Pemda Halmahera Selatan di Duga Beli Predikat WTP

Pemda Halmahera Selatan di Duga Beli Predikat WTP

6497
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Labuha, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), berhasil meraih kembali penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk yang kelima kalinya.

Penghargaan predikat WTP tersebut diserahkan langsung oleh kepala Perwakilan BPK RI Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan di Kantor BPK RI Perwakilan Maluku Utara, di Ternate, pada Jumat (24/05/19) beberapa waktu lalu dan Sebelumnya, Pemkab Halsel telah berhasil meraih opini WTP ini selama 4 tahun berturut – turut yakni LKPD 2014 sampai dengan LKPD 2017 dan pada tahun 2019 ini, menjadi opini WTP yang kelima kalinya  diraih oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Halsel.

Predikat WTP Tersebut di serahkan oleh ketua BPK -RI perwakilan Maluku Utara dan di terima oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba yang diwakili Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim. Saat menerima WTP Iswan Hasjim mengungkapkan kebanggaan dia atas m yang diterima oleh Pemkab Halsel, Dengan begitu, Iswan mengajak kepada seluruh jajarannya agar prestasi ini dapat dipertahankan dan jika perlu lebih ditingkatkan lagi kedepan untuk Halsel lebih baik.

Dan “Alhamdulillah ini adalah merupakan kado terindah bagi kami yang juga kemarin 23 Mei 2019 bertepatan dengan tiga tahun usia kepemimpinana Bahrain Kasuba – Iswan Hasjim (BK-IS). Ini  adalah salah satu berkah bulan ramadhan,”  dan Baginya ini merupakan prestasi yang tidak terlepas dari hasil kerja keras para pegawai di lingkungan Pemkab Halsel, Ini akan menjadi sebuah motivasi bagi kami agar terus meningkatkan kualitas kerja untuk kepentingan masyarakat. ucapnya.

Sementara Aswin Adam selaku Kepala BKPAD Halsel menjelaskan bahwa ini yang kelima kalinya Pemkab Halsel raih WTP dan masuk dalam peringkat ketiga besar, bersama Kota Ternate dan Kota Tidore. Sedangkan Kabupaten Taliabu dan Sula serta Provinsi  masih mendapatkan WDP,  “Dengan diterimahnya kembali WTP ini, Kabupaten Halmahera Selatan akan mendapatkan dana Insentive oleh Pemerintah Pusat di tahun depan,” jelas Aswin.

Meski Predikat WTP yang di Banggakan oleh Pemkab Halsel tersebut di terpa isu tak sedap yakni WTP tersebut di dapatkan bukan karena atas kerja keras Pemda halsel dan para SKPD namun ada dugaan kuat predikat WTP itu di beli oleh Pemda Halsel.  Berdasarkan pengakuan dari salah seorang sumber terpercaya kepada media ini, mengatakan untuk mendapatkan predikat WTP ini tidak mudah karena harus memberikan uang miliaran rupiah ke BPK Perwakilan Maluku Utara meski Halsel masih memiliki banyak temuan kerugian negara tapi masih tetap mendapatkan predikat WTP. Ujarnya.

Sementara itu,  Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, saat akan di konfirmasi mengenai hal ini melalui saluran teleponnya, nomor handphonenya tidak aktif.

Dugaan predikat WTP di beli oleh Pemda Halsel ke BPK jika itu benar adanya, ketua Devisi investigasi LSM FRONT Delik anti korupsi kabupaten Halsel, Ruslan Abdul mendesak kepada komisi pemberantasan korupsi (KPK) agar melakukan penyidikan terkait jual beli predikat WTP Karena Halsel di ketahui sebagai kabupaten yang tingkat penyalahgunaan Anggaran lebih tinggi dari kabupaten kota di Maluku Utara. ujarnya. (Bur)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY