Di Kota Lhokseumawe, Banyak Warung Kopi yang Menerapkan Sistem Parkir Berbayar

Di Kota Lhokseumawe, Banyak Warung Kopi yang Menerapkan Sistem Parkir Berbayar

0
SHARE

LHOKSEUMAWE, SUARA INDONESIA NEWS | Sejumlah pengunjung warung kopi (warkop) di Kota Lhokseumawe mengeluhkan praktik pungutan parkir yang dinilai tidak konsisten dan memberatkan, meskipun sebagian lokasi usaha tersebut memiliki area parkir yang disebut-sebut merupakan fasilitas khusus milik warkop. (08/06/2026)

Keluhan itu mencuat setelah seorang pengunjung (WD) 43 tahun menyampaikan pengalamannya saat menikmati kopi di salah satu warkop. Ia mengaku diminta membayar biaya parkir saat hendak meninggalkan lokasi, meski hanya beraktivitas di tempat yang sama.

“Saya minum kopi sebentar, tapi saat keluar diminta lagi bayar parkir. Lhoksemawe ini kalau banyak parkir,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kondisi ini disebut tidak hanya terjadi di satu titik, namun juga di beberapa warkop lain di Lhokseumawe. Hal tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan pengunjung terkait kejelasan sistem pengelolaan parkir, terutama di area yang merupakan bagian dari usaha kuliner tersebut.

Sebagian pengunjung menilai, jika lokasi berada di jalan umum, penarikan parkir untuk kepentingan penertiban lalu lintas masih dapat dipahami. Namun mereka berharap ada kejelasan aturan dan koordinasi yang baik agar tidak terjadi pungutan berulang yang membingungkan pelanggan.

“Bukan soal uangnya, tapi kenyamanan. Harusnya pemilik usaha juga paham bagaimana membuat pengunjung nyaman,” tambah pengunjung lainnya.

Para pelanggan berharap pihak pengelola warkop bersama pihak terkait dapat menertibkan sistem parkir agar lebih transparan, tidak membingungkan, serta tetap mendukung kenyamanan pengunjung yang datang untuk bersantai dan menikmati kopi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola warkop maupun instansi terkait di Kota Lhokseumawe. (wandy ccp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY