0

Suara Indonesia News – Surabaya. Humas Polda Jatim raih dua penghargaan dari Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri, atas partisipasinya secara aktif dalam “Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan” dan “Amplifikasi Terbanyak Peringkat I Semester I Tahun 2021”.

Penghargaan tersebut di berikan dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2021, yang diikuti Kabid Humas seluruh Indonesia, selama 3 hari, mulai 3-5 Juni 2021 di salah satu Hotel kawasan Kuta Bali.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, secara langsung menerima 2 penghargaan atas partisipasinya secara aktif dalam “Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan” dan “Amplifikasi Terbanyak Peringkat I Semester I Tahun 2021”.

Sementara 7 anggota lainnya juga mendapatkan penghargaan kategori “Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan” yang diberikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Argo Yuono, sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan Rakernis, yang berlangsung di Bali.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim dalam kesempatan ini mengucapkan terimasih yang sebanyak-banyaknya kepada Kadiv Humas Polri, dengan terselenggaranya kegiatan Rakernis kali ini. Pasalnya, banyak informasi dan petunjuk yang dapat di amplifikasi ke jajaran.

“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Kadiv Humas Polri, dengan adanya kegiatan Rakernis Humas Polri tahun 2021 ini, banyak informasi dan data, serta petunjuk-petunjuk yang nantinya akan kita coba amplifikasi dan kita akan sebarkan ke jajaran humas di Polda Jatim,” tandasnya Kombes Gatot Repli Handoko.

“Mudah-mudahan hasilnya nanti bisa lebih maksimal di tahun 2021 ini dan tahun berikutnya,” harapnya, usai mengikuti kegiatan rakernis, Sabtu (5/6/2021).

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jatim juga menjelaskan strategi khusus sehingga dapat meraih sekaligus dua penghargaan, kategori Top Influencer Cipta Tranding Topik Protokol Kesehatan” dan “Amplifikasi Terbanyak Peringkat I Semester I Tahun 2021”.

“Jadi kami mengajak seluruh Kasubbag Humas di jajaran Polda Jatim itu kami anggap sebagai keluarga, dan kami kasih satu poin, salah satunya adalah bagaimana kita dalam satu keluarga besar Humas jajaran Polda Jawa Timur  bisa sama-sama mendukung program dari Kapolri, dan Kapolda Jatim, itu yang paling penting,” tambahnya.

Selain itu, Kombes Pol Gatot juga menambahkan, petunjuk dari Kadiv Humas Polri, menyampaikan bahwa “Semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan guyub” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Luar biasa muda dan energik, sosok muda Hani Fahrani nama panjang dari model yang biasa disapa Hani ini bergabung ke Partai UKM Indonesia. Perempuan kelahiran Pekanbaru 06 April 1994 yang memulai karir sebagai model di pekanbaru didaulat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai UKM Indonesia.

“Alhamdulillah saya resmi bergabung ke Partai UKM Indonesia. Walau usia masih 25 tahun, saya yakin bisa memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara lewat jalur politik,” kata Hani Fahrani kepada media, Sabtu (05/06/2021).

Hani sapaan akrabnya mengaku bergabung ke Partai UKM Indonesia diajak kakak Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum DPP Partai UKM Indonesia. Dirinya awalnya ragu, akan tetapi setelah diyakinkan Hani malah semangat dan siap jadi pengurus inti DPP Partai UKM Indonesia mewakili kalangan Milenial.

“Awalnya saya ragu. Akan tetapi setelah tau Partai UKM Indonesia adalah Partai Kader, saya malah semakin mantap dan yakin banget,” tukas gadis berparas cantik Melayu ini.

Hani sebelumnya cukup popular di dunia modeling dan memutuskan untuk hijrah ke Jakarta pada tahun 2018. Dimana mencoba peruntungan di dunia acting dengan bermodalkan tekad dan kemauan keras.

Hani juga sempat beberapa kali ditolak, sebelum akhirnya diterima untuk memerankan beberapa judul FTV. Ia juga sempat main di layar lebar membuat yang membuat namanya semakin dikenal di dunia panggung artis dan model.

Hani juga pernah terlibat dalam sinetron ‘Anak Langit’ dan beberapa sinetron dan FTV. Diantaranya berjudul ‘Pintu Berkah’, ‘Kisah Nyata’ dan sinetron ‘Cinta yang Hilang’.

Menurut Hani, karirnya tidak didapat dengan mudah dan terbilang sulit serta berliku-liku. Dirinya sempat ikut casting berkali-kali dan ditolak dan bahkan terpaksa menerima tawaran bermain di layar lebar tanpa bayaran.

“Ya aku terima aja, lumayan buat mengasah bakat acting aku mas,” kata Hani penuh lugas.

Hani mengatakan, jika ingin meniti karir tidak bisa hanya tinggal di Pekanbaru, karena dirinya ingin menjadi pemain film layar lebar dan sinetron.

“Ngak mungkin aku cuma jadi model di Pekanbaru, aku pengen menjadi artis pemain film juga. Karena itu sejak tanggal 20 Maret 2018 aku datang ke Jakarta mengadu nasib,” lugasnya.

Sebenarnya Hani datang ke Jakarta belum siap sama sekali, baik bekal atau kanalan atau peluang buat masuk ke dunia entertaiment.

“Aku cuma ingat pernah ada teman kasih nomer seseorang yang punya management artis. Disitulah hati aku kuat buat memperjuangkan karirku,” tekatnya.

Meski sebenarnya Hani memulai dari nol di Jakarta, bahkan awalnya tiada tempat tinggal dan cuma punya uang tabungan terbatas. Akan tetapi Hani terus berusaha mendatangin management itu.

“Aku sampaikan bahwa aku ingin masuk dunia entertaimen, tapi aku ngak punya apa-apa. Untunglah dia orang baik dan mengajari aku cara acting yang bagus walau tanpa dibayar,” jelasnya menceritakan ihwal dirinya di Jakarta.

Selanjutnya setelah belajar acting dan berjuang hidup di Jakarta, Hani akhirnya masuk di Production House (PH) MKF. Disitulah gadis berparas cantik ini pertama kali main FTV di 2 judul di Azab, 4 judul Pintu Berkah, 2 judul di Kisah Nyata dan 2 judul di Rahasia.

Setelah itu juga Hani dipanggil sama PH Verona dan juga main di FTV Menembus Mata Bathin 2 judul, Firasat 2 judul dan Roy Kiyoshi 1 judul.

Hani ngak cuma itu, ia juga main di sinetron Anak Langit, Cinta Buta dan Cinta yang Hilang. Ia juga main di drama reality, seperti Ungkap dan Cinta Terlarang serta beberapa di the series film.

“Sampai sekarang aku dipanggil orang sebagai artis PH MKF, karena paling sering main di FTV buatan PH MKF,” pungkas Hani optimis. (GD)

 

0

Suara Indonesia News – Pekanbaru. Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. menggelar rapat koordinasi posko PPKM Mikro di area publik dan wilayah tertentu Se-Provinsi Riau, di Aula Tribrata lantai 5 Polda Riau Jalan Patimura Nomor 13 Pekanbaru pada Jumat (4/6/2021)

Kegiatan dihadiri oleh Gubernur Riau, Wakapolda Riau, Pejabat Utama Polda Riau, Kadiskes Provinsi Riau, Gapki Riau (Jatmiko Santoso), Apkasindo DPW Riau (H. Suher), Aspekrir Riau (Sutoyo), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Wilayah Riau (Rienty Masriel), Korwil KSPSI Riau (Juandi Hutauruk. SE), DPD KSPSI AGN Riau (Suro Abadi Wijoyo), DPD SP NIBA KSPSI (Erik Suryadi), DPC SB NIBA KSPSI (Buyung Chaniago, S.H.), DPD KSPSI RIAU Kubu Yoris Raweyai (Nurwal Tanjung), DPD SP BUN PTPN V RIAU (Asminudin Sinaga, S.H.), DPD FSPTI KSPSI Riau (Dr. Saut Sihaloho, S.H.) dan Pimpinan Pondok Pesantren Modern Gontor Provinsi Riau.

Kapolda Riau mengatakan beberapa daerah di Indonesia terjadi lonjakan penyebaran Covid-19 yang perlu menjadi kewaspadaan bersama.

“Secara nasional Provinsi Riau merupakan 5 besar penyebaran Covid-19, baik itu kasus yang meninggal dunia maupun yang terkonfirmasi positif,”ujar Irjen Agung mengawali penjelasannya.

Sebagaimana diketahui bahwasanya Covid-19 merupakan masalah bersama dan negara telah mengeluarkan dana Trilyunan Rupiah untuk menanganinya. Kapolda mengajak semua pihak untuk ikut bagian dan bisa bekerjasama.

“Bagi daerah yang berstatus zona merah maka Posko PPKM caranya berbeda dari zona lainnya dalam menanganinya. Pemerintah sudah merencanakan 34 Provinsi harus melaksanakan PPKM Mikro, dan ujung tombak dalam penanganan Covid-19 adalah PPKM Mikro,” terang jenderal dua bintang tersebut.

Dirinya juga meminta semua pihak mengambil andil didalam pelaksanaan PPKM Mikro sehingga diharapkan akan mampu menekan kasus dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Agung mengatakan pihaknya juga telah membentuk satuan batalyon untuk membantu mempercepat penanganan.

“Kami memiliki Batalyon Covid-19 tingkat Polda yang di bagi 4 tim dan di ketuai oleh para pejabat utama Polda Riau yang bertugas meneruskan dan memantau perkembangan harian serta memberi arahan, memberi dorongan kepada daerah dalam menangani Pandemi Covid-19,” bebernya.

Sementara itu terkait dengan dinamika penanganan Covid-19, dikota Pekanbaru sendiri terdapat 8 wilayah RT/RW yang sedang Lock Down.

“Kita harus semangat untuk bisa saling mengisi dan berkolaborasi dalam menangani penyebaran Covid-19. Orang sesehat dan sekuat apapun antibodynya, tidak bisa memastikan dirinya bebas dari Covid-19. Karenanya, prokes adalah hal yang penting untuk dilakukan,” tegasnya.

Agung menegaskan bahwa Covid-19 itu adalah ada dan nyata, namum masih banyak yang tidak mematuhi Prokes.

“Ini merupakan hal yang perlu dirubah, maka dari itu peran dari para tokoh menjadi amat penting. Saya mengajak, dengan berkumpulnya kita disini akan bisa membangun komitmen bersama dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Riau,” tutup Irjen Agung. (Mus)

 

0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Pemerintah Kota Tebing Tinggi melakukan sosialisasi pelaksanaan ibadah dalam situasi pandemi Covid-19 kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Kota Tebing Tinggi, Jumat (4/6) 2021 diGedung Islamic Center Kompleks Masjid Agung, Jl. KL. Yos Sudarso. Walikota dalam arahannya menyebutkan bahwa memakmurkan masjid bukan hanya bangunannya saja, tetapi juga jemaah dan masyarakat sekitarnya.

“Pertemuan kita ini agar di lanjutkan terus untuk kegiatan pembinaan pada masjid-masjid kita, tujuan nya untuk menuju suatu kemakmuran.

Memakmurkan masjid itu semuanya dimulai dari bangunannya, jemaahnya dan masyarakat sekitarnya.

Masjid juga dapat menjadi media atau sarana untuk berbuat kesehatan, dengan mengajak jemaah ataupun masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan yakni untuk dapat menjaga jarak, pakai masker. Itu menjadi bahagian yang memang harus kita terapkan dan Kita sampaikan kepada seluruh jemaah, yakni menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan, maka kita juga menjaga yang lain untuk tetap sehat,” tegas Walikota.

Himbauan saya, agar masyarakat tidak perlu takut lagi terhadap vaksin dan segeralah mendaftar untuk mendapat suntik vaksin di Dinas Kesehatan.

“InsyaAllah tidak ada masalah-masalah yang timbul akibat vaksin. Bagi yang belum divaksin, segeralah mendaftar saja lewat Dewan Masjid hal ini Kita data, yang insyaAllah dilaksanakan pada hari Senin divaksin di Dinas Kesehatan.

Lewat masjid ini kita siarkan, kita dorong, kita bebaskan Tebing Tinggi dari Covid-19”. Tutup Walikota.

Sebelumnya, dalam laporan yang disampaikan Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap, S.H. menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan, berdasarkan Keppres RI No. 11 Tahun 2020, Fatwa MUI No. 14 Tahun 2020 dan pantauan di lapangan tentang masih banyaknya rumah ibadah yang tidak melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

“Adapun tujuan kegiatan ini adalah tersampainya informasi tentang perkembangan kasus Covid-19 dan penanganannya di Kota Tebing Tinggi, tata cara pelaksanaan ibadah yang aman dan sehat di tengah pandemi Covid-19 dan peningkatan pemahaman ini para  pengurus BKM yakni dalam rangka peningkatan kesejahteraan masjid dan jemaah”, jelas Kaban Kesbangpol.

Sementara itu, disampaikan Kadis Kesehatan dr. H. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK. bahwa tentang kasus Covid-19 di Tebing Tinggi per hari Jumat, 4/06 -2021 terkonfirmasi positif berjumlah 56 orang.

Kadis Kesehatan juga menjelaskan bahwa rumah sakit dan para dokter yang ada tidak pernah mengcovidkan orang, jika memang pasien dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil laboratorium maka para tenaga medis ataupun Tim Satgas Covid-19 akan tetap menangani pasien Covid dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

“Saat ini ada 56 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Tebing Tinggi, ada yang dirawat di Rumah Sakit Kota Tebing Tinggi, Rumah Sakit Kota Medan dan ada yang melakukan isolasi mandiri.” Ujar Kadis Kesehatan.

“Rumah sakit ataupun para dokter tidak pernah mengcovidkan orang, kalau ditanya sama kami, kami tak mau covid itu ada. Kami akan mencari benar atau tidak pasien terpapar Covid, tapi kalau nyata jelas Covid-nya, tetap kita jalankan dengan protokol Covid.” Tegas Kadis Kesehatan.

Diakhir arahannya, Kadis Kesehatan berharap kerjasama dari seluruh komponen i masyarakat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Tolong bantu kami. Tanpa bantuan Bapak, Ibu sekalian, Covid-19 tidak akan selesai. InsyaAllah dengan kerjasama dan tekad yang baik ini bersama kita bisa memutus mata rantai Covid-19.” Harap Kadis Kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Kakan Kemenag Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag, M.M.dalam bimbingannya  menyampaikan Surat Edaran Menteri Agama No. 15 tahun 2020 dan No. 4 Tahun 2021 tentang melaksanakan ibadah di masjid.

Pelaksanaan ibadah harus tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat dan menyediakan fasilitas prokes disetiap tempat ibadah.

Pengurus masjid atau mushola membatasi jumlah jemaahnya dengan  kehadiran jemaah 50 persen dari kapasitas dengan cara menjaga jarak dan Menyediakan fasilitas cuci tangan. Menyediakan alat pengecek suhu. Membatasi jarak minimal 1 meter. Melakukan pembersihan/ disinfektan secara bertahap.

Harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap jemaah dengan tidak lupa  memakai masker. Serta Menganjurkan kepada para jemaah untuk membawa sajadah masing-masing.

Memasang himbauan prokes di area rumah ibadah atau masjid. Menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan,” tutup Kakan Kemenag.

Diakhir kegiatan, Walikota bersama Kakan Kemenag dan pengurus BKM memberikan santunan terhadap orang yang meninggal , kepada keluarga kemalangan serta berfoto bersama.

Turut hadir diantaranya Wakapolres AKBP. Sarponi, Kabag Ren Polres Kompol Adjie, Kakan Kemenag Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag, M.M., Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap, Kadis Kesehatan dr. H. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK, Camat dan Pengurus BKM se-Kota Tebing Tinggi dan tamu undangan lainnya. (julian)

0

Suara Indonesia News – Banda Aceh. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan kasus di provinsi Aceh. Kegiatan itu dikabarkan terkait pengadaan Kapal Aceh Hebat.

Pelaksana Tugas Juru Bicara (Plt Jubir KPK), Ali Fikri dilansir dari Detik news membenarkan soal adanya penyelidikan kasus tersebut. Ali mengatakan pihaknya masih meminta keterangan dan klarifikasi dari pihak terkait.

“Benar, ada kegiatan penyelidikan oleh KPK di antaranya melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait,” kata Ali, Kamis (3/6/2021).

“Karena saat ini masih proses penyelidikan, kami belum bisa menyampaikan lebih lanjut mengenai materi kegiatan dimaksud,” tambah Ali.

Ali masih belum bisa menjelaskan detail terkait dugaan kasus ini karena masih dalam penyelidikan. Ali mengatakan KPK akan terus menyampaikan informasi lebih lanjut soal adanya dugaan ini.

“Perkembangannya nanti kami akan informasikan lebih lanjut,” ujarnya, seperti dilansir Detik.

Di sisi lain, mahasiswa Aceh, Sulthan Alfaraby menyatakan dukungannya terhadap semangat KPK untuk melakukan penyelidikan di seluruh wilayah Indonesia, terkhususnya di provinsi Aceh.

Menurut Sulthan Alfaraby, semangat KPK harus diapresiasi demi melancarkan cita-cita reformasi yaitu salah satunya memberantas korupsi di Indonesia.

“Semangat KPK harus diapresiasi, terutama saat ini sedang melakukan penyelidikan di Aceh. Hal ini penting, karena berhubungan dengan mengimplementasikan cita-cita reformasi”, ujarnya, Jumat (04/06/2021).

Dukungan ini sebenarnya sudah dinyatakan sebelumnya oleh pemuda tersebut saat KPK datang ke Aceh pada bulan Maret 2021 silam yang pada saat itu juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan stakeholder lainnya.

“Kita komitmen mendukung semangat pemberantasan korupsi. Beberapa bulan lalu, kita dan kawan-kawan berjumpa dengan Ketua KPK untuk menyatakan dukungan. Pada saat itu juga menyerahkan buku hasil karya kita, dari mahasiswa Aceh secara simbolis”, terangnya.

Dia juga berharap dengan adanya pengawasan KPK, bisa membersihkan Aceh dari koruptor yang sangat merugikan masyarakat.

“Masyarakat hari ini rindu pemimpin yang adil, bertanggung jawab dan peduli dengan bangsa dan negara. Oleh sebab itu, KPK sebagai perpanjangan tangan dari rakyat, besar harapannya agar Aceh bersih dari koruptor. Semoga amanah, selamat menjalankan tugas. Mahasiswa siap mendukung di garda terdepan”, tutupnya. (SA)

 

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke wilayah Banten, Jum’at (4/6/2021). Dalam kegiatan itu, Jenderal Listyo Sigit meresmikan Gedung Presisi Polres Kota Tangerang dan 100 Ribu rumah untuk personel dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.

Terkait peresmian Gedung Presisi, Jenderal Listyo Sigit berharap hal tersebut semakin meningkatkan transformasi Polri saat ini di bidang pelayanan publik sehingga mencapai kualitas yang diharapkan oleh publik. Tujuannya adalah agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik.

“Saya menyambut baik atas peresmian gedung baru Polres Kota Tangerang ini karena merupakan langkah nyata dalam menunjang pelaksanaan tugas Polri guna meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya di Gedung Presisi Polres Kota Tangerang.

Mantan Kapolda Banten ini menekankan, transformasi pelayanan publik harus menitikberatkan pada moderenisasi sarana prasarana sentra pelayanan kepolisian dengan didukung sistem manajemen mutu yang terintegrasi big data, teknologi komunikasi, dan sistem komunikasi publik, serta manajemen media yang baik.

“Semoga Polres Kota Tangerang mampu mewujudkan postur Polri yang Presisi sehingga selalu mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan mampu menjawab harapan masyarakat,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Disisi lain, Jenderal Listyo Sigit mengharapkan bahwa, gedung tersebut segera dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang ramah untuk para disabilitas, perempuan dan anak-anak.

Selain itu, Ia menyebut, gedung ini harus sesuai dengan cita-cita pembangunannya yakni Smart Building yang merupakan konsep mengacu pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Lalu, pelayanan di SPKT dapat terintegrasi dengan seluruh satuan fungsi pelayanan lainnya seperti pelayanan SKCK, pelayanan surat kehilangan, pelayanan perizinan kegiatan masyarakat. Tak lupa soal pemanfaatan Hotline layanan polisi 110 dan layanan masyarakat lainnya di command center.

“Sebagaimana janji saya pada saat Fit and Proper Test dengan DPR RI, bahwa kantor kepolisian akan menjadi tempat yang modern, humanis serta ramah untuk semua orang, terutama bagi kaum disabilitas, perempuan, dan anak,” tegas mantan Kabareskrim Polri itu.

Untuk peresmian 100 ribu rumah personel kepolisian dan ASN, Jenderal Listyo Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program tersebut.

Menurut Jenderal Listyo Sigit, pembangunan rumah merupakan salah satu aksi dalam konsep transformasi Polri menuju Presisi. Hal itu sesuai dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai Polri.

Pemenuhan kebutuhan rumah yang dilakukan bertahap itu, kata Sigit, dapat memaksimalkan kinerja dari personel ataupun ASN. Mengingat, rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia.

“Ketika kebutuhan dasar sudah terpenuhi, diharapkan penyimpangan perilaku anggota dapat diminimalisir dan anggota dapat fokus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pada saat bekerja, tidak terpikir lagi tentang keluarga di rumah karena kondisi rumah yang kurang layak,” papar eks Kadiv Propam Polri itu.

Dalam capaian program 100 hari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit memaparkan bahwa 213.526 personel atau 49,3 persen sudah memiliki rumah. 146.494 personel atau 33,7 persen personel belum mempunyai rumah. Dan 72.936 personel atau 17 persen telah menghuni Rumdin Polri.

“Polri bekerja sama dengan 35 Developer atau pengembang dan 4 Bank Pemberi Kredit dalam pemenuhan perumahan bagi PNPP melalui pembangunan rumah KPR bersubsidi dan non subsidi sebanyak 34.491 unit yang terdiri dari 17.400 unit apartemen dan 17.091 unit rumah tapak yang direncanakan akan selesai pada tahun 2024,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) di bandara Juanda, telah di berlakukan sebelum terbentuknya Satgas Repatriasi, pada 26 April 2021 lalu sampai saat ini. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko usai mengikuti kegiatan Rakernis di Bali.

Penerapan SOP sesuai dengan Prokes yang di berlakukan di bandara Internasional Juanda kepada seluruh penumpang yang datang maupun pergi telah di terapkan.

Penumpang yang datang di bandara Juanda dilakukan pengecekan Suhu tubuh, pengisian kartu kewaspadaan kesehatan atau Electronic – Health Alert Card (E-HAC), apabila ada yang terdeteksi menunjukkan gejala Covid-19, maka akan langsung di bawa ke rumah sakit rujukan, untuk dilakukan test PCR dan selanjutnya akan dikarantina bila hasilnya Positif.

Sementara satgas repatriasi sendiri telah terbentuk sejak tgl 26 April 2021 lalu, diantaranya satgas repatriasi ada Pangdam V/Brawijaya, Wadan satgas 1 Kapolda Jatim, Wadan satgas 2 Sekda Prov Jatim.

Setelah terbentuk satgas repatriasi, maka seluruh penumpang atau pelaku perjalanan Internasional baik Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun Non PMI, Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang datang melalui bandara Juanda selalu di periksa oleh tim satgas, sesuai dengan SOP.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko disela waktunya mengikuti kegiatan rakernis di Bali menuturkan, pemeriksaan terhadap penumpang bandara Juanda selalu dilakukan sejak sebelum dibentuknya satgas repatriasi.

“Penerapan Prokes terhadap seluruh penumpang baik yang datang maupun pergi melalui bandara Juanda selalu dilakukan pemeriksaan dokumen dan penyelidikan epidemologi,” tutur Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jum’at (4/6/2021).

“Kemudian di arahkan ke Asrama Haji untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dan dilakukan karantina terpusat selama dua hari, dan dilakukan Swab, jika positif maka akan dirujuk ke RS Covid, namun bila negatif maka tetap dilakukan karantina setelah 2 hari,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kombes Gatot menjelaskan, setelah para penumpang menjalani karantina di Surabaya, selanjutnya mereka melanjutkan karantina selama 3 hari yang terpusat di kabupaten/kota dan pada hari ke 5 dilakukan Swab ke 2.

“Bila positif di rujuk ke Rumah Sakit Covid daerah, bila negatif akan dipulangkan ke rumah masing-masing, untuk lakukan isolasi mandiri dan dilakukan pengawasan oleh petugas PPKM Mikro,” pungkasnya.

Sementara, dari data yang di himpun Polda Jatim, pelaku perjalanan internasional Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan WNA yang masuk ke Jawa Timur sampai hari ini tanggal 4 Juni 2021, sebanyak 12.770 kedatangan, untuk PMI 12.547 orang dan WNA 223 orang, sedangkan jumlah yang berasal dari Jawa Timur sebanyak 10.979 orang dan Luar Jawa Timur 1.791 orang.

Untuk yang masih melaksanakan Karantina di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya sebanyak 628 orang. Yang negatif Covid-19 dan dipulangkan ke daerah sebanyak 11.862 orang, sedangkan yang positif covid-19 sebanyak 150 orang, dengan keterangan 80 orang sembuh, dan 70 orang masih menjalani isolasi. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, S. Sos.M.M bersama Rombongan gowes kembali singgah di Koramil 0817/01 Driyorejo yang menjadi tempat Check point (CP 1) dalam rute gowes Start dimulai dari Makorem 082/CPYJ pada Jum’at (4/6/2021) pagi.

Setibanya di Makoramil 0817/Driyorejo Rombongan Gowes orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya ini, disambut oleh Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf. Taufik Ismail, S.Sos, Mi. Pol. beserta Danramil 0817/01 Driyorejo, Kapten Arh M. Nurul Qomar. serta Kapolsek Driyorejo, AKP. M. H. Zunaedi, S.IP. serta Muspicam Driyorejo.

Ada hal yang berbeda  selain gowes untuk meningkatkan kebugaran fisik, ternyata Pangdam V/Brawijaya juga berkesempatan melaksanakan kegiatan bakti sosial, dengan memberikan santunan kepada yatim piatu, dan ternyata kegiatan bakti sosial seperti ini sudah lama direncanakan dan mulai terealisasi.

Mendapatkan santuan oleh Pangdam V/Brawijaya, terlihat raut wajah bahagia nampak dari masyarakat dan anak yatim piatu ketika menerima bantuan dengan harapan dapat meringankan beban ditengah masa pandemi Covid-19.

“Kegiatan Olahraga seperti ini merupakan juga sebagai sarana Komunikasi yang baik untuk memupuk jiwa korsa sesama Prajurit Kodam V/Brawijaya, dan pastinya dalam pelaksanaanya kita tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan agar menambah nilai kesehatan kita”. kata Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto setiba di Koramil Driyorejo.

Selain membina fisik untuk menciptakan tubuh yang sehat kita juga ingin membantu meringankan beban saudara kita, dengan melaksanakan bakti sosial berupa santunan kepada masyarakat yang tidak mampu serta anak yatim piatu,” tutur Pangdam V/Brawijaya.

Sementara itu Danramil 0817/01 Driyorejo Kapten Arh M. Nurul Qomar juga menuturkan, “Suatu bentuk penghargaan Kami selaku Prajurit Koramil yang ada di Jajaran Kodim 0817/Gresik mendapatkan kunjungan Pangdam V/Brawijaya, dan hal ini merupakan bentuk ikata silaturahmi yang kuat sesama Prajurit Kodam V/Brawijayam,” ucap Danramil Driyorejo. (Hari R)