0

Suara Indonesia News – Depok. Berdasarkan hasil tinjaun Bakornas dilapangan pada hari jumat, 9 Juli 2021 lalu, bahwa proses pengecoran dalam pembangunan GOR Kota Depok mendapati diduga menggunakan bahan bekas atau tidak memenuhi standar. Sebagaimana hal itu disampaikan oleh Hermanto selaku Ketua Umum Bakornas. Selasa (13-07-2021)

Ketum BAKORNAS tersebut menyampaikan, Pada saat kami mengunjungi proses pembangunan GOR Kota Depok kami menjumpai penggunaan Besi Beton Bekas yang akan dilakukan pengecoran. Besi Beton yang digunakan tersebut juga diduga tidak satu jenis, type dan merk, ada yang jenis banci dan ada yang full. Kami menduga ada pencampuran bahan-bahan dengan yang kualitasnya kurang baik dan bahan-bahan yang bekas. Tutur aktivis muda tersebut pada awak media, Senin 12 Juli 2021.

“Kami juga menemukan pengakuan salah satu pekerja yang berasal dari luar Kota Depok bekerja tanpa di sweb dan rapid test. Hal ini sungguh sangat kami sayangkan. Dimana saat ini pemerintah lagi gencar-gencarnya dalam penerapan PPKM Darurat. Kami meminta semua pihak terkait agar jangan ada pembiaran terkait hal ini, terutama komitmen pemerintah Kota Depok Dalam penerapan PPKM Darurat, “tuturnya.

“Hasil temuan kami tersebut telah kami sampaikan pada pemerintah Kota Depok, Video dan Gambar temuan dilapangan juga telah kami kirim melalui sambungan komunikasi whatsapp. Dudi Miraz selaku Kepala Dinas Disrumkim Kota Depok ketika dikonfirmasi mengenai penggunaan bahan besi beton bekas, Ia menyampaikan, “Terimakasih Atas Infonya akan kami tindaklanjuti” Demikian jawabannya.

Namun saat kami pertanyakan apakah semua pekerja telah mengikuti prokes dan apakah semua pekerja terlebih yang bersal dari luar Kota Depok dilakukan sweb atau rapid, Kepala Dinas Disrumkim tersebut tidak memberikan jawaban.

Temuan tersebut juga telah kami sampaikan kepada Wali dan Wakil Wali Kota Depok melalui komunikasi whatsapp. Namun wali dan Wakil Wali Kota Depok tidak menanggapi, Paparnya.

Adapun pengerjaan proyek pembangunan GOR Kota Depok tersebut berasal dari APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2021. Dengan nilai Pagu Rp. 12.360.480.000. Kode RUP : 28098547. Dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT. ANGGADITA TEGUH PUTRA. Dengan Harga Terkoreksi senilai Rp. 11.941.665.272,50. Konsultan Pengawas pengerjaan proyek tersebut yaitu PT. Selaras Multiarsi Konsultan.

Lebih lanjut Ketum Bakornas tersebut menyampaikan, Kami sebagai masyarakat sangat berharap kiranya agar kiranya pembangunan GOR Kota Depok Dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, baik itu RAB, RKS, Spesifikasi Bahan dan Material, maupun standar Harga satuan. Kami juga berharap agar semua pekerja mendapatkan hak perlindungan sebagaimana hak tenaga kerja. Juga terkait program pemerintah dalam hal penanganan covid -19. Terlebih lagi saat ini dalam masa proses penerapan PPKM Darurat, tutup Anto demikian ia sering disapa.

Julianta Sembiring Amd. MI, SE, SH, selaku Advokasi BAKORNAS juga turut menyampaikan pendapat terkait temuan team dilapangan. Ia menyampaikan, setiap pembangunan yang memakai uang rakyat harus betul- betul dijalankan sesuai prosedur. Jangan sampai ada pengurangan kualitas dan volume. GOR Kota Depok dibangun bukan dengan biaya pribadi pemerintah tetapi dengan uang rakyat. Apabila terdapat penyelewengan maka perlu diproses secara hukum. Kiranya ini juga menjadi perhatian semua pihak termasuk penegak hukum dan BPK, Pungkas Julianta.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada jawaban dan klarifikasi dari semua pihak terkait diatas. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Banyak cara untuk bertahan hidup di saat krisis Pandemi ini seperti yang di jalankan Abah Nandang warga Desa Cisaat, Campaka, Purwakarta Jawa Barat ini.

Untuk menyambung hidup, Abah nandang beberapa tahun ini sejak virus Corona melanda Indonesia sudah membuka area lahan seluas total 4 hektar di area Situ Wisata Cisaat.
Beberapa aktivitas Abah Nandang yang di jalankan program ketahanan pangan seperti bercocok tanam padi, berkebun, beternak domba dan ayam, membuat Empang budidaya ikan serta kini sedang di geluti pembudayaan jambu kristal.

“Situasi ekonomi semnjak korona membuat saya harus melakoni aktivitas bertani, berkebun dan beternak kalau di biarkan kita mau makan apa untuk menyambung hidup kita harus jalankan program ketahanan pangan.” Tegas Abah Nandang pada media, di lokasi area pertanian situ Cisaat Purwakarta.

Area pertanian yang di tekuni Abah Nandang terlihat tanahnya subur airnya melimpah membuat tanaman padi dan kebun cengek terlihat hijau dan berkembang dengan baik, Abah endang mengakui hasilnya selama bertahun ini mengalami kemajuan , bahkan kini Abah endang sedang budidaya jambu kristal.

” Saya bersyukur jerih payah membuka lahan ini ada kemajuan dalam hasilnya padi subur hasilnya lumayan bisa di nikmati, sekarang saya sedang budidaya jambu kristal semoga hasilnya sama baiknya.” Ujar tokoh supranatural di Purwakarta ini. (13/07-2021)

Sedangkan untuk tempat istirahat melepas lelah abah Nandang membuat gubuk lengkap dengan dapurnya di area ini di temani istrinya yang setia menemani aktivitasnya bertani ini.

Abah Nandang menjelaskan bahwa karna keterbatasan sarana prasarana dalam aktivitas program kenahanan pangan ini untuk perkembangan ke depan pihaknya tidak terlepas harus ada dukungan beberapa pihak yakni pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta terutama Bupati Purwakarta Ambu Anne melalui Dinas Pertanian, pihak Legislatif pusat Kang Dedi Mulyadi, Ketua DPRD Purwakarta H.Ahmad Sanusi Amor serta para investor yang siap memberi bantuan sarana Prasarana.

” Di Karnakan saya keterbatasan modal dan  alat sarana parasana kami juga mohon bantuannya kepada bupati, Ambu Anne, perwakilan legislatif pusat kang Dedi Mulyadi dan DPRD Purwakarta H.Amor Sudi kiranya membantu hal ini.”papar Abah endang.

Program ketahanan pangan di area Situ Cisaat perlu dukungan pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta dan pihak Legislatif DPRD Purwakarta serta para investor demi kemajuan ekonomi desa yang mandiri.

” Semoga pihak Pemda Purwakarta Bupati Ambu Anne, legislatif pusat Kang Dedi Mulyadi, ketua DPRD Purwakarta H.Amor serta investor bisa memberikan bantuan , sehingga kemajuan ekonomi desa tercapai.” Pungkasnya. (Fuljo/Usep)

0

Suara Indonesia News – Magetan. Kembali sejumlah paket sembako dibagikan oleh Polres Magetan beserta Jajaran bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah serta Para Tokoh Masyarakat

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana S.I.K menyebutkan, tidak sedikit masyarakat yang hidupnya kini membutuhkan bantuan sosial, dikarenakan pekerjaan atau usaha mereka terdampak oleh penerapan PPKM darurat.

“Di tengah kondisi seperti itu memang bagi masyarakat yang terdampak penerapan PPKM darurat, bantuan tersebut sangat dibutuhkan, tentunya mereka hanya bisa bertumpu dan berharap ada datangnya bantuan,” ucap AKBP Festo Ari Permana, Senin (12/7/2021).

Lanjutnya, akibat penerapan PPKM darurat, banyak pekerjaan dan usaha warga yang terpaksa tutup atau tidak bisa beroperasi secara normal. Banyak pula pegawai perusahaan yang terpaksa dirumahkan karena tempat mereka bekerja tutup.

“Ini kan mau tidak mau harus dibantu, mereka akan kesulitan bertahan hidup kalau mereka tidak dibantu. Nah situasi seperti itu bantuan-bantuan sosial dari pemerintah dan pihak-pihak tertentu di harapkan ini bisa mengalir cepat, tepat, dan juga bisa termanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

“Kami akan bersinergi dengan tokoh masyarakat untuk memaksimalkan Baksos walau belum bisa merata. Tapi akan terus berupaya agar kegiatan ini dapat merata,” imbuhnya.

Dan juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat umumnya dan kepada personel Polres Magetan khususnya untuk senantiasa menjaga kesehatan, terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M.

Kapolres sangat berharap PPKM darurat yang diterapkan pemerintah dapat efektif menekan laju penularan Covid-19, sehingga kebijakan itu dapat segera dicabut dan aktivitas sosial dan ekonomi kembali bergulir. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Ditengah gencarnya operasi yustisi dan penyekatan di Kota Santri dalam rangka PPKM Darurat. Polres Gresik justru peduli warga terdampak pandemi Covid-19.

Bersama instansi terkait, jajaran Kepolisian Resor Gresik mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Bahkan belakangan terjadi peningkatan kasus dan masuknya varian baru.

Diluar edukasi dan penindakan, Polres Gresik menyalurkan paket sembako menjaga harapan warga terdampak langsung situasi serba sulit seperti saat ini.

Mendatangi beberapa rumah janda renta hidup sebatang kara di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. Lalu petugas pengayom masyarakat ini mengulurkan tangan menyampaikan kebutuhan pangan, Senin (12/7/2021).

Berisikan 5 kg beras, minyak goreng 2 liter, 10 bungkus mie instan, 1 Pak masker kesehatan dan 1 dus paket sembako. Bhayangkara Kota Santri berharap bantuan ini mendatangkan manfaat bagi mereka.

Diantara penerima manfaat tersebut ialah Siti Fatimah (95) seorang janda renta warga Jalan Kelapa, Dusun Srembi Desa Sukorejo Kec. Kebomas – Gresik.

Ia hidup sebatang kara. Tidak jarang untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari harus mengandalkan ukuran tangan tetangga sekitar.

Kabag Sumda Polres Gresik KOMPOL Didik SH., MH didampingi Kapolsek Kebomas KOMPOL I Made Jatinegara, Kasat Binmas AKP Said dan Kades Sukorejo yang menyalurkan Baksos tersebut, sampai tersentuh hati.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM diwakili Kabag Sumda KOMPOL Didik SH. mengatakan, bakti sosial ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat terdampak pandemi.

“Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengoyak sendi perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu kami terpanggil hati mengurangi beban hidup menjaga harapan warga yang membutuhkan uluran tangan,” ungkap Kabag Sumda Polres Gresik.

Pihaknya berharap apa yang disalurkan ini bisa bermanfaat dan menggugah kepedulian sosial ditengah pandemi.

“Semoga masih ada dermawan tulus hati membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya. (Hari R)

0
ilustrasi

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Rencananya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melaksanakan tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Aceh Singkil dimulai pada Senin, 12 Juli 2021.

Kepastian jadwal itu disampaikan Sekda Aceh Singkil, Drs Azmi, kepada Media ini Senin (12/07/2021).

” Pada tanggal 12 Juli nanti pembentukan panitia pilkades dan dirangkai dengan proses lainnya sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan

Sedangkan pemilihan atau pemungutan suara secara serentak digelar 14 November 2021. Selanjutnya, pelantikan kepala desa yang baru digelar 20 Desember 2021.Dengan demikian, insyaallah, Januari 2022, desa yang melaksanakan pilkades telah memiliki kepala desa defenitif,” ujar Azmi.

Menyangkut dengan pedoman pilkades itu, tambah Azmi, sudah bisa dilihat pada Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Singkil yang sudah diterbitkan Pemkab Aceh Singkil.

Menurut Drs Azmi, ada 47 desa yang tersebar di delapan kecamatan dalam Kabupaten Aceh Singkil yang menggelar pilkades serentak akhir tahun ini.

Di Kecamatan Singkil, ada tujuh desa, yaitu Desa Pulo Sarok, Desa Pasar, Desa Ujung, Rantau Gedang, Ujung Bawang, Siti Ambia, dan Desa Suka Makmur.

Kecamatan Singkil Utara terdari atas Desa Gosong Telaga Selatan, Gosong Telaga Timur, dan Desa Telaga Bhakti.

Sementara di Kecamatan Kuala Baru, yaitu, Desa Kuala Baru Sungai, Suka Jaya, dan Desa Kayu Menang. Sedangkan di Kecamatan Pulau Banyak Barat, yaitu hanya Desa Ujung Sialit.

Di Kecamatan Gunung Meriah terdiri atas Desa Tanah Bara, Blok VI Baru, Sidorejo, Gunung Lagan, Perangusan, Tanah Merah, Pandan Sari, Sanggaberu Silulusan, Tulaan, Tunas Harapan, dan Desa Lae Butar.

Lalu, di Kecamatan Simpang Kanan, terdiri atas Desa Lipat Kajang Atas, Pangi, Silatong, Ujung Limus, Pandan Sari, Kuta Kerangan, Kuta Tinggi, Serasah, Sidodadi, dan Desa Lae Nipe.

Selanjutnya Kecamatan Kota Baharu terdiri atas Desa Butar, Muara Pea, Mukti Lincir, dan Desa Danau Bungara.

Di Kecamatan Danau Paris, yaitu Desa Situban Makmur. Kecamatan Suro terdiri atas Desa Suro Baru, Pangkalan Sulampi, Ketangkuhan, Keras, dan Desa Sirimo Mungkur.

Sekda berharap agar pesta demokrasi di tingkat desa bisa itu bisa berjalan normal, lancar, dan terkendali “, pungkasnya. (Salomo)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Kuwu Karangsembung, Kec.Karangsembung, Kab.Cirebon diduga menyalahgunakan wewenang, mengangkat Sekretaris  Desa (Sekdes) yang juga menjabat sebagai guru bersertifikasi di MTS Hayyu Syifa.  Atas dasar itu Kuwu Karangsembung Kecamatan Karangsembung Kab Cirebon dilaporkan ke Unit Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor) Polresta Cirebon. (12/07-2021)

Ketiga Tokoh masyarakat Desa Karangsembung, Yayat Hidayat, Caswadi dan Nana Supriyana mewakili warga Desa Karangsembung telah mengajukan Laporan pengaduan langsung ke Polresta Cirebon. Mereka sangat apresiasi terhadap kinerja Penyidik Polresta Cirebon yang menanggapi dengan baik pengaduan dan laporan masyarakat.

“Kami mohon agar Pihak Polresta Cirebon dapat segera menindaklanjuti dan menuntaskan kasus yang terjadi di desa kami ini.  Kuwu Karangsembung diduga telah menyalahgunakan wewenang perihal proses pengangkatan Sekdes,” paparnya.

Dikarenakan Sekdes yang diangkat tersebut merupakan seorang Guru serifikasi di MTS Hayyu Syifa Desa Asem Kecamatan  Lemahabang Kabupaten Cirebon.

“Yang menjadi permasalahan bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan tunjangan sertifikasi guru,” ujar yayat yang salah satu warga masyarakat Karangsembung.

Menurut Yayat, hal tersebut patut diduga telah melanggar UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa dengan pasal 51 yang berbunyi “Bahwa kepala Desa tidak boleh membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain dan golongan lain dan atau menyalahgunakan wewenang tugas dan kewajiban”.

Perangkat Desa tidak boleh merangkap jabatan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Hal senada dikatakan oleh salah satu warga lainnya Caswadi. Selaku tokoh masyarakat mengatakan,  perangkat Desa mendapatkan hak penghasilan dari anggaran negara baik melalui  APBN maupun APBD. “Sementara Sekdes yang diangkat oleh Kuwu adalah seorang guru yang menerima sertifikasi dari jabatannya sebagai guru,” papar Caswadi.

Menurut PP No.74 tahun 2008 tentang Guru BAB III pasal 15 ayat 1 huruf (F) yang menyatakan bahwa Guru yang bersertifikat tidak boleh terkait sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan Pendidikan tempat bertugas.

“Sehingga saudara Sekdes Desa Karangsembung Ratno, telah menerima kedua-duanya yang telah nyata merugikan keuangan Negara selama kurang lebih 5 tahun diangkat menjadi Sekdes sebagimana aturan tentang penggunaan keuangan negara melalui Kementerian Keuangan,” tandasnya.

Salah satu pemerhati Kebijakan pemerintah juga angkat bicara, Nana Supriyana mengatakan, dilihat dari PP No.17 tahun 2003 bab IX pasal 34 No.2 yang berbunyi Pimpinan unit organisasi kementerian negara / lembaga / satuan kerja perangkat Daerah yang terbukti melakukan penyimpangan kegiatan anggaran yang telah ditetapkan undang-undang tentang APBD / APBN diancam dengan penjara dan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Ade Falah/Sendi)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Partai UKM Indonesia merupakan partai baru, akan ikut meramaikan kancah perpolitikan di tanah air pada Pilpres 2024 mendatang. Partai UKM Indonesia ini dipimpin oleh Ketua Umum Bapak Syafrudin Budiman SIP ini berhasil menjaring 7 Nama Capres dan Cawapres pada Pilpres 2024.

Sebagai Partai yang masih muda kata Gus Din sapaan akrabnya, Partai UKM Indonesia akan terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada di tubuh Partainya. Partai yang banyak beranggotakan dari kaum milenial ini rupanya sudah melakukan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas I) yang pertama pada 30 Juni 2021 lalu di Jakarta Pusat.

 

“Rakornas pertama ini adalah dalam rangka persiapan kesiapan Verifikasi Administrasi Kemenkumham RI dan  penjaringan Capres-Cawapres 2024 yang akan didukung oleh Partai UKM Indonesia,” kata Gus Din kepada media Senin, (12/07/2021) di Jakarta.

Politisi muda ini memaparkan hasil daripada Rakornas Partai UKM Indonesia yang Pertama. Dimana terjaring 7 Nama Capres-Cawapres 2024. Semua nama ini adalah hasil aspirasi dari usulan DPW-DPW Partai UKM Indonesia.

Berikut Calon Presiden Tahun 2024 dari Partai UKM Indonesia :

  1. Ganjar Pranowo
  2. Puan Maharani
  3. Erick Thohir
  4. Prabowo Subianto
  5. Ridwan Kamil
  6. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
  7. Sandiaga Uno

Sedangkan untuk Calon Wakil Presiden 2024 dari Partai UKM Indonesia :

  1. Moeldoko
  2. La Nyalla Mattalitti
  3. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
  4. Anies Baswedan
  5. Imam Addaruqutni
  6. Syafrudin Budiman
  7. Tengku Munis DH

Gus Din juga menyampaikan bahwa dari nama-nama tersebut anggota Rakornas juga mengusulkan Nama Alternatif yaitu :

  1. Bahlil Lahadalia
  2. Ichsanudin Noorsy
  3. Tri Rismaharini
  4. Khofifah Indar Parawansa
  5. Yahya Yaqut Cholil Qoumas
  6. Sri Mulyani
  7. Mochamad Basuki Hadimuljono

“Nama-nama ini akan umumkan ke publik dan akan dikerucutkan ke beberapa nama pada waktunya. Mudah-mudahan, apa yang kita harapkan bisa diijabah oleh Allah S.W.T.” tutupnya.

Penulis : Agus Suryadi

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Kami Polres Cirebon kota, tegas dalam penindakan aturan PPKM Darurat, namun sisi kemanusiaan kami tetap ada. Mempunyai tujuan berbagi bersama tanpa memandang perbedaan karena negara ini Bhineka Tunggal Ika. Giat Bhaksos pemberian bantuan berupa bingkisan sembako kepada masyarakat Kota Cirebon dalam rangka membantu masyarakat Kota Cirebon yang terkena dampak PPKM Darurat di bunderan Kedawung wilayah Hukum Polres Cirebon Kota, Senin (12.07.21).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, melalui Kasat Lantas menyampaikan “Pemberian bantuan sembako berupa beras  sebagai bentuk kepedulian bersama ditengah pandemi Covid19, sekaligus semoga dengan pemberian yang kecil ini, bisa meringankan beban masyarakat selama Pelaksanaan PPKM Darurat dengan tetap melaksanakan aktivitas di rumah saja. Untuk membantu mereka yang perlu dibantu, khususnya masyarakat yang terdampak dari Wabah Corona yang mengakibatkan pendapatan ekonomi menurun,” ucapnya.

“Kegiatan bhakti sosial pemberian 50 bingkisan sembako kepada masyarakat Kota Cirebon dari Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H, S.I.K, M.H, melalui Bapak Kasat Lantas  Polres Cirebon Kota kepada masyarakat Kota Cirebon. Dengan sasaran abang tukang becak yang mangkal atau sedang menarik becak. Selain itu juga warga yang melintas di bundaran kedawung,” jelas AKP Laode Habibi Ade Jama, S.I.K, M.H.

Hadir dalam giat tersebut Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, Perwira Polres Cirebon Kota dan Anggota Sat Lantas Polres Cirebon Kota, serta dalam pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, Kasi Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)