Bahrain Akui AGK, MK & BK Perang Dalam Momentum Politik Hanyalah Skenario...

Bahrain Akui AGK, MK & BK Perang Dalam Momentum Politik Hanyalah Skenario Keluarga

1,311 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Labuha, Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, menghadiri acara silaturahmi Rahmi dan Buka puasal Bersama dengan keluarga Besar Tobelo Galela yang di pusatkan di Changa Matau samping kantor Bupati Halmahera Selatan, Jumat (31/05/2019), dalam sambutannya Bahrain mengatakan dalam momentum pemilihan Bupati  dan wakil Bupati Halsel periode 2020 – 2025 nanti keluarga Besar togale diminta untuk rapatkan Barisan untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode ke dua.

Di katakannya, pada momentum Pilkada ini di kabupaten Halmahera Selatan ada sejumlah tokoh yang sudah mulai bermunculan untuk bersaing merebut kursi nomor satu di kabupaten Halsel khususnya tokoh togal,  di antaranya Muhamad Hi Ismail, Iksan subur, Basam Kasuba, Sagaf Hi Taha, Sarka elajou, dan petahana Bahrain kasuba siapapun tokoh togale yang muncul sebagai calon Bupati maupun wakil,  dirinya sangat siap untuk bersaing karena dirinya tetap berjuang untuk mempertahankan dan melanjutkan pemerintahan di kabupaten Halmahera Selatan.

Dirinya juga meminta kepada seluruh tokoh togale untuk tetap komitmen bersamanya dalam melanjutkan pemerintahan ini pada periode yang kedua dan khusunya orang togale yang di Birokrasi untuk tidak mencampuri urusan politik namun lebih fokus dalam meniti karir pangkat dan golongan sehingga jika orang togale terpilih lagi sebagai Bupati Halsel maka sekdanya juga orang togale, agar semua kepentingan pemerintah dan politik bisa terakomodir dengan baik selama pemerintahan ini berjalan.

Bahrain Kasuba di Hadapan sekitar 30 orang keluarga Togale yang menghadiri acara Silaturahmi dan Batal bersama tersebut mengatakan dalam momentum politik ini terjadi perselisihan pendapat itu hal biasa seperti yang terjadi pada momentum Pilgub dan pilpres antara AGK, MK, dan BK dalam perang politik itu biasa dan ini hanya skenario politik dalam keluarga dan perang politik itu waktu berakhirnya hanya tiga hari jadi kami di dalam keluarga tidak ada masalah sehingga apapun alasannya saya tetap menjaga keluarga Togale dalam setiap kepentingan. ujarnya. (Bur)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY