0

Suara Indonesia News – Banjar. Dandim 0613 Ciamis, Letkol Inf Wahyu Alfiyan Arisandi , S.I P , M.I.POL, Lounching Penyaluran Bantuan Tunai Untuk Pedagang Kaki Lima & Warung (BTPKLW) Minyak goreng  Tahun 2022, acara ini dilaksanakan di Halaman Makoramil 1313/Banjar Kota Banjar, Rabu (18/5/2022).

Pada kegiatan tersebut di hadiri oleh Walikota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih  S.Ip,M.Si., Wakil walikota Banjar H. Nana Suryana, S. Pd ,Dandim 0613/Cms  Letkol Inf Wahyu Alfiyan Arisandi,S.I.P,M.I.Pol. Kapolres kota Banjar di wakili oleh Kabaglog Polres Banjar Kompol Cucu Juhana,  Ketua DPRD kota Banjar  Drs. H. Dadang Kalyubi, Kejari Kota Banjar   Ade Hermawan SH, MH,  Kadishub kota Banjar Ajat Sudrajat, Kepala BPBD Kota Banjar Kusnadi, Kadis KUKMP Kota Banjar  Edi Herdianto, Sekdis Perijinan  Hermawan, Pabung Kodim 0613/Cms Mayor Czi Budi Ariyanto, Danramil 1313/Banjar Mayor Inf Junaedi, Dansubdenpom III/4 Banjar   Lettu CPM Yasin, Camat Purwaharja  Jajat, Camat Banjar Asep Yani serta warga penerima Manfaat.

Penyaluran sudah dimulai hari ini tanggal 18 sampai dengan 28 Mei 2022. Penyaluran bantuan tunai ini untuk Pedagang Kaki Lima & Warung di 4 Kecamatan di Kota Banjar dan 10 Kecamatan diKabupaten Pangandaran . Sebanyak 14 ribu Pedagang mendapatkan bantuan sebesar Tiga ratus Ratus Ribu Rupiah (300.000.-) secara tunai perorang.

Pada kesempatan ini juga Dandim 0613 Ciamis beserta Forkopimda Kota Banjar menyaksikan langsung penyaluran bantuan tunai kepada warga penerima manfaat.

Pada sambutannya Dandim 0613 Ciamis Letkol Inf  Wahyu Alfiyan SIP.M.I.POL., mengatakan bantuan langsung secara tunai hari ini akan terus dibagikan sampai dengan tanggal 28 Mei 2022.

“Kodim Ciamis diberikan tugas dari Mabes TNI untuk menyalurkan bantuan kepada para Pedagang kaki lima dan juga warung. Ada 14.000 pedagang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan di wilayah Kodim 0613 Ciamis”, kata Dandim.

“Untuk pelaksanaan pembagian bantuan tunai ini kita jadwalkan di koramil perkecamatan di Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran dengan tetap memperhatikan prosedur protokol kesehatan”, lanjutnya.

“Harapan saya bantuan ini dapat bermanfaat bagi bapak ibu sekalian, untuk menambah modal usaha guna meningkatkan perekonomian keluarga”, ucap Dandim.

Pada kesempatan yang sama Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih.S.I.P.M.Si.,  mengatakan “Saya atas nama Pemerintah Kota Banjar mengapresiasi pembagian bantuan tunai oleh TNI di masa pandemi ini”,

“Bantuan ini dimaksudkan agar bapak ibu sebagai pedagang dapat menggunakannya sebagai tambahan modal usaha dimasa pandemi”, kata Ade Uu

“Kami tiga Pilar berharap bantuan ini dapat membantu bapak ibu untuk mempertahankan usahanya sekaligus dapat menggerakan roda perekonomian  khususnya di Kota Banjar”, tambahnya.

Sementara itu Bapak Rahmat Hidayat pedagang gorengan  warga kecamatan Banjar salah satu penerima bantuan sangat berterima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat senang dan sangat berterima kasih atas bantuan ini, nantinya bantuan ini akan saya pergunakan untuk menambah modal usaha dagang saya”, Ujar Rahmat. (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Banjarnegara. Sejak Tanggal 16 Mei 2022 sejumlah Pasar Hewan di Banjarnegara ditutup oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara bersama Kepolisian Polres Banjarnegara dan instansi terkait.

Upaya ini dilakukan menyusul ditemukannya virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto SIK, MH mengatakan bahwa penutupan pasar hewan dilakukan secara bertahap, hari ini penutupan dilakukan di Pasar Hewan Purwonegoro. Kecamatan Purwanegara Banjarnegara.

“Personel melaksanakan pengamanan penutupan pasar hewan, kegiatan ini juga diikuti oleh instansi terkait dari TNI, Satpol PP serta Dinperindag, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara,” katanya di Mapolres Banjarnegara, Rabu (18/5/2022).

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penanganan Kasus PMK (Penyakit Mulut Kuku) pada hewan ternak di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

“Adanya penutupan pasar ini diharapkan Kasus PMK (Penyakit Mulut Kuku) pada hewan ternak dapat terkendali, kami melakukan pengamanan agar kegiatan penutupan berjalan aman,” ujarnya.

Sementara untuk memantau lalulintas hewan, lanjut AKBP Hendri, pihaknya akan melakukan penyekatan diperbatasan, Banjarnegara dengan Kabupate Wonosobo, Purbalingga, Banyumas maupun Kebumen.

“Apabila ada pergerakan hewan baik sapi maupun kambing akan kami hentikan, sedangkan di Pasar hewan yang ditutup kita tempatkan Personel untuk melakukan patroli,” tutur dia.

Selain itu, sambung Kapolres, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pengecekan kepada masyatlrakat peternak hewan dan rumah pemotongan hewan (RPH).

“Memberikan penyuluhan kepada peternak hewan, cara pencegahan PMK dan penanganan jika hewan mengalami gejala,” pungkasnya mengakhiri. (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai. Personil Satuan Lalu Lintas melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kegiatan pengaturan lalu lintas padat Pagi, pada Rabu Tanggal 18 Mei 2022, sekitar Pukul 07.00 Wib s/d Pukul 08.00 Wib di beberapa lokasi di wilayah hukum Polres Tanjungbalai.

Sebelum pelaksanaan kegiatan pengaturan arus lalu lintas padat Pagi, terlebih dahulu melaksanakan apel Pagi di Lapangan apel Polres Tanjungbalai yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Hotlan Wanti Siahaan SH guna memberikan arahan dan petunjuk.

Adapun lokasi atau tempat dilaksanakannya kegiatan adalah Bundaran Jalan Sudirman – Jalan Gereja Tanjungbalai. Simpang Jalan Gereja – Jalan Teuku Umar Tanjungbalai. Simp. Djaganat Tanjungbalai. Simp Titi Silau Tanjungbalai. Pasar Veteran Tanjungbalai. Pasar Esdengki Tanjungbalai. Depan Mako Polres Tanjungbalai. Simp.POMAL Tanjungbalai. Simp.Menara Lima Tanjungbalai. Depan Sekolah Alwashliyah Gading Tanjungbalai. Depan SMP Negeri 1 Tanjungbalai dan depan SD Negeri 5 Tanjungbalai.

“Kegiatan yang dilaksanakan adalah pengaturan arus lalu lintas serta tindakan Kepolisian terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata dan melakukan himbauan penggunaan masker terhadap pengguna jalan yang tidak menggunakan masker guna mencegah penularan covid-19 di Kota Tanjungbalai,” Kata Kasat Lantas Polres Tanjungbalai AKP Hotlan Wanto Siahaan.

“Hasil yang dicapai saat kegiatan dilaksanakan terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan serta mencegah penyebaran penularan covid-19 diwilayah hukum Polres Tanjungbalai,” Jelas Kasat Lantas mengakhiri.

Amatan dilapangan Personil yang melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas padat Pagi yaitu Kasat Lantas Polres Tanjungbalai diikuti juga oleh KBO Satlantas dan Para Kanit Satlantas Polres Tanjungbalai serta Personil Satlantas Polres Tanjungbalai. (Taufik H)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Edi Prastio, SH, MH, CLA., Ketua Umum Perhimpunan Anti Diskriminasi Indonesia (PADi) menyikapi kesaksian Direktur Utama PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN), Christian Soetio yang mengungkapkan aliran dana kasus suap izin usaha tambang kepada eks Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming. Dimana Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan (PDIP) Kalsel dan Bendahara Umum PBNU ini diduga menerima suap dan melakukan pencucian uang Rp  98 Milyar.

Bung Prastio sapaan akrabnya, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk segera ditetapkan tersangka dan ditangkap. Sebab, Mardani H. Maming dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, Jumat, 13 Mei 2022, secara terang disebut menerima suap.

“Kami mendesak Pimpinan KPK RI untuk segera menangkap dan menetapkan tersangka kepada terduga Mardani H Maming yang sudah disebut menerima suap. Dalam keterangan saksi Christian Soetio dan bukti transfer sudah ditunjukkan kepada hakim. Jadi jangan lama-lama, nunggu apa lagi,” kata Edi Prastio SH, MH, CLA., kepada wartawan senior RB. Syafrudin Budiman SIP di Jakarta, Rabu (18/05/2022).

Menurut Bung Prastio, Christian dalam sidang dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu, Dwidjono Putrohadi Sutopo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, Jumat, 13 Mei 2022. Christian menjadi saksi bersama Manajer Operasional PT Borneo Mandiri Prima Energi (BMPE), Suryani; dan pegawai PT PCN, Muhammad Khabib. Christian menduduki posisi Dirut PT PCN menggantikan posisi kakak kandungnya Henry Soetio yang telah meninggal dunia pada Juni 2021.

“Christian mengatakan mengetahui adanya aliran dana kepada Mardani melalui PT Permata Abadi Raya (PAR) dan PT Trans Surya Perkasa (TSP). PT PAR dan TSP bekerja sama PT PCN dalam hal pengelolaan pelabuhan batu bara dengan PT Angsana Terminal Utama (ATU). Mardani yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan disebut sebagai pemilik saham PAR dan TSP,” katanya menjelaskan posisi Christian.

PDI Perjuangan dan PBNU Diminta Nonaktifkan Mardani H Maming

Perhimpunan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) melalui Edi Prastio, SH, MH, CLA., Ketua Umum-nya juga mendesak kepada Pimpinan PDI Perjuangan (PDIP) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menonaktifkan Mardani H Maming. Sebab kata Bung Prastio akrabnya, dugaan perbuatan Mardani diduga melakukan pencucian uang hasil kejahatan-nya demi pengamanan dan perlindungan hukum.

“Kami juga meminta PDIP dan PBNU untuk menonaktifkan Mardani demi menjaga nama baik organisasi. Supaya juga tidak ada dugaan uang masuk kepada PDIP dan PBNU sebagai organisasi Mardani bernaung,” tegas Bung Prastio.

Sebelumnya dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, Jumat, 13 Mei 2022, dalam keterangan-nya Christian Soetio sempat menjadi perhatian dari Anggota Hakim Tipikor Ahmad Gawi, sebagaimana dilansir dari tempo co.

“Saksi tadi menyampaikan bahwa dana yang mengalir ke Mardani totalnya berapa?” tanya Ahmad Christian.

“Ratusan miliar yang mulia. Mohon maaf yang mulia, transfer ke Mardani, tapi transfernya ke PT PAR dan PT TSP,” kata Christian.

Ia menyatakan mengetahui aliran dana itu karena pernah membaca pesan WhatsApp dari Henry Soetio yang ditujukan kepada Resi, pegawai bagian keuangan PT PCN. Resi diperintahkan mentransfer duit ke Mardani H Maming lewat PT PAR dan TSP.

“Ada berapa kali perintah itu?,” lanjut Ahmad Gawi.

“Yang saya tahu di WA berkali-kali yang mulia,” jawab Christian.

“Berapa totalnya?” tanya Ahmad Gawi.

“Total yang sesuai TSP dan PAR itu nilainya Rp 89 miliar yang mulia,” ucap Christian mengutip laporan keuangan PT PCN yang dia baca di persidangan.

“Jadi total Rp 89 miliar untuk TSP dan PAR?” tanya Ahmad Gawi.

“Betul yang mulia,” jawab Christian.

“Itu sejak tahun?” lanjut Gawi.

“2014 yang mulia, sampai 2020. TSP dan PAR masuk Grupnya 69. Yang saya ketahui, yang saya dengar, punyanya Mardani,” ucap Christian Soetio.

“Memang tidak langsung ke Mardani dari Resi itu?” tanya Ahmad Gawi.

“Siap yang mulia,” ucap Christian.

Christian pun menyatakan pernah mendengar dari Henry Soetio bahwa kakaknya hendak diperkenalkan kepada terdakwa Dwidjono Putrohadi oleh Mardani H Maming. Kabar ini Christian terima lewat sambungan telepon.

Dia pun mengaku sempat mendengar soal hutang piutang antara Henry Setio dan terdakwa Dwidjono. Christian turut menunjukkan selembar bukti ikatan hutang piutan antara Henry Soetio dan Dwidjono Putrohadi kepada majelis hakim.

Kuasa hukum terdakwa Dwidjono, Lucky Omega Hassan, berkata kesaksian tiga orang itu untuk meringankan Dwidjono yang sudah berniat jadi justice collaborator. Menurut Lucky, kesaksian Christian menguatkan keterlibatan Mardani H Maming dalam konteks peralihan IUP. Sebab, kata Lucky, ada aliran dana yang diterima oleh perusahaan-perusahaan afiliasi milik keluarga dari Mardani H Maming atau Grup Batulicin 69.

“2015 dia (Christian Seotio) mendengar sendiri percakapan dengan Mardani untuk setoran. Dari 2015 yang ketahuan, sedang itu berakhir sampai 2020. Total yang sudah dikeluarkan untuk bahasanya dalam persidangan tadi,jatah ya.Yang dikeluarkan sendiri sudah Rp 89 miliar ditujukan kepada perusahaan afiliasi Grup 69, PT PAR dan PT TSP,” kata Lucky Omega Hassan.

Lucky berharap kesaksian Christian Soetio bisa ditindaklanjuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Karena ada dugaan aliran dana yang sifatnya tidak langsung, tapi ada afiliasi melalui perusahaan-perusahaan Grup 69 itu,” tutup Lucky Omega Hassan.

Kasus korupsi ini berawal dari peralihan izin usaha tambang dari PT Bangun Karya Pratama Lestari (BKPL) kepada PT PCN pada 2011, saat Mardani massih menjadi Bupati Tanah Bumbu. Hal itu dinilai melanggar peraturan karena izin usaha tambang tak diperbolehkan untuk dialihkan.

Kejaksaan Agung yang menangani kasus ini menjadikan Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo sebagai tersangka. Menurut kejaksaan, Dwidjono menerima uang sebesar Rp 10 miliar dari PT PCN. Padahal, menurut pengacara Dwidjono, Isnaldi, uang tersebut sebagai piutang yang sudah diselesaikan urusannya.

Pengacara Dwidjono justru menuding Mardani H Maming yang menerima aliran dana dari PT PCN. Dalam suratnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, Isnaldi, membeberkan peran Mardani dan aliran dananya.

Menurut Isnaldi, Mardani yang merupakan politikus PDI Perjuangan memperkenalkan kliennya dengan Henry Soetio. Saat itu, Mardani disebut meminta Dwidjono untuk mengurus dan menyelesaikan proses pengalihan IUP tersebut. Proses pengalihan tersebut pun berakhir dengan keluarnya surat keputusan yang ditandatangani oleh Mardani H Maming.

Mardani H Maming membantah ikut bertanggung jawab dalam kasus suap tersebut. Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu menyatakan menandatangani SK tersebut karena sudah menganggap prosesnya tak cacat hukum setelah diperiksa oleh Dwidjono dan bawahannya yang lain.

“Baru dibawa kepada saya berupa SK, dan surat rekomendasi pernyataan bahwa ini sudah sesuai aturan yang berlaku. Diparaf kabag hukum, bisa asisten dan sekda. Seandainya tidak sesuai aturan, harusnya proses itu tidak sampai ke meja saya,” kata Mardani H Maming.

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP

0

Suara Indonesia News – Kota Tebingtinggi. Pemerintah Kota  Tebing Tinggi menggelar sosialisasi penyakit Hepatitis Akut pada anak dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, di halaman Kantor Camat Rambutan, Rabu (18/05) 2022.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan penyakit hepatitis akut pada anak di Kota Tebing Tinggi belum ada terdeteksi. Meski demikian, harus tetap waspada dan diantisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan asupan gizi yang cukup bagi anak serta kesehatan.

“Tentang penyakit Hepatitis B akut, ini virus tidak terdeteksi oleh mata. Apa yang harus kita lakukan adalah kewaspadaan. Apa lagi ini dikategorikan menyerang anak-anak sampai usia 17 tahun. Kepada kita semua, tolong menggalakkan, mengingatkan ini supaya menjaga kebersihan lingkungan kita dan menjaga kecukupan asupan gizi makanan anak-anak kita serta menerapkan protokol kesehatan,” ujar Wali Kota.

Terkait PMK pada hewan ternak, Wali Kota menjelaskan bahwa kebutuhan hewan ternak untuk Kota Tebing Tinggi cukup tinggi, sehingga dibutuhkan hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikonsumsi. Untuk itu, Wali Kota menyampaikan agar masyarakat yang memiliki hewan ternak agar selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan hewan ternak.

“Hewan yang terkena penyakit mulut dan kuku ini tidak layak untuk menjadi hewan kurban nantinya.

Kita tahu Tebing Tinggi ini setiap tahunnya kalau kurban membutuhkan 600 ekor sapi, dan ini bukan jumlah yang sedikit. Bahkan, kita sampai mendatangkan dari daerah-daerah  ungkap Wali Kota.

Wali Kota juga mengimbau agar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan penyuluhan-penyuluhan secara langsung kepada peternak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Muhammad Iqbal, Sp.P. mengharapkan kepada masyarakat, khususnya orang tua untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat dan jangan panik jika anak mulai sakit tetapi agar segera membawa anak ke Puskemas atau Rumah Sakit terdekat.

“Jika anak mulai sakit dengan gejala awal seperti diare, mual, 0muntah, sakit perut dan disertai demam ringan. agar langsung membawa anak ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Pada gejala awal tersebut, masyarakat tidak perlu panik. Segeralah bawa pasien ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat. Jangan menunggu muncul gejala lanjutan seperti kulit dan mata menguning,” ucapnya.

Disela-sela kegiatan sosialisasi, mengingat akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi pada 22 Mei 2022, maka kegiatan sosialisasi juga dibalut dengan silaturahmi Wali Kota Tebing Tinggi bersama peserta sosialisasi.

Wali Kota memohon pamit dan memohon maaf kepada masyarakat dan berpesan agar menjaga Kota Tebing Tinggi dengan sebaik – baiknya.

“Saya mohon pamit, karena akan mengakhiri jabatan Wali Kota pada 22 Mei nanti. Dan saya mohon maaf, agar kiranya kemaafan itu diberikan.

Pesan saya kepada semua, setiap pemimpin pasti ada masanya  dan setiap masa pasti ada pemimpin.

Jangan samakan pemimpin satu dengan yang lain, karena masalah yang dihadapi pasti berbeda. Mari kita jaga Kota Tebing Tinggi ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Wali Kota.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ucapan terima kasih dan apresiasi oleh tokoh masyarakat atas kepemimpinan Wali Kota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M dan Wakil Wali Kota Ir. H. OKI Doni Siregar, M.M serta pemberian cinderamata dan bantuan disinfektan kepada Kepala Lingkungan yang ada di Kecamatan Rambutan, pemberian ulos untuk Wali Kota dan berfoto bersama. (Julian)

0

Suara Indoneaia News – Konawe. Memacu masuknya investasi di Kabupaten Konawe yang merupakan bagian dari peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin), sudah menjadi komitmen prioritas Kadin Konawe yang bersinergi bersama Pemerintah Daerah melalui sejumlah kolaborasi program-program kerja dari Dinas dan Badan teknis terkait.

Pernyataan ini diungkapkan Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar ST yang di dampingi Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Kewirausahaan, Tahsan Tosepu, WKU Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Komite Tetap (Komtap) Mediasi dan Persaingan Usaha, Aspin, SH, MH.,  saat beraudiensi bersama Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Konawe, Jumrin, S.Pt., di Kantornya di Kompleks Perkantoran Pemkab Konawe Inolobunggdue, Unaaha, Kab Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (18/5/2022).

Menurut Yusran Akbar, bahwa kolaborasi program bersama itu akan menjadi langkah konkrit untuk menggandeng investor menanamkan investasinya ke daerah ini yang di mediasi Kadin Konawe. Dan Salah satunya, bakal masuknya investasi di sektor industri peternakan dan pengolahannya yang menjadi bagian dari Bisnis Agroindustri.

“Peluang investasi dari sejumlah pengusaha nasional yang diarahkan Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, pak Anton Timbang kepada Kadin Konawe harus kita jemput, kita follow up dan tindak lanjuti secepatnya. Apalagi investasi di sektor peternakan skala industri ini melirik sumberdaya dan potensi ternak sapi Kabupaten Konawe,” ujar Yusran Akbar.

Komoditi daging sapi kita, lanjut Ketua Kadin Konawe diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar dan kebutuhan daging di Kota Jakarta dan sekitarnya. Sehingga rencana masuknya investasi pada komoditas itu harus dibarengi dengan kesiapan data real populasi ternak sapi, lahan pakan ternak dan penggembalaannya serta sarana penunjang investasi lainnya.

Ditempat yang sama, Kadis Peternakan Kabupaten Konawe, Jumrin SPt menyebutkan bahwa jumlah popolasi ternak sapi yang berada di daerah ini dan sudah terdata lebih dari 72 ribu ekor tersebar hampir di semua kecamatan dan desa.

“Populasi ternak sapi di Konawe sekitar 72 ribu tersebar hampir di semua kecamatan dan desa, sehingga produksi daging pertahunnya mencapai 500 ribu kilogram yang baru memenuhi pasar lokal saja,” ungkap Jumrin.

Usai pertemuan itu, rombongan Kadin Konawe diajak melihat secara langsung program penggemukan sapi yang dikelola peternak perorangan di Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha.

Belasan ekor sapi tampak terlihat dengan lahapnya memakan pakan ternak yang diberikan pengelolanya. Beberapa jenis sapi yang dipenggemukan itu terdiri dari Sapi Bali, Lomosin dan Simental. Bahkan sapi jenis Simental yang berumur 3 tahun yang berbobot 950 kg sudah dipesan untuk keperluan qurban saat Hari Raya Idul Adha mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi program antara Dinas Peternakan dan Kadin Konawe dalam penyerapan investasi ke daerah. Sehingga Dinas Peternakan sangat terbantu dengan terealisasinya salah satu program unggulan daerah atas serapan investasi yang masuk ke Kabupaten Konawe,” imbuh Jumrin.  (Red SI/Rls)

0

Suara Indoneaia News – Mojokerto. Satlantas Polresta Mojokerto melakukan uji coba penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di 9 titik jalan yang ada di Mojokerto.

Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam menjelaskan penindakan pelanggaran (Dakgar) menggunakan alat Incar atau ETLE tersebut digunakan untuk menindak pelanggaran lalu lintas di 9 titik jalan.

“Sembilan titik jalan tersebut diantaranya jalan raya Bhayangkara, Jl Pb Sudriman, Jl Niaga, Jl Majapahit, Jl Prajurit Kulon, Jl Brawijaya, Jl Hayam Wuruk, Jl Gajah Mada dan Jl Benteng Pancasila,” beber Iptu MK Umam kepada wartawan, Rabu (18/05/2022).

Lanjut Iptu MK Uman, alat incar ETLE ini terpasang di mobil patroli serta CCTV yang berada di 9 ruas jalan. fungsinya untuk memantau apabila terjadi pelanggaran lalu lintas di jalan raya tersebut.

“Di Mojokerto sudah ada ETLE Mobile yang telah diuji coba oleh petugas, nantinya para pelanggar lalu lintas dapat mengurus pelanggaran sesuai petunjuk dalam surat ETLE yang sudah dikirim ke alamat sesuai kendaraan dan pelat nomor yang terkoneksi dengan NIK,” imbuh Iptu MK Umam.

Masih Iptu MK Umam, inovasi dari Satlantas Polres Mojokerto Kota terkait adanya alat incar ETLE ini bertujuan untuk mengimplementasikan program prioritas Kapolri yang ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, mengubah image masyarakat terhadap proses penindakan Polantas, menimbulkan deteren efek terhadap pelanggar.

“Kemudian, membentuk karakter tertib berlalu lintas, menghindari penyalahgunaan wewenang oleh petugas, menghindari debat antara petugas dan pelanggar dan memberi kepastian Hukum kepada masyrakat,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indoneaia News – Nias Selatan. Koramil 10/ Lolowau Kodim 0213/Nias menyerahkan Dana ( BT-PKLWN). Bantuan Tunai Pedagang Kakilima Warung dan Nelayan bantuan Minyak Goreng kepada Masyadakat di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Lolowau dan Kecamatan O, OU bertempat di Balai Desa Lolowau Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Rabu (18/05/2022).

Danramil 10/ Lolowau Kapten Arh Suru Adiman Nimrot Hutapea mengatakan bahwa Dana Bantuan Tunai PKLWN bantuan Minyak Goreng yang disalurkan hari ini sebesar Rp. 300.000/Orang dan Programnya dari Bapak Presiden Jokowi dan Panglima TNI, disalurkan  untuk mendukung dan meningkatkan usaha Masyarakat termasuk kebutuhan Minyak Goreng, ucapnya.

Danramil 10/Lolowau juga menjelaskan bahwa sasaran yang menerima BT -PKLWN hari ini berjumlah 497 Orang dengan ada dua Kecamatan yang menerimanya yaitu Kecamatan Lolowau  berjumlah 313 Orang dan Kecamatan O, OU 184 Orang,terangnya.

Danramil  juga mengatakan bahwa dengan adanya bantuan  BT-PKLWN dari Pemerintah ini, Kita berharap semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya masing-masing penerima bantuan “ tutur Danramil penuh harap.

Pelaksanaan kegiaatan pembagian dana BT-PKLWN ini turut dihadiri oleh Camat Lolowau Foanita Halawa,Kapolsek Lolowau Iptu Adolf Purba, Danramil 10/ Lolowau Kapten Arh Suru A N Hutapea bersama Babinsa , Para Kepala Desa dan Masyarakat penerima Bantuan

Menurut pantauan Suara Indonesia News di lokasi kegiatan bahwa pembagian Dana  Bantuan Tunai PKLWN ini berjalan dengan aman dan tertib. (Aro Ndraha)