DURI, SUARA INDONESIA NEWS | Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau kini punya pusat pertanian modern. Greenhouse milik PKK Air Jamban resmi dioperasikan sejak Senin (28/4/2026). Fasilitas ini jadi jawaban atas keterbatasan lahan yang selama ini menghambat ibu-ibu berinovasi.
Ketua PKK Air Jamban Dian Afri Jayanti (42) menyebut greenhouse berukuran 8×12 meter itu mengubah cara kerja kelompoknya. “Dulu tanam TOGA dan sayur hasilnya cuma 10-35 ikat per siklus. Lahan sempit, cuaca ekstrem, tanaman sering rusak,” kata Dian, Sabtu (2/5/2026).
Lewat Program Puteri Proklim Melayu Lestari, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) membangun greenhouse lengkap dengan sistem pengairan, bibit hidroponik, dan 1.000 lubang tanam. Sebanyak 30 anggota PKK kini menerapkan sistem kerja terstruktur, dari penyemaian hingga perawatan hidroponik.
“Lahan terbatas, tapi harapan kami lebih luas. Greenhouse ini tempat kami belajar untuk maju bersama,” ujar Dian.
Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih mengapresiasi kolaborasi warga dan PHR. Menurutnya, inisiatif ini memperkuat ketahanan pangan sekaligus ekonomi warga di wilayah padat. “Ini bukan hanya pertanian, tapi pemberdayaan masyarakat dan upaya jaga lingkungan,” katanya.
Dengan hidroponik, produksi diproyeksi naik 3-4 kali lipat menjadi 100-150 ikat sayur per siklus. Potensi pendapatan kelompok diperkirakan tembus Rp4 juta per bulan.
Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal menyebut program ini investasi sosial. “Ibu-ibu mampu taklukkan keterbatasan lahan dan beralih ke teknologi greenhouse. Kami dorong lahirnya kemandirian,” ujarnya.
Iwan menegaskan, pengelolaan 1.000 lubang tanam secara mandiri jadi bukti transformasi. “Ketika masyarakat rasakan langsung manfaat ekonomi, di situlah esensi pemberdayaan berkelanjutan,” kata dia. Ia menambahkan, dukungan masyarakat juga kunci menjaga keandalan energi nasional, di mana PHR jadi salah satu tulang punggung sektor migas.
Greenhouse ini diharapkan jadi pusat produksi sayur sekaligus simbol kemandirian ekonomi berbasis komunitas di tengah keterbatasan ruang kota.
TENTANG PHR ZONA ROKAN
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.
Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi: Victorio Chatra Primantara
Sr Officer Media Relations Zona Rokan
HP: 0821-6210-3858
victorio.primantara@pertamina.com
Ditulis oleh : Musrialdi

















