0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Media dapat informasi kegiatan peningkatan kapasitas Kuwu di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta dari salah satu Kuwu di kecamatan Depok, narasi semacam undangan yang ditujukan pada para Kuwu, dan tidak jelas pembuat undangan tersebut. Dalam undangan tersebut dijelaskan acara dilaksanakan pada tanggal 7-9 Agustus 2022 di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta dan Dieng Kulon Banjarnegara, untuk SPK dengan UNPAS untuk segera diserahkan pihak UNPAS bisa dikordinir tiap kecamatan dan bila anggaran sudah cair untuk segera mentransfer uang kegiatan dengan memindahkan bukukan ke rekening LP2M UNPAS seperti yang tercantum dalam SPK, informasi dikirim via pesan WhatsApp (Sabtu, 30-07-2022).

Lalu media mencari informasi lebih lanjut pada para Kuwu, salah satu Kuwu di kecamatan Plered memastikan tidak ikut kegiatan karena kondisi kesehatan dan sudah sepuh, ditanya bayar ga kalo tidak berangkat, “tetap bayar Rp. 2 juta,” ungkap kaur Ekbang mewakili Kuwu yang sedang rehat karena kurang fit (Rabu, 03-08-2022).

Lalu media mencari informasi salah satu Kuwu di kecamatan Plumbon yang menjelaskan kalo kegiatan itu sudah dilakukan tiap tahun dan ada dasar hukumnya Perbup tapi lupa nomor dan tahunnya, untuk tahun ini tidak hanya Kuwu saja tapi juga Sekretaris Desa, Kaur Keuangan dan Ketua BPD akan ada kegiatan yang sama, dasar hukumnya Perbup dan anggaran diambil dari ADD Kabupaten Cirebon, untuk tahun ini anggaran yang dibutuhkan Rp. 10 juta untuk 4 kegiatan, urai Kuwu di teras kantor desa (Jum’at, 05-08-2022).

Melangkah ke depan menuju kantor kecamatan Depok ternyata ada beberapa Kuwu sedang diskusi di teras musholla, ketika ditanya perihal kegiatan itu, Kuwu desa Getasan yang saat ini menjalani periode ketiga mengungkapkan ketidakikutan dalam kegiatan tersebut, “untuk apalah kegiatan itu, toh sebentar lagi masa jabatan saya berakhir dan tidak bisa mencalonkan kembali, biar Kuwu baru saja sambil menunjuk pada Kuwu desa Warukawung.”

Ketika Kuwu Getasan ditanya ada ga manfaat yang bisa diambil dari kegiatan tersebut, jawaban hanya sekedar jalan-jalan saja sambil melihat kondisi desa yang sudah memiliki PAD untuk dicontoh. Ternyata Kuwu Getasan ikut kegiatan tersebut, terlihat dari Poto yang dikirim salah satu Kuwu yang ikut kegiatan (Selasa, 09-08-2022).

Kemudian bergeser ke Desa Cangkuak Kecamatan Dukupuntang, H. Tari menjelaskan masih belum jelas kapan berangkatnya walaupun sudah ada informasi itu, salah satu tujuan kegiatan ini untuk melihat kondisi desa yang sudah bisa memiliki PAD untuk pembangunan desa, yang jelas belum tentu bisa dipraktekkan di sini.

Lalu media menuju kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) menemui Aditya Kabid Pemdes dan ngobrol di teras depan ruang pertemuan kantor, ketika ditanya soal kegiatan Kuwu di Yogyakarta yang akan dilaksanakan hari Minggu besok, Kabid Pemdes mengatakan tidak tahu, diperlihatkan undangan via wa dari Kuwu juga mengatakan tidak tahu soal kegiatan itu, ditanya kok Kuwu harus buat SPK dan untuk UNPAS juga tidak tahu berkaitan kegiatan Kuwu Aditya selaku Kabid selalu menjawab tidak tahu menahu, menjadi bodoh dan bodoh saat ada kegiatan desa dengan melibatkan seluruh desa Kabid tidak tahu apalagi judul programnya peningkatan kapasitas Kuwu kan ada dibawah kewenangan dan tanggung jawab bidang Pemdes untuk membuat kinerja Kuwu baik dan tepat dalam penggunaan anggaran, lalu terucap statement kegiatan itu sudah dilakukan tiap tahun dan dasar hukumnya Perbup, ucapan ini betul-betul menunjukkan kegoblokan yang ditampilkan seorang Kabid, kalo memang mau bodoh dengan ketidaktahuan seorang Kabid ya konsisten dengan kebodohannya dengan tidak menjelaskan apapun supaya media hanya berasumsi kok Kabid sebodoh itu, tapi menjadi goblok saat bilang itu sudah dilakukan tiap tahun dan ada Perbupnya. Napa tidak menjelaskan saja alurnya seperti apa jangan menjadi bodoh dan goblok begitu, sebagai Kabid apalagi acara dilaksanakan tiap tahun, menjelaskan apa adanya akan menjadi baik dan tuntas tanpa harus bersikap bodoh dengan menjawab tidak tahu tapi nyatanya tahu dan ada dugaan indikasi Kabid Pemdes yang ngatur semuanya walaupun pelaksanaan dilakukan LP2M UNPAS.

Jelang malam media menghubungi  Muali Kuwu Desa Kraton Ketua Forum Kuwu se Kabupaten Cirebon, Muali menjelaskan untuk keberangkatan masih belum jelas jam nya saja tapi pasti berangkat, mengenai SPK dan UNPAS, setiap Kuwu se Kabupaten memberikan SPK yang sudah ditandatangani untuk LP2M UNPAS, sebagai tanda keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, mengenai pemilihan UNPAS, tiga bulan sebelumnya ada beberapa Universitas menawarkan jasa yang sama dan semua universitas yang datang, awalnya dari DPMPD yang mengenalkan dan memberi tahu akan menjelaskan kegiatan peningkatan kapasitas Kuwu tahun ini, dalam hal ini Kabid Pemdes yang mengenalkan, setelah expose baru kita memilah dan memilih, jatuh pilihan pada LP2M UNPAS.

Esoknya malam Minggu (06-07-2022), media menanyakan pada Muali via pesan WhatsApp waktu berangkat ke Yogyakarta, Muali menjawab kumpul sekitar jam 06.00 – 07.00 WIB kumpul di depan kantor desa Lungbenda kecamatan Palimanan, media berencana hadir untuk meminta konfirmasi pada pihak LP2M UNPAS seputar kegiatan para Kuwu di Yogyakarta ternyata dibalas Muali, mereka sudah berada di Yogyakarta mempersiapkan kegiatan di sana.

Ketika media berkunjung ke salah satu kantor kelurahan di kecamatan Sumber (08-08-2022), Lurah juga membahas kegiatan hari Minggu kemarin saat bertemu dengan para Kuwu yang akan berangkat ke Yogyakarta dan salah satu Kuwu mengajak Lurah ikut serta tapi ditolak karena bukan tempatnya untuk ikut kegiatan tersebut, tapi lurah turut menyinggung perihal efek kegiatan peningkatan kapasitas Kuwu terhadap kinerja Pemdes yang selama ini masih stagnan cenderung berkutat ke permasalahan klasik yang ada di desa.

Kemudian media menghubungi Muali Ketua FKKC via pesan WhatsApp (Senin, 08-08-2022) perihal seputar kegiatan di Yogyakarta, Muali menjawab Kuwu yang ikut berkisar 300 orang, acara dibuka oleh H. Imron Bupati Cirebon dan juga turut hadir H. M. Luthfie Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, narasumbernya dari Dinas PMPD  Aditya Kabid Pemdes, dari Polresta Cirebon dan kejaksaan negeri, juga dari inspektorat.

Kemudian media meminta Poto kegiatan pada Muali via pesan WhatsApp (Selasa, 09-08-2022) dan salah satu Kuwu, Muali menjawab tidak mendokumentasikan kegiatan kemarin saat ada bupati dan media dapat kiriman Poto dari salah satu Kuwu yang ikut hadir.

Sikap Aditya Kabid Pemdes saat dikonfirmasi menjawab tidak tahu menahu ternyata ikut menjadi narasumber menjadi sebuah pertanyaan ada indikasi apa seorang Kabid bersikap bodoh dan goblok dengan menjawab tidak tahu tapi tetap ikut kegiatan dan menjadi narasumber?. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Merauke. Karantina Pertanian Merauke melalui wilayah kerja Bandara Mopah Merauke berhasil gagalkan puluhan awetan burung Cendrawasih asal Merauke di Cargo Bandara pada (9/8-2022).

Hal bermula, saat petugas AVSEC mencurigai salah satu paket terpantau pada mesin x-ray dan diduga tumpukan burung awetan. Untuk memastikannya, paket kemudian dibuka. Kecurigaan pun terbukti dengan didapati 50 ekor awetan burung cenderawasih.

“Paket tersebut rencananya akan dikirim ke Jayapura. Setelah dilakukan pengecekan pada identitas resi pengiriman, tertera paket general other/barang umum dan ini tidak sesuai dengan isi yang sebenarnya” ungkap Anas Mardiansyah, Paramedik Karantina Hewan yang sedang bertugas.

Anas pun menambahkan, seluruh awetan burung cenderawasi tersebut diamankan oleh Karantina Merauke dan selanjutnya akan diserahterimakan untuk diproses lebih lanjut oleh BSKDA Merauke.

Tindakan ini tentu melanggar pasal 35 UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan yaitu tidak melengkapi dokumen persyaratan, serta tidak melaporkan dan menyerahkan Media Pembawa kepada Pejabat Karantina. Pelanggaran ini juga bisa diancam pidana sesuai pasal 88 Huruf (a) dan Huruf (c) UU Nomor 21 Tahun 2019 yaitu dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.

Asep Kosasih, selaku Kepala Otoritas Bandara Mopah mengatakan “Terkait kejadian hari ini di wilayah otoritas bandara Mopah Merauke, saya mengapresiasi kinerja petugas dan pejabat karantina yang cermat dalam mendeteksi hal-hal yang melanggar undang-undang. Ini sebagai bentuk empati kami kepada Negara ini supaya aturan dapat ditegakkan” ujar Asep.

Pada kesempatan yang sama Kepala Karantina Pertanian Merauke, Cahyono menyampaikan turut prihatin terhadap upaya penyelundupan terhadap satwa liar yang dilindungi.

“Burung cenderawasih termasuk hewan yang terancam punah. Sangat disayangkan bila masih ada orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin memelihara maupun menjadikannya hiasan” ungkap Cahyono disela-sela aktifitasnya. (KarantinaPertanianMerauke)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Pemerintah Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Periode bulan Juli dan Agustus Tahun Anggaran 2022 bertempat di pendopo Balai Desa Banyuurip, Selasa (09/08/2022).

Turut hadir Kepala Desa Banyuurip Khoirul Muis, Pendamping Desa Sdr. Abd. Karim Sholuhi beserta perangkat desa setempat.

Sebanyak 146 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan BLT DD Periode Bulan Juli dan Agustus di pendopo Balai Desa Banyuurip yang langsung diberikan secara simbolis oleh Kepala Desa Banyuurip Khoirul Muis.

Dalam sambutannya Kepala Desa Banyuurip Khoirul Muis mengatakan berharap dengan disalurkannya Bantuan BLT DD ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dan meringankan beban warga masyarakat Desa Banyuurip.

Khoirul Muis juga berpesan di bulan Agustus Bapak/Ibu warga Banyuurip jangan lupa mengibarkan bendera merah putih per rumah didepan rumahnya masing-masing.

“Di bulan Agustus ini Momen kita, mari semarakan bendera merah putih kita mengingat jasa-jasa pahlawan kita dulu,” tandasnya.

Penyaluran bantuan BLT-Dana Desa periode bulan Juli dan Agustus ini dierikan kepada 146 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp. 300.000,-/KK, dengan total sebesar Rp. 600.000.- (Enam ratus ribu Rupiah) secara Tunai.

Ibu Marsiyah, warga Desa Banyuurip nenyampaikan sangat berterima kasih, “Kepada Pemerintah desa Banyuurip terkhusus kepada Kepala Desa Banyuurip Khoirul Muis, telah menyalurkan Dana BLT ini kepada kami hari ini, yang mana bantuan ini sangat bermanfaat buat kami,” tutur Marsiyah kepada awak media usai menerima bantuan secara tunai. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai.
Personil Satuan Reserse Kriminal Polres TanjungbaIai berhasil mengamankan Seorang pria atas kasus perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, penangkapan tersebut dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 08 Agustus  2022 sekira Pukul 18.30 Wib.

Tersangka yang berinisial DSM (25) warga Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjungbalai diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP / B / 260 / VIII / 2022/ SPKT/Polres Tanjung Balai, Tanggal 08 Agustus 2022.
Tersangka di jerat dengan melanggar Pasal 81 ayat (2) Subs Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 Tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Tersangka DSM, dilaporkan ibu korban yang berinisial Y(40), Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Kecamatan Tanjung Balai Selatan ke Mapolres Tanjungbalai

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi SIK.MM, melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Eri Prasetiyo SH, mengatakan kronologis kejadian nya “Diketahui pada Hari Minggu Tanggal 07 Agustus 2022 sekira Pukul 18:00 Wib, di Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjungbalai,” Kata Kasat.

“Menurut keterangan korban kepada ibunya (pelapor) bahwa sewaktu korban membeli jajan di kedai terlapor, korban diajak ke kamar oleh tersangka lalu membuka pakaian dalam korban kemudian mencabuli korban. Setelah peristiwa tersebut korban menceritakan kepada ibunya (pelapor) mengeluh sakit pada perutnya, terasa perih di kemaluannya ibu korban kemudian membuat laporan ke Polres Tanjungbalai guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” Tambahnya.

“Berdasarkan adanya laporan tersebut, Personil Opsnal Satreskrim Polres Tanjungbalai di pimpin Kanit II Sat Reskrim Polres Tanjungbalai Ipda M. Reza Fahrurrozi dan Kanit I Satreskrim Polres Tanjungbalai Ipda DJH Manulang bersama Personil Reskrim melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan terhadap perkara tersebut,” Ucap Eri lagi.

“Kemudian pada Hari Senin Tanggal 08 Agustus 2022 sekira Pukul 18.00 Wib diketahui bahwa keberadaan tersangka DSM di Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjungbalai. Kemudian team opsnal berangkat ke lokasi yang dimaksud sekira Pukul 18:30 Wib tersangka DSM berhasil di amankan dan dilakukan interogasi kepadanya dan ia nya mengakui memang benar ada melakukan perbuatan cabul terhadap diri korban, selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolres Tanjungbalai guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” Lukas AKP Eri Prasetiyo. (Taufik H)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Meskipun baru bekerja beberapa bulan ini namun figure Kades baru Jatiluhur Purwakarta ini sudah terlihat menjalankan beberapa programnya dalam mensejahterakan perekonomian perdesaan.

Pihak pemerintah Desa (Pemdes) Jatilhur pada tahun 2022 ini sedang gencar menjalankan program yakni destinasi wisata, pemberdayaan masyarakat lewat pasar Nanjung desa Jatiluhur, program ketahanan pangan nabati hewani, keagamaan dan program pembanguan infrastruktur desa.

” Program unggulan kita destinasi wisata namun ada juga program pemberdayaan ekonomi pasar Nanjung desa jatiluhur, keagaamaan dan pembanguan infrastruktur lainya.” Tegas Ali Sadikin selaku Kades Baru Jatilhur pada Media. Selasa (9/08/2022).

Kades menambahkan selain program internal aja juga program nasional yang sedang proses program nasional pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang mana program in mendapat respon antusias positif d masyarakat pedesaan.

“Masyarakat sangat terbantu adanya program PTSL dari presiden Jokowi terimakasih pak presiden semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga.” Ujar Kades Ali.

Kades Jatiluhur meminta kepada masyarakat dalam partisipasinya mendukung program baik pemerintah daerah (Pemda) propinsi dan pusat dalam membangun perdesaan sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat.

“Semoga semua program pembanguan baik pemberdayaan program unggulan destinasi wisata berjalan lancar ke depan masyarakat bisa sejahtra.” pungkas Kades Ali. (Fuljo/Christ)

0

Suara Indonesia News – Mandau. Mendekati akhir tahun curah hujan mulai tinggi di Kecamatan Mandau hingga meresahkan masyarakat. Keresahan ini muncul akibat dari kekhawatiran akan dilanda banjir seperti yang terjadi pada musim penghujan tahun lalu.

Dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Mandau Riki Rihardi, didampingi oleh Sekretaris Kecamatan Mandau Yoan Dema, Kasi Tapem Kantor Camat Mandau Rudi Hartono, Kasi PMD Kantor Camat Mandau Muhammad Faizal, Lurah Duri Timur Tommy Adi Putra serta Staf Kantor Lurah Duri Timur, melakukan peninjauan ke kanal air yang ada di Kelurahan Duri Timur, guna meninjau normalisasi kanal yang mulai dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada hari ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam hal ini kami sampaikan kepada Bapak Rudi Arief selaku Manager dan Bapak Muhammad Luthfi Shidqi selaku pihak PGPA PT PHR, atas normalisasi kanal yang sedang dilakukan di Kelurahan Duri Timur, Kami yakin setelah dinormalisasi nanti Pak, banjir akan berkurang setidaknya 50%”, ucap Camat Mandau Riki Rihardi. Senin (8/8/22).

Camat Mandau Riki Rihardi juga berharap manajemen PT PHR selalu diberikan kesehatan dan juga rejeki yang banyak sehingga bisa membantu Pemerintah Kecamatan Mandau dalam upaya menyelesaikan permasalahan banjir di Kecamatan Mandau, khususnya di wilayah-wilayah terdampak banjir. (Mus)

0

Oleh : Hamma,S.sy  (Alumnus fakultas syari’ah Prodi Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah), Pengurus Lembaga dakwah darul As’adiyah kabupaten Mamuju, Bidang Penelitian dan pengembangan dakwah.

Suara Indonesia News. Al-Razi mengatakan dalam Al-Tafsir Al-Kabir bahwa waktu itu penuh misteri. Dalam perjalanan waktu manusia, terkumpul berbagai takdir kehidupan yang tidak diketahui siapapun. Di sana ada kebahagiaan dan kesedihan, kesuksesan dan kegagalan, sehat dan sakit, serta hidup kaya dan miskin. Namun demikian, kedudukan manusia hakikatnya tergantung pada detik-detik terakhir hidupnya.

Bisa jadi sepanjang hidupnya dipenuhi dengan kemaksiatan pada Allah Azza wa Jalla, menyusahkan orang lain, gaya hidup yang hedonis, tapi menjelang kematiannya ia bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla dan menyebarkan cinta kasih kepada sesama, sehingga dengan itu ia mendapatkan predikat husnul khatimah (akhir yang baik).

Saudaraku,

Waktu sangatlah berharga. Betapa berharganya waktu, hingga menyia-nyiakannya adalah bentuk puncak kerugian, bahkan lebih berbahaya dari kematian.

Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,

إضاعةُ الوقت أشدُّ من الموت ؛ لأنَّ إضاعة الوقت تقطعك عن الله والدار الآخرة، والموتُ يقطعك عن الدنيا وأهلها

“Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, karena menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan negeri akhirat, sedangkan kematian hanya memutuskan dirimu dari dunia dan penduduknya.”

(Al-Fawaid hlm. 44)

Apabila waktu di sia-siakan terus-menerus maka untuk apa kita hidup? Waktunya tidak bermanfaat baik untuk diri kita dan orang lain. Waktu hanya digunakan untuk bersenang-senang, bermain-main dan bersenda gurau saja?

Saudaraku,

Betapa berharganya waktu hingga Allah Azza wa Jalla bersumpah dengan salah satu makhluk-Nya dalam Al-Quran, hal ini menunjukkan makhluk tersebut memiliki keistimewaan. Allah Azza wa Jalla bersumpah dengan waktu dalam dalam beberapa ayat Al Qur’an. Misalnya wal-ashri (demi masa), wad-dhuha (demi waktu dhuha), wal-lail (demi waktu malam) dan lain-lainnya. Waktu memang sangat berharga dan harus dipergunakan dengan sebaik mungkin untuk hal-hal yang bermanfaat. Kita pun sepakat bahwa waktu itu sangat berharga. Misalnya ada pepatah Arab yang menyebutkan betapa waktu itu sangat penting,

اَلْوَقْتُ أَنْفَاسٌ لَا تَعُوْدُ

“Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.”

Saudaraku,

Orang yang sukses dunia dan akhirat akan sangat menyesal jika waktunya terbuang percuma tanpa manfaat dan faidah. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,

ﻣَﺎ ﻧَﺪِﻣْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺷَﻲْﺀٍ ﻧَﺪَﻣِﻲ ﻋَﻠَﻰ ﻳَﻮْﻡٍ ﻏَﺮَﺑَﺖْ ﴰَﺴْﻪُ ﻧَﻘَﺺَ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺟَﻠِﻲ ﻭَﱂَ ْﻳَﺰِﺩْ ﻓِﻴْﻪِ ﻋَﻤَﻠِﻲ

“Tiada yang pernah kusesali selain keadaan ketika matahari tenggelam, ajalku berkurang, namun amalanku tidak bertambah.”

(Lihat Miftahul Afkar)

Mereka juga pelit dengan waktu mereka, Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,

أَدْرَكْتُ أَقْوَامًا كَانَ أَحَدُهُمْ أَشَحَّ عَلَى عُمْرِهِ مِنْهُ عَلَى دِرْهَمِهِ

“Aku menjumpai beberapa kaum, salah satu dari mereka lebih pelit terhadap umurnya (waktunya) dari pada dirham (harta) mereka.”

(Al-‘Umru was Syaib no. 85)

Saudaraku,

Sibukkanlah diri kita dengan hal baik dan bermanfaat sedemikian rupa, sehingga tidak sempat lagi untuk kita sedetikpun melakukan hal batil dan merugikan diri sendiri maupun orang lain…

Perhatikan perkataan emas yang dinukil oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah,

وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ

“Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil.”

(Al Jawabul Kaafi hlm. 156)

Ini adalah kaidah dalam kehidupan. Apabila semua waktu kita tidak diisi dengan hal baik, pasti diisi oleh hal batil. Paling minimal diisi dengan hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Maka buatlah program, rencana serta target hidup ke depan agar hari-hari susa usia kita selalu terisi oleh hal-hal dan aktivitas yang baik…

Saudaraku,

Hendaknya kita perhatikan dan kita atur dengan baik, waktu dan umur yang telah Allah Azza wa Jalla berikan kepada kita. Mayoritas manusia banyak lalai dan menyia-nyiakan waktu…

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”

(HR. Bukhari no. 6412)

Ketika Allah Azza wa Jalla mengaruniakan nikmat sehat dan waktu senggang kepada kita, justru kita seringkali melalaikannya. Baru terasa betapa nikmat sehat ketika kita sakit, betapa nikmat waktu senggang ketika kita sibuk dengan berbagai aktivitas yang begitu melelahkan…

Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa menggunakan semua waktu dalam hal baik sedemikian rupa sehingga tidak sempat melakukan hal batil untuk meraih ridha-Nya…

Aamiin Ya Rabb.

Wallahua’lam bishawab

(Hamma,S.sy / Alumnus fakultas syari’ah Prodi Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah) Pengurus Lembaga dakwah darul As’adiyah kabupaten Mamuju, Bidang Penelitian dan pengembangan dakwah.

0

Suara Indonesia News – Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua DPRD Much Abdul Qodir, Kajari Gresik Muhamad Hamdan Saragih, dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menghadari Sarasehan “Sinergtas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri”.

Kegiatan diadakan di Hotel Aston Inn, Senin (8/8/2022), merupakan kolaborasi Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dengan Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik.

Ketua KWG, M. Syuhud Almanfaluty dalam sambutannya menyatakan, bahwa kegiatan Sarasehan “Sinergitas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri” merupakan bentuk komitmen KWG dalam membantu kemajuan pemerintah, baik di tingkat desa maupun Kabupaten Gresik.

“Ini bentuk komitmen KWG untuk membantu pemerintah agar makin maju, dan masyarakat sejahtera,” ucapnya.

Syuhud, begitu sapaan akrabnya menyatakan bahwa pers, wartawan sebagai pilar demokrasi keempat, setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif, memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan kemajuan.

“Pers dengan beritanya memiliki peran strategis untuk membantu menyebar luaskan informasi kebijakan, program dan capaian, sehingga masyarakat bisa tahu. Sebab, tanpa pers, pemerintah tak bisa melakukan sendiri,” tutur wartawan Senior di Gresik ini.

Syuhud menambahkan, bahwa KWG sangat mendukung 330 desa se Kabupaten Gresik menjadi desa mandiri. Sehingga, dengan desa-desa menjadi kuat.

“Jika desa-desa di Gresik mandiri, kuat, maka pemerintah Kabupaten Gresik juga akan menjadi kuat, maju, sehingga pemerintah Kabupaten Gresik di menjadi maju pesat,” jelasnya.

Syuhud menambahkan, untuk membangun pemerintah yang maju, dan kuat dibutuhkan kerjasama semua pihak, ada Bupati, ada Ketua DPRD, ada Kajari, ada Kapolres, ada AKD, dan ada wartawan serta komponen lain.

“Saya yakin jika kekuatan ini menjadi satu, sama-sama guyub membangun Gresik, maka Nawa Karsa yang diusung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah bisa cepat terwujud. Dan Kabupaten Gresik akan maju pesat,” tuturnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan Sarasehan ‘Sinergitas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri’.

“Sarasehan yang digelar AKD dan KWG ini adalah sinergitas luar biasa. Ini juga bentuk sinergitas pemerintah Gresik, beserta Forkopimda dengan KWG,” ucap Gus Yani.

“Sinergitas seperti ini harus terus dilakukan untuk bersama-sama memujudkan program Nawa Karsa dalam pemerintahan Gresik Baru,” imbuhnya.

Bupati menyebutkan,  bahwa secara nasional Kabupaten Gresik menempati peringkat kedua desa Mandiri, setelah Kabupaten Bojonegoro,

“Gresik masuk ranking 2 desa mandiri setelah Bojonegoro dengan  155 desa mandiri. Sementara Gresik 153 desa mandiri. Selisih 2 desa,” ungkap Bupati.

“Dari 153 desa mandiri di Kabupaten Gresik, ada sejumlah kecamatan menempati posisi terbanyak desa mandiri. Di antaranya, Kecamatan Menganti dengan 22 desa,” sambungnya.

Untuk itu, Bupati mengajak kepada AKD untuk sama-sama membangun desa untuk mewujudkan desa mandiri.

“Dengan banyaknya desa mandiri, maka desa menjadi kuat, dan masyarakatnya sejahtera. Tentunya pemerintahan juga akan makin maju,” terangnya.

Bupati mengajak agar AKD, para kepala desa dalam menjalankan program bisa searah dengan bupati, pemerintah kabupaten Gresik.

“Makanya saya  tak ingin pemerintah daerah arahnya ke kanan,  desa ke kiri, sehingga tak nyambung,” katanya.

Bupati berjanji akan memberikan bantuan keuangan (BK) bagi desa-desa yang kreatif dan inovatif dalam mendukung program  Nawa Kersa.

“Tentu BK itu akan kami sesuaikan dengan inovasi, dan kreatifitas, misal program PKK, penanganan stanting, maka BK kita arahkan ke program tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua AKD Nurul Yatim menambahkan, bahwa program desa mandiri ini merupakan bagian dari ikhtiar AKD untuk mewujudkan program Nawa Karsa.

Karena itu, selaku Ketua AKD Nurul Yatim mengajak kepada semua kepala desa untuk mewujudkan desa mandiri di desa masing-masing.

“Tentu ending dari program ini untuk menjadikan desa makin maju, kuat dan tangguh, dan menjadikan Kabupaten Gresik makin maju,” kata Nurul Yatim.

“Untuk itu, saya minta kepada Bapak Bupati untuk memberikan supporting kepada desa-desa dalam menjankan program,” pungkansya.

Sarasehan ‘Sinergitas AKD-KWG Dalam Mewujudkan Desa Mandiri’ menghadirkan nara sumber Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala DPMD Gresik Abu Hassan, Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin Nurwanda, Kanit Pidter Polres Gresik I Ketut Raisa, dan Dwi Poernomo, dari DPMD Provinsi Jatim.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Asisten I Sekda Gresik Suyono, dan perwakilan OPD. (Hari R)