Widodo  Muktiyo – Septriani Tangkary, “Lost Generation & Hari Nusantara XIX”

Widodo  Muktiyo – Septriani Tangkary, “Lost Generation & Hari Nusantara XIX”

392 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Jakarta, Acara ini merupakan upaya kita  bersama khususnya  kepada generasi muda, usia millenial. Bahwa bangsa dan negara besar ini sangat berdaulat  atas Darat dan lautnya. Semoga  president Jokowi dapat  hadir  saat upacara  puncaknya Di Pariaman,  Sumatera Barat 14 Desember yad. Indonesia sudah  Lama dikenal  sebagai  bangsa maritim, nenek  moyang kita  adalah  pelaut maka Muncul lagu ‘Nenek  Moyangku Pelaut. Kita  punya garis pantai  terpanjang didunia”, demikian Prof. DR. Widodo Muktiyo – Dirjen Informasi Komunikasi Publik  Kemenkominfo saat doorstops disebuah Resto kawasan senayan, Jakarta lalu.

Masih kata Widodo, Saat Ini millennial demikian dekat dengan virtual, gadget, media social. Maka dalam mempromosikan Hari  Nusantara ke-XIX Ini kami melibatkan millenial  didalamnya. Mereka  para Netizen punya andil besar dalam hajat besar ini termasuk para insan pers.Karena ini bukan semata kognitif ya,tetapi sejauh mana kecintaan kita kepada NKRI, mengejewantahkan kedaulatan darat dan Lautan. Persiapan sudah maksimal, semoga presiden Jokowi dapat hadir.

Masih Kata Widodo, acara ini selain seremoni nasionalis kita semua, juga kami yakin akan ikutserta dalam pengentasan kemiskinan khususnya diwilayah pesisir. Kordinasi dan  sinerjitas lintas kementerian dan instansi terkait berjalan baik, PUPR,  Maritim, Kominfo, pemerintah daerah dsb. Seminar potensi darat, laut, juga keindahan alamnya.

Adapun Septriana Tangkary, SE, MM mengatakan senada dengan Widodo,”Kordinasi dan  Sinerjitas lintas kementerian dan  stakeholders terkait acara Hari Nusantara XIX ini sudah dititik optimal, sebagaimana arahan  presiden  Jokowi bahwa  tidal ada lagi visi misi menteri, yang ada hanya visi  misi presiden. Semua sejak 5 tahun lalu telah berjalan baik, ibaratnya serial permasalahan sudah dapat tersolusikan hanya melalui WA-Grup kami. Ibarat jika ada titik api, kami  dapat padamkan bersama sejak dini. Sejak 5th lalu, tidak  ada lagi egosektoral,  tetapi kolaborasi,  sinerjitas yang baik, semangat dan kerja keras, kerja cerdas dan optimisme atas  semua rencana kerja”, demikian  Septriana – Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim RI.

Mengenai ‘coder/coding atau programer, Bella mengatakan bahwa potensi coder sudah tersosialisasikan dengan baik sejak tahun lalu. Sudah kita lakukan kepada para siswa Slta/SMK. Ini adalah semangat bersama sebagaimana arahan presiden Jokowi tentang vokasi, kemenkominfo merilis program DTS-digital talent scholarship.Satu upaya bagaimana menggerakan usia millenial menuju coder atau programer, kami sudah bersinerji dengan 30 universitas,  22 universitas setara politekhnik,  4 perusahaan besar dalam pelatihan vokasi usia Slta, S1 dan S2.

Hari Nusantara bukan seremoni belaka, karena mereka mencoba keras mengimplementasikan visi misi presiden demi kedaulatan penuh atas darat dan Laut. Bersama  Widodo,  Septriana berucap, “Sampai jumpa di  kota Pariaman,Mohon Doa restu seluruh anak bangsa, Aamiin yarabilalamiin”, kemudian beliau berdua bergegas pamit. Saya pun mengacungkan jempol. (PpRief/RL)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY