Menteri LH Tinjau Waste to Energy Muara Fajar, Kapolda Riau Tegaskan Dukungan...

Menteri LH Tinjau Waste to Energy Muara Fajar, Kapolda Riau Tegaskan Dukungan Atasi Sampah

0
SHARE

PEKANBARU, SUARA INDONESIA NEWS | Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si. meninjau fasilitas Waste to Energy di TPA Muara Fajar, Pekanbaru, Selasa (5/5/2026). Kapolda Riau Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. turut mendampingi kunjungan kerja tersebut.

Selain meninjau Waste to Energy, rombongan juga melihat Tabung Harmoni Hijau Polda Riau, inovasi pengelolaan sampah berbasis energi dan lingkungan.

Turut hadir Karo SDM Polda Riau Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, PKKM TK III Polda Riau, serta Kapolresta Pekanbaru Kombespol Muharman Arta. Dari KLH, hadir staf ahli menteri Laksmi, Plt Deputi Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 Melda, serta Direktur Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup Dodi Kurniawan.

Akademisi Rocky Gerung, perwakilan Pemprov Riau, dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar juga ikut dalam kunjungan bersama unsur Forkopimda.

Menteri Jumhur menegaskan, sampah tidak bisa lagi ditangani secara konvensional. “Waste to energy jadi solusi strategis. Kurangi volume sampah sekaligus hasilkan energi yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Polda Riau yang aktif mendukung program lingkungan, termasuk lewat Tabung Harmoni Hijau. “Keterlibatan Polri dalam isu lingkungan bentuk kepedulian nyata. Ini contoh sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat,” kata Jumhur.

Kapolda Riau Herry Heryawan menyatakan siap mendukung penuh kebijakan penanganan sampah dan perlindungan lingkungan. “Lewat Tabung Harmoni Hijau, kami dorong kesadaran masyarakat. Solusinya harus produktif dan bernilai guna,” tegasnya.

Pemerintah optimistis teknologi ramah lingkungan seperti Waste to Energy tak hanya jadi solusi ekologis, tapi juga memberi nilai tambah bagi pembangunan berkelanjutan di Riau, khususnya Pekanbaru. (Mus)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY