0

Suara Indonesia News – Tulangbawang, Lampung. Kempo adalah Salah Satu Seni Bela Diri yang ada di Indonesia, sekarang dalam wadah Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi), Anggota persatuan Kempo indonesia wilayah tulang bawang “Hepina” akan mengikuti Kejuaraan Kempo tingkat Provinsi yang akan digelar Desember 2022 nanti.

Dalam pantauan media, Herpina sedang melakukan latihan di BMW Sport Center Tulang Bawang bersama dengan anggota perkemi tulang bawang.

Dimintai keterangan seusai latihan, Herpina menjelaskan bahwa, ia melakukan latihan Beladiri kempo bersama teman yang dilatih Senpai Candra guru Kempo Tulang bawang, hal ini guna untuk persiapan Menghadapi pergelaran Kempo ditingkat provinsi mendatang.

“Latihan ini untuk persiapan Pergelaran Kejuaraan kempo di bulan desember nanti, mudah-mudahan tak ada rintangan sampai pada hari pergelaran nanti,” Jelas Herpina dilokasi latihan BMW Sport Center pada rabu (14-09-2022) kemarin.

Sa,at ditanyai awak media, apa saja persiapan kedepan yang dipersiapkan dari sekarang ? Herpina yang Nota benenya juga Wartawati Ketua FPII Tulang Bawang Itu Mengatakan, sa,at ini Ia juga Mempersiapkan Agar Berat Badan bisa Lebih berat.

“Dari sekarang saya juga fokus untuk memberatkan tubuh, bila tubuh kurang berat maka secara Otomatis tidak bisa mengikuti Kejuaraan kempo pada kelas 50 Kg, sedangkan untuk sementara ini berat badan 44 Kg,” kata Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Tulang bawang Itu.

Sementara, Senpai Candra (guru kempo tulang bawang) dikonfirmasi terkait Pergelaran Kempo tingkat Provinsi, Ia membenarkan akan adanya pergelaran tersebut.

“Pada bulan Desember nanti akan diadakan pertandingan Kempo tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) tingkat provinsi, salah satu dari tulang bawang yang akan mengikuti kejuaraan ya’ Hepina,” Ujar Senpai Candra.

Diketahui, pada tahun 2016 Herpina meraih penghargaan Peringkat ke III kejuaran kempo yang diselenggarakan GMP, pada tahun 2017 Menyandang Penghargaan Peringkat ke III di Pekan Olah Raga Provinsi Lampung.

” Semoga saja dari tulang bawang akan tampil baik pada kejuaraan nanti dengan harapan mendapatkan juara mengharumkan nama Tulang bawang, dan Mudah-mudahan harapan Herpina Terkabulkan untuk menyabet kembali Penghargaan pada laga kejuaraan Kempo yang di gelar di provinsi Lampung mendatang,” Pungkas Sinpai Candra. (Sifa)

0

Suara Indonesia News –  Riau. Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Provinsi Riau, Rabu pagi, (14/9/2022) sambangi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau. Kehadiran SPI Riau untuk bersilaturahmi dan audensi terkait permasalahan banyaknya penangkapan  narkoba di Provinsi Riau akhir – akhir ini. Pertemuan berlangsung, di Kantor BNN Riau Jalan Pepaya Pekanbaru.

Silaturahmi dan audensi yang kami lakukan sebagai bentuk keprihatinan  terhadap banyaknya penangkapan para pelaku pengedar narkotika di Bumi Melayu Riau. Demikian disampaikan Ketua sahabat polisi Indonesia DPW Riau, Rocky Ramadani yang didampingi pengurus.

Rocky menjelaskan  baru-baru ini, telah terjadi penangkapan peredaran narkoba diberbagai wilayah Kabupaten/Kota diantaranya  taman narkoba yang berada ditengah kebun kelapa sawit Rokan Hilir.

Kemudian di Kabupaten Bengkalis, Polda Riau telah menggagalkan peredaran  narkoba lewat jalur laut yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia sebanyak 40 kg, belum lagi daerah lain.

Tambahnya Riau merupakan daerah yang rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba jaringan internasional. Ada banyak pelabuhan tikus digaris pantai disepanjang Pesisir Riau.

Lebih lanjut rocky menyampaikan bahwa kejadian penyelundupan narkoba jaringan international ini kan sudah berulang kali terjadi, kita masih bersyukur berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian dan BNN.

“Saya berharap kepada pemerintah, aparat penegak hukum dan stakeholder terkait untuk segera duduk bersama dalam membahas solusi tentang pencegahan narkoba di Bumi Lancang kuning ini,” Tutup Rocky. (RC)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri. Salah satu nelayan Desa Mantang Lama Sulaiman 52 th warga Desa Mantang Lama RT 02 RW 01 Kecamatan Mantang di kabarkan hilang setelah jatuh dari pompong saat hendak pulang dari melaut bersama dua orang sanak saudaranya, Selasa (14/9/22)

Dari keterangan adik kandung korban Jaidi membenarkan bahwa abang kandungnya jatuh dari pompong saat pulang dari laut di perairan pulau hantu sekitar pukul 19 : 20 wib. Kejadian ini kita dapat dari saudara saya yang kebetulan satu pompong sama korban.

Menyikapi hal tersebut kita langsung menghubungi Kapolsubsektor Mantang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Poskamla untuk meminta bantuan.

Sedangkan beberapa warga langsung menuju tempat kejadian sebutnya”

Pencarian pun dilakukan sampai pukul 00 : 15 dini hari, namun korban belum ditemukan.

Menyikapi angin kencang serta ombak kuat pencarian dihentikan dan dilanjutkan besok pagi, sebut Kapolsebsektor Mantang IPTU Zulkarnain. (OBET)

0

Suara Indonesia News – Rote Ndao. Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao, mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Warga Desa Kuli dan Pihak BNPB Kabupaten Rote Ndao yang berlangsung diruang sidang Komisi A DPRD Rote Ndao bahas tentang  Bantuan  Korban Bencana Seroja di desa Kuli. Selasa (13/9/2022).

dalam kesempatan itu,  Frans Messakh  warga Desa kuli yang terdampak seroja  menjelaskan saat RDP Bahwa masalah Seroja  diwilayah itu waktu pendataan didesa  di dalam daftar ada 233 nama termasuk ada fasilitas pemerintah di dalamnya.

Namun sebagaian warga terdampak tidak terdata, buktinya ada NIK tapi pake nama orang lain, hal tersebut dalam  lampiran SK Bupati Rote Ndao ternyata dari 233 terdampak,  sedangkan  115 nama saja yang ada di SK Bupati.

Lalu kurang lebih 86 nama takada dalam  SK Bupati, oleh karena  itu merasa tidak puas, berharap penjelasan BPBD dan Pemerintah Desa, karena masyarakat tidak mencari persoalan, tapi untuk  membenahi, Secara professional.

“Saya sendiri sudah bertemu dengan  kepala Bencana dan kita sudah shering banyak menyangkut dengan usulan kedua tetapi saya berpikir bahwa ini bukan untuk saya sendiri, tetapi untuk 86 orang agar bisa mendengar penjelasan,” tegasnya.

Pihaknya  bertanya ke kabupaten agar nama warga  di jamin oleh pemerintah agar bisa diakomodir atau tidak.

Jika bisa masuk ke SK Bupati seperti yang lainnya, jika bisa, kapan masyarakat jangan menunggu dalam ketidakpastian.

lebih lanjut kata dia, Dalam perjalanan sudah di cocokkan biodata ada  86 nama ini dengan Lampiran SK Bupati dan ternyata ada keganjalan.

waktu pencairan pihak bank, bahwa  86 nama ini tidak terdapat di SK, tapi anehnya NIK kami ada sehingga bank tidak melakukan pencairan.

oleh karena itu, warga  bertanya apakah SK Bupati bisa di rubah atau tidak, karena di SK Bupati ini ada nomor,nama, alamat rumah,KK,NIK tingkat kerusakan dan nominal uang, ada sebagian nama bisa dimasukan padahal mereka bukan korban seroja.

“Kalau bisa di rubah, harus di rubah dan di keluarkan nama nya, kalau tidak bisa di rubah maka NIK yang ada di SK jangan di keluarkan, karena kami juga korban hanya nama yang tidak keluar  tapi NIK Kami yang ada, Dari 86 nama korban tapi tidak ada di SK Bupati.

ia merincihkan 6 orang yang NIK nya ada tapi namanya tidak ada dalam SK Bupati Rote Ndao  yaitu; Frans Mesakh,Martinus Adu,Yosias Nalle,Semuel Mbado,Bertolens Adu,Tobias Anabokai.

Sementara, namanya ada tapi pakai NIK orang lain yaitu; Anton Dillak,Osias Thine,Gabriel A. Messakh,- Stefanus Tambaru, Elianis Dillak,Juliana Loloin. ” Urayan Warga Desa Kuli Frans Messakh.

Feky Mikael Bulan Ketua Komisi A bersama Wakilnya Ardianus Pandi Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao mengatakan Ada 4 hal yang menjadi persoalan di sejumlah 86 peta beberapa ada yang terdata nama tetapi dalam SK Bupati ada beberapa persoalan.

Baik itu terkait dengan NIK, nama yang belum terdaftar di SK Bupati nanti tolong di jelaskan kepada kita karena fakta yang terjadi seperti itu bisa di jelaskan bagaimana hal ini bisa terjadi kok, bisa namanya orang lain dan NIK nya orang lain

berharap urus dengan baik, lalu  kenapa tidak di urus ? karena bisa juga nama bisa salah, tapi NIK tidak bisa salah, kalau NIK di lakukan secara online maka menentukan anda siapa.”Ungkap Feky bulan.

Sementara itu Kalap BPBD Rote Ndao, Diksel haning  mengakui adanya persoalan dikala warga  dapat musibah ,memang data penerima Seroja ini dinamis waktu data masuk ada tim yang di bentuk.

guna melakukan verifikasi dalam verifikasi lapangan,pihak BPBD diberi waktu  singkat  sehingga tidak bisa kerja maksimal, diakui data kasih dari desa tapi hasil verifikasi yang masuk ini adalah sejumlah 116 orang.

menurutnya, Dari 116 nama itu ada satu nama atas nama Riven Manafe itu sudah mendapat rumah layak huni yang sumbernya dari desa, sehingga dari nama-nama yang ada, ada kesalahan nama atau verifikasi lainnya dan ada pula  yang belum terdata itu yang di masukan lagi dalam waktu 7 hari kita setiap wilayah di berikan durasi covidnya  selama 7 hari.

BPBD kabupaten menerima hasil,  kemudian juga uji public, tapi ada data penyusup yang masuk terkait dengan data penyintas, Memang sejak dari awal bulan Agustus sampai dengan Minggu awal September pihaknya akan melakukan penyidikan kembali karena memang data dari desa ada yang tidak ada

saat ini tim telah berkeliling 11 kecamatan yang ada usulan penyintas kita perbaiki data-datanya dan sementara kami rangkum untuk naikkan ke  BNPB karna ada ruang di BNPB yang di berikan kepada  lembaganya untuk di usulkan terkait dengan apakah di realisasi atau tidak kita berharap ke BNPB.

“Waktu itu kami usul di bulan Juni pada akhir tanggal 31 Desember itu baru bantuan itu datang ada waktu yang cukup lama yang pemerintah pusat lakukan, Kita berharap dengan adanya data penyintas sekarang saat di tetapkan dengan SK bupati dan di review oleh BNPB kita berharap supaya di bantu karena ada ruang yang di siapkan tegasnya.

Walupun itu, hanya melalui informasi tetapi BNPB dari provinsi dan kabupaten juga ada dan semua mengikuti usulan data penyintas ini.

Data penyintas di Rote ini hampir seribu lebih, ada beberapa yang ikut karena di dalam 1 rumah itu mereka usul semua orang yang ada di dalam rumah. Dan data penyintas ini memang terakhir itu seribu sembilan ratus lebih dan stafnya  cek ke lapangan ternyata ada yang dobel terima karena dalam 1 rumah semua nama keluarga di usulkan.

ia berharap agar warga bersabar, pihaknya   acuhkan tahap kedua karena datanya juga valid dari desa sehingga kami mohon waktu nanti untuk kami bisa usahakan tahap 2 ini.

Target kami nanti sebelum akhir September data kami sudah kirim minimal bisa di bantu karena sifatnya lebih banyak kompensasi karena masyarakat sudah perbaiki.

Sehingga banyak kompensasi anggaran yang keluar dan memang ada ruang untuk bisa membantu kami dan masalah NIK ini kami akan urus supaya tidak ada masalah lagi.”Janji Diksel

Masih lanjut Diksel haning Karena NIK ini masalah interen desa yang harus selesaikan kalau kami di kabupaten kami hanya menerima saja karena ini internal.

Di desa-desa lain kalau ada kesalahan langsung di perbaiki memang saat kita berangkat dari arah barat sampai di lobalain ada sekitar 2 atau3 desa saja dan yang lain tidak ada masalah.

Dan ketika saya cek kembali memang untuk desa kuli dan beberapa desa itu belum ada KK kesalahan ini timbul karen waktu itu pengambilan NIK tidak dari KTP tapi dari KK.

Maka demikian  saya pikir persoalan ini di kembalikan ke desa karena kita sudah melangkah jauh dan kita saling mencari jalan keluar.Jelas Diksel haning.

Kepala Desa Kuli, Junus O Dillak pihak  desa mengusulkan ada 233 nama yang terdampak Seroja  itu ada fasilitas umum juga di dalam ada gereja, 1 tempat wisata, ada bendungan kita usulkan itu umum.kata Junus Dillak dengan singkat.

Reporter : Dance henukh.

0

Suara Indonesia News – Duri. Loncing program ketahanan pangan Kepala Staf Angkatan Darat bersama Forkopimda se Provinsi Riau. Kerjasama ini terjalin antara TNI angkatan darat serta PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan Poktan suku Sakai di wilayah kodim 1 / BB.

Acara di laksanakan di Desa Kasumbu Ampai, kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Rabu, 14 September 2022.

Hadir dalam acara. Jendral TNI Dr, Dudung Abdurachman, SE, MM, Danrem, Dandim Bupati Bengkalis, Dirut PT PHR serta tokoh masyarakat suku sakaii

Jendral Dudung datang menggunakan Helikopter PK – RGH milik TNI angkatan darat. Mendarat di lokasi acara Desa Kasumbu Ambai.

Kehadiran Jendral ini disambut dengan Tari Poang tari khas suku Sakai di sebut juga dengan tari perang yang melambangkan kearifan lokal dalam menyambut tamu atau panglima perang.

Dalam sambutannya Jendral Dudung menyampaikan, satu hal yang perlu di ingat bahwa salah satu ancaman non militer di masa depan akan banyak memberi tekanan Kepada survivability suara bangsa yaitu ketahanan pangan.

“TNI mendukung penuh program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan termasuk yang telah dikerjakan di kabupaten Bengkalis saat ini. Hal ini sebagai komitmen bersama semua pihak dalam menjamin ketersediaan cadangan pangan nasional. Serta memberi kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan ekonomi secara menyeluruh,” sebut KASAD.

Selain itu, sambung KASAD, bentuk dukungan TNI-AD dalam ketahanan pangan yaitu berupa kebijakan yang disampaikan kepada satuan jajaran TNI-AD agar memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan yang produktif milik satuan atau bekerjasama dengan masyrakat dan pihak lain.

“Untuk itu, selaku Kepala Staf Angkatan Darat atau pribadi, saya mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah ikut berperan mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Khusus nya kepada PT. PHR Duri yang telah menyediakan lahan cukup luas untuk di manfaatkan dengan komoditi tanaman pangan jenis jagung,” tutur KASAD.

Ketahanan pangan adalah aspek penting yang harus di kelola dengan baik. Kegagalan dalam menyiapkan sektor pangan dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi suatu negara. Menyadari hal tersebut, berbagai negara di dunia termasuk Indonesia melakukan antisipasi melalui perwujudan 4 pilar ketahanan pangan yang meliputi ketersediaan pangan, cadangan pangan, keanekaragaman konsumsi dan keamanan pangan serta pencegahan penanggulangan rawan pangan.

“Saya yakin bila semua itu dikerjakan dengan tulus dan sungguh-sungguh serta didukung segenap komponen bangsa lainnya, ketahanan pangan kita dapat terwujud dan kesulitan rakyat dapat di atasi,” tutup Jendral Dudung. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Banda Aceh. Tim Rimueng Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menangkap dua residivis terkait tindak pidana pencurian handphone dan penadah hasil kejahatan yang terjadi di Masjid Nurul Huda, Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Senin (12/9/2022) siang.

Penangkapan dilakukan setelah diketahui handphone milik korban Selamaddin (27) sudah beralih tangan dari pelaku MR (20) warga  salah seorang penadah SMR, (21) warga Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, penangkapan pelaku utama berdasarkan keterangan dari penadah.

“Pelaku utama (MR) kita amankan dirumahnya karena melakukan pencurian telepon seluler milik masyarakat yang sedang melakukan shalat subuh di Mesjid Nurul Huda Limpok,” ujar Kompol Ryan.

Dijelaskan Ryan, pelaku meluncurkan aksinya melakukan pencurian sa’at korban melakukan shalat subuh.

Mantan Kasatreskrim Polres Aceh Tamiang ini mengatakan, awal kejadiannya pada hari Selasa (6/9/2022) lalu, sekitar jam 02.00 WIB korban Selamaddin melakukan pengisian daya baterai HP merk Samsung Galaxy A71 miliknya di dalam kamar di lantai atas Mesjid Nurul Huda.

Lalu, pada saat korban terbangun pada pukul 05.00 WIB untuk melaksanakan Shalat Subuh dan melihat HP masih ada. Namun, setelah pelaksanaan shalat, korban melihat Handphone miliknya tersebut sudah tidak ada lagi (hilang), tambahnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polresta Banda Aceh.

Berbekal penyelidikan dilapangan, Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil mengamankan penadah barang hasil kejahatan di rumahnya desa Gampong Blang, Meuraxa, Banda Aceh.

“Kami mengamankan SMR di rumahnya, beserta barang bukti HP merek Samsung Galaxy A 71 milik korban. Kemudian tim mencoba melakukan penggeledahan di lokasi tersebut untuk mencari kemungkinan apakah ada barang-barang lain yang patut dicurigai dari hasil kejahatan,” sebut Kompol Ryan.

Ternyata lanjutnya, setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan dua unit laptop dengan  jenis Notebook merek Acer warna hitam dan Notebook merk Acer warna merah. Menurut pengakuan SMR, bahwa ianya mendapatkan dari pelaku MR.

“SMR pun kemudian menunjukkan rumah pelaku utama (MR) yang menjual hasil HP dan Laptop kepadanya,” tutur Kasatreskrim.

Saat petugas kami tiba dirumah,  MR pun langsung diamankan dengan memperlihatkan barang bukti hasil kejahatannya, kata Kompol Ryan.

Berdasarkan hasil introgasi, pelaku MR mengakui telah mengambil HP di lantai dua mesjid Nurul Huda milik korban Selamaddin dan dua unit laptop di dalam rumah kos yang dihuni oleh Naifa Naishira (17) di gampong Limpok, Aceh Besar, tambahnya.

Perlu dijelaskan, kedua pelaku ini merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman penjara.

“SMR pernah menjalani hukuman penjara selama 18 bulan pada tahun 2020 terkait dengan Pasal 170 ayat 2 KUHP. Sedangkan MR melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan putusan hukuman tiga tahun penjara,” ucap Kasatreskrim.

Kini, kedua pelaku kembali ditahan di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan pasal yang dijerat untuk MR yaitu Pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara serta Pasal 480 KUHP bagi SMR dengan ancaman hukuman empat tahun penjara, pungkas Kasatreskrim. (Wandy ccp)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai. Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai kembali berhasil mengamankan seorang pria atas kasus narkoba dirumah di Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjungbalai. Tersangka diamankan pada Hari Kamis lalu tanggal 8 September 2022, sekira Pukul 15.00 Wib.

Tersangka yang berinisial A Alias AB (36), Wiraswasta, warga Jalan M. Abbas Lingkungan IV Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjungbalai. Diamankan berdasarkan laporan dari masyarakat yang layak di percaya.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi SIK. MM, melalui Kasat Narkoba Polres Tanjungbalai Iptu Reynold Silalahi mengatakan kronologis penangkapannya “Hari Kamis Tanggal 8 September 2022, sekira Pukul 15.00 Wib, Personil Satres Narkoba Polres Tanjung Balai, di bawah pimpinan Kanit I dan Kanit II Satnarkoba bersama dengan opsnal melakukan penindakan terhadap kasus Narkotika dimana sebelumnya tim mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang laki-laki yang sudah di ketahui ciri-cirinya memperjual belikan narkotika jenis sabu yang berada di dalam sebuah rumah,” Katanya. (14/09-2022)

“Berdasarkan informasi tersebut tim melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan laki-laki tersebut sedang berada di dalam sebuah rumah yang terletak di Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjungbalai. Kemudian Personil Satres Narkoba yang berpakaian sipil langsung mendatangi rumah tersebut, melihat kedatangan petugas laki-laki dengan ciri-ciri yang telah diketahui A Alias AB mencoba melarikan diri dari belakang rumah dengan cara melompati jendela dan petugas berhasil mengamankannya,” Tambah Kasat.

“Selanjutnya tim Opsnal melakukan penggeledahan badan terhadap pelaku A Alias AB ditemukan di dalam kantong celananya Satu unit handphone merk Nokia dan uang senilai Rp 232.000, kemudian dilakukan penggeledahan rumah, penggeledahan rumah tersebut juga disaksikan oleh Kepling Lingkungan dan Petugas menemukan Satu kaleng rokok surya gudang garam yang didalamnya berisi Satu bungkus plastik klip transparan besar diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 19,67 gram yang dibalut dengan tissue,” Ucapnya lagi.

“Selain itu Satu ball plastik klip transparan kosong, Satu buah timbangan elektrik letaknya disamping kaleng rokok surya gudang garam yang letak keseluruhannya didapat di jendela tertutup bagian dalam rumah dan ditemukan dalam kamar pelaku berupa Dua buah plastik kecil klip transparan kosong dan Dua buah pipet runcing yang letaknya di lantai,” Jelas Kasat.

“Kemudian pelaku serta barang bukti yang disita dibawa ke Mapolres Tanjungbalai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Keterangan A Alas AB, bahwa dirinya baru bebas dari LP Tanjungbalai pada Tanggal 17 Agustus 2022, perkara memperjualbelikan narkotika Tahun 2017 di hukum 6 tahun penjara.(Residivis). Pelaku juga mengakui barang bukti yang diamankan dan disita dijendela dalam kamar tidurnya adalah miliknya,” Pungkas Iptu Reynold Silalahi mengakhiri.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka yaitu Satu bungkus plastik klip transparan besar diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 19,67 gram. Satu buah kaleng rokok surya gudang garam. Satu buah timbangan elektrik warna hitam silver. Satu lembar tissue. Satu ball plastik klip transparan kosong. Satu buah handphone Nokia warna biru. Dua buah pipet runcing dan Uang tunai sebesar Rp 232.000 serta Dua buah plastik kecil klip transparan kosong. (Taufik H)

0

Suara Indonesia News – Nias Selatan. Koramil 10/Lolowau Kodim 0213/Nias melaksanakan kegiatan komunkasi sosial (Komsos) kepada Masyarakat Lolowau dengan Thema : Generasi Muda sebagai Wira Usaha Milinium Inovatif Berwawasan Kebangsaan,

bertempat di Kantor Koramil 10/Lolowau Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Rabu (14/09/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan acara Komunikasi Sosial tersebut turut dihadiri oleh, Camat Lolowau Foanoita Halawa, Anggota Polsek Lolowau, kades Sekecamatan Lolowau, Para ketua BPD, Perwakilan perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat

Danramil 10/Lolowau Kodim 0213/Nias Kapten Arh.Suru.A N Hutapea dalam arahannya mengatakan bahwa tujuan komunikasi (Komsos) wawasan kebangsaan ini pihaknya mengajak pemuda untuk membuka usaha pertanian tanaman muda di wilayah masing -masing kelompok keluarga, contohnya tanaman jagung dan cabe.

Tambahnya Danramil menjelaskan bahwa dengan adanya usaha pertanian di masing-masing  kelompok keluarga di wilayahnya bisa mengatasi dan mengantisipasi kenaikan harga pangan di daerahnya kedepan,  hal ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,paparanya Danramil.

Camat  Lolowau Foanoita Halawa dalam sambutan dan arahannya mengatakan bahwa pelaksanaan program komukasi sosial dengan Thema : Generasi Muda sebagai Wira Usaha Milinium Inovatif Berwawasan Kebangsaan ini, pihaknya sangat mendukung untuk mengajak Pemuda Milenial  untuk membuka lahan pertanian dan bercocok tanaman Muda di wilayahnya masing-masing kelompok, hal tersebut untuk memberantas kenaikan harga pangan yang akan melambung tinggi kedepan, dan demi kesejahteraan Masyarakat, ucapnya Camat.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Yunius Waruwu mewakili  Tokoh Masyarakat yang hadir, sangat  mengucapkan terimakasih atas program komunikasi sosial dari Koramil 10/Lolowau Kodim 0213/Nias tersebut yang  mengajak Pemuda di wilayahnya untuk membuka usaha pertanian di masing-masing kelompok keluarga, hal ini untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan demi kesejahteraan Masyarakat kedepan, ucap Kades Yuniaro. (Aro Ndraha)