0

LHOKSEUMAWE, SUARA INDONESIA NEWS |  |Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lembaga pendidikan keagamaan dengan menyalurkan bantuan sembako ke Dayah Nahdlatul Ulum, Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (17/03/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Lhokseumawe AKP Faisal, S.H., Kasi Humas Salman Alfarasi, S.H., M.M., Kapolsek Syamtalira Bayu AKP Gunanto, serta personel Polsek setempat. Bantuan diterima langsung oleh pimpinan Dayah Nahdlatul Ulum, Tgk. H. M. Yusuf Ilyas.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lhokseumawe menyerahkan sejumlah bantuan berupa delapan karung beras masing-masing 25 kilogram, 10 kotak mi instan, 10 kotak minyak goreng, serta ikan teri asin untuk kebutuhan para santri di dayah tersebut.

Kapolres Lhokseumawe menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan di dayah, sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dengan para ulama dan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah wujud perhatian dan kepedulian kami kepada dayah sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam membentuk generasi yang berakhlak. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para santri,” ujar Kapolres.

Sementara itu, pimpinan Dayah Nahdlatul Ulum menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kapolres Lhokseumawe beserta jajaran.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga menjadi amal kebaikan dan mempererat hubungan antara dayah dengan pihak kepolisian,” ungkapnya.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan, serta berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. (Wandy ccp)

0

INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif di bidang peternakan.

Pada Selasa (17/3/2026), Lapas Indramayu melaksanakan perawatan kebersihan kandang serta pemberian pakan dan nutrisi bagi ayam petelur yang berada di sarana peternakan.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini melibatkan dua orang warga binaan yang dibimbing langsung oleh petugas pengawas dari staf kegiatan kerja. Fokus utama kegiatan adalah menjaga kebersihan kandang agar tetap higienis, sekaligus memastikan kebutuhan pakan dan nutrisi ayam terpenuhi secara optimal.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian yang berkelanjutan bagi warga binaan.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan ayam petelur dan meningkatkan produksi telur, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan di bidang peternakan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Berthoni.

Ia juga menambahkan bahwa perawatan kandang secara rutin menjadi faktor penting dalam menekan angka kematian ayam akibat lingkungan yang tidak bersih. Dengan kondisi kandang yang terjaga, produktivitas ternak pun dapat lebih optimal.

Lebih lanjut, Berthoni menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Lapas Indramayu terhadap program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program pembinaan yang produktif dan berdampak positif, sejalan dengan visi misi Asta Cita Presiden serta program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, didukung oleh sarana prasarana yang memadai serta pengawasan yang optimal dari petugas. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat sekitar melalui hasil produksi yang dihasilkan. (Toro)

0

TEGAL, SUARA INDONESIA NEWS |  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 56.718 penumpang menggunakan moda Kereta Api, terdiri dari 25.428 penumpang yang naik dan 31.290 penumpang turun menggunakan Kereta Api pada hari ini, Rabu (18/3). Sementara di Stasiun Tegal, penumpang naik hari ini berjumlah 2.591 dan yang turun sebanyak 5.197 penumpang. Data diambil jam 09.00 dan masih akan terus bertambah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengungkapkan bahwa pada periode masa angkutan lebaran tanggal 11-18 Maret 2026, tercatat hari ini merupakan puncak arus mudik para pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api di stasiun Tegal. Pres rilis Rabu 18 Maret 2026.

Berikut kami sampaikan 5 Stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak hari ini :

1.⁠ ⁠Stasiun Semarang Tawang sebanyak 8.370 naik dan 8.446 turun.

2.⁠ ⁠Stasiun Semarang Poncol sebanyak 8.409 naik dan 5.076 turun.

3.⁠ ⁠Stasiun Tegal sebanyak naik 2.591 dan 5.197 turun.

4.⁠ ⁠Stasiun Pekalongan sebanyak 1.965 naik dan .3.930 turun.

5.⁠ ⁠Stasiun Cepu sebanyak 705 naik dan 2.096 turun.

KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api pada periode Angkutan Lebaran 2026. Pada Masa Angkutan Lebaran ini, mulai 11 hingga 18 Maret tercatat Daop 4 Telah melayani sebanyak 372.598 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 173.538 penumpang yang naik dan 199.060 yang turun di Stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Berikut jumlah penumpang di 5 Stasiun terbanyak wilayah Daop 4 mulai 11 – 18 Maret 2026 :

1.⁠ ⁠Stasiun Semarang Tawang sebanyak 57.443 naik dan 54.676 turun.

2.⁠ ⁠Stasiun Semarang Poncol sebanyak 56.543 naik dan 31.896 turun.

3.⁠ ⁠Stasiun Tegal sebanyak 16.098 naik dan 33.419 turun.

4.⁠ ⁠Stasiun Pekalongan sebanyak  13.718 naik dan 24.147 turun.

5.⁠ ⁠Stasiun Cepu sebanyak 5.988  naik dan 12.432 turun

Selain Stasiun Tegal, stasiun lain di wilayah Daop 4 seperti stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Pekalongan, dan Cepu menjadi titik keberangkatan dengan volume penumpang yang cukup tinggi menuju berbagai kota tujuan favorit seperti Jakarta, Surabaya, Solo dan Purwokerto. Sedangkan kereta api favorit dari Stasiun Tegal adalah KA Tegal bahari, Joglosemarkerto dan Kaligung.

Sebagai langkah antisipasi ramainya puncak arus mudik KAI Daop 4 menyarankan pelanggan dapat berangkat lebih awal menuju stasiun untuk mengantisipasi terjebak kemacetan di jalan raya menuju Stasiun yang berujung terlambat sampai stasiun dan ketinggalan kereta. “Dalam menghadapi lonjakan penumpang dan memperlancar proses boarding, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau seluruh pelanggan untuk memastikan membawa identitas resmi dan tiket perjalanan guna memperlancar proses boarding,” tambah Luqman.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, KAI Daop 4 Semarang menyediakan fasilitas air minum gratis Drinking Water Station di Stasiun Semarang Tawang 4 unit, Semarang Poncol 4 unit, Tegal 1 unit. Pemalang 1 unit, Pekalongan 1 unit, Weleri 1 unit, Ngrombo 1 unit dan Cepu 1 unit.

Kemudian juga disediakan fasilitas pengering payung di Semarang Tawang, Semarang Poncol, serta Tegal , Pekalongan, Pemalang, Ngrombo, dan Cepu masing masing 1 unit.

KAI juga telah menerapkan layanan face recognition boarding gate yang memudahkan penumpang untuk naik kereta api, tanpa repot menunjukkan dokumen saat proses boarding. Di wilayah Daop 4 Semarang, stasiun yang sudah menerapkan fasilitas ini meliputi Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal dan Stasiun Pekalongan.

“Hadirnya Face Recognition Boarding Gate dan drinking water station ini merupakan wujud komitmen KAI memberi layanan lebih cepat, praktis, dan ramah lingkungan. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan cukup melakukan pemindaian wajah untuk proses boarding. Tidak hanya mempercepat antrean, teknologi ini mengurangi penggunaan kertas tiket fisik dan botol plastik,” pungkasnya. (Zaen)

0

DURI, SUARA INDONESIA NEWS | Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi jurnalis dalam mengawal narasi energi, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar silaturahmi buka puasa bersama puluhan wartawan dan pemberian santunan bagi anak yatim serta keluarga wartawan di Duri, Selasa kemaren (17/3/2026).

Kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni Ramadan, ini merupakan manifestasi kemitraan yang telah lama mengakar. Kehangatan obrolan santai antara manajemen PHR dan para insan pers menggambarkan bahwa hubungan yang terjalin telah melampaui batas hubungan antara narasumber dan pencari berita, bertumbuh menjadi sinergi strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Jika PHR berperan sebagai penggerak roda energi, maka wartawan adalah penyampai pesan yang memastikan setiap capaian bermuara pada pemahaman masyarakat.

Pertemuan di Duri ini menjadi momentum kolaborasi, sebuah orkestra kebaikan yang melibatkan doa tulus anak yatim di sela-sela perjuangan menjaga ketahanan energi nasional.

“Kita berkumpul di sore yang penuh keberkahan ini bukan sekadar untuk berbuka puasa, melainkan untuk merajut tali silaturahmi. Kami ingin memperkuat ukhuwah dalam semangat kekeluargaan. PHR sangat mengapresiasi peran dari wartawan yang selama ini turut mendukung pemberitaan positif dan mencerdaskan generasi bangsa,” ungkap Head of Relations Zona Rokan North, Hardiyanto.

Bagi PHR, jurnalis adalah pilar penting. Di balik setiap capaian PHR dalam menjaga kedaulatan energi dari 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, ada peran pena jurnalis yang menyampaikan narasi positif kepada publik. PHR memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para agen perubahan ini atas dedikasinya sebagai kontrol sosial yang berintegritas.

“Sinergi yang luar biasa dari rekan-rekan wartawan dalam mengabarkan kontribusi PHR bagi ketahanan energi nasional adalah energi tambahan bagi kami untuk terus beroperasi,” tambahnya.

Momen paling menggugah hadir saat sesi penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan keluarga wartawan (ibu tunggal). Titik air mata haru dan senyum malu-malu para penerima manfaat menjadi pengingat bahwa di balik megahnya industri migas, ada denyut kepedulian yang tak boleh padam.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kepedulian yang sebelumnya telah dimulai di Pekanbaru. PHR bergerak secara paralel untuk memastikan amanah ini sampai langsung kepada mereka yang berhak dengan cara yang paling santun dan tepat sasaran.

Sebanyak 15 anak yatim dan 15 keluarga wartawan mendapatkan santunan tersebut, ini adalah simbol kasih sayang dan penghormatan PHR terhadap dedikasi para jurnalis, bahkan kepada keluarga mereka yang telah tiada.

Mewakili para wartawan yang hadir, Ketua PWI Kota Dumai Bambang Prayetno menyampaikan apresiasi terhadap PHR. Menurutnya, jalinan sinergi dan kolaborasi adalah kunci kontribusi energi di Riau.

“Sinergi ini adalah bentuk nyata kepedulian. Kolaborasi yang harmonis antara PHR dan wartawan menjadi kunci untuk memastikan setiap kontribusi energi di Riau benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Sebagai operator wilayah kerja di Blok Rokan, komitmen PHR tidak berhenti pada angka-angka produksi. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHR terus berupaya menjadi motor penggerak kesejahteraan di Riau melalui empat pilar utama: Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

Melalui doa-doa tulus dari anak-anak yatim dan keikhlasan silaturahmi dengan insan pers, PHR berharap langkah mereka ke depan selalu diberkahi.

Sinergi yang harmonis ini diharapkan terus tumbuh, memastikan bahwa setiap tetes minyak yang dihasilkan tidak hanya menyalakan lampu di rumah-rumah penduduk, tetapi juga menyalakan harapan bagi masa depan masyarakat Riau dan kedaulatan energi Indonesia. (Mus)

0

Suara Indonesia News-Indramayu. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan. Pada Senin (16/3/2026), sebanyak 13 Warga Binaan dipindahkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung dan Lapas Kelas IIA Banceuy.

Pemindahan ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari upaya Lapas Indramayu dalam mengurai kondisi overcrowding sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Di tengah kekhusyukan bulan Ramadhan, proses pemindahan dilakukan dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat serta pendekatan humanis, mengingat para wargabinaan tengah menjalankan ibadah puasa.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, dalam arahannya kepada para WBP menyampaikan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari penataan organisasi sekaligus kesempatan bagi warga binaan untuk memulai lembaran baru.

“Pemindahan ini adalah bagian dari penataan organisasi, namun bagi kalian anggaplah ini sebagai momentum hijrah di bulan Ramadhan. Di tempat yang baru nanti, jadikan setiap detik puasa dan ibadah sebagai sarana memperbaiki diri. Teruslah membina diri menjadi insan yang lebih baik, baik di Lapas Banceuy maupun di LPP Bandung,” tegasnya.

Senada dengan Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Indramayu, Habibie Agusman, menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses pemindahan tersebut.

“Kami memastikan proses mutasi ini berjalan kondusif tanpa mengganggu ibadah para wargabinaan. Petugas telah melakukan pemeriksaan fisik serta penggeledahan barang secara teliti sebelum keberangkatan. Saya instruksikan kepada seluruh tim pengawal untuk tetap waspada namun tetap santun. Ingat, kita sedang menjalankan tugas negara di bulan yang mulia, jaga integritas dan pastikan semua berjalan lancar,” ujar Habibie.

Di bawah pengawasan ketat petugas Lapas dan dukungan personel kepolisian, perjalanan menuju Lapas Perempuan Bandung dan Lapas Banceuy berlangsung aman dan tertib. Setibanya di lokasi tujuan, dilakukan proses serah terima berkas administrasi, rekam medis, serta barang milik wargabinaan secara transparan dan akuntabel kepada pihak lapas penerima.

Dengan selesainya pemindahan 13 wargabinaan tersebut, Lapas Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih ideal dan kondusif. Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih optimal bagi pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan yang masih menjalani masa pidana di Lapas Indramayu. (Toro)

0

INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aep Surakman, secara resmi melantik Taufik sebagai Kuwu Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Jengkok, Kecamatan Kertasemaya, pada Senin (16/03/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surakman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Plt Kadis DPMD, Atang Suwandi, Panitia Pemilihan Kuwu Antar Waktu, serta masyarakat Desa Jengkok.

Aep Surakman, menjelaskan di Kabupaten Indramayu telah diterbitkan regulasi terkait pemilihan kuwu antar waktu, yakni Peraturan Bupati Indramayu Nomor 29.2 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Musyawarah Desa Pemilihan Kuwu Antar Waktu, serta Peraturan Bupati Indramayu Nomor 48.1 Tahun 2018 tentang perubahannya.

“Aturan ini menegaskan, apabila kuwu berhenti dengan sisa masa jabatan lebih dari satu tahun, maka akan dilaksanakan musyawarah desa untuk memilih kuwu antar waktu melalui mekanisme musyawarah mufakat atau pemungutan suara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda berpesan agar kuwu yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulilah proses pelantikan berjalan dengan lancar, mudah-mudahan menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik,” ucapnya.

Untuk itu, Dia berharap kepada Taufik, dapat menyelenggarakan pemerintahan desanya, melaksanakan pembangunan, membina masyarakat, serta memberdayakan masyarakat dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

“Dengan pelantikan ini, diharapkan Desa Jengkok, semakin maju dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya di bawah kepemimpinan kuwu yang baru,” harap Aep.

Kemudian, Kuwu Desa Jengkok, Muhamad Taufik, menyampaikan demi mewujudkan Visi Misi Kabupaten Indramayu REANG, mari bersama-sama membangun Desa kearah yang lebih baik lagi.

“Mari kita bersama-sama membangun Desa jengkok, mewujudkan Visi Misi Indramayu REANG menuju pembangunan yang lebih baik lagi,” ucap Kuwu Desa Jengkok.

Dia berharap untuk masyarakat Desa Jengkok agar menjaga kekompakan bersama.

“Kepada Masyarakat Desa Jengkok mari menjaga kekompakan dan persatuan demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya. (Toro)

0

JAKARTA, SUARA INDONESIA NEWS |  Menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto terkait langkah efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui skema Work From Home (WFH), Ketua Umum Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTIK), Dedi Yudianto, MBA, menyatakan dukungan penuh atas kebijakan strategis pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global.

Dedi sapaan akrabnya menyatakan, efisiensi energi ini dapat berjalan selaras dengan peningkatan produktivitas masyarakat hingga ke pelosok desa. Dimana dirinya menciptakan program digital melalui optimalisasi ekosistem Warkop Digital.

“Program Warkop Digital ini sebagai solusi konkret dan juga menjadi pusat kegiatan ekonomi dan kerja jarak jauh, yang terintegrasi di tingkat Kelurahan dan Desa. Kehadiran fasilitas ini memungkinkan masyarakat tetap bekerja dan berbisnis tanpa harus melakukan mobilitas harian, yang memakan biaya transportasi dan BBM tinggi,” kata Dedi Yudianto di Jakarta, Senin (16/3/2026) melalui siaran persnya.

Menurutnya, arahan Bapak Presiden Prabowo untuk melakukan efisiensi BBM melalui WFH adalah langkah yang sangat adaptif. Namun, efisiensi ini tidak boleh membuat kita berhenti bergerak.

“Melalui optimalisasi Warkop Digital di klaster-klaster Kelurahan dan Desa, masyarakat bisa tetap produktif mencetak nilai ekonomi langsung dari wilayah tempat tinggalnya,” tegas Dedi Yudianto.

Saat ini, program Warkop Digital telah terbukti berjalan nyata dengan terbentuknya 50 titik lokasi strategis yang tersebar dari ujung ke ujung Nusantara. mulai dari Miangas hingga Pulau Rote, serta dari Aceh hingga Papua. Penyebaran yang merata ini memastikan bahwa fasilitas WFH dan akses ekonomi digital tidak lagi dimonopoli oleh masyarakat di kota besar.

Sehingga kata Dedi, untuk semakin menggenjot produktivitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di desa, KPTIK mengumumkan terobosan baru bernama program Maestro Teacher. Melalui kolaborasi strategis dengan Cybers Academy, program ini akan menghadirkan para pemimpin dan praktisi top dari industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk turun tangan mendidik talenta daerah.

“Infrastruktur kita sudah siap di 50 lokasi. Kini, melalui kolaborasi dengan Cybers Academy dalam program Maestro Teacher, para pemimpin industri TIK akan membagikan ilmunya secara hybrid langsung ke outlet-outlet Warkop Digital,” tambah Dedi.

Ia menjelaskan lebih lanjut, “Dengan sistem hybrid ini, pemuda dan masyarakat di desa tidak hanya bisa bekerja dari lingkungannya sendiri, tetapi juga mendapatkan transfer knowledge dan pelatihan keterampilan digital bertaraf industri tanpa harus merantau ke kota. Efisiensi BBM tercapai, namun roda ekonomi dan lapangan kerja berbasis digital di desa justru semakin berlari kencang.”

Ke depan, KPTIK berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Warkop Digital dan Cybers Academy, menjadikannya tulang punggung bagi pemerataan ekonomi digital sekaligus pendukung utama program-program strategis pemerintah pusat. (GD)

0

DURI, SUARA INDONESIA NEWS | Dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), jajaran Polsek Mandau berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau pada dini hari, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tegar, Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang pria berinisial P.H. (45) dan H.R.R. (43) yang merupakan warga Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut,” jelas Kapolsek Mandau.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dimaksud. Setibanya di sebuah rumah di Jalan Tegar, petugas berhasil mengamankan kedua tersangka tanpa perlawanan.

Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 paket besar dan 12 paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu, dua unit telepon genggam serta uang tunai sebesar Rp1.080.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tersangka mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seseorang berinisial S yang saat ini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara berat.

Kapolsek Mandau menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polsek Mandau serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program P4GN guna menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tutupnya. (Mus)