0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Bupati Cirebon, Imron, meminta semua element masyarakat untuk segera bangkit, setelah pandemi Covid-19 yang selama dua tahun melanda. Hal itu diungkapkan Imron saat memberikan sambutan pada upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114 di halaman Setda Pemkab Cirebon. Dihadapan peserta upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, seluruh SKPD dan element lainnya, Imron mengajak semua kalangan untuk tidak berleha-leha.

“Tema Harkitnas yaitu Ayo Bangkit Bersama, harus dipahami secara mendalam. Artinya, mari setelah pandemi ini kita bangkit bersama untuk membangun bangsa,” kata Imron, Jum’at (20/5/2022).

Menurutnya, Harkitnas yang ke-114 ini, hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai seremonial saja, namun perlu pemahaman mendalam. Gunanya, bisa memahami essensi sejarah kebangkitan nasional yang harus ditelaah dari sisi historis dibalik peringatan Harkitnas.

“Semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo, diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa. Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan,” ungkapnya.

Boedi Oetomo sendiri, lanjutnya, didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa Stovia pada tahun 1908. Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasilah sebagai cikal bakal pemersatu pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan.

“Pendahulu kita jelas-jelas sudah membentuk persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi, pada era globalisasi seperti sekarang ini, tolong jaga terus persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Imron.

Imron menambahkan, dengan peringatan Harkitnas saat ini, upaya untuk bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi, harus benar-benar dilakukan.  Semangat Harkitnas, harus menjadi acuan bagaimana masyarakat bisa kembali hidup normal setelah pandemi. Semangat Boedi Oetomo, harus menjadi acuan supaya masyarakat kembali bisa beraktifitas dengan tenang.

“Dengan peringatan Harkitnas ini, bisa menjadi pendorong masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Cirebon. Teladan dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Boedi Oetomo harus ditiru. Kalau itu bisa dilakukan, maka kebangkitan masyarakat dalam segala hal, tidak akan ada kendala,” tukasnya. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Program Indramayu Cepat Tanggap (I-Ceta) yang merupakan satu dari 10 Program Unggulan Bupati Nina Agustina Da’i Bachtiar menjadi gerbang pembuka kebangkitan Kabupaten Indramayu.

Kabupaten yang berlokasi di Pantura Jabar ini terus berbenah demi menjamin pelayanan yang semakin baik kepada masyarakatnya.

Dengan tujuan, semua persoalan dapat secepatnya diselesaikan sehingga menjadi pemantik dalam pembangunan daerah dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar, S.H, M.H CRA mengatakan program I-Ceta merupakan salah satu ikhtiar atau upaya dari Pemkab Indramayu untuk bangkit dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Program I-Ceta merupakan program layanan untuk masyarakat dalam berbagai hal agar masyarakat bisa mendapatkan fasilitas maksimal dari pemerintah Kabupaten Indramayu,” kata dia.

Melalui momentum hari kebangkitan nasional (Harkitnas) 20 Mei, Bupati Nina mengajak seluruh elemen untuk belajar dari sejarah dalam peringatan kebangkitan nasional.

“Perjuangan pahlawan di masa lalu dapat dimanfaatkan dengan baik, belajar dengan sungguh-sungguh dan terus berproses menjadi individu yang lebih berkualitas,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu Drs. Aan Hendrajana M.,M.Si mengatakan, dengan program I-Ceta ini menjadi gerbang pembuka untuk kemajuan Kabupaten Indramayu.

Termasuk di momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 2022 ini, dibawah kepemimpinan Bupati Indramayu Nina Agustina, ia optimis Kabupaten Indramayu bakal mampu bersaing dengan daerah-daerah yang sudah lebih dahulu maju.

“Kita terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan program I-Ceta ini,” ujarnya kepada awak media Jum’at (20/5/2022).

Dijelaskan Aan Hendrajana, masyarakat bisa mengadukan semua persoalan yang ada di wilayahnya, baik meliputi kebencanaan, orang sakit, rusaknya fasilitas, hingga kinerja pelayanan. Semua aduan yang masuk akan langsung direspon dan ditindaklanjuti.

Dalam pelaporan tersebut, masyarakat bisa melapor melalui tiga cara. Pertama, melapor secara langsung melalui Call Center Perangkat Daerah (PD), Kecamatan, BUMD, RSUD, dan Puskesmas. Nomor Call Center ini sudah disebarluaskan kepada masyarakat.

Call Center tersebut aktif 24 jam dan masyarakat bisa dengan mudah melapor kepada pemerintah daerah kapanpun dan dimana pun.

“Call Center di 27 Perangkat Daerah, 31 kecamatan, 2 BUMD, 3 Rumah Sakit Umum Daerah, 49 puskesmas, sudah kita sebar. Berikutnya akan menyusul Call Center di 317 desa/kelurahan,” ujar dia,

Disebarnya Call Center ke semua PD ini dan tidak terpusat menjadi satu bertujuan agar pelaporan dari masyarakat bisa lebih efektif dan bisa lebih cepat ditindaklanjuti.

PD yang memiliki tupoksi untuk menindaklanjuti pelaporan akan langsung bertindak melakukan upaya penanganan.

Misalnya, soal pelaporan kebencanaan, kata Aan Hendrajana, masyarakat bisa langsung melapor kepada BPBD Indramayu.

Di sisi lain, pemerintah daerah pun terus meningkatkan pelayanan dengan memberikan pelatihan kepada admin atau customer service yang mengelola masing-masing call center.

Sehingga, masyarakat yang tengah melapor dapat merasa lebih nyaman dan mendapat pelayanan yang maksimal.

Selain melalui Call Center, kedua, masyarakat juga bisa melapor melalui laman SP4N Lapor dan Aplikasi Indramayu 1.

“Alhamdulillah berdasarkan monitoring dan evaluasi dari Kemenpan RB, Indramayu masuk 3 besar di Jabar dalam menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat sejak adanya program I-Ceta,” ujar dia.

Lanjut Aan Hendrajana, untuk lebih mempermudah pelaporan, ketiga, masyarakat juga bisa mengadu melalui media sosial Diskominfo Indramayu, baik di Facebook maupun Instagram.

Walau baru berjalan 1 tahun, program I-Ceta ini rupanya sudah mendapat respon baik dari masyarakat.

Pada tahun 2021, total ada sebanyak 2.245 pelaporan masyarakat yang diterima. Semua laporan tersebut sudah ditindaklanjuti.

Sedangkan pada tahun 2022 ini, sejak Januari sampai saat ini tercatat sudah masuk sebanyak 183 pengaduan.

“Memang lebih sedikit pada tahun ini, tapi ini artinya Indramayu semakin bagus, karena semua kebutuhan masyarakat sudah terlayani dengan baik,” ucap dia.

Kedepan, pihaknya berharap, program I-Ceta di Kabupaten Indramayu bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.

Hal ini sekaligus sebagai momen kebangkitan daerah, begitu pula secara nasional pasca meredanya pandemi Covid-19.

Ia juga optimis, semakin baiknya pelayanan bakal berpengaruh pada capaian kemajuan daerah.

“Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2022 ini, Ayo Bangkit Bersama menuju Indramayu Bermartabat,” pungkasnya. (Dais)

0

Suara Indonesia News – Bengkalis. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, H Adri bakal koordinasikan dengan pihak berwenang terkait kelebihan Hak Guna Usaha (HGU) dan Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT. Tumpuan saat ini sudah dibeli oleh Kriston Agro, untuk dapat melakukan verifikasi sehingga sesuai dengan aturan dan izin yang berlaku.

“Terkait HGU dan IUP Kriston Agro yang telah membeli lahan perkebunan kelapa sawit ribuan hektar dari PT. Tumpuan di wilayah Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, yang masuk kedalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Rangau. Kita bakal koordinasi dengan pihak berwenang untuk dapat melakukan verifikasi biar sesuai dengan aturan dan izin yang berlaku,” tegas Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bengkalis, Jemmy Dolly Winerungam mengakui belum mendengar berita tersebut.

“Kami belum mendengar berita tersebut. Coba kami cek dulu,” ujarnya singkat kepada Awak Media lewat pesan singkat WhatsApp, pada Jum’at, 20 Mei 2022

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir menjelaskan, terkait adanya informasi mengenai Izin Usaha Perkebunan (IUP) berlaku atau tidak berlaku saat ini, kalau bisa dilaporkan secara tertulis.

“Kalau ada informasi bisa dilaporkan tertulis Pak, agar kita bisa dicek. Soal melebihi Hak Guna Usaha (HGU) doman dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), tapi kalau melebihi Izin Usaha Perkebunan (IUP) bakal kita cek, dan betul kita bakal perintahkan ke mereka untuk mengurus IUP perubahan. Masalahnya, tidak sesederhana itu mereka melakukan pengurusan bakal dilakukan penelitian nantinya terhadap kebun tersebut,” jelasnya.

Perkebunan andalan devisa penerimaan Negara di Sektor pertanian, untuk itu keberadaan usaha perkebunan perlu mendapat perhatian serius dari Negara. Keseriusan ini diwujudkan dengan regulasi setingkat undang-undang sebagai dasar dan acuan usaha perkebunan, yakni Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Lantaran menyangkut hajat hidup orang banyak terutama terkait dengan penggunaan lahan, maka pihak yang bakal melakukan usaha perkebunan di atas luas 25 hektar harus berbentuk badan hukum serta wajib memiliki izin usaha perkebunan dan hak atas tanah.

Berdasarkan Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 disebutkan, “Perusahaan Perkebunan yang melakukan usaha budi daya Tanaman Perkebunan dengan luasan skala tertentu dan atau usaha Pengolahan Hasil Perkebunan dengan kapasitas pabrik tertentu wajib memiliki izin Usaha Perkebunan”.

Ancaman ketidakpatuhan terhadap Pasal tersebut berupa ketentuan pidana yang terdapat dalam Pasal 105 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 yaitu pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (Tim/Mus)

0

Suara Indonesia News – Pekanbaru. Polda Riau menangkap dua orang pelaku terkait pengiriman Pekerja Migran lndonesia (PMI) secara ilegal ke Malaysia.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, para pelaku itu yakni ES alias EP warga Rupat dan wanita berinisial SS warga Dumai serta ZP yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Sunarto menjelaskan, terbongkarnya sindikat pengiriman PMI ilegal itu setelah Ditreskrimum Polda Riau mengamankan 1 kapal pompong dan 1 speedboat 2 mesin yang hendak melansir atau membawa pekerja migran Indonesia di Dusun Selomang Baru, Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau pada Minggu lalu (15/5/2022) sekitar pukul 18.45 WIB.

“Pengungkapan berawal dari ditangkapnya 1 kapal pompong dan 1 speedboat 2 mesin milik ZP alias BK yang digunakan untuk melansir atau membawa pekerja migran Indonesia,” ujar Sunarto pada saat gelar konferensi pers Jum’at, 20 Mei 2022.

Pelaku ZP alias BK, sambung Sunarto, diketahui juga sebagai pemilik pompong dan speedboat sekaligus tekong yang membawa PMI ke Malaysia.

Saat penyergapan, ZP berhasil kabur dengan cara menabrakkan kapalnya menerobos hutan bakau dan melarikan diri. Namun polisi berhasil mengamankan ES alias EP, bertugas sebagai orang yang mencarikan penumpang speed boat (tekong darat)

“Upaya pengejaran yang dilakukan oleh petugas mengalami kendala gelapnya malam dan situasi medan hutan bakau,” kata Sunarto.

Pengembangan terus dilakukan dan keesokan harinya pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 17.20 WIB, tim berhasil mengamankan pelaku lainnya seorang wanita berinisial SS di Kelurahan Pelitung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai.

“SS ditangkap saat sedang membawa makanan untuk para pekerja migran Indonesia yang ditampung dsebuah rumah kosong yang berada ditengah hutan,” ungkap Sunarto.

Di dalam rumah penampungan itu, tim menemukan 19 orang dengan rincian 3 orang merupakan warga negara Myanmar yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.

Kurun waktu setengah jam kemudian, tak jauh dari lokasi penampungan awal, petugas kembali menemukan sebanyak 50 pekerja migran di sebuah ruko di Pelintung, Medang Kampai, Dumai, yang juga hendak diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal.

Penanganan ke 50 pekerja migran ini selanjutnya diserahkan ke Polres Dumai untuk dikembalikan ke tempat asal mereka.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah menjalankan aktifitas ilegal ini selama 5 bulan dan telah memberangkatkan ratusan orang pekerja migran Indonesia ke Malaysia.

Pelaku ES alias EP mengaku sebagai perekrut pekerja imigran atau tekong darat yang bertugas membawa ke Dumai menuju Rupat dan mendapatkan upah Rp 4,7 juta serta tambahan sebagai tekong laut.

Sedangkan SS berperan sebagai perekrut dan penampung PMI yang berasal dari Sulsel, NTB, Jawa, Aceh, Sumut serta WNA Myanmar.

“Ia menerima upah antara Rp 5 -13 juta sesui arahan tekong laut, untuk kemudian diberangkatkan menuju Malaysia menggunakan speedboat,” kata Sunarto.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 4 Jo Pasal 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TP Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda sebesar Rp 600 juta.

Narto minta kepada para pelaku pelaku pengirim pekerja migran ilegal untuk menghentikan aksinya, dan pihaknya tidak segan menindak siapapun yang terlibat didalamnya.

“Saya tegaskan kepada para pelaku, hentikan aktifitas ilegal itu. Polda Riau akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalamnya,” tegasnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Sebanyak 527 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Struktural dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 April 2022.

Penyerahan SK tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Dra. Hj. Aminatun Habibah M.Pd didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dan Kepala Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Khusaini, SE di Aula Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, Jum’at (20/05/2022).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman MT. dalam laporannya menyampaikan, penerbitan SK Kenaikan Pangkat periode 1 April 2022 ini dilakukan dalam 2 gelombang sesuai dengan turunnya persetujuan teknis Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional (Kanreg) II Surabaya dikarenakan adanya masalah teknis terkait aplikasi di BKN Kanreg II Surabaya.

“Untuk gelombang pertama sudah diserahkan kepada masing-masing PNS yang menerima sejumlah 215 orang dan saat ini adalah gelombang yang kedua dan yang terakhir untuk periode 1 April 2022,” kata Sekda Achmad Washil.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Dra. Hj. Aminatun Habibah M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mendapatkan kenaikan pangkat sesuai dengan apa yang dikerjakan maupun golongan ruang masing-masing.

“Kepada PNS yang telah menerima SK kenaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik yang baik, serta mengoptimalkan kinerja birokrasi sehingga berdampak pada pembangunan di Kabupaten Gresik,” ucap Bu Min.

Masih Bu Min menjelaskan, ini merupakan prestasi panjenengan semua yang tidak diberikan serta merta, “Namun dari hasil etos kerja, prestasi, kedisiplinan, dedikasi dan loyalitas panjenengan semua di instansi masing-masing,” jelasnya.

Mantan Kepala Sekolah SMK As’aadah, Ning Min juga mengajak ASN untuk tetap senantiasa berinovasi terus tingkatkan kinerja dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk melayani masyarakat Kabupaten Gresik.

“Mari kita layani masyarakat Gresik dengan hati sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ yang artinya Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

Adapun PNS yang menerima SK kenaikan pangkat tersebut antara lain, struktural 274 sedangkan PNS Fungsional sebanyak 253 orang yang terbagi dalam beberapa golongan ruang. Golongan I sebanyak 2, Golongan II 97 orang, Golongan III 344 orang, dan Golongan IV sebanyak 84 orang. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Jajaran prajurit TNI di Indramayu peringati Hari Kelahiran Kodam 3 Siliwangi Ke-76 dengan melakukan potong tumpeng, bagikan sembako untuk para Veteran dan cek kesehatan personil, pada Jum’at 20/5/2022.

Diketahui, hari Kelahiran Kodam 3 Siliwangi yang jatuh pada 20 Mei bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114, oleh karena itu, jajaran prajurit TNI di Indramayu juga memperingatinya dengan melakukan upacara bendera.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya bermakna sebagai seremonial saja, namun memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik Peringatan Harkitnas,” ungkap Teguh Wibowo, Dandim 0616 Indramayu kepada media.

“Selain itu, kita akan melaksanakan kegiatan doa bersama dan syukuran memperingati HUT Kodam 3 Siliwangi sehingga diharapkan kedepannya saling menerapkan silih asah silih asih silih asuh dan saling merangkul masyarakat kita semua khususnya di wilayah kodim siliwangi.” Tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, prajurit TNI Angkatan Darat di indramayu juga melakukan cek kesehatan jantung dengan sistem Elektro Kardio Gram (EKG) di Aula Markas Besar Komando Distrik Militer 0616 Indramayu.

Menurut Teguh, pemeriksaan jantung menggunakan sistem EKG merupakan bentuk tindak lanjut instruksi pimpinan yang harus proaktif dalam memberikan dukungan dan pelayanan.

“EKG merupakan langkah yang tepat untuk mengecek kesehatan dan mengurangi angka penderita penyakit jantung para prajurit TNI AD yang berada dalam naungan Kodim 0616 indramayu,  mudah-mudahan anggota semuanya bagus,” harapnya.

Sementara itu, Ketua tim kesehatan Dr. Wahyu menambahkan bahwa, EKG berguna untuk mendeteksi sedini mungkin kesehatan jantung seluruh anggota.

“Apabila ditemukan adanya anggota yang mengalami kelainan jantung, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lebih mendalam sesuai hasil screening.” pungkasnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Dengan memiliki berbagai potensi unggulan dan inovasi, Desa Kedokanbunder siap menjadi desa unggul di Kabupaten Indramayu.

Kesiapan tersebut terungkap ketika berlangsung penilai lomba desa tingkat Kabupaten Indramayu, Kamis (19/5/2022) di Desa Kedokanbunder.

Camat Kedokanbunder Atang Suwandi menjelaskan, keinginan kuat untuk menjadi desa terbaik merupakan keinginan warga Desa Kedokanbunder. Semangat tersebut diamini oleh dirinya bahwa melahirkan desa-desa juara merupakan harapannya setelah Desa Cangkingan menjadi desa terbaik pada lomba desa tahun sebelumnya.

“Kita ingin desa terbaik berikutnya lahir dari Kecamatan Kedokanbunder. Setelah Desa Cangkingan kita ingin desa lainnya juga menjadi desa juara. Semangat optimis ini harus kita bangun bersama,” tegas Camat Atang.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Lomba Desa tahun 2022 yang juga Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Tati Rahmawati menjelaskan, Lomba Desa tahun 2022 ini untuk mencari desa terbaik yang selanjutnya akan menjadi perwakilan Kabupaten Indramayu pada lomba yang sama tingkat Provinsi Jawa Barat.

Penilaian yang dilakukan kali ini merupakan penilaian administrasi yang meliputi administratif, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Sementara tim penilai berasal dari unsur DPMD, BPBD, Dinas Kesehatan, dan TP PKK.

Kuwu Kedokanbunder Waskim menjelaskan, saat ini Desa Kedokanbunder merupakan desa yang sangat pesat dalam perkembangan ekonominya hal ini tidak terlepas dari status Desa Kedokanbunder sebagai desa perdagangan dan jasa.

Selain itu Desa Kedokanbunder juga ingin mengembangkan Situs Makam Nyi Mas Ratu Ayu Kawunganten sebagai wisata religi. Pasalnya situs tersebut merupakan peninggalan masa lalu dan ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Selain unggulan tersebut, lanjut Waskim, Desa Kedokanbunder juga telah membentuk relawan siaga bencana yang telah terbentuk sejak tahun 2021 lalu. Relawan berbasis masyarakat ini merupakan langkah nyata untuk mitigasi dan penanganan bencana di Desa Kedokanbunder.

“Berikan kami kesempatan untuk menjadi desa terbaik di Kabupaten Indramayu pada tahun 2022 ini,” kata Kuwu Waskim.

Paparan tentang Situs Nyi Mas Ratu Ayu Kawunganten membuat penasaran Ketua Tim, akhirnya pada kesempatan itu meminta untuk melihat secara langsung dan melakukan ziarah di tempat tersebut. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Momen pasca lebaran alangkah lebih bagus di manfaaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar masyaraktat dengan pemerintahan, seperti yang di jalankan di kecamatan Camapaka Purwakarta, Jawa barat.

Yang menggelar halal Bi halal yang terlihat kompak dan di hadiri oleh pemerintahan Desa sebanyak 10 desa di kecamatan Camapaka, Purwakarta serta tokoh ulama pengurus majlis ulama Indonesia (MuI) dan masyarakat .

Camat campaka H. Ade Sumarna sangat mengapresiasi kegiatan silaturahmi halal Bi halal ini karna jalinan silirahmi yang kompak dan harmonis bisa di wujudkan dalam modal membangun dan mensejahterakan masyarkat.

” Semoga jalinan tali sitatuhmi Atar kepala desa dan ulama dan masyarakat bisa berjalan dengan baik terjalin harmonis sehingga kecamatan Camapaka bisa memberi pelayanan yang terbaik pada masyarakat.” Papar Camat Ade dalam sambutan halal BI halal ini, Jumat (20/5/2021)

H.muhtarom selaku ketua MUI Kecamatan Camapaka juga menyambut baik acara halal BI halal yang sederhana ini namun bermakna mendalam yang paling penting jalinan silaturahmi antara  pemerintahan dengan ulama yang semakin solid dan harmonis.

” Kita siap menjalin silaturahmi dengan unsur pemerintahan kecamatan maupun pemerintah Desa yang sudah terjalin dengan baik semoga ke depan lebih bisa mendukung program pemerintah dalam.menciptakan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud .” Tegas H. Muhtarom Ketua MUI kecamatan Camapaka .

Sedangkan dalam acara halal BI halal ini juga dari pemerintahan Kecamatan Campaka memberikan penghargaan kepada seluruh pihak Pemerintahan Desa yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan zakat fitrah kategori terbaik yang tahun ini di sematkan untuk pemerintahan Desa Cirende.

H. Hanafi,ST., selalu Kepala Desa Cirende Kecamatan Campaka sangat bangga atas penghargaan kategori pengumpulan zakat fitrah terbaik se-Kecamatan Camapaka.

“Saya sangat apresiasi kepada masyarakat yang telah partisipasi mendukun program pemdes, Semoga dengan penghargaaan ini bisa semakin lebih baik lagi untuk membangun desa.”Pungkas Kades Cirende. (fuljo/Crist)