0

PEKANBARU, SUARA INDONESIA NEWS | Disaat jutaan masyarakat Indonesia berkumpul bersama keluarga merayakan hari raya Idulfitri 1447 H, pemandangan berbeda terlihat di area operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Pekerja PHR tetap tegak berdiri di garda terdepan, memastikan produksi migas nasional tetap terjaga demi menjaga ketahanan energi nasional. Rabu (25/03/2026)

Bagi para pekerja di lapangan, makna Lebaran tahun ini dirasakan dengan cara yang beda dan terasa istimewa. Salah satunya Hanifa Aulia Khosyatillah, dari Tim Plant Operations Minas.  Baginya, tugas negara di industri hulu migas menuntut komitmen tinggi, termasuk kesiapan untuk tetap bertugas di hari-hari besar.

“Saya memaknai Lebaran tahun ini dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan tetap menjalankan tugas di lapangan. Walaupun tidak bisa berkumpul langsung dengan keluarga, saya mencoba menciptakan suasana lebaran versi sendiri bersama rekan kerja,” ujar Hanifa.

Meski dirayakan secara sederhana di lokasi kerja, esensi kemenangan tetap terasa melalui semangat kebersamaan antarpekerja. Saling berbagi ucapan dan semangat menjadi cara mereka merawat tradisi di sela-sela tanggung jawab profesional.

Bertugas di hari Lebaran bukanlah perkara mudah, namun hal ini dipandang sebagai bentuk komitmen profesi. Kesadaran akan pentingnya kelancaran operasional untuk mencukupi kebutuhan energi nasional menjadi motivasi utama para pekerja.

“Buat saya, ini soal komitmen. Saat memilih pekerjaan ini, saya juga siap dengan konsekuensinya, termasuk bertugas di hari besar. Ada dorongan dari dalam diri untuk tetap profesional menyelesaikan tanggung jawab dengan baik, apapun situasinya,” tambahnya.

Dukungan penuh dari keluarga di rumah juga menjadi fondasi kekuatan bagi para pekerja. Meski kerinduan tak terelakkan, pemahaman keluarga akan pentingnya tugas ini membuat para pekerja dapat fokus sepenuhnya pada aspek keamanan dan kelancaran produksi.

“Keluarga di rumah sangat memahami, walaupun pasti ada rasa kangen. Mereka justru jadi sumber semangat utama, sehingga kami bisa lebih fokus bekerja dan selalu mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama bekerja,” tuturnya.

Para pekerja di lapangan selama libur Lebaran sangat krusial. Pengawasan ketat dilakukan mulai dari pemantauan operasional rutin hingga memastikan seluruh peralatan bekerja secara optimal. Komunikasi intensif antar-tim ditingkatkan untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan sejak dini.

“Kewaspadaan harus ditingkatkan supaya produksi tetap stabil dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur dan prosedur keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi di hari seperti ini,” tegasnya.

Sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional, PHR menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan operasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama momen hari raya. Operasional hulu migas di Zona Rokan tetap beroperasi tanpa henti, didukung para pekerja yang tetap bertugas di garis depan.

“Kami memahami operasional di Zona Rokan merupakan urat nadi bagi pasokan energi negeri, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat pesat saat Lebaran. Untuk itu, kami komitmen menjaga keandalan operasi di seluruh lapangan selama 24 jam sehari tanpa henti, kami sangat apresiasi serta bangga kepada seluruh pekerja yang tetap tegak berdiri di garda terdepan operasional selama masa Idulfitri,” kata General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko.

Dedikasi para Perwira PHR di wilayah kerja Rokan ini merupakan cerminan nyata dari semangat Pertamina dalam menjaga kedaulatan energi. Di balik setiap tetas minyak yang diproduksi untuk bangsa, ada pengorbanan dan ketulusan para pekerja yang setia mengabdi, bahkan di hari kemenangan. (Mus)

0

BENGKALIS, SUARA INDONESIA NEWS | Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran, Rabu (25/3/2026), di Mako Polres Bengkalis.

Sertijab ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta peningkatan kinerja di lingkungan Polres Bengkalis.

Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya, Kabag Ren dari Kompol Syafril kepada AKP Said  Mohd Ali Hanafiah. Jabatan Kasat Binmas diserahterimakan dari AKP Kasmandar Subekti S.M kepada AKP Bahagia Ginting S.H.

Sementara itu, jabatan Kasat Pamobvit sebelumnya ditinggalkan karena pejabat lama memasuki masa purna tugas, dan kini diisi oleh AKP Kasmandar Subekti, S.M.

Baca Juga

https://suaraindonesianews.com/news/polsek-mandau-ungkap-kasus-sabu-di-bathin-solapan-satu-tersangka-diamankan/

Selanjutnya, jabatan Kasat Resnarkoba diserahterimakan dari AKP Kris Tofel, S.Tr.K., S.I.K. kepada AKP Tidar Laksono. Untuk jajaran Kapolsek, Kapolsek Bukit Batu dari Kompol Rohani kepada AKP Al Imran,S.H, Kapolsek Pinggir dari AKP Bayu Ramadhan kepada AKP Rama Agung, serta Kapolsek Bantan dari AKP Said Ali Hanafiah kepada IPTU Iskandar.

Dalam amanatnya, Kapolres Bengkalis menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier serta peningkatan profesionalisme anggota Polri.

“Kepada pejabat yang baru, segera menyesuaikan diri dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pejabat utama serta personel Polres Bengkalis. Dengan adanya rotasi ini, diharapkan kinerja Polres Bengkalis semakin optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Mus)

0

DUMAI, SUARA INDONESIA NEWS | saat sebagian besar masyarakat Riau merayakan Lebaran Idulfitri 1447 H bersama keluarga, puluhan kru Pemadam Kebakaran atau Fire Emergency Response Team (FERT) dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru berjibaku dengan asap dan api.

Tim kesampingkan waktu libur Lebaran, tim ini diterjunkan untuk membantu memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah titik di Kota Dumai, Selasa (24/3/2026).

Pada momen lebaran ini, tim PHR siaga dalam menghadapi berbagai isu operasional, termasuk kebakaran. Di sana, di tengah kepulan asap yang menyesakkan, nampak barisan pria berseragam merah dengan logo Pertamina Fire Brigade berjibaku melawan lidah api, bersama unsur TNI-Polri, Damkar, Manggala Agni hingga unsur pemerintah daerah lainnya.

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Siaga Lebaran Pertamina Hulu Rokan untuk memastikan stabilitas dan keamanan lingkungan di sekitar wilayah operasional, sekaligus bentuk solidaritas terhadap tim Satgas Karhutla daerah.

Kondisi cuaca panas dan angin kencang di Dumai dalam beberapa hari terakhir memicu munculnya titik api di lahan gambut yang sulit dijangkau. Tim FERT PHR bergerak cepat membawa perlengkapan pemadaman darat guna melakukan penyekatan agar api tidak semakin meluas ke pemukiman warga maupun fasilitas umum.

​”Kami tidak hanya menjaga obyek vital nasional, tapi juga berkomitmen hadir saat masyarakat membutuhkan, terutama dalam menghadapi ancaman karhutla yang muncul tepat di momen Lebaran ini,” ujar GM Zona Rokan, Andre Wijanarko.

Dari data yang dihimpun, Karhutla terpantau membakar sedikitnya ratusan hektare lahan di wilayah Tanjung Palas dan Mundam. Akibatnya, kabut asap pun mulai menyelimuti wilayah tersebut. Kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang, sehingga api dengan cepat menyebar ke berbagai titik. Dalam waktu singkat, lahan gambut dan kawasan hutan di dua wilayah tersebut dilahap si jago merah.

Selain berdampak pada kesehatan, asap juga menurunkan jarak pandang, sehingga membahayakan pengendara.

Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto mengatakan, petugas hingga kini masih terus berupaya memadamkan api. “Petugas saat ini masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman cukup terkendala oleh keterbatasan sumber air dan kondisi cuaca yang panas,” ujar Sugiyarto.

Sugiyarto juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap dengan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas guna menghindari gangguan pernapasan.

Karakteristik lahan gambut yang tampak padam di permukaan bukan berarti api benar-benar mati. Kondisi ini membuat tim gabungan termasuk kru PHR, BPBD, TNI, dan Polri, harus melakukan teknik cooling (pendinginan) hingga ke lapisan dalam tanah.

​Meskipun harus merayakan Lebaran di tengah kepulan asap, semangat para personel gabungan di lapangan tetap tinggi demi memastikan daerah tersebut tetap aman dari kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat Provinsi Riau. (Mus)

0

KOLAKA, SUARA INDONESIA NEWS | Pengelola destinasi wisata Pantai Tamborasi yang berlokasi di Kab. Kolaka, Sulawesi Tenggara, terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan. Keindahan alam yang ditawarkan kini dibarengi dengan standar keselamatan yang ketat demi menjamin pengalaman berkunjung yang maksimal. (24/03-26)

Ketua Pengelola Pantai Tamborasi, Isman Semara, menegaskan bahwa aspek keselamatan pengunjung merupakan prioritas utama, khususnya di area sumber air dan sepanjang garis pantai. Berbagai langkah preventif telah disiapkan untuk meminimalisir risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan.

“Kami melakukan pengawasan secara intensif, terutama di titik-titik yang dianggap rawan. Tujuannya agar pengunjung dapat beraktivitas dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar Isman.

Selain fokus pada keselamatan fisik, pihak pengelola juga memperkuat sistem keamanan kawasan dengan menjalin kolaborasi bersama TNI dan Polri. Kerja sama lintas sektoral ini bertujuan menciptakan suasana wisata yang tertib serta bebas dari aktivitas melanggar hukum.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan secara aktif melakukan pengawasan ketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke kawasan wisata. Sasaran utamanya meliputi peredaran narkoba, minuman beralkohol, hingga senjata tajam seperti keris atau benda berbahaya lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Langkah tegas ini menuai apresiasi positif dari masyarakat dan wisatawan. Selain dimanjakan oleh panorama alam yang indah, pengunjung kini merasakan suasana yang lebih kondusif dan ramah keluarga.

Isman berharap upaya ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. “Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk turut menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” tandasnya.

Dengan pengelolaan yang semakin profesional dan dukungan berbagai pihak, Pantai Tamborasi diharapkan mampu menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Kolaka yang tidak hanya menawarkan pesona alam, tetapi juga menjamin keamanan dan kepercayaan bagi semua kalangan. (**)

0

TEGAL, SUARA INDONESIA NERWS | Memasuki masa arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal masih menunjukkan angka yang tinggi. Pada Selasa, 24 Maret 2026 (H+2), Stasiun Tegal melayani sebanyak 10.442 penumpang, yang terdiri dari 5.920 penumpang naik dan 4.522 penumpang turun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa tingginya mobilitas pelanggan ini merupakan bagian dari peningkatan arus balik yang telah berlangsung sejak H+1 Lebaran.

“Pada periode arus balik Lebaran 2026, khususnya tanggal 23 hingga 24 Maret 2026, Stasiun Tegal mencatat pergerakan penumpang yang cukup signifikan. Bahkan pada 23 Maret 2026 (H+1), jumlah penumpang mencapai angka tertinggi yaitu 11.463 penumpang yang kami layani di Stasiun Tegal,” ujar Luqman Selasa 24 Maret 2026.

Secara kumulatif, data penumpang di Stasiun Tegal selama dua hari periode arus balik adalah sebagai berikut:

  1. 23 Maret 2026 (H+1): Total 11.463 penumpang, terdiri dari 6.070 penumpang naik dan 5.393 penumpang turun
  2. 24 Maret 2026 (H+2): Total 10.442 penumpang, terdiri dari 5.920 penumpang naik dan 4.522 penumpang turun

Adapun sejumlah kereta api yang menjadi favorit pelanggan pada masa arus balik ini antara lain KA Tegal Bahari, KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, dan KA Tawang Jaya. Sementara itu, tujuan perjalanan yang paling diminati pelanggan meliputi Jakarta, Surabaya, dan Purwokerto.

Luqman menambahkan, KAI terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan, khususnya pada masa arus balik Lebaran yang identik dengan tingginya mobilitas masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal 30–60 menit sebelum jadwal keberangkatan. Selain itu, pelanggan juga diharapkan untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan,” tambahnya.

KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh aspek operasional dan pelayanan telah dipersiapkan secara optimal guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat selama masa arus balik Angkutan Lebaran 2026. (Zaen)

0

INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu tetap membuka layanan kunjungan bagi warga binaan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai Sabtu 21 Maret hingga Selasa 24 Maret 2026, guna memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merayakan momen Lebaran bersama keluarga. Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu menyampaikan bahwa layanan kunjungan dibagi menjadi dua sesi setiap harinya.

“Untuk memaksimalkan pelayanan, kami membagi waktu kunjungan menjadi dua sesi. Sesi pertama pendaftaran dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, dan sesi kedua pukul 13.00 hingga 15.00 WIB,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa mekanisme kunjungan tetap berjalan seperti biasa, namun terdapat penyesuaian pada barang bawaan pengunjung.

“Kami mengutamakan barang bawaan berupa makanan dan minuman khas Hari Raya Idul Fitri. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pemeriksaan dan penggeledahan, sehingga lebih aman dan terhindar dari penyelundupan barang terlarang,” jelasnya.

“Harapannya, warga binaan bisa lebih cepat bertemu dengan keluarganya tanpa harus menunggu lama dari proses pendaftaran hingga masuk ke dalam area kunjungan,” tambahnya.

Salah satu keluarga warga binaan, Mulyati, warga Desa Sliyeg, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih bisa bertemu dan berkumpul dengan keluarga di momen Lebaran ini, walaupun di dalam lapas,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Tarinih, warga Desa Wanasari. Ia mengungkapkan perasaan haru yang dirasakannya saat berkunjung.

“Senang bisa merayakan Lebaran bersama suami, tapi juga sedih karena situasinya seperti ini. Namun saya tetap bersyukur masih diberi kesempatan untuk bertemu,” ujarnya.

Melalui layanan kunjungan Hari Raya ini, Lapas Kelas IIB Indramayu berharap dapat memberikan pelayanan yang humanis. (Toro)

0

INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan pembinaan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu. Pada perayaan tahun ini, sebanyak 433 warga binaan mendapatkan remisi khusus Idul Fitri.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, 4 orang warga binaan langsung dinyatakan bebas pada hari yang sama.

“Alhamdulillah, di hari raya Idul Fitri ini total 433 warga binaan mendapatkan remisi, dan 4 di antaranya langsung bebas hari ini,” ujar Berthoni, usai Shalat Idul Fitri bersama Petugas dan Warga Binaan, Sabtu (21/03/2026).

Ia menjelaskan, tidak semua warga binaan dapat memperoleh remisi. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, di antaranya masih berstatus tahanan atau belum memiliki putusan hukum tetap, sedang menjalani masa subsider, serta adanya kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi saat masa pengusulan.

“Yang belum mendapatkan remisi karena statusnya masih tahanan, kemudian ada yang sedang menjalani masa subsider sehingga tidak berhak, serta ada juga yang kelengkapan berkasnya baru turun setelah masa pengusulan selesai,” jelasnya.

Namun demikian, Berthoni memastikan bahwa pihaknya akan tetap mengusulkan remisi susulan bagi warga binaan yang berkasnya telah lengkap.

“Nanti akan kita susulkan pada usulan berikutnya, agar mereka tetap bisa mendapatkan remisi susulan Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa warga binaan yang langsung bebas pada hari ini diharapkan dapat menjadikan momen tersebut sebagai titik awal kehidupan baru setelah menjalani pembinaan di dalam lapas.

“Ini tentu menjadi kemenangan bagi mereka, terlebih setelah menjalani ibadah puasa di dalam lapas yang bukan hal mudah. Mudah-mudahan ini menjadi hikmah dan bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Sejalan dengan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, momentum Idul Fitri juga diharapkan menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh warga binaan.

“Hari ini adalah ajang introspeksi, untuk menyadari kesalahan dan memperbaiki diri, sehingga nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan baik,” tutup Berthoni. (Toro)

0

BENGKALIS, SUARA INDONESIA NEWS | Jajaran Polsek Mandau, Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bathin Solapan.

Pengungkapan tersebut terjadi pada Rabu malam, 18 Maret 2026 sekira pukul 22.30 WIB, di Jalan Lintas Duri–Dumai Km 14, Desa Sebangar, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si yang didampingi oleh Kasi Humas AIPDA Juliandi Bazrah, S.Pd menyampaikan bahwa penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

“Berdasarkan informasi yang diterima, Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial R.A (34),” ujarnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket diduga sabu, satu unit handphone merek Vivo Y12 warna biru, serta uang tunai sebesar Rp1 juta.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial H.H alias M, yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang tentang Narkotika.

Kapolsek Mandau menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam mendukung program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.

“Silakan laporkan melalui Call Center 110 atau WhatsApp Kapolres Bengkalis. Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tutupnya. (Mus)