Konferensi V IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe: Perkuat Organisasi dan Komitmen Memajukan Pendidikan TK

Konferensi V IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe: Perkuat Organisasi dan Komitmen Memajukan Pendidikan TK

0
SHARE

LHOKSEUMAWE, SUARA INDONESIA NEWS | Konferensi V Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia(IGTKI-PGRI) Kota Lhokseumawe menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kota Lhokseumawe, rabu 23 september 2026 .

Dalam sambutannya, Ketua IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe, Ibu Meutia, S.Pd., Gr., mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua IGTKI Kota Lhokseumawe periode 2025–2030.

“Ini adalah amanah yang sangat besar dan mulia,” ujarnya

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab bersama seluruh pengurus dan anggota IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe.

Menurut Meutia, keberadaan IGTKI-PGRI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Karena itu, diperlukan kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama seluruh anggota untuk menjalankan program organisasi.

“Kita sadar, guru TK adalah ujung tombak pembentukan karakter anak bangsa.

Bersama pengurus baru, kami menyusun visi IGTKI yang solid, profesional, dan berintegritas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Meutia menyampaikan bahwa IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe akan terus mendorong peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan Tk di empat kecamatan, yakni Banda Sakti, MuaraDua, Blang Mangat, dan Muara Satu.

Salah satu perhatian organisasi adalah penguatan program pendidikan TK serta peningkatan profesionalisme guru.

IGTKI-PGRI juga berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Program kerja kami akan diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme, mengaktifkan kembali program pengembangan kurikulum, serta memperkuat kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Meutia juga menyampaikan pentingnya dukungan dan kebersamaan dari seluruh anggota IGTKI-PGRIKota Lhokseumawe.

Menurutnya, organisasi tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh guru dan pengurus.

Ia mengajak seluruh guru TK untuk menjadikan organisasi sebagai wadah bersama dalam meningkatkan kompetensi, memperkuat persaudaraan, serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak.

Konferensi V IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi untuk periode kepengurusan mendatang.

Melalui semangat solid, profesional, dan berintegritas,IGTKI-PGRI Kota Lhokseumawe berkomitmen terus berkontribusi dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas. (wan ccp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY