0

Suara Indonesia News – Jakarta. Penyanyi tembang lagu-lagu kritis dan pedas, Bona Paputungan bersama 13 Nadi Entertainment ,Maju Bersama Production dan kawan-kawan tampil pada acara Car Free Day di Patung Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Minggu, (11/6/2023).

Dengan menampilkan lagu-lagunya yang populer, antara lain Gayus Tambunan, Sio nona, Pesawat Tempur dan lainnya. Tampak penampilan Bona sang multi talenta ini mendapatkan sambutan dan antusias para pengunjung Car Free Day Jakarta, yang turut berjoget dan bernyanyi.

Acara ini disponsori Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Lintas Karya Logistik(LKL), BES Logistic, dan didukung 13 NADI Entertainment dan MB Production.

Bona Paputungan yang juga Direktur dari MB Production ini berharap, acara hiburan ini bisa rutin di laksanakan untuk menghibur masyarakat pengunjung Car Free Day. Sehingga tidak menutup kemungkinan bisa juga mengembangkan bakat dan talenta penyanyi-penyanyi baru.

“Saya punya harapan untuk Car Free Day bisa jalan untuk pengisian iklan, voice over, voice narasi. Terus juga bisa ada di titik-titik Car Free Day, sehingga bisa road show Car Free Day Jakarta, dengan komitmen menyampaikan pesan-pesan positif dari Dinas Perhubungan tentang Car Free Day,” kata Bona Paputungan, Minggu (11/6/2023).

Ia juga berterimakasih kepada Pejabat Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Bapak Syafrin Liputo. Selain itu juga kepada team kerja HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) khusus Bidang DALOPS, Petugas Keamanan dan Satpol PP DKI Jakarta, Polda Metro Kaya, Pimpinan Lintas Karya Logistik (LKL) dan BES Logistic.

“Terima kasih kepada Pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta khususnya dan semua para pihak yang membantu suksesnya event panggung music Car Free Day ini,” ucapnya.

Kata Bona sapaan akrabnya, tampak juga ada beberapa pengunjung yang ikut menyanyikan lagu dengan suara yang bagus dengan antusias.

“Tadi saya terharu dengan salah satu penonton di saat saya membawakan lagu gayus tambunan. Secara spontan saya berikan cendaramata pribadi jam tangan kesayangan saya,” katanya.

Bona juga menyampaikan aturan HBKB atau Car Free Day DKI Jakarta ini merupakan HBKB yang menjadi inspirasi Negara-Negara lain. Dirinya berharap setiap Minggu akan pertunjukan musik di Car Free Day di DKI Jakarta.

“Kita akan gelar pertujukan musik setiap Minggu di Car Free Day. Bahkan bukan hanya di Jakarta tapi di Car Free di Jabodetabek dan bahkan kota-kota lainnya,” jelasnya.

Bona juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho yang juga menjabat Staf Khusus Utama Pansus BLBI DPD-RI.

“Terima Kasih Bapak Hardjuno Wiwoho. Beliau sudah 12 tahun mengsuport saya,” katanya.

Tidak lupa Bona juga menyampaikan terima kasih, kepada Ketua Umum LPKN Andi Zabur. Termasuk juga kepada semua teman-teman yang sudah mensupport acara ini, sehingga sukses dan lancar.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Bapak Andi Zabur yang ikut mensupport para seniman seperti saya. Insya Allah terus bekerja sama untuk menggerakkan kegiatan seni dan budaya di Indonesia,” pungkas pria asal Gorontalo ini.

Editor: Syafrudin Budiman SIP

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada 5 juni lalu, karang taruna Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan penanaman 1000 pohon mangrove di sepanjang bibir pantai Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (11/06/2023).

Kegiatan penanaman pohon mangrove tersebut tak hanya melibatkan jajaran karang taruna kabupaten, melainkan melibatkan karang taruna Desa Limbangan, Desa Lombang, Desa Tinumpuk serta Salam Setara Foundation.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen), Danang Sahroni menyampaikan, selain dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia, penanaman 1000 pohon mangrove ini merupakan salah satu bentuk kepedulian karang taruna akan kelestarian lingkungan terutama untuk mengurangi abrasi.

“1000 pohon mangrove kita tanam disepanjang bibir Pantai Desa Limbangan, semoga bisa bermanfaat. Terutama kedepannya bisa mengurangi dampak abrasi”, ujarnya.

Lebih lanjut Danang berpesan kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Limbangan, agar dapat senantiasa menjaga lingkungan terutama ekosistem pantai salah satunya keberadaan pohon mangrove sehingga dapat mengurangi potensi bencana yang terjadi di wilayah pesisir.

“Semoga kegiatan tanam 1000 pohon Mangrove ini ke depan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang bermukim dibibir garis pantai,” tandasnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Limbangan, Rasidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Karang Taruna Kabupaten Indramayu yang telah berpartisipasi dalam memelihara kelestarian lingkungan di wilayah Desa Limbangan melalui kegiatan penanaman 1000 pohon Mangrove di bibir pantai Desa Limbangan.

“Terimakasih kepada rekan-rekan karang taruna yang telah membantu prosesi tanam 1000 pohon Mangrove, semoga karang taruna kedepannya makin sukses selalu,” ungkapnya.

Diharapkan Rasidi, kegiatan penanaman mangrove ini dapat lebih menggugah kepedulian dan kesadaran masyarakat terutama dalam menjaga lingkungan sekitarnya agar dapat senantiasa terus lestari.

“Semoga kegiatan tanam 1000 pohon Mangrove ini ke depan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang bermukim dibibir garis pantai serta memotivasi masyarakat untuk dapat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar,” pungkasnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Seniman dan budayawan Indramayu menggelar pertunjukan pentas tari kontemporer bulan Pancasila dalam rangka peringatan hari lahir Pancasila pada 1 juni lalu di taman Tugu Perjuangan Indramayu, Sabtu (10/06/2023).

Pertunjukan yang menarik perhatian masyarakat tersebut juga digelar dalam rangka haul bapak proklamator Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno yang jatuh pada 6 juni.

Tampak para penari serta koreografer Iing Sayuti berlenggak-lenggok membawakan tarian berjudul Kita Pancasila dengan sangat apik hingga memukau perhatian penonton.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir menyaksikan pertunjukan, Bupati Indramayu, Nina Agustina melalui Plt. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar.

Dalam sambutannya, Dadang Oce sangat mengapresiasi pergelaran pentas seni dari para seniman dan budayawan Indramayu sehingga seni dan budaya Indramayu dapat menjadi budaya yang bermartabat.

“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan acara seni dan budaya ini, karena seni atau budaya tidak cukup hanya dirasakan saja, tetapi bagaimana dari sisi fisik dan psikologisnya, agar kita dapat masuk menjadi budaya yang bermartabat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan memelihara ragam kesenian yang ada serta terus berkreasi sebagai sebuah apresiasi untuk melestarikan seni dan budaya yang ada saat ini.

“Mari kita dukung upaya-upaya Pemerintah Daerah dengan terus berkreasi dan jangan patah semangat karena budaya itu akan terus hidup selama kita mampu mengapresiasikan apa yang ada dan tumbuh di dalam diri kita masing-masing, terutama khususnya budaya Indramayu,” ajaknya.

Kemudian, menurut Dadang Oce, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu pun turut mendukung eksistensi kesenian dan budaya yang ada. Hingga saat ini, pemkab telah menyiapkan banyak fasilitas yang dapat dimanfaatan dan mendukung untuk pengembangan kreasi seni dan budaya yang ada di Kabupaten Indramayu.

“silakan rekan-rekan sekalian, Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah menyiapkan banyak tempat untuk mengapresiasikan ide kreatif seni dan budaya,” pungkasnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Cilegon. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon mengadakan acara Bedah Buku Geger Cilegon dengan tema “Menelisik dan Menguak Jejak Sejarah yang Ada di Cilegon Lewat Peristiwa Pemberontakan Petani Banten 1888”, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, Jumat, (09/06/2023).

Sebagai informasi, Buku Geger Cilegon karya Bambang Irawan ini merupakan salah satu buku yang menceritakan perjalanan panjang tentang catatan sejarah Kota Cilegon yang luput dari perhatian sejak era kesultanan, zaman penjajahan, maupun masa kemerdekaan hingga saat ini.

Walikota Cilegon Helldy Agustian yang hadir sekaligus membuka acara tersebut dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginnya kepada penulis atas catatan sejarah yang dituangkan dalam Buku Geger Cilegon.

“Kita hadir hari ini karena sejarah. Saya berpesan agar generasi muda tak melupakan sejarah masa lalu. Sejarah selalu menjadi hal yang paling penting maka dalam visi dan misi kami yaitu Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat terdapat sejarah Geger Cilegon 1888 agar supaya Kota Cilegon lebih bisa berdaya saing dengan kabupaten/kota lain yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Helldy, Kota Cilegon sudah mulai dikenal lebih luas. Mulai dari pabrik pengolahan sampah menjadi pendamping batu bara yang kemudian dipelajari oleh Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Buah dari kerja keras itu Kota Cilegon bisa meraih penghargaan tingkat nasional dan kini Pemerintah Kota Cilegon telah berhasil berkompetisi secara nasional. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan-penghargaan yang telah kita raih,” sambung Helldy.

Helldy juga memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Bedah Buku Geger Cilegon 1888.

“Kami ucapkan terima kasih ini baru terjadi di era kami, terima kasih kepada seluruh pihak, dan kepada Pak Ismatullah yang telah mengadakan acara ini, kemudian juga kepada Pak Bambang yang telah menulis buku, dan semua pihak yang terlibat dalam acara Bedah Buku Geger Cilegon 1888 ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon Ismatullah mengatakan bahwa Buku Geger Cilegon 1888 akan menjadi Buku Sejarah yang wajib diketahui.

“Bahwa Buku Geger Cilegon 1888 ini akan menjadi buku sejarah Kota Cilegon yang wajib diketahui oleh setiap masyarakat Kota Cilegon mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi, sehingga generasi kita tahu bahwa di Kota Cilegon memiliki peristiwa penting bersejarah yaitu Geger Cilegon,” pungkasnya. (Dhe)

0

Suara Indonesia News – Konawe.  Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Konawe, Sultra, Dr. Ferdinand Sapaan,SP,MH., mengukuhkan kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Negeri 2 Unaaha masa bakti tahun 2022-2026.

Acara pengukuhan pengurus IKA SMPN Negeri 2 Unaaha ini dihadiri langsung oleh Sekda Konawe, Ferdinand Sapaan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Rusdianto,SE, Andi Rahmat dan perwakilan Sekolah SMPN 2 Unaaha. Dan berlangsung di Hotel Nugraha (10/06-2023)

Sekda Konawe Ferdinand Sapaan dalam sambutannya mengatakan, Ia memberikan dukungan dan suport terhadap program-program kerja IKA SMPN 2 Unaaha, terutama program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil yang bergelut dalam UMKM, program ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tersebut.

” Kami mendukung semua program yang ditawarkan oleh Alumni, baik dibidang sosial, Kemanusiaan dan pendidikan kami dari Pemda Konawe selalu memberikan Suport,” kata Ferdinan Sapaan.

Sekda Konawe juga berpesan untuk selalu melahirkan ide atau program yang sifatnya membangun agar tujuan organisasi terwujud. Apapun yang diinginkan teman-teman organisasi selama program itu misinya membangun daerah, ruang itu ada, pungkasnya.

Abd Jalil Bionda Ketua Terpilih IKA SMPN 2 Unaaha yang juga Calon DPD dapil Sultra ini, berharap pengurus yang sudah dilantik ini dapat menjalankan organisasi ini dengan kerjasama yang baik  untuk memajukan almamater SMPN 2 Unaaha, Banyak program yang akan dijalankan dan tentunya IKA SMPN 2 Unaaha akan terus bersinergi dengan pemerintah Daerah Kabupaten Konawe.

Harapan saya kita semua dapat bekerja sama dalam menjalankan organisasi ini sesuai potensi yang kita miliki masing-masing untuk satu tujuan bersama, tutup Abd Jalil Bionda. (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Kota Tasikmalaya. Menjelang Idul Adha para juru sembelih diberi pelatihan cara menyembelih yang halal dan sehat serta manajemen kurban.

Hal ini dilakukan untuk menjamin daging kurban yang akan dikonsumsi masyarakat betul-betul halal dan berkualitas baik, serta terdistribusi dengan merata dan tepat sasaran.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, juru sembelih perlu memperhatikan metode pemotongan hewan yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam agama Islam.

“Pelatihan ini bertujuan memastikan hewan disembelih dengan cara yang sesuai dengan tuntunan agama dan aturan yang berlaku,” ujar Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Pelatihan Juru Sembelih Halal dan Manajemen Kurban Terpadu di Ruang Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Sabtu (10/6/2023).

Panglima Santri Jabar menekankan beberapa poin yang mesti diperhatikan dalam pelatihan juru sembelih halal. Pertama, prinsip dasar dalam pemotongan hewan halal.

“Ini mencakup pemahaman tentang metode yang dianjurkan dalam agama untuk penyembelihan,” kata Uu.

Kedua, keahlian praktis, yakni pelatihan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pemotongan hewan halal.

Keahlian praktis meliputi pemahaman tentang anatomi hewan, teknik pemotongan yang benar, serta bagaimana menghindari kesalahan yang dapat mempengaruhi kehalalan proses pemotongan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, semoga setelah selesai pelatihan, para peserta mampu menyerap ilmu dan pengalaman, sehingga menambah wawasan serta kompetensi masing-masing,” ujar Uu.

Uu menjelaskan, kurban merupakan ibadah sunnah muakkad, artinya ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan.

Adapun hewan yang disembelih sebagai kurban di Indonesia umumnya sapi, kerbau, kambing, atau domba.

Ibadah kurban, juga memliki nilai ijtima’iyah, atau kemasyarakatan, karena daging hewan yang disembelih dibagi- bagikan, terutama kepada kaum yang membutuhkan. Oleh karenanya ibadah kurban menjadi salah satu ibadah sosial. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Sebelum menghadiri puncak kegiatan Pekan Nasional (Penas) ke-XVI Petani Nelayan Indonesia, Bupati Indramayu, Nina Agustina melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Perkampungan Adat yang terletak di Nagari Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, (10/06/2023).

Dalam kunjungan kerjanya, Bupati Indramayu, Nina Agustina yang turut didampingi jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Indramayu disambut secara langsung oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.

Tak hanya oleh Bupati Sijunjung, sambutan hangat juga diberikan masyarakat Perkampungan Adat Nagari Sijunjung kepada Bupati Nina beserta rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nina tampak mengenakan baju adat Perkampungan Adat Nagari Sijunjung. Pemakaian baju adat memang dilakukan pada tokoh yang berkunjung karena dianggap sebagai penghargaan kepada tamu kehormatan.

Bupati Nina menyampaikan, tujuan kunjungan kerja ini guna menggali berbagai hal yang berkaitan dengan bagaimana optimalisasi potensi wisata yang ada di Kabupaten Sijunjung, terlebih Perkampungan Adat Nagari Sijunjung yang merupakan Desa Wisata berhasil lolos dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023.

“Kunjungan ini untuk mempelajari bagaimana pemerintah setempat bisa memaksimalkan potensi wisatanya, siapa tahu langkah-langkah yang diterapkan bisa kita replikasi,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati Nina, perkampungan  yang berlokasi di Kabupaten Sijunjung tersebut terletak diantara dua sungai, yakni Batang Sukam dan Batang Kulampi, serta dilingkupi oleh hutan, perbukitan, sawah ladang. Sehingga menampilkan suatu landscape yang sangat unik.

“Untuk sampai ke daerah yang terkenal dengan lokasi wisatanya, saya bersama rombongan butuh waktu 4 (empat) jam. Yakni melalui jalur  lintas Sumatera dengan kondisi  tanjakan yang cukup tajam atau yang dikenal dengan tanjakan Sitinjau Lauik,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Nina menuturkan, perkampungan yang berisi kumpulan rumah adat gadang sebanyak 76 rumah, menjadi simbol kaum berbasis matrilineal (kekerabatan yang menarik garis keturunan menurut garis ibu) yang hingga kini masih berfungsi dan nampak tertata rapi dalam satu kawasan.

“Sebagai suatu perkampungan adat, wilayah ini dihuni oleh suku-suku asli yang terdiri dari suku induk dan anak suku berjumlah 9 (sembilan). Suku-suku ini masih menjalankan dengan baik sistem organisasi sosial menurut garis keturunan Ibu (matrilineal). Ini merupakan satu keunikan tersendiri dan kita harus melestarikan budaya yang ada di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir mengaku merasa bangga dengan kunjungan Bupati Indramayu ke daerahnya.

“Ketika itu saya bertemu Ibu Bupati Indramayu, Nina Agustina saat kunker ke Belanda. Alhamdulillah, Kami senang Ibu Bupati Nina bisa hadir ke Kabupaten Sijunjung,” ungkapnya.

Kemudian, Benny juga berharap, kunker yang dilaksanakan ini dapat menjadi media untuk saling bertukar informasi serta pengetahuan satu sama lain guna meningkatkan potensi daerah masing-masing.

Karena menurut Benny, potensi daerah baik dari sektor wisata, perkebunan, pertanian dan lainnya berpeluang besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bila dikelola secara maksimal. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Cilegon. Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Cilegon tengah serius menangani kawasan kumuh di Kota Baja.

Hal itu dapat terlihat dari dilakukannya beberapa program penanganan kawasan kumuh dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar target penyelesaian kawasan kumuh bisa tercapai dengan baik.

Demikian disampaikan Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, pada acara Sosialisasi Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu di Kota Cilegon di Aula Setda II Kota Cilegon, Jumat, (09/06/2023).

“Pemerintah Kota Cilegon sangat peduli atas kesehatan masyarakat, yang salah satu faktor kesehatan dari bidang perumahan dan permukiman itu ada di beberapa wilayah yang masuk dalam kawasan kumuh,” kata Maman.

Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Maman menyebutkan bahwa Pemkot Cilegon tengah berupaya mengarahkan semua alokasi penanganan untuk kawasan kumuh di Kota Cilegon.

“Sebetulnya kita ini sedang mengingatkan teman-teman OPD yang lainnya untuk mengarah semua alokasi penanganan terhadap beberapa kawasan yang masih kumuh. Dalam kurun waktu 4 tahun ini kita sudah baik,” imbuhnya.

Dalam hal ini, Maman berharap, sosialisasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah penyelesaian penanganan kawasan kumuh di Kota Cilegon.

“Kita harus serang (Bekerja bersama-red), kita harus selesaikan penanganan kawasan kumuh ini. Dengan diserang oleh seluruh OPD, termasuk Kecamatan dan Kelurahan, maka kita dapat konsentrasi dalam mengurangi dan menangani kawasan kumuh di Kota Cilegon,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon M Ridwan mengatakan bahwa Kota Cilegon masih memiliki permasalahan kawasan kumuh di beberapa wilayah.

“Kota Cilegon sebagai Kota industri, perdagangan dan jasa mempunyai beberapa permasalahan, diantaranya terdapat kawasan kumuh yang tersebar di beberapa wilayah Kecamatan dan Kelurahan,” katanya.

Ridwan menjelaskan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor : 600/Kep/304/DPU/2016, terdapat 60 hektar kawasan kumuh di Kota Cilegon.

“Kemudian pada tahun 2020 diperbaharui dengan SK Wali Kota Nomor : 600/Kep/304-Disperkim/2020 tersisa 37,6 hektar,” jelasnya.

Ridwan berharap, sosialisasi penanganan kawasan kumuh terpadu dapat memberikan pemahaman terkait persoalan kawasan kumuh di Kota Cilegon.

“Saya berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman dan bermanfaat bagi kita semua dalam mengatasi permasalahan kawasan kumuh di Kota Cilegon. Untuk kedepan, nantinya kita akan menyusun perwalnya yang mengenai penanganan kawasan kumuh ini, sehingga kegiatan terpadu ini dapat ditangani oleh beberapa OPD seperti Dinsos, Dinkes, PUPR, Perkim dan juga industri bisa terlihat disini,” harapannya. (Dhe)