Lomba Mancing Menuju Desa Wisata di Embung Telukagung Berlangsung Meriah

Lomba Mancing Menuju Desa Wisata di Embung Telukagung Berlangsung Meriah

314 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Indramayu. Bupati Indramayu Nina Agustina menghadiri kemeriahan lomba mancing menuju desa wisata yang diinisiasi Komunitas Persatuan Mancing Indramayu (Permai) dan Pemerintah Desa Telukagung, di Embung Telukagung Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Minggu (19/3/2023).

Lomba mancing menuju desa wisata ini yang dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Setda Indramayu Sugeng Heryanto menghadirkan sejumlah hadiah utama untuk para juara.

Hadiah lomba utama mancing menuju Desa Wisata ini seperti 1 Unit Sepeda Motor Scopy, 2 Sepeda Motor Beat Karbu, 3 Sepeda Gunung dan Uang Pembinaan. Sementara untuk door prize terdiri dari 1 Unit Sepeda Motor, 1 Unit Kulkas, 1 Unit Mesin Cuci, 3 Unit Joran Surf, 5 Unit Reel Maguro dan hadiah menarik lainnya.

Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Setda Indramayu Sugeng Heryanto mengatakan, sangat apresiasi keikutsertaan peserta dalam lomba mancing menuju desa wisata, karena selain bertujuan memperoleh ikan juga dapat mempererat tali silaturahmi sesame penggiat hobi dalam rangka menjaga ekosistem sungai.

Selain itu, kondisi ekosistem sungai yang baik di area embung BBWS tersebut serta memiliki potensi sebagai destinasi wisata pedesaan tentunya melalui lomba mancing ini sangat diharapkan Desa Telukagung Kecamatan Indramayu menjadi tujuan wisata.

“Melalui lomba mancing pada area embung BBWS ini, seyogyanya Desa Telukagung sebagai desa wisata dapat segera terwujud. Untuk itu, saya menyambut baik dan merasa bahagia atas adanya lomba mancing ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat diagendakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan,” tambahnya.

Diterangkan Sugeng Heryanto, Kabupaten Indramayu memiliki potensi perikanan yang cukup besar, tingkat pengelolaan sumber daya dan budi daya perikanan juga tak kalah potensial. Terlebih Kota Mangga merupakan pemasok ikan terbesar Jawa Barat, maka idak ada alasan bagi masyarakat di Bumi Wiralodra untuk tidak mengonsumsi ikan.

Namun Pada Kenyataannya, tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Indramayu masih rendah bila dibandingkan dengan jumlah hasil produksi perikanan. Di mana berdasarkan data, ideal konsumsi ikan adalah 62 kilogram per tahun, sementara untuk di indramayu sendiri pada tahun 2022 angka konsumsi ikan baru mencapai 58,50 kilogram per tahun.

Sehingga Sugeng Heryanto, sebagaimana keinginan Bupati Indramayu Nina Agustina sudah saatnya seluruh pihak di Kabupaten Indramayu menyadari akan pentingnya makan ikan dan mengajak masyarakat untuk senantiasa gemar makan ikan dan gemar memelihara ikan.

“Mari kita galakkan secara masif dan berkesinambungan, gerakan gemar makan ikan di masyarakat. Begitu juga dengan gerakkan memelihara ikan, mari kita tumbuh kembangkan kembali, di mana pun tempatnya, apapun medianya, sehingga di bumi indramayu ini, tidak boleh ada air yang tidak ada ikannya,” paparnya.

Pada kesempatan ini Sugeng mengajak, seluruh elemen masyarakat, agar menyatukan tekad dan hati untuk menjaga alam supaya tetap bersih, salah satu caranya dengan tidak membuang sampah ke sungai, dan tidak mencemari alam yang dicintai.

“Jadilah kita semua sebagai penjaga dan pelestari alam demi masa depan, agar anugerah alam ini dapat kita wariskan kepada generasi penerus dalam keadaan yang baik dan bersih,” ajaknya.

Adapun Juara 3 Mangdas dari Komunitas WBI berhasil mengangkat ikan barramundi dengan berat 0,475 kg, Juara 2 Febri berhasil mengangkat ikan barramundi dengan berat 0,67 kg dan Juara 1 Wiidodo dari komunitas SKS berhasil mengangkat ikan dengan berat 0,87 kg. (Toro)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY