Mahasiswa Kecam Gugus Tugas Subulussalam

Mahasiswa Kecam Gugus Tugas Subulussalam

445
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Subulussalam. Kami dari aliansi mahasiswa dan pemuda Subulussalam mengecam keras atas berita yg beredar di suatu media Online pada tanggal 01/08/2020, terkait adanya mahasiswa yang terkena covid 19 di Banda Aceh dengan memiliki KTP Subulussalam, Aceh. melalui press reliss nya Sabtu 08/08/2020.

Menurut Hasbi Bancin, sebagai ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda kota Subulussalam (AMPES) padahal sampai sekarang belum ada data dan fakta menyatakan adanya mahasiswa yang terkena virus tersebut sebagai mana yang di sampai kan Baginda Nasution,SH., sebagai juru bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kota Subulussalam di salah satu media yang ternama di Aceh.

Bahwa di dalam judul berita tercantum Warga Subulussalam Positif Covid 19, bersetatus Mahasiswa di Banda Aceh dan bahkan kan ada lagi satu berita lagi yang berjudul Gugus Tugas Perkirakan Dua Warga Subulussalam Yang Covid 19 tertular di Banda Aceh,

Namun didalam berita itu pihak team Gugus tugas  tidak satu pun mencantum kan  nama dan alamat yang jelas, sehingga membuat pembaca jadi panik.

Kami juga mengutuk kejadian ini karena tidak mendasar dan meresahkan orang tua dan mahasiswa Subulussalam yang berdomisili di Banda Aceh.

Padahal kejadiannya sudah hampir seminggu sejak berita tersebut di tanyang kan, tapi sampai sekarang belum ada data dan identitas mahasiswa  Subulussalam yang di sebut sebut mereka ada yang sudah positif terkena Covid 19.

Hasbi juga menambahkan, pihak mahasiswa juga sudah mencoba menelusuri dan menghubungi langsung Call Center Posko kesehatan Gugus tugas Covid 19 Propfinsi di Banda Aceh demi untuk mempertanyakan setatus oknum mahasiswa yang disebut Positif Kena Virus Corona itu, namun sampai sekarang tidak ada yang bisa memberi jawapan yang jelas.

Ini tidak bisa dibiarkan dan harus di tindak karena sangat meresahkan dan membuat Panik masyarakat terutama Orang tua dan mahasiswa di Banda Aceh, pungkas nya kepada media.

Hasbi juga mengharap kepada kepada pihak berwajib untuk menelusuri apa motif  tentang berita ini yang di anggab sangat  menimbulkan keresahan di tengah tengah masyarakat saat ini, tutup Hasbi. (Syahbudin Padang)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY