0

Suara Indonesia News – Konawe. Bendungan Pelosika bakal terwujud, pembangunan bendungan Pelosika yang berada di wilayah kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara itu bakal terealisasi dalam waktu dekat. Saat ini, pembangunan bendungan yang melintasi dua kabupaten, yakni Konawe dan Kolaka Timur (Koltim) tersebut kini dalam tahap sosialisasi pembebasan lahan.

Sekda Kabupaten Konawe Ferdinand Sapan mengatakan, Pemkab Konawe terus mendorong percepatan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) di Kabupaten Konawe tersebut yang diproyeksi anggaran APBN sekira Rp 4,5 Triliun. Kendati tak menyebut luas lahan yang terpakai untuk membangun mega proyek itu, Ferdinand Sapan menyebut genangan bendungan Pelosika berada di dua kabupaten, lima kecamatan dan 24 desa.

“Bendungan Pelosika ini nanti selain untuk kepentingan pertanian, listrik, dan pengendalian banjir, kita juga rancang untuk daerah wisata. Sehingga ada posisi dimana masyarakat bisa berperan didalamnya,” ujar Ferdinand Sapan, Senin kemarin (11/07-2022).

Ferdinan menuturkan, sosialisasi ganti rugi tanah bertujuan menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang rencana pengadaan tanah pembangunan Bendungan Pelosika. Lewat sosialisasi itu, warga tahu bahwa ada rencana program pemerintah untuk pembangunan bendungan tersebut.

“Bahwa sudah diukur atau tidak, itu saya belum tahu. Tapi setelah tahap sosialisasi itu, nanti tim dari pihak terkait akan menyusun data warga yang terdampak pembangunan bendungan. Setelah itu baru konsultasi publik, yakni meminta persetujuan masyarakat untuk pembangunan bendungan,” tandasnya. (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Pemerintah Kabupaten Indramayu menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menyukseskan program Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran televisi analog secara menyeluruh pada November 2022 mendatang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI.

Hal ini tentu menjadi langkah konkret Kemkominfo RI agar masyarakat bermigrasi dari siaran analog ke digital dengan penggunaan melalui perangkat bernama Set Top Box (STB), sehingga belum menjadi kepastian masyarakat untuk berpindah saluran ketika ASO benar-benar dihentikan.

Kesiapan mendukung dan menyukseskan ASO ini ketika jajaran Diskominfo Kabupaten Indramayu mengikuti Talkshow Role Model Sosialisasi ASO dan Penyerahan Bantuan yang dilaksanakan secara hybrid di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (16/7/2022).

Mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana melalui Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) mengikuti sosialisasi ASO tersebut.

Dikatakan Kepala Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Indramayu Agus Muttaqien, Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah melakukan dukungan terkait program tv digital salah satunya melaksanakan pendataan penerima STB sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sebagaimana instruksi Kemkominfo RI.

Menurutnya, Direktur Jenderal Pengembangan Pita Lebar Kemkominfo Marvel P Situmorang telah menetapkan multiple ASO dalam tiga tahap. Tahap pertama pada 30 April 2022 kemudian ASO kedua 25 Agustus, dan terakhir 2 November 2022.

“Memang setiap tahapan ASO ini terdapat beberapa parameter yang dikatakan Ditjen Pengembangan Pita Lebar Kemkominfo untuk menjalankan ASO, seperti kesiapan infrastruktur, program siaran harus dipastikan pindah ke digital, sosialisasi, dan ekosistem kesiapan masyarakat yaitu keluarga miskin yang harus diberikan bantuan STB,” katanya.

Dijelaskan Agus, sebagaimana penjelasan Direktur Jenderal Pengembangan Pita Lebar Kemkominfo dari 514 kota/kabupaten di Indonesia, hanya 341 kota/kabupaten yang terdampak ASO. Kota/kabupaten lainnya tidak terdampak karena tidak memenuhi kriteria ASO di antaranya wilayahnya tidak tercover siaran analog, banyak yang tidak memiliki televisi, masih banyak blank spot dan memanfaatkan televisi berlangganan.

Lanjutnya, untuk penerima STB tidak mesti tertuju pada DTKS melainkan data sesuai dengan radiogram Kemendagri, data calon penerima STB yang diberikan P3KE Dirjen Disdukcapil akan divalidasi berjenjang dari pemerintah desa sampai kepala daerah.

“Artinya Kemkominfo RI sudah menetapkan alam waktu empat bulan atau sebelum 2 November urusan ASO dan distribusi STB tuntas,” paparnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Aceh Utara. Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Hendrasari Nurhono, S.I.P., M.I.P., didampingi Ketua Persit KCK Cab. XX Dim 0103 Ny. Dina HS Nurhono melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi kepada prajurit dan Persit di wilayah Koramil 11/Sta dan Koramil 12/Tnp. Jum’at, (15/07/2022).

Dalam kunjungan kerjanya, Dandim beserta Ibu Ketua Persit KCK Cabang XX Dim 0103 disambut oleh Danramil dan para Babinsa beserta Ibu-ibu Persit.

Pada kesempatan itu, Dandim menyampaikan bahwa kunjungannya ini merupakan silaturahmi sekaligus dirinya memperkenalkan diri sebagai pejabat Dandim 0103/Aut yang baru.

“Selain itu, sebagai upaya meningkatkan semangat dan motivasi para anggota, agar dapat melaksanakan tugas dengan selalu memberikan pengabdian terbaiknya bagi satuan dan institusi TNI AD”, ucapnya.

Dandim juga menekankan agar para prajuritnya tidak melakukan pelanggaran yang akan merugikan diri sendiri, satuan dan TNI AD, seperti terlibat dalam bisnis atau usaha yang melanggar ketentuan aturan yang berlaku, menyalagunakan atau memakai serta mengedar narkoba dan barang haram lainnya.

Lebih lanjut, Dandim mengatakan bahwa sebagai Aparat Komando Kewilayahan untuk melaksanakan Binter dengan berinteraksi serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Serta dapat tampil membantu, mengayomi dan memberi solusi terhadap setiap permasalahan di tengah masyarakat di wilayah binaan,” ujar Dandim.

Dia juga meminta agar anggota bisa menjaga keharmonisan terhadap keluarga supaya di dalam keluarganya selalu harmonis dan bahagia.

“Dan bagi Ibu Persit dukung kegiatan suami dalam melaksanakan tugas setiap harinya, karena keberhasilan satuan maupun pimpinan tidak lepas dari peran serta kerja keras anggota dalam setiap melaksanakan tugas yang diberikan oleh Negara,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin dan keharuman nama satuan itu tidak lepas dari peran serta anggota di lapangan. “Oleh karena itu sebagai Babinsa hendaknya dapat berbuat baik terhadap warga sehingga dapat diterima diantara mereka, itulah kekuatan kita sebagai aparat Teritorial dalam menjaga kedaulatan NKRI,” Seperti moto Kodim 0103/Aut yakni ” Meuiman dan Tameusaboh ke Nanggroe (Beriman dan Bersinergi untuk Negeri),” ungkapnya.

Diakhir kegiatan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Koramil jajaran Dandim 0103/Aut Letkol Inf Hendrasari Nurhono S.I.P., M.I.P., memberikan santunan kepada Anak yatim dan Kaum Dhuafa diwilayah kecamatan Syamtalira Aron dan Tanah Pasir. (zal)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Putri Khairunissa, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mengingatkan masyarakat Indonesia pengguna gadjet atau gawai harus waspada dan hati-hati mengakses informasi.

Menurutnya, bisa siapa saja terseret bahaya konten-konten negatif yang sengaja diliterasikan oleh kelompok-kelompok berideologi radikalisme, kelompok kriminal keuangan dan kelompok eksploitatif seksual yang membanjiri arus informasi saat ini.

“Kita memang harus bijak menggunakan HP (Handphone), dan tema obrolan kita hari ini sangat positif untuk mengingatkan masyarakat agar tidak jadi korban informasi digital,” ujarnya dalam Zoom Meeting bersama Anggota Komisi I DPR RI, Kresna Dewanata Phrosakh.

Kendati begitu, kata anak muda yang sedang menempuh Pasca Sarjana Kajian Ketahanan Nasioanl di Universitas Indonesia (UI) ini. Bahwa soal kecakapan personal penggunaan akses digital, tidak hanya bagus untuk mengembangkan karakter positif, tetapi juga bisa meningkatkan kompetensi.

Di samping, tumbuhnya industri, usaha-usaha mikro menengah mengembangkan ekonomi kreatif, kompetisi kreator-kreator aplikasi media sosial (medsos) dan aplikasi belanja online kekinian. Sambung dia, trend literasi digital yang baik pula bagi generasi milenial, untuk di tentut tumbuh berkembang dan bekompetisi.

“Perusahaan-perusahaan, agen merek, distributor dan konten kreatif produk digital harus di dorong untuk bertanggung jawab secara sosial. Agar integritas moral publik pengguna jasa produk digital, bisa di dampingi dan termotivasi dengan kampanye-kampanye literasi digital yang positif,” tegasnya, Kamis kemarin (14/7/2022).

“Sebab literasi digital memang cocok, sekaligus juga bisa bawa masyarakat pengguna menjadi korban eksploitatif,” pungkasnya dalam obrolan bareng Legislator, bijak menggunakan Handphone dalam literasi digital sebagai teman nya.

Selain Legislator, anggota Komisi I DPR RI, Zoom Meeting juga hadirkan Narasumber, Direktur Eksekutif Akademia Kreatif, Agus Hiplunudin. (GD)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Setiap akhir pekan jajaran pegawai pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo Indramayu) Kabupaten indramayu rutin melaksanakan kegiatan senam pagi dan Jum’at berbagi.

Kedua kegiatan tersebut menjadi arahan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang meminta setiap Perangkat Daerah (PD) menggaungkan kembali kegiatan jasmani kerohanian yakni senam pagi yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan.

Disatu sisi kegiatan Jum’at berbagai menjadi upaya ajakan Bupati Indramayu Nina Agustina kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk selalu berbagi dengan sesama.

Hal itu dilakukan ASN Diskominfo Kabupaten Indramayu melakukan senam pagi di dalam kantor dan setelahnya bagi-bagi bingkisan kepada pengguna jalan sebagai bentuk implementasi kegiatan Jum’at berbagai, di Jl. S Pasman Kel. Margadadi Kec. Indramayu Kabupaten Indramayu, Jum’at (15/7/22).

Dikatakan Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana, kegiatan senam pagi ini bertujuan untuk menjaga kesehatan seluruh Perangkat Kerja agar selalu semangat dalam bekerja serta terhindar dari segala macam penyakit.

Sementara, kegiatan Jum’at Berbagi diharapkan menjadi pengingat untuk selalu meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial antar sesama di kalangan masyarakat. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Tergabung dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indramayu menginisiasi pertemuan dengan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar didampingi Kepala BAPPEDA Litbang Kabupaten Indramayu, (15/7/2022) di Pendopo Indramayu.

Bupati Nina Agustina sangat menyambut baik kedatangan UMKM Indramayu yang melakukan audiensi. Bupati Nina juga menyampaikan pesan kepada para UMKM Indramayu untuk harus berkomitmen membangkitkan dan menumbuhkan para pelaku UMKM di Indramayu bisa naik kelas.

Menurutnya, keberadaaan UMKM menjadi peranan utama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk UMKM Indramayu harus mampu mengajak masyarakat untuk menggali potensi lokal menjadi suatu nilai pendapatan.

“UMKM menjadi tonggak utama dalam meningkatkan ekonomi nasional, Pemda dan UMKM harus saling bersinergi untuk bisa bersama-sama mengupayakan peningkatan ekonomi di Indramayu,” tambahnya.

Diungkapkan Bupati Nina, dirinya sangat mengapresiasi peranan UMKM Indramayu yang mampu menunjukan peranannya dalam pembangunan daeran termasuk UMKM Kota Mangga bisa naik kelas, seperti kerupuk kulit yang sudah go internasional, sehingga diharapkan UMKM Indramayu ini bisa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensinya dalam memanfaatkan potensi lokal dan membantu para pelaku UMKM mendapatkan legalitas atau Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tanggah (SPP-IRT). (Toro)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, pada Jum’at (15/7/22) memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kabag Ren, Kasat Binmas, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Driyorejo, Kapolsek Menganti, Kapolsek Gresik Kota, Kapolsek Tambak.

Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan adalah Kabag Ren Kompol mohamad Junaedi yang sebelumnya dijabat Kompol Soleh Lukman Hadi yang purna tugas, Kasat Binmas AKP Sujiran yang sebelumnya dijabat Kompol M.Said yang juga purna tugas.

Selanjutnya Kasat Kasat Samapta dari AKP Herry Moeriyanto Tampake diserah terimakan kepada AKP Sugeng Sulistiyono, sementara Kasat lantas dari AKP Engkos Sarkosi diserahterimakan AKP Agung Fitriansyah, Sementara Kasat Resnarkonba AKP Iwan Tjatur Priambudi di serahterimakan kepada AKP Tatak Sutrisno.

Sedangkan Kapolsek Driyorejo dijabat AKP AKP Herry Moeriyanto yang sebelumnya Kasat Samapta, untuk Kapolsek Menganti dijabat AKP Inggit yang sebelumnya Kapolsek Kota diserahterimakan kepada AKP Rachmat Triyanto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tambak dan selanjutnya Kapolsek Tambak diserahterimakan kepada Iptu Saifudin yang sebelumnya menjabat KBO Binmas

Bertindak selaku inspektur upacara Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis  dengan perwira upacara AKP Jumingan dengan Komandan Upacara Ipda Hepi Muslih Riza.

Sedangkan peserta upacara diikuti Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik dan para kapolsek serta para perwira dan Bhayangkara.

Rangkaian acara sertijab ini diawali pembacaan keputusan Kapolda Jatim, tentang pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim. Setelah itu dilakukan pengambilan sumpah jabatan kepada pejabat yang baru oleh inspektur upacara, dan dilanjutkan penandatanganan naskah berita acara serahterima jabatan, berita acara penyumpahan dan fakta integritas.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dalam amanatnya menyampaikan bahwa sertijab di lingkungan Polri merupakan hal biasa dalam rangka tour of duty, sebagai wujud dinamisasi organisasi dan terus berkembangnya tantangan tugas yang harus dihadapi. “Selain itu jabatan dan kewenangan merupakan amanah yang harus kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, sekaligus sebagai bentuk pengabdian dan ibadah,” ucap AKBP Azis.

AKBP Azis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat yang lama atas dedikasi dan loyalitasnya dalam melaksanakan tugas, serta ucapan selamat untuk menjalankan tugas ditempat yang baru.

“Kepada pejabat yang baru diucapkan selamat datang dan segera menyesuaikan dengan lingkungan tugasnya yang baru,” ujar Kapolres.

Usai pelaksanaan sertijab dilanjutkan acara kenal pamit di tempat yang sama dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Pekanbaru. Bripka Donni Malindo menunaikan janjinya menyekolahkan seorang anak yang bekerja sebagai pengamen badut di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau. Anggota polisi lalu lintas Polsek Lirik, itu telah mendaftarkan hingga membelikan perlengkapan sekolah anak dari keluarga kurang mampu tersebut.

Anak pengamen badut itu bernama Riska (11), tinggal bersama orangtuanya di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Inhu. Donni Malindo mengatakan, dirinya sudah mendaftarkan Riska di SDN 13 Rengat Barat sepekan yang lalu. Riska akhirnya diterima setelah pihak sekolah berembuk.

“Riska ini kan umurnya sudah sebelas tahun masuk SD. Alhamdulillah, pekan lalu saya daftarkan akhirnya diterima pihak sekolah. Senin kemarin sudah masuk dan saya antar langsung ke sekolah,” ujar Donni kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).

Donni juga berpesan kepada guru agar menjaga dan mengawasi Riska. “Kami titip ke gurunya, sebelumnya kami juga sudah koordinasi dengan gurunya. Mengingat umurnya Riska sudah sebelas tahun, tentu lebih besar dari anak-anak lainnya. Takutnya nanti dia diejek-ejek sama temannya yang lain, jadi kami harap guru mengawasi muridnya,” kata Donni.

Sebelum masuk sekolah, Donni meluangkan waktunya untuk membawa Riska ke toko perlengkapan sekolah.

Donni membelikan Riska tas, sepatu, seragam, buku dan perlengkapan lainnya.

“Semua perlengkapan sekolah sudah kami belikan untuk Riska. Alhamdulillah, dia sangat senang bisa sekolah. Memang keinginan dia juga mau sekolah,” sebur Donni.

Ia menyebut, Riska bercita-cita ingin menjadi seorang dokter. Donni berpesan kepada Riska agar rajin belajar, sehingga akan menjadi orang yang sukses.

“Mudah-mudahan cita-citanya jadi dokter terwujud di kemudian hari,” ucap Donni.

Sebelumnya, Donni bertemu dengan Riska di pinggir jalan lintas Pematang Reba di Inhu, Sabtu (22/1/2022) malam.

Riska saat itu menggunakan kostum pengamen badut bersama ibunya.

“Waktu itu saya jalan sama istri melihat pengamen badut. Setelah saya hampiri, ternyata dia anak perempuan yang didampingi ibu kandungnya,” cerita Donni.

Setelah ditanya, anak itu bernama Riska (10) dan ternyata tidak sekolah. Riska bersama ibunya mencari uang dengan menjadi pengamen badut.

Donni pun kaget, karena masih ada anak yang tidak bersekolah. Tanpa pikir panjang, ia menawarkan bantuan biaya agar anak itu bisa masuk sekolah.

“Alhamdulillah, ibunya merespon dengan baik dan bersedia anaknya saya sekolahkan,” ucap Donni.

Dia mengatakan, anak tersebut lahir dari keluarga tidak mampu. Keterbatasan biaya itu menjadi alasan ibunya tidak mampu menyekolahkan anaknya.

“Suaminya bekerja jaga kebun. Sedangkan ibu itu cari uang sampingan dengan cara membawa anaknya jadi pengamen badut. Penghasilannya hanya sekitar Rp 500.000 perbulan,” sebut Donni.

Keesokan harinya, Donni datang ke rumah orangtua Riska untuk mengambil KK dan KTP untuk syarat daftar sekolah dasar. (Mus)