroniga,  Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas serta Fungsional dilingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, para Dokter dan Staf Rumah Sakit Mandau dan tamu undangan lainnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Acara pelantikan Forum Komunikasi Nelayan dan Petani Indonesia Bermartabat (Forkopanit) Kecamatan Krangkeng, digelar di aula Kantor Kecamatan Krangkeng dan dihadiri oleh 31 peserta dari 11 desa se Kecamatan Krangkeng, Jumat, 23/6/23.

Turut hadir dalam pengukuhan tersebut pengurus Forkopanit Kabupaten Indramayu dan dari forkopimcam Kecamatan Krangkeng.

Pembina Forkopanit Kabupaten Indramayu, Dr. Ir. Ady Setiawan, S.H, M.H. dalam sambutannya mengatakan pentingnya menggunakan teknologi serta memperhatikan bibit padi agar hasil panen bisa maksimal.

“Yang harus diperhatikan adalah sarana dan prasarana yang kita garap secara tehnisnya seperti apa yang bisa dibantu oleh pemerintah atau kalau mau menggunakan teknologi dengan menggunakan bibit padi yang sedikit menggunakan air sehingga hasilnya maksimal,” katanya.

Ady Setiawan menjelaskan bahwa ada dua hal yang harus kita lakukan yakni yang pertama kita perbaiki sarana dan prasarana dan yang kedua dengan menggunakan teknologi moderen, kalau dua hal tersebut dilaksanakan maka para petani akan mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Lebih lanjut Ady berpesan kepada masing-masing pengurus di desa agar dapat mensukseskan dan mengawal program bupati yakni Kabupaten Indramayu bisa menghasilkan dua juta ton padi dalam setahun, apalagi Indramayu ini sudah melekat sebagai salah satu lumbung padi nasional.

“Kami berharap masing masing pengurus dapat mengawal program ibu Bupati yaitu menghasilkan dua juta ton padi karna Kabupaten Indramayu merupakan lumbung padi nasional,” pungkasnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Cilegon. PLN Indonesia Power Suralaya Generation Unit kembali melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

MoU antara PT PLN Indonesia Power Suralaya Generation Unit dengan Pemkot Cilegon kali ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Penandatanganan secara langsung oleh General Manajer PT. PLN Indonesia Power Suralaya Generation Unit Irwan Edi Syahputra Lubis dan Walikota Cilegon Helldy Agustian, di Aula Setda II Kota Cilegon, Jumat, (23/06/2023).

General Manager PT. PLN Indonesia Power Suralaya Generation Unit Irwan Edi Syahputra Lubis menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen PT. Indonesia Power dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kerjasama ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian PT. Indonesia Power terhadap seluruh masyarakat Kota Cilegon, bukan hanya masyarakat yang berada di sekitar pembangkit Suralaya saja,” katanya.

Dalam merealisasikan program-program CSR tersebut, Irwan menjelaskan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak sangat diperlukan, tidak dapat dilakukan sendiri.

“Kami akan terus berkomitmen agar program CSR ini dapat terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kota Cilegon. Tentu dalam pelaksanaan ini kita tidak bisa sendiri diperlukan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak khusunya masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama dengan PT. Indonesia Power.

“Kerjasama ini merupakan perpanjangan dari kerjasama-kerjasama yang telah dilaksanakan sebelumnya,” ucapnya.

Helldy meyakini kerjasama yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Cilegon dan PT. PLN Indonesia Power membawa manfaat yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon.

“Sebelumnya kami telah melakukan kerjasama tentang pengelolaan sampah dimana saat ini menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain sehingga Kota Cilegon bisa menjadi populis secara nasional. Kini sudah ada 59 Kabupaten/Kota yang telah berkunjung ke Kota Cilegon,” katanya.

Adapun program CSR yang dikerjasamakan yakni meliputi pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan Taman Ecopark, pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pemanfaatan Fly Ash dan Bottom ASH (FABA), pelayanan kesehatan, pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT), pemanfaatan daun kelor, pemberian makanan tambahan untuk penderita tuberkulosis (TB) paru, membantu mengurangi angka stunting dan pengembangan seni budaya pencak silat bandrong. (Dhe)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Kantor Perwakilan Wilayah (Kpw) Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe dan melaksanakan kegiatan kegiatan Festifal Meurah Silu  2023 mengangkat tema “Semarak ekonomi keuangan syariah dalam pengendalian inflasi di pesisir laut dan pegunungan Aceh kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 24-25 Juni 2023 mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai berlokasi di Lapangan Jenderal Sudirman, Lhokseumawe. (23/06/23)

Festival Meurah Silu merupakan kegiatan tahunan KPw BI Lhokseumawe dan telah terselenggara sebanyak 2 kali yaitu pada tahun 2021 di Kota Langsa dan tahun 2022 di Takengon Kabupaten Aceh Tengah.

Kegitan itu sebagai salah satu bentuk kontribusi KPw BI Lhokseumawe bersama seluruh stakeholder untuk bersama-sama menggali potensi ekonomi serta menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi di Provinsi Aceh.

Kepala Kantor Perwakilan Lhokseumawe Gunawan, menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk Memaksimalkan potensi daerah Lhokseumawe dan sekitarnya untuk menciptakan sinergisitas hulu-hilir dalam hal pemenuhan permintaan pasar dalam dan luar negeri. Kegiatan ini Sebagai bentuk edukasi dan promosi untuk memperkenalkan produk premium UMKM berupa makanan, kerajinan kriya, fashion dan komoditas unggulan sekaligus ajang seni dan kebudayaan Aceh.

Dan Sebagai bentuk kontribusi Bank Indonesia dalam pengembangan perekonomian (local economy development) dan UMKM daerah. Meurah Silu 2023 bersinergi dengan Festival UMKM Kota Lhokseumawe, Ahad Festival, melalui rangkaian kegiatan jalan sehat yang dilakukan dengan pemilihan rute yang menghubungkan lokasi Meurah Silu 2023.

Festival Meurah Silu 2023 memberikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) experience kepada masyarakat melalui pemanfaatan QRIS untuk melakukan pendaftaran kegiatan lomba dan pemberian diskon kepada pengunjung yang melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS,’ jelas Gunawan.

Lanjutnya, kegiatan Festival Meural Silu 2023 antara lain, Ceremonial, Kegiatan seremoni Festival Meurah SIlu 2023 berupa soft dan grand opening, penyerahan simbolis PSBI, dan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam rangka Kompetisi, Final perlombaan road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) antara lain In2motion, MTQ, nasyid, dan dakwah. Selain itu terdapat beberapa perlombaan yang dapat diikuti oleh msayarakat umum, yaitu coffee competion (lomba barista), lomba mwearnai tingkat anak, dan lomba rangking satu tingkat SMA.

Expo/Bazar UMKM, Pameran dan penjualan produk UMKM binaan dan mitra KPw BI Lhokseumawe yang terdiri dari makanan dan minuman, kopi, industri kreatif, dan wastra nusantara.

Business Matching, Pasar murah produk pertanian langsung dari petani sehingga mengurangi rantai distribusi dan memberikan harga terbaik dari sisi produsen dan konsumen. Selain itu terdapat potentioal buyer dan lembaga pembiayaan yang siap melihat potensi transaksi maupun pembiayaan yang mungkin terjadi.

QRIS Experience, Pemberian pengalaman penggunaan QRIS melalui pendaftaran lomba, jalan sehat dan penukaran voucher diskon.

Seniman dan Talkshow, Peningkatan pemahaman terkait perlindungan konsumen dan inklusi keuangan serta tips menjadi konsumen cerdas di era digital. Selain itu terdapat talkshow terkait kopi dengan menghadirkan ahli dan success story pelaku usaha ekspor.

Hiburan, Tarian khas Aceh dan musik tradisional sebagai daya tarik masyarakat untuk dapat hadir dan menikmati kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut 10 pejabat daerah Walikota dan Bupati di undang untuk menghadiri acara tersebut yang di pusatkan di lapangan Sudirman Kota lhokseumawe, tutup Gunawan. (Wandy ccp)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Dalam rangakaian kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Tukdana, Jum’at (26/6/2023) Bupati Indramayu, Nina Agustina memanfaatkan kesempatan itu untuk bercengkrama dan memuliakan para lansia.

Memuliakan lansia merupakan keharusan bagi orang yang usianya lebih muda. Hal itu disadari betul oleh Bupati Indramayu Nina Agustina yang dalam kunjungan tersebut membagikan bantuan bagi lansia agar mereka dapat tersenyum dan terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Mekarsari dan Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana tersebut mendapatkan apresiasi sangat luar biasa dari masyarakat setempat. Selain masyarakat dapat bertatap muka langsung, hal tersebut juga dijadikan sebagai media untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada orang nomor satu di Indramayu tersebut.

Kepada para lansia yang hadir di dua desa itu, Nina Agustina memberikan semangat untuk tetap optimis dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat.

“Sehat-sehat, tetap semangat ya bu. Semoga bermanfaat,” kata Nina.

Terhadap kepedulian yang diberikan oleh Bupati Indramayu tersebut, para lansia pun akhirnya terucap syukur dan berbalas doa agar senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, kelancaran rezeki, dan berbagai harapan lainnya yang terpanjat kepada sang pencipta. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Tulangbawang, Lampung. Pemerintah Kampung Sidomulyo Bagikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT -DD) Tahap Ke Dua di balai kampung Sidomulyo, kecamatan Penawar Tama, kabupaten Tulang Bawang. Kamis, 22 Juni 2023.

Kegiatan pembagian BLT DD di hadiri oleh Bapak Suryono mewakili Camat Penawartama, PLH Kepala Kampung Sidomulyo Agustinus Wagianto, Babinsa Sidomulyo Masrianto serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Adapun pembagian BLT DD tahap dua yakni bulan April, Mei dan Juni. Dengan jumlah 26 KPM,Uang yang diserahkan Langsung kepada KPM berjumlah 900000 /3 Bulan (Sembilan Ratus Ribu).

Agustinus Wagianto selaku PLH Kepala Kampung berharap agar bantuan ini dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjelang hari raya Idul Adha 1444 H.

Salah satu penerima BLT menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemarintah yang telah memberikan bantuan tanpa ada potongan.

“Saya bersyukur bantuan diserhakan menjelang hari raya idul adha sehingga bisa membeli kebutuhan pokok.” tutur salah satu KPM. (Sifa)

0

Suara Indonesia News – Cilegon. Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) dan Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Cilegon, Kamis, (22/06/2023).

Kunjungan tersebut dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP).

Pada kesempatan itu, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves Ridha Yasser mengatakan, peninjauan terhadap pengelolaan, memilah dan memisahkan sampah menjadi energi co-firing terbarukan ini sudah selaras dengan visi Menko Marves.

“Sudah selaras, yang harus diluruskan sementara ini agar supaya berjalan lancar. Sementara ini bagus semuanya, kita udah denger Pak Wali menjelaskan program ini dimana ada penyerapan tenaga kerja,” katanya di Ruang Walikota Cilegon, Kamis, (22/06/2023).

Ridha mengungkapkan, pemanfaatan TPSA Bagendung menjadi BBJP di Kota Cilegon dinilai baik. Mulai dari perencanaan, pengelolaan dan pemodelannya.

“Menurut kami pengelolaannya, pemodelannya, desainnya, perencanaannya masih aman dan sudah kita pastikan untuk kedepannya nanti kalau sudah berkembang juga jangan melenceng,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan dengan adanya pengelolaan co-firing di TPSA Bagendung ini bisa menyerap tenaga kerja dari warga sekitar, hingga penyelesaian sampah ke hulu untuk meminimalisasi adanya sisa limbah di Kota Cilegon.

“Penyelesaian sampah ke hulunya, jangan sampai nanti yang dibangun mangkrak, cocok dan tidak bermasalah,” ujar Ridha Yasser Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves RI.

Sementara itu, Sri Prastiwi Utami sebagai Asisten Deputi Bidang Infrastruktur, Energi, Tata Ruang, Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Sri Pratiwi Utami mengapresiasi atas kerja keras Pemkot Cilegon menginisiasi pengolahan sampah menjadi BBJP.

“Kalau dari kami datang ke Cilegon ini untuk melihat seperti apa pemberdayaan ke masyarakatnya seperti apa. Bagaiamana pelibatan masyarakat dalam proses pemilahan sampah ini menjadi produk co-firing,” kata Prastiwi.

Menurut Prastiwi, tinjauan lapangan ini akan menjadi bahan kajian dan menjadi masukan ke Wapres RI Ma’ruf Amin.

“Selain di Pemkot Cilegon ini, kami juga datang ke Chandra Asri karena mereka mampu mengolah sampah menjadi bahan bakar. Kita lihat juga bagaimana pelibatan masyarakatnya,” katanya.

Walikota Cilegon Helldy Agustian menyambut baik masukan dan kepercayaan yang diberikan oleh Kemenko Marves kepada Pemkot Cilegon. Kedepannya, pengelolaan sampah di TPSA Bagendung ini bisa diterapkan di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Kami mengucapkan terimakasih suatu kepercayaan dan kebanggan bagi kami dikunjungi dari kementrian. Ini sebagai bukti aplikasi kami,” pungkasnya. (Dhe)

0

Suara Indonesia News – Makassar. Ratusan massa aksi yang tergabung dalam organisasi Pemuda Pancasila, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Bantaeng (HPMB), serta Kerukunan Keluarga Bantaeng (KKB) bersama keluarga Almarhum Basman Nafa Yaskura memadati Markas Komando Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis (22/6/2023).

Ratusan massa yang menyuarakan keadilan bagi Nasman Nafa Yaskura (15), salah satu siswa SMP Athira di Kota Makassar telah dianggap bunuh diri (24/5/2023) dengan melompat dari lantai 8 dan dihentikan kasusnya oleh Polrestabes Kota Makassar karena tidak ditemukannya unsur pidana.

Saat orasi Berlangsung, Ketua Sapma Pemuda Pancasila (PP) Kota makassar yang menyuarakan keadilan bagi Nasman Nafa Yaskura memprotes kebijakan Kapolrestabes Kota Makassar untuk menghentikan kasus tersebut.

“Kami menganggap kebijakan Kapolrestabes untuk menghentikan kasus Basman Nafa Yaskura terlalu dini, dan kami meminta kepada satu tingkat yang lebih tinggi, yaitu Polda Sulsel untuk mengambil alih kasus ini, dengan melakukan gelar perkara khusus,”tegas Khusnul saat Orasi.

Sementara itu, Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan Andi Arfan Sahabuddin yang di tunjuk sebagai kuasa hukum Basman Nafa Yaskura dalam orasinya menegaskan beberapa poin dalam pernyataan sikap para pendemo.

“Kami bersama dengan keluarga Basman Nafa Yaskura menyampaikan pernyataan aksi, yaitu :

  1. Mendesak Polda Sulsel untuk membuka kembali penyelidikan terhadap kasus kematian Basman Nafa Yaskura di sekolah islam Athira
  2. Meminta pihak kepolisian untuk bersikap independent dalam penyelidikan kasus kematian siswa di sekolah Athira Makassar.
  3. Mendesak Pihak Sekolah Islam Athira Kota Makassar agar bertanggung jawab penuh terhadap kematian tidak wajar Basman Nafa Yaskura.
  4. Mendesak Kapolda Sulsel untuk menonaktifkan sementara Kapolrestabes Kota Makassar, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar dan Kapolsek Ujung Pandang yang kami duga telah melakukan obstraction of justice.

Perwakilan Pemuda Pancasila bersama keluarga Basman Nafa Yaskura yang masuk ke dalam gedung untuk menemui salah satu pejabat di Polda Sulsel, akhirnya bertemu Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Jamaluddin Farti.

Jamaluddin yang menemui perwakilan Pemuda Pancasila dan keluarga Basman Nafa Yaskura mengaku akan memenuhi permintaan pihak keluarga dengan mengagendakan jadwal dilakukannya gelar perkara khusus.

“Kami selalu terbuka disini, dan untuk permintaan gelar khusus akan kami jadwalkan senin (26/6/2023). Jadi saya meminta kepada perwakilan untuk berspekulasi terhadap apa yang menjadi keputusan Polrestabes makassar. Saya juga sudah kesana, mereka hentikan kasus tentu ada sebabnya dan saya pun tidak bisa mengintervensi. Nantilah saat gelar perkara khusus, silahkan pihak keluarga mengajukan semua bukti yang ditemukan,” jelas Diskrimum Polda Sulsel.

Meski sempat terjadi insiden kecil saat memasuki gedung Polda Sulsel, dan nyaris terjadi aksi pembakaran ban bekas, namun semua teredam dan para pendemo akhirnya bubar secara tertib. (Sendi)