0

Suara Indonesia News – Jakarta. Pernyataan Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang menyatakan dirinya akan memilih Erick Thohir, jika dirinya diberikan kesempatan untuk memilih. Sikap tegas ini mendapat respon positif dari Syafrudin Budiman SIP Tokoh Intelektual dan Politisi Muda.

Gus Din sapaan akrabnya, Senin (14/11/2022) di Jakarta menilai pernyataan Zulhas saat sambutan di peluncuran buku bertajuk ‘Bukan Kisah Sukses Erick Thohir’ di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2022) adalah murni suara hati pribadi dan Ketua Umum DPP PAN.

“Tidak ada Ketua Umum Partai Politik yang berani lantang mendukung kandidat Capres-cawapres di muka umum. Apalagi bicara dalam acara sebagai Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Maju Jokowi – KH Ma’ruf Amin,” kata Syafrudin Budiman SIP di Jakarta, Senin (14/11/2022).

Ketua Dewan Pembina Relawan Erick Thohir (ETOR) ini menambahkan bahwa, pernyataan Zulkifli Hasan bagian dari strategi pengenalan Erick Thohir for Presiden 2024. Walaupun saat Rakernas PAN di Jakarta 27 Oktober 2022 sudah mengantongi 9 nama kandidat, namun nama Erick Thohir terus dipopulerkan.

“Zulkifli Hasan sudah menganggap Erick Thohir adalah Keluarga Besar PAN dan begitupun sebaliknya. Jadi sudah satu hati dan ada chemistry antara Ketua Umum PAN dan Erick Thohir. Sikap sinyal ini artinya lebih baik orang dekat daripada orang lain,” tandas Ketua Umum DPP Perhimpunan UKM Indonesia ini.

Terakhir kata Gus Din, Zulhas Ketua Umum PAN yakin jika Erick Thohir sebagai Capres-Cawapres dari PAN bisa mendongkrak perolehan suara. Terutama katanya, suara pemilih generasi Z dan Milenial yang banyak menyukai sosok Erick Thohir.

“PAN mempopulerkan Erick Thohir Capres-Cawapres PAN dalam rangka menggaet suara generasi Z dan muda milenial. Lain basis pelaku UMKM, kalangan perempuan dan disabilitas yang banyak mendukung Erick Thohir maju di Pilpres 2024,* pungkas Gus Din yang akan maju sebagai Caleg PAN Dapil Jakarta III Jakarta Timur.

Zulhas Ketua Umum PAN: Erick Thohir adalah Keluarga Besar PAN

Sebelumnya, saat sambutan di peluncuran buku bertajuk ‘Bukan Kisah Sukses Erick Thohir’ di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2022), Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, dirinya sudah sejak lama mengenal sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

“Saya kenal lama Pak Erick, khususnya keluarganya, kami seperti keluarga. Dan juga berasal dari daerah yang sama,” kata Zulhas di acara tersebut yang juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir.

Zulhas sapaan akrab Ketua Umum PAN ini lantas menuturkan pujian ke Erick.

Di mata Zulhas, mantan Presiden Inter Milan itu merupakan sosok nasionalis, punya empati yang tinggi serta pribadi yang gemar melakukan aksi nyata.

“Memang Pak Erick ini hatinya merah putih, empati dan memang man of action. dia kerja. dan hasilnya nyata,” ujarnya.

Lebih jauh dia lantas menceritakan perihal dia dan Erick yang belakangan terlihat intens. Kedekatan itu, sambung Zulhas, lantaran dirinya menjadi menteri pengganti antar waktu (PAW).

Dia pun menyebutkan posisi yang sama dialami oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Anas yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Apalagi belakangan ini saya intens kan, sering bareng, semenjak sebelum Pak Azwar di PAW kan, saya duluan di PAW,” katanya.

“Jadi agak intens, kemana mana bareng gitu,” lanjut Zulhas.

Selain itu, Zulhas menilai Erick Thohir merupakan sosok pekerja keras yang dibutuhkan Indonesia. Ia beranggapan banyak hasil kerja Menteri BUMN itu uang dirasakan masyarakat.

Atas dasar tersebut, Zulhas lantas menuturkan bahwa dirinya akan memilih Erick Thohir jika diberikan kesempatan untuk memilih. (GD)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Salah satu Oknum Manager Bank Jabar Banten (BJB) Kabupaten Indramayu, Iyus Riyadi, diduga mengintimidasi dan mengintervensi Tosim, wartawan bersertifikasi Dewan Pers status kompeten muda yang juga anggota Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia Kabupaten Indramayu (DPC PJI Indramayu).

Oleh karena hal itu, Eka Mardiana, Ketua DPC PJI Indramayu mengecam keras tindakan arogansi Iyus Riyadi yang memaksa dan mengancam agar menghapus rekaman konfirmasi terhadap salah satu anggotanya.

“Jika, Pers/Wartawan/jurnalis menempuh cara profesional dalam mendapatkan informasi/bahan berita dengan mengkonfirmasi narasumber yang sebelumnya sudah menunjukkan identitas diri, itu sudah sesuai kode etik jurnalistik dan Tidak melanggar UU Pers.” Kata eka.

Eka menjelaskan bahwa Konfirmasi kepada narasumber adalah bagian dari wawancara oleh Pers/Wartawan/Jurnalis nasional berbadan hukum dalam mencari, memperoleh, menyebarluaskan gagasan dan informasi.

“Saya menegaskan bahwa yang dilakukan atau dijalankan oleh Saudara Tosim, anggota anggota PJI saat melakukan aktifitas jurnalistik sudah sesuai kode etik jurnalistik dan UU No. 40 Tahun 1999 Tentang pers.” Ujarnya. (14/11/22)

PJI Indramayu juga diketahui akan melayangkan surat untuk mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Indramayu agar menindak oknum tersebut secara profesional sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Oleh karenanya, kami meminta Saudara M. Lukman Syarif Kapolres Indramayu dan Saudara Fitran Romajimah Kasat Reskrim agar memproses Laporan resmi dari Saudara Tosim secara profesional sesuai payung hukum jurnalistik UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers pasal Pasal 18 ayat 1 yang menyebutkan, Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).” Ketus Eka dengan nada geram.

“Dalam pasal 4 ayat (2) dan (3) menyebutkan, Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.” Tambahnya.

Sebelumnya, Diceritakan Tosim, yang saat itu bersama beberapa saksi jurnalis lainnya, Kejadian tersebut berawal pada Rabu lalu (9/11/2022) sekira jam 10:00 wib, di BJB Indramayu.

Tosim bersama beberapa jurnalis lainnya memperkenalkan diri kepada Iyus Riyadi dan sempat menyerahkan kartu identitas kewartawanannya, selain itu, mereka juga menyampaikan bahwa ingin konfirmasi terkait pemblokiran rekening.

“Semula saat konfirmasi tidak ada masalah, bahkan Iyus Riyadi menjawab apa yang dipertanyakan, akan tetapi usai konfirmasi dan kami beranjak pamit, iyus memaksa saya dan beberapa rekan lainnya untuk menghapus rekaman hasil konfirmasi.” Ucap Tosim.

“Iyus Riyadi dengan nada tinggi terus memaksa saya untuk menghapus rekaman itu, dengan sangat terpaksa saya menghapusnya dan disaksikan 2 orang scurity laki-laki, 1 scurity perempuan dan Dani, karyawan Bank BJB.” Tambahnya.

Tak berhenti sampai disitu, tosim juga menceritakan, usai dipaksa menghapus rekaman, Iyus Riyadi dengan nada keras mengancam “Awas kalau komentar saya dimasukkan dalam pemberitaan akan saya tuntut, dan akan saya laporkan”, sambil meninggalkan ruangan.

“Saya merasa terintimidasi, karena saya sebagai Jurnalis merasa punya Hak, kewajiban dan payung hukum (UU Pers) untuk menggali informasi demi keberimbangan berita yang akan dimuat dalam media saya, maka dari itu saya sudah melakukan pelaporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum.” Ujar Tosim.

Sementara itu, Saat diwawancarai beberapa awak media di Kantor BJB Indramayu (10/11 lalu). Iyus meminta maaf atas Insident kemarin.

“Saya salah pengertian terkait konfirmasi, konfirmasi menurut saya bukan wawancara. Adapun wawancara harus melalui izin agar kami dapat menyiapkan waktu dan tempat,” jelas Iyus.

“Adapun saya meminta menghapus rekaman tersebut karena teman-teman media belum meminta izin wawancara.” ucap Iyus.

”Mengenai perkataan saya akan melaporkan, maksud saya itu saya akan menggunakan hak hukum saya.” imbuhnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Ciamis. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum resmi membuka ajang kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke- XIV Jabar Tahun 2022, di Stadion Galuh, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/11/2022) malam.

Pak Uu sapaan akrab Uu Ruzhanul Ulum  mengungkapkan, penyelenggaraan Porprov Jabar ini menjadi ajang persiapan dan seleksi atlet jelang Pekan Olahraga Nasional  ke-XXI tahun 2024. Untuk itu, ia berharap pada Porprov  ini akan lahir atlet berpotensisal yang nantinya akan memperkuat kontingen Jabar pada PON.

“Porprov XIV/2022 yang tersebar di sembilan kabupaten/kota merupakan ajang seleksi bagi atlet-atlet Jabar, yang akan mengikuti pra – PON 2023,” ujar Uu Ruzhanul Ulum.

“Diharapkan dari ajang Porprov ini muncul potensi atlet baru yang akan memperkuat Jabar pada PON XXI tahun 2024 di Aceh, Sumatera Utara,” kata Uu.

Menurut Uu, mempersiapkan atlet menghadapi PON sejak awal ini dinilai penting, karena Jabar ingin mempertahankan gelar juara umum PON untuk yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya Jabar juga menjadi juara umum PON di tahun 2016 dan 2021.

“Jabar harus bisa mempertahankan juara umum, setelah dua kali berturut-turut pada PON 2016 di Jabar dan PON 2021 di Papua,” tegas Uu.

“Saatnya meraih hattrick di ujung barat Indonesia tahun 2024 nanti, mudah-mudahan,” imbuhnya.

Senada dengan Wagub, Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Safudin menuturkan, sebagian besar atlet yang mengikuti Porprov Jabar tahun ini merupakan atlet junior. Tak tanggung-tanggung, data KONI menyebutkan bahwa sebanyak 12.000 dari total 13.050 atlet yang berkompetisi pada Porprov Jabar 2022 merupakan atlet junior dan atlet baru.

“Ini menandakan bahwa sudah terwujud kaderisasi atlit akan menggantikan posisi atlet senior yang nantinya akan tampil di PON Sumatera Utara,” kata Ahmad.

“Ini tiada lain adalah untuk menjawab bahwa Jabar memiliki kontribusi terbesar dalam keprestasian nasional, dan juga mampu memelihara keniscayaan Jabar sebagai yang terbaik di dalam perhelatan PON Indonesia,” jelasnya.

Porprov ke- XIV Jabar Tahun 2022 ini digelar di sembilan daerah. Terdiri dari tiga daerah tuan rumah utama yaitu Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang. Kemudian enam daerah penyangga yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bekasi, dan Kota Banjar.

Porprov tahun ini mempertandingkan 78 sub cabang olahraga (cabor) dari 1.044 nomor pertandingan, yang memperebutkan 1.044 medali. Adapun pertandingan pertama telah digelar pada 25 Oktober 2022 lalu, dengan cabor bola voli indoor di Kabupaten Subang.

Hingga tanggal 12 November 2022, tercatat medali yang sudah diperebutkan oleh 27 kabupaten/kota adalah sebanyak 980 medali, dengan rincian 265 emas, 289 perak, serta 396 perunggu.

Dalam menyukseskan ajang Porprov ke-XIV Jabar Tahun 2022 ini, tidak kurang dari 21.000 SDM dilibatkan, yang terdiri dari 13.050 atlet dan lebih dari 8.000 official, technical delegates, dan juga panitia pelaksana daerah. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Bali. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran melakukan peninjauan langsung ke jajaran Korps Brimob Polri yang bertugas melakukan pengamanan serta penjagaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri juga sekaligus memberikan semangat kepada jajaran Korps Brimob Polri yang berada di Pos Pengamanan Pantai Geger, Bali, Sabtu, (12/11 2022)

“Saya bangga bisa berjumpa dengan kalian dan saya harap kondisi kalian semua tetap sehat,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Dihadapan personel Brimob, Sigit menegaskan, tugas pengamanan KTT G20 ini merupakan suatu bentuk kehormatan bagi institusi Polri. Mengingat, event internasional tersebut merupakan sejarah baru untuk Bangsa Indonesia.

“Ini kehormatan untuk kita, mendapatkan kehormatan untuk melaksanakan pengamanan KTT G20. Seperti yang disampaikan Pak Presiden pengamanan ini belum tentu 20 tahun sekali,” ujar Kapolri Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menekankan kepada seluruh personel Brimob Polri yang telah mendapatkan penugasan mengamankan KTT G20 untuk benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik serta sepenuh jiwa dan raga bagi Indonesia.

Pada kesempatan inipun, Sigit beserta jajaran pejabat utama Mabes Polri menyempatkan untuk melaksanakan makan bersama dengan seluruh personel yang bertugas.

“Oleh karena itu tugas kalian semua adalah bagaimana melaksanakan tugas yang dipertanggungjawabkan kepada kita dengan sebaik-baiknya. Saya bangga kepada kalian semua. Jaga kesehatan dan habis ini kita makan siang bareng,” tutup Kapolri Sigit mengakhiri. (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Konawe. Setelah pengerjaan Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Wunduongohi, Program Kadin Konawe Peduli yang di gagas Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar ST itu, kini tengah mengerjakan perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT) sejauh 700 meter dan normalisasi sungai di Kelurahan Andabia, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Menurut Yusran Akbar ST, bahwa program Kadin Peduli ini merupakan program yang menyasar perbaikan infrastruktur jalan desa dan kelurahan untuk mendukung kelancaran produksi sektor pertanian dan perkebunan yang selama ini cenderung menjadi keluhan masyarakat.

“Melalui program Kadin Konawe peduli yang terkoordinasi bersama WKU Bidang PU dan WKU Bidang Transportasi untuk membantu masyarakat petani kita dalam memperlancar hasil produksi, hasil panen di sektor tanaman pangan dan perkebunan warga,” ujar Yusran kepada wartawan, Minggu (13/11/2022).

Program ini kata Yusran, terlaksana dengan baik karena dukungan dan interaksi warga desa dan kelurahan yang ikut berpartisipasi mulai dari tahapan perencanaan, pengusulan kegiatan hingga proses pelaksanaan dan pengawasannya.

Tentunya, ini merupakan sinergi dan kolaborasi sesuai dengan fungsi dan peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang terus mendorong percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 yang dimulai dari tingkat desa dengan upaya peningkatan produksi tanaman pangan dan perkebunan.

Lebih lanjut Yusran, Desa kita memiliki sumber daya hasil-hasil pertanian cukup, sehingga dengan dukungan perbaikan jalan ke sektor produksinya dapat dengan mudah dan lancar para petani kita meningkatkan hasil produksi dan menghemat biaya transportasi untuk pengolahannya.

“Kehadiran Kadin Konawe disini, kita memberi dorongan dan tumbuhkan semangat gotong royong serta mengajak partisipasi warga untuk menjaga kelancaran arus transportasi dari dan menuju area persawahan dan ke kebun warga.”

“Kedepannya, kita berharap saat ekonomi meningkat, masyarakat yang berada di area sentra produksi pertanian dan perkebunan yang jalannya kita kerjakan ini dapat berswadaya dan mandiri memperbaikinya, tanpa membebankan anggaran dana desa dan APBD daerah,” harap Yusran Akbar. (Red)

0

Suara Indonesia News – Baturaja OKU. Ratusan Ibu-Ibu dan puluhan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Sidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tumpah ruah di lapangan balai Desa Tubohan mengikuti kegiatan senam sehat bareng Wakil Ketua I DPRD OKU, Yudi Purna Nugraha SH (YPN). Sabtu (12/11/22).

Senam sehat yang digelar di Desa Tubohan tersebut kian meriah tatkala YPN tiba di lokasi acara. Ratusan ibu-ibu dari 21 Desa se Kecamatan Semidang Aji serta persatuan ibu-ibu dari warga Hindu bersorak gembira menyambut kedatangan YPN dan rombongan hadir ditengah tengah kegiatan.

Salah satu peserta mengatakan, meski harus jauh jauh datang, dirinya menyempatkan diri untuk mengikuti senam sehat terlebih kegiatan tersebut dihadiri oleh YPN dan sejumlah anggota DPRD OKU lainnya diantaranya, Umi Hartati, Ledi Patra, Yopi Sahrudin dan Erlan Abidin.

“Mendengar ada pak Yudi datang, saya bela belain datang dari jauh sengaja ikut acara ini,” kata ibu Jum.

Dalam kegiatan tersebut, selain senam sehat juga dibagikan puluhan hadiah dooprize menambah kesemarakan kegiatan.

Sejumlah perwakilan ibu-ibu dari beberapa Desa mengatakan pihaknya siap mendukung YPN sebagai calon pemimpin OKU, menurutnya sosok YPN merupakan sosok yang terbaik dimiliki OKU

“Kami siap mendukung beliau (YPN red) kedepan sosok seperti inilah yang dicari masyarakat, selain muda dia juga aspiratif dan solutif,” katanya. (Oky)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Jajaran Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor roda empat jaringan luar daerah. Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, petugas mengamankan enam tersangka yang berinisial R (35), H (46), Y (35), A (47), E (46), dan S (45).

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, mengatakan, para tersangka saling berbagi peran dalam menjalankan aksinya. Dari mulai eksekutor yang mencuri mobil, mengawasi lokasi saat beraksi, hingga penadah hasil curian.

“Modus operandi para tersangka ini hunting mencari mobil yang terparkir di lokasi tidak terlalu aman, lalu survei kondisi sekitar lokasinya, kemudian beraksi menggunakan kunci T dan lainnya,” kata Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jumat (11/11/2022).

Ia mengatakan, aksi para tersangka juga tergolong terorganisir dengan baik. Pasalnya, mereka telah mempunyai jaringan yang siap menampung mobil hasil curian. Bahkan, penjualan mobil hasil curian tersebut dilakukan per part sesuai pesanan.

Sehingga setiap mobil yang didapat dari hasil pencurian sengaja dipreteli untuk memudahkan penjualan dan menghilangkan jejak. Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka telah mencuri kendaraan bermotor roda empat di sembilan TKP berbeda.

Di antaranya, empat di wilayah Kabupaten Cirebon, tiga di wilayah Kabupaten Brebes, dan dua di Kabupaten Majalengka. Pihaknya pun masih mengembangkan kasusnya untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lain dalam aksi para tersangka.

“Kami juga mengamankan barang bukti berupa enam unit mobil yang digunakan sebagai sarana kejahatan maupun hasil curian, satu set kunci T, dan lainnya. Tersangka R merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor sebanyak dua kali,” ujar Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H.

Menurutnya, keenam tersangka juga ditangkap di beberapa lokasi berbeda dari mulai Indramayu hingga Yogyakarta. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Cirebon. Pasca audensi dengan DPRD Kota Cirebon, Forum Komunikasi Pimpinan LSM dan Ormas (Forkopimmas) Kabupaten Cirebon yang mempertanyakan perihal Pinjam Pakai tanah UGJ dengan hasil yang tidak jelas bakal menggelar aksi unjuk rasa kepada Walikota Cirebon.

Hal tersebut buntut daripada adanya dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh Walikota Cirebon, perihal status pinjam pakai aset milik negara kepada pihak Universitas Gunung Jati (UGJ) yang tidak sesuai peraturan.

Koordinator Forkopimmas, yang juga sekaligus Ketua Distrik LSM GMBI Cirebon Raya, Maman Kurtubi mengungkapkan, hasil audensi dengan DPRD Kota Cirebon masih banyak yang belum terbuka. Hal tersebut berkaitan dengan status sewa menyewa antara pihak UGJ dan Pemkot Cirebon.

“DPRD tadi menginfokan bahwa sekarang sudah terjadi sewa menyewa. Disitu seharusnya Walikota menetapkan dahulu status barang milik negara (BMN),” jelasnya, Jum’at (11/11/2022).

Maman juga mengatakan, Forkopimmas akan menggelar aksi unjuk rasa besar – besaran secara bergelombang untuk menuntut persoalan tersebut agar segera diselesaikan, baik secara administrasi dan hukum.

“Kami akan terus menggelar aksi secara bergelombang sampai dengan persoalan ini diusut tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Dani Mardani selaku Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cirebon mengakui baru tahu adanya hibah ketika ada permohonan dari Pemkot Cirebon ke DPRD ditahun 2019. Terkait adanya pinjam pakai pada tahun 2018, menurutnya pihak DPRD Kota Cirebon tidak tahu menahu, hubungan antara pemkot dengan UGJ.

“Pada saat kita terima permohonan hibah, kita lakukan pembahasan. Namun berdasarkan ketentuan, peraturan perundang – undangan terkait pengelolaan barang milik negara maupun daerah, dengan sangat menyesal kami belum bisa memenuhi permohonan hibah tersebut,” paparnya.

Sedangkan terkait sewa menyewa ataupun pinjem pakai menurut Dani, pihak DPRD tidak mempunyai kewenangan terkait setuju atau tidak setuju. Menurutnya fungsi DPRD hanya sebatas regulasi, fungsi bugeting dan pengawasan.

“Jadi pada teknis kerjasama, kami DPRD tidak begitu tahu. Karena regulasinya tidak mengatur itu. Makanya kita meminta supaya kerjasama itu dirubah, dari pinjam pakai menjadi sewa,” terangnya.

Terkait tidak adanya perwakilan dari pemerintah kota Cirebon yang hadir dalam audensi tersebut, menurut Dani, yang diminta klarifikasi oleh Forkopimmas perihal persoalan UGJ tersebut adalah DPRD. Sehingga hanya DPRD saja yang hadir.

“Mereka kan hanya meminta klarifikasi, bener gak DPRD masuk angin. Kan cuma itu. Terus apa fungsi dewan, apakah sudah dilaksanakan atau tidak. Jadi selama yang diminta klarifikasi adalah kami, maka kami yang hadir gitu,” pungkasnya. (Sendi)