LHOKSEUMAWE, SUARA INDONESIA NEWS | Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Lhokseumawe melakukan kunjungan sosial ke lokasi pascakebakaran hebat yang terjadi pada 5 Mei 2026 lalu.
Peristiwa kebakaran yang menghanguskan pemukiman warga tersebut terjadi begitu cepat. Hanya dalam waktu sekitar tiga jam, “si jago merah” melalap sedikitnya 77 unit rumah. Berdasarkan data di lapangan, musibah ini berdampak pada 81 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa yang kini terpaksa harus mengungsi.
Setelah dilakukan pendataan lebih lanjut pada Rabu (13/5/2026), diketahui terdapat empat rumah yang dihuni oleh keluarga dari murid-murid TK di Kota Lhokseumawe. Para murid tersebut berasal dari TK Nurul Iman, TK Diana, TK Vinca Rosea, TK Al Bayyan, dan TK Budi Darma.
Merespons hal tersebut, IGTKI Kota Lhokseumawe berkoordinasi dengan seluruh sekolah TK se-Kota Lhokseumawe untuk menggalang dana bantuan. Aksi kemanusiaan ini difokuskan untuk meringankan beban para korban, khususnya bagi anak didik yang kehilangan tempat tinggal.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu program ini sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sedikit bantuan dari kita tentu sangat berarti bagi mereka yang sedang tertimpa musibah,” ujar perwakilan organisasi dalam keterangannya. (wandy ccp)

















