0

Suara Indonesia News – Konawe. Agenda pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Konawe bakal digelar Senin (31/10). jumlah keseluruhan peserta sebanyak 468 orang dan bersaing menjadi pemimpin di 168 desa.

168 kades terpilih nantinya bakal kembali dilantik oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa. Namun sebelum diambil sumpahnya untuk menjadi pemimpin di desa masing-masing, para kades terpilih itu diwacanakan untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Sekolah Polisi Negeri (SPN) Anggotoa.

Hal ini di sampaikan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dihadapan para calon kepala desa (cakades) saat penandatanganan deklarasi damai pilkades, Senin (24/10) lalu, di kantor pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe. Menurut Bupati Konawe dua periode itu, tentunya tidak semua kades memiliki pengetahuan yang sama. Terlebih, mengenai pengelolaan keuangan desa yang nantinya menjadi tanggung jawab kades terpilih.

“Siap-siap kades terpilih kita gembleng di SPN Anggotoa. Pokoknya habis disitu kalian pelatihan, disitu juga saya langsung lantik,” ujar Kery Saiful Konggoasa.

Kery Saiful Konggoasa menyebut, masalah keuangan menjadi hal penting yang mesti dipahami oleh kades. Apalagi, setiap tahunnya pemerintah desa (pemdes) mendapat suntikan dana yang terbilang fantastis dari pemerintah. Baik itu Dana Desa (DD) yang ditransfer pemerintah pusat, ataupun Alokasi Dana Desa (ADD) yang diporsikan setiap tahunnya oleh pemerintah daerah (pemda). Mantan Ketua DPRD Konawe itu sesumbar, jika seorang kades tidak mempunyai mental yang bagus dalam mengelola duit negara tersebut, maka kemungkinan besar bisa terjadi penyalahgunaan penggunaan keuangan desa.

“Makanya saya mau ikutkan mereka bimtek di SPN Anggotoa. Nanti disitu diberi pelatihan oleh pihak pemkab Konawe serta TNI/Polri. Sebab jangan sampai ini anggaran di desa mereka pakai untuk memperkaya diri. Saya harap jangan ada kades yang seperti itu,” imbuh Kery Saiful Konggoasa. (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe.  Layanan hotline 110 diluncurkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2021 lalu untuk merespon cepat segala aduan masyarakat kepada aparat kepolisian, terutama terkait tindak kejahatan.

Kapolres Lhokseumawe Akbp. Henki Ismanto, S.I.K. mengatakan, layanan kepolisian 110 itu merupakan program prioritas presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan dari Kapolri agar masyarakat bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan dari kepolisian.

“Hotline 110 merupakan upaya untuk mempermudah akses masyarakat dan mempercepat respon Polri ketika dibutuhkan masyarakat. Bagi masyarakat yang butuh layanan polisi silakan gunakan hotline yang sudah disediakan,” kata Henki, dalam keterangannya, 28 Oktober 2022.

Henki berharap, hotline 110 ini dapat membuat masyarakat benar-benar merasakan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan sharing informasi. Hotline ini juga dapat digunakan apabila masyarakat melihat, mengalami, atau mengetahui adanya peristiwa tindak pidana.

“Tujuan hotline ini agar masyarakat mudah saat membutuhkan informasi atau membagi informasi. Begitu juga saat mengalami tindak kejahatan, silakan gunakan hotline tersebut untuk melapor ke polisi,” demikian, kata Henki Ismanto.

Layanan hotline ini berlaku 1 kali 24 jam dan berlaku nasional. Saat masyarakat butuh, maka otomatis akan diarahkan ke kantor kepolisian terdekat. (zal)

0

Suara Indonesia News – Duri. Hen (49) Tahun ditemukan warga dalam keadaan sudah meninggal di dalam mobil Suzuki Carry Pick Up warna hitam Nopol BM 8418 DM di Jalan Aripin.K RT.06 RW.01 Km. 58 Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.

Jenazah Hen saat ditemukan warga sudah gosong akibat luka bakar di duga terjebak dalam mobil Suzuki yang di kendarai nya terbakar, pada Kamis 27 Oktober 2022 diketahui pukul 05.00 Wib.

Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijadmiko melalui Kasatreskrim M. Reza mebeberkan kronologis kejadian kepada Suara Indonesia News.com pada 28 Oktober 2022.

Dikatakan Reza, pada Kamis (27/10/2022) sekira pukul 05.00 Wib ada warga sedang melintas di Jalan Aripin.K RT.06 RW.01 Km. 58 Desa Tasik Serai Timur melihat ada mobil yang terbakar.

“Warga ini memberitahukan kepada warga lain yang kebetulan berada di Mesjid Al- Iklas bahwa ada mobil terbakar dan didalam ada orang yang ikut terbakar,” sebut Reza.

Selanjutnya warga yang baru selesai sholat subuh langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Diteruskan Reza, seorang warga bernama Sam menghubungi Kepala Desa Tasik Serai Timur Erwin Siahaan, datang ke lokasi kejadian bersama warga lainnya, kemudian Kades memberitahukan kepada Bhabinkamtibmas dan Personil Piket Mako SPKT Polsek Pinggir.

Tidak lama kemudian sekira pukul 09.00 wib Kapolsek Pinggir KOMPOL Ade Zaldi, SIK, Kanit Reskrim IPTU Gogor Ristanto, S.Tr.K bersama Piket SPKT dan piket Fungsi dan Bhabhinkamtibmas Desa Tasik Serai Timur tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

Dilokasi kejadian ditemukan 1 (satu) unit mobil  Suzuki Carry Pick Up warna Hitam Nopol BM 8418 DM dengan kondisi telah terbakar didalamnya terdapat 1 (satu) orang korban telah meninggal dunia dengan kondisi luka bakar  sudah hangus seluruh badan (bagian kepala tengadah kebelakang/tersandar ke dinding kabin depan kemudi), kaca depan mobil sudah pecah.

Dijelaskan Reza, berdasarkan keterangan Istri Korban bahwa suaminya (Hen) keluar dari rumah pada hari Rabu (26/10/2022) pukul 08.00 WIB dengan tujuan belanja pupuk di Kota Duri dan keperluan lain.

Setelah itu seharian tidak pulang, dan selanjutnya malam hari sekira pukul 23.00 WIB malam ada menelpon  dan korban mengatakan masih di Duri.

Nanti ada yang mau merental mobil pribadi korban, istrinya tidak tahu siapa yang merental mobilnya tersebut dan tahu-tahunya di pagi hari sudah mendapat kabar bahwasanya mobil lain yang ada dibawa korban sekembali dari Kota Duri, yakni Mobil Suzuki Carry warna Hitam BM 8418 DM sudah ditemukan dalam keadaan terbakar.

Sekira pukul 10.30 WIB Ambulans Puskesmas Serai Wangi tiba di lokasi selanjutnya pukul 11.00 wib dilakukan  evakuasi jenazah untuk dibawa ke rumah Korban yang berada di Jl. Jalan Aripin.K RT.06 RW.01 Km. 58 Desa Tasik Serai Timur Kec. Talang Muandau Kab. Bengkalis.

Kapolsek Pinggir KOMPOL Ade Zaldi, SIK menyarankan untuk dilakukan Autopsi namun pihak keluarga menolak dengan membuat pernyataan.

Selanjutnya jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga guna dikuburkan. tutur Reza.

Kapolres Bengkalis Indra Wijadmiko saat dihubungi menyampaikan akan mengembangkan kejadian ini.

“Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan tim laboratorium forensik Polda Riau. Tim forensik Polda Riau akan membantu mencari penyebab terbakarnya mobil tersebut, apakah benar-benar terbakar atau dibakar,” pungkasnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Bali. Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono memimpin kegiatan tactical floor game (TFG) untuk menyusun taktik dan strategi yang akan diterapkan pelaksanaan pengamanan KTT G20 di Bali. Kegiatan TFG ini dilaksanakan di Gedung Perkasa Raga Garwita, Polda Bali, Kamis, (27/10/2022).

Dalam pelaksanaan kegiatan TFG ini dihadiri oleh Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Asops Kapolri Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, serta pejabat utama Mabes Polri dan pejabat operasi pada Polda Bali yang ikut mendampingi kunjungan Wakapolri dalam rangka kesiapan Polri dalam KTT G-20

“TFG juga dapat digunakan sebagai wahana koordinasi dalam perencanaan operasi agar masing-masing Satgas mengetahui peran dan fungsinya untuk menyukseskan dan mendukung berjalannya kegiatan G20,” kata Wakapolri dalam keterangan tertulisnya.

Wakapolri juga mengatakan bahwa kegiatan TFG ini sangatlah penting dilakukan guna memantapkan kesiapan para unsur yang terlibat dalam rangka mengamankan event KTT G20 yang akan dilaksanakan di Bali pada Bulan November mendatang.

“Hal ini merupakan tahapan dengan prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan dalam menjalankan latihan secara bertingkat dan berlanjut dari tahapan sebelumnya. Oleh sebab itu, saya berharap pada kegiatan ini kita bisa menemukan hal-hal yang selama ini belum diprediksi, sehingga kita dapat mengantisipasinya dan lebih matang dalam menghadapi kegiatan TFG tingkat selanjutnya,” ujarnya Wakapolri

Kapolda Bali menyebutkan bahwa TFG kali ini merupakan bagian dari saran dan masukan terkait dengan TFG yang sebelumnya dilaksanakan di Gedung PRG, Mapolda Bali dengan tambahan situasi dinamis saat pergerakan anggota yang sedang bertugas maupun pergerakan delegasi pada saat KTT G20

“Pada Tactical Floor Game yang kedua ini bertujuan untuk mengetahui detail tentang pelaksanaan pengamanan baik Ring 1, 2 dan 3, yang mungkin pada pelaksanaan nya akan bergerak dinamis namun sekiranya dengan perencanaan awal ini maka pelaksanaannya pun tidak akan jauh berubah walaupun pada saat event KTT G20 situasinya akan dinamis,” kata Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu menyampaikan bahwa mengingat begitu pentingnya kegiatan TFG ini, maka diperlukan keseriusan dan semangat yang tinggi dari seluruh personel Satgas Pamwil, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik sesuai harapan

“Polda Bali yang tergabung dalam satgas Pamwil Bali bersama anggota yang BKO dari Mabes Polri dan beberapa Polda terdekat terus berupaya menyukseskan acara tersebut, dengan terus berkoordinasi dan berkolaborisasi bersama stakeholder yang ada di Provinsi Bali dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kabid Humas. (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan pengarahan dalam Pelantikan Pejabat Eselon II yaitu Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus) Andi Herman, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Dr. Made Suarnawan, dan Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Hendro Dewanto, S.H., M.H., dan Pj. Kepala Biro Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Ari Hastuti, S.E., S.H., bertempat di gedung Kartika Jaksa Agung RI, Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022).

Dalam pengarahannya, Jaksa Agung menyampaikan saat ini dunia penegakan hukum tengah mengalami ujian kredibilitas dan berbagai cobaan, begitu banyak fenomena yang telah mengukir persepsi buruk masyarakat terhadap para aparat penegak hukum. Oleh karenanya, berbagai cobaan penegakan hukum dapat dijadikan pembelajaran dan bahan intropeksi diri sehingga kita dijauhkan dari hal-hal yang mengganggu penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan. Mari kita senantiasa tawakal dan berdoa untuk menjadikan penegakan hukum di negeri ini semakin baik. Lalu kita juga patut bersyukur meski ranah penegakan hukum sedang digoncang oleh krisis kepercayaan masyarakat, lembaga Kejaksaan masih menempati urutan pertama sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat.

Jaksa Agung mengatakan Kejaksaan harus senantiasa menjadi wajah penegakan hukum Indonesia, peran sentral kita diharapkan dapat menjaga kewibawaan pemerintah dikala buramnya potret penegakan hukum saat ini. Kejaksaan yang mempunyai fungsi sentral dalam penegakan hukum juga tidak terlepas dari berbagai sorotan, kritikan, dan masukan masyarakat di media sosial. Untuk itu, tunjukkan bahwa anda bekerja senantiasa berkinerja untuk Negara, Bangsa dan Masyarakat. Lakukan penegakan hukum humanis dan berintegritas.

“Lalu untuk terus menjaga dan meningkatkan public trust di masyarakat, saya minta kepada para pejabat baru agar mencermati, mempedomani dan melaksanakan Surat Jaksa Agung tentang Mempertahankan Kepercayaan masyarakat,” ujar Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung menyampaikan selamat kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II di Lingkungan Kejaksaan Agung yang baru saja dilantik. Sematkan peranan penting pimpinan dalam pelaksanaan tugas baru saudara melalui komitmen yang tinggi untuk menuntun dan memberi motivasi bagi jajarannya agar bergerak secara cepat, kreatif, inovatif, dan profesional dalam melakukan peningkatan kualitas organisasi.

“Ingat, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menjadi suri tauladan serta mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral kepada jajarannya,” terangnya Jaksa Agung.

Jaksa Agung berharap kepada pejabat baru, untuk berkoordinasi dengan pejabat lama, khususnya terkait pola kerja dan managerial positif yang pernah dilaksanakan oleh pejabat lama. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah saudara dalam melakukan adaptasi dan konsolidasi situasi kondisi daerah penugasan masing-masing.

Disamping itu, tanpa melupakan kontribusi dari pejabat lama, Jaksa Agung juga turut mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian saudara selama ini. Jaksa Agung mengatakan bahwa kiprah saudara telah memberikan dampak positif bagi institusi, dan berharap raihan tersebut dapat saudara terapkan di tempat baru sehingga perubahan baik pada institusi Kejaksaan akan terlaksana dalam setiap lini secara simultan.

Pelantikan Pejabat Eselon II dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang dihadiri secara langsung oleh Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kejaksaan Agung dan melalui zoom oleh Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.  (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Puluhan warga antusias mengikuti pengobatan gratis yang dilaksanakan Polres Lhokseumawe dalam rangka menyambut HUT ke 71 Humas Polri Tahun 2022 yang berlangsung di terminal Tipe C di jalan Pase, Desa Keude Aceh, Kota Lhokseumawe, Kamis, (27/10/ 2022) pagi.

Kegiatan layanan kesehatan masyarakat ini dilaksanakan Urkes Polres Lhokseumawe yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe.

Ramlan salah satu warga yang berkerja sebagai supir di Lokasi terminal tersebut memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Polres Lhokseumawe yang melaksanakan pengobatan gratis terhadap warga khusus para supir di terminal ini.

” Saya supir terima kasih atas kepeduliannya, dan Alhamdulillah sudah ada obat dan insyallah akan membuat saya lebih baik dan dapat beraktivitas seperti biasa membawa penumpang”, ujar Ramlan kepada awak media

Pengobatan gratis, Lanjut Ramlan, yang dilaksanakan Polri di sini cukup sangat membantu bagi kami masyarakat ini yang kondisinya kurang sehat.

Harapannya ke depan untuk kegiatan-kegiatan Polri seperti pengobatan gratis terhadap masyarakat di sini terus dilaksanakan sehingga kita sama-sama bisa lebih sehat” pungkas Ramlan. (zal)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Desa Cibuntu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Desa ini merupakan hasil Desa Pemekaran dari Desa Sumurugul, sedangkan nama Cibuntu diambil dari sebuah sumber mata air yang buntu diantara Kampung Desa Raharja dan Kampung Desa Cibuntu. Desa Cibuntu memiliki dua buah dusun, tiga RW dan Sembilan RT.

Desa Cibuntu mempunyai luas wilayah sebesar 124,25 Ha. Desa Cibuntu merupakan desa yang  berbukit dengan ketinggian ± 650 meter diatas permukaan laut. Oleh karena itu, Desa Cibuntu bersuhu sejuk antara 23 – 30 oC. Masyarakat Desa Cibuntu bermata pencaharian utama sebagai buruh tani, petani, dan peternak. Mayoritas agama yang dianut oleh masyarakat Desa Cibuntu adalah Agama Islam. Sehingga, Desa cibuntu memiliki Daya Tarik Tersendiri untuk dijadikan Desa Wisatata.

Kepala Desa Cibuntu Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta Jawa Barat Ikhwanudin, menerim Piagam Penghargaan di acara Gempungan Bupati Purwakarta. Rabu ( 26/10/2022).

Piagam Penghargaan di berikan kepada Desa Wisata Kampung Bojong Honje Desa Cibuntu sebagai bentuk apresiasi dari Bupati  Purwakarta Anne Ratna Mustika atas perkembangan Desa Wisata di Purwakarta.

Gempungan kali ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Kang Uu,bertempat di halaman Desa Pasanggrahan Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta. (fuljo/Crist)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Sejak beberapa waktu lalu PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) mempunyai komitmen Secara umum bila jurnalis dihalang-halangi dalam melaksanakan tugas jurnalistik atau mengalami permasalahan terkait tugas jurnalistiknya, seyogyanya organisasi jurnalis yang bersangkutan melakukan pembelaan secara profesional proporsional.

Namun bila jurnalis mendapatkan perlakuan kekerasan saat melaksanakan tugas jurnalistik dengan benar, maka menjadi permasalahan bersama semua jurnalis/organisasi jurnalis/pers. Dan semua jurnalis/organisasi jurnalis wajib melakukan pembelaan secara profesional proporsional.

Seringkali kita mengetahui dari berbagai saluran informasi/sumber, seorang “Jurnalis/wartawan” mendapatkan perlakuan kekerasan. Dalam hal demikian PJI tidak akan mungkin langsung melakukan pembelaan “membabi buta” sebelum mendapatkan info jelas bahwa yang bersangkutan benar benar ‘jurnalis/wartawan’ sebagaimana diamanatkan dalam UU Pers (Undang undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers), menjalankan KEJ (Kode Etik Jurnalistik) dan mematuhi Peraturan/Aturan Dewan Pers, serta kekerasan yang didapatkannya patut diduga akibat yang bersangkutan melaksanakan kegiatan jurnalistiknya dengan benar.

Organisasi wartawan yang bersangkutanlah yang seharusnya paling bertanggung-jawab melakukan pembelaan terhadap anggotanya yang mengalami permasalahan. Disinilah perlunya semua jurnalis/wartawan berorganisasi sebagaimana diamanatkan dalam UU Pers. Tentukan organisasi wartawan yang sah dan mendapat pengakuan Dewan Pers, serta menurut penilaian kita menjalankan tugas kewajibannya secara benar dan benar benar melakukan pembelaan terhadap anggotanya secara professional proporsional serta amanah.

Beberapa kali PJI melakukan pembelaan professional proporsional terhadap jurnalis yang bahkan bukan anggota PJI. Pembunuhan Pemimpin Redaksi LasserNewsToday Mara Salem Harahap di Karang Anyer Simalungun Sumatera Utara (16/6/2021), penyiraman air keras terhadap Pemimpin Redaksi media online JelajahPerkara.com Persada Bhayangkara Sembiring   (25/7/2021), persekusi terhadap jurnalis Tempo Nurhadi (27/3/21) dan lain-lain. Dalam permasalahan itu PJI intens melakukan “penekanan” terhadap pihak-pihak yang berkompeten untuk melakukan tindakan hukum tegas.

Namun kita yang benar-benar melakukan kegiatan jurnalistik sebenarnya pasti juga mengetahui, di lapangan banyak yang mengaku aku “Wartawan/Jurnalis” hanya dengan berbekal ID card atau kartu wartawan atau surat tugas dan berbagai atribut lain yang dikeluarkan oleh media tertentu yang cenderung “tidak jelas”. Pimpinan medianya/Pemimpin redaksinya/Penanggung jawab redaksinya juga cenderung “tidak jelas”, bahkan kita ketahui tidak pernah berprofesi sebagai wartawan sebenarnya. Medianyapun banyak yang tidak memenuhi persyaratan UU Pers. KEJ “diinjak-injak”, terlebih Peraturan/Aturan Dewan Pers, dinisbikan. Ini realita. Dewan Pers menyebutnya sebagai wartawan abal-abal.

Wartawan abal abal ini bukan mencari berita dan tidak pernah memberitakan. Mereka tidak melakukan kegiatan jurnalistik yang sebenarnya. Tujuannya hanya cari “duit kecil” dengan cara yang sangat jauh dari ‘terhormat’ bahkan memalukan dan dengan mendompleng atribut jurnalis. Sebagian bahkan “dompleng sana dompleng sini” untuk tujuan melakukan perbuatan kriminal pemerasan. Tipe tipe ini bagi saya, “sampah”. Mengotori tugas mulia jurnalis/wartawan. Apakah terhadap “sampah” seperti ini PJI melakukan pembelaan?! Jelas tidak.

Demi mempertahankan nilai kehormatan jurnalis/wartawan yang sebenarnya, semua rekan seyogyanya saling mengingatkan bahkan memproteksi bila menemukan wartawan abal-abal. Jangan hanya “masa bodoh”. Reformasi 1998 harus tuntas dan menghasilkan jurnalis kritis, handal namun tetap bertanggung jawab. Dan khusus tentang jurnalis anggota PJI, dapat diinformasikan ke hotline 081 330 222 442.

Penulis : Hartanto Boechori.

Wartawan Utama/Ketua Umum PJI.