0

Suara Indonesia News – Kendal, Santri Akhir kelas VI TMI Pondok Pesantren Darul Amanah Gelar Pekan Pembekalan Tahun 2020 dengan tema “Menuju Alumni yang Profesional, Handal, Inovatif dan Wawasan Luas”, Rabu (8/01/2020), di Gedung Aula Yayasan Pondok Pesantren Darul Amanah.

Pekan Pembekalan Santri Akhir TMI Tahun 2020, Mengambil konsep Pelatihan dan Seminar yang nantinya akan diisi oleh beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yang berguna untuk mempersiapkan bekal dan wawasan santri saat menjadi Alumni , Seperti Pelatihan Keprotokolan, Table Manner, Kepemimpinan, Pelatihan Penerjemahan, Media dan Jurnalistik, dan Wawasan Kewirausahaan.

Kegiatan Perdana Sekaligus Pembuka pada malam ini yaitu Pelatihan keprotokolan, yang diikuti oleh 200 Peserta dari Santri Akhir kelas VI TMI yang di dampingi Staff Pengasuhan Santri.

Narasumber Ustad Hasan, beliau sharing dan mempraktekan pengalaman beliau saat menjadi protokol tamu umum, pejabat atau tamu dari luar negeri.

Sebagai pembuka, beliau menjelaskan bahwasanya kunci menjadi Protokoler itu harus mempunyai 3 Prinsip yaitu : Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi.

Dalam Paparan Pelatihan Keprotokolan Beliau Menjelaskan, Protokoler merupakan bagian penting untuk mampu mengelola acara dengan baik agar tercipta kesan mendalam serta citra positif sebagai tuan rumah.”Seorang Protokol harus bisa berkomunikasi lintas arah dengan baik, karena dia harus bisa menjadi media penghubung jalanya suatu acara,”Ujar Ustad Hasan.

Beliau Menambahkan Persiapan yang matang serta Koordinasi dan Kolaborasi antar bagian, merupakan hal penting yang harus dilaksanakan sehingga acara demi acara bisa terlaksana dengan lancar serta seorang protokol harus cepat, tanggap dan luwes dalam melaksanakan tugasnya.

Kami mewakili atas nama santri akhir kelas VI TMI Pondok Pesantren Darul Amanah  mengucapkan banyak terima kasih atas Kesempatanya ustad hasan bisa berkenan sharing ilmu tentang keprotokolan,” Ujar Ustad Nadhirin, selaku pengasuhan santri.

Sebagai Penutup, Perwakilan dari Santri Akhir Kelas VI, Saudara Novan Ramadhan memberikan Kenang-kenangan berupa sertifikat sebagai tanda ucapan terima kasih. (Nur Khasan)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon, Menjadi Kuwu atau Kepala Desa bukan menjadi tujuan utama dalam hidupnya tapi persiapan menuju Pilwu serentak sudah dilakukan setahun sebelumnya oleh Adam Kuwu baru Desa Cempaka Kecamatan Plumbon, yang dilantik secara serentak oleh H. Imron Bupati Cirebon di  Radian Hotel (Sabtu, 28 Desember 2019) lalu.

Pesan yang disampaikan Bupati Cirebon yang berkesan di hati Kuwu Adam di ruang kerjanya (Rabu, 8 Januari 2020), mengenai rekonsiliasi terhadap semua komponen desa dan warga desanya. Hal itu berkaitan erat dengan dukungan warga dalam setiap kebijakan pemerintah desa dalam melakukan kegiatan baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. Dan itu sudah berjalan dengan baik, dengan sesama calon Kuwu yang belum beruntung maupun dengan semua warganya sudah bergandengan tangan lagi.

Mantan Kasie Ekbang saat desa Cempaka dikomandoi Drs. Sunardi, yang juga ikut dalam kontestasi Pilwu lalu tapi belum beruntung, dan komando desa ada ditangan Adam sebagai Kuwu terpilih, sehingga saat sertijab di kantor desa dengan pejabat desa hanya kunci mobil dan inventaris yang ada di kantor saja yang diserahkan sementara data pengelolaan Dana Desa masih berjalan bahkan sebelumnya menjabat TPK Dana yang ada di Desanya. Tapi untuk pelaksanaan tahap III  dilakukan oleh pejabat Kuwu. Karena kesibukan saat pencalonan maka diberikan pada pejabat Kuwu.

Untuk formasi perangkat, Adam masih memberikan kepercayaan pada yang ada sambil dipantau kinerjanya bila menurut dirinya tidak bisa diatur maka akan dipanggil terlebih dahulu untuk ditanya penyebabnya bilamana bisa bekerja dengan baik dan efektif tetap akan dipertahankan karena dirinya menjadi Kuwu tanpa ada deal politik dengan pendukungnya. Disamping itu mempertahankan perangkat juga lebih mengefektifkan kinerja Kuwu tanpa memikirkan ekses yang ada.

Yang menjadi prioritas utama dalam program kerjanya adalah transparansi Anggaran dalam pengelolaan dan Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kredibitas pemerintah desa di mata warga sehingga bisa menjadi stimulan untuk mengaktifkan kembali gotong royong warga dalam setiap kegiatan desa.

Untuk pembangunan prioritas utama membangun rumah tidak layak huni (rutilahu) yang masih banyak belum terkover periode Kuwu Sunardi. Juga akan mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa seperti UKM2 yang ada untuk ditumbuhkembangkan melalui BUMDes yang sudah ada tapi belum berjalan optimal.

Kuwu Adam juga saat syukuran setelah dilantik, mengadakan kegiatan lomba-lomba yang diikuti warga desanya tanpa memandang pendukung atau oposan dengan berbagai hadiah doorprice, acara dilanjutkan dengan pementasan sandiwara Jayabaya yang dilakukan di lapangan desa Cempaka (Sabtu,  5 Januari 2020), kegiatan tersebut dilakukan untuk silaturahmi sesama warga pasca Pilwu supaya tidak berkepanjangan, ungkap Adam mengakhiri obrolan. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kendal, Selasa s/d Rabu (07-08/01/2020), Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Angkatan 73 Plus Sab’inat adakan Reuni di Kampung Jawa Sekatul, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Acara yang dikemas dengan bentuk saresehan ini, dilaksanakan dengan penuh kehangatan dan keceriaan.

Peserta yang kebanyakan sudah tidak muda lagi ini, mereka melepas kerinduan dan saling bercanda tawa seraya bercerita mengingat masa-masa saat menjadi santri pada tahun 1970 an di Pondok Modern Darussalam Gontor Jawa Timur.

Menurut Ketua Panitia KH. Masruri Abdul Muhid, Lc, dari Kota Bondowoso yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqomah mengatakan,”Peserta yang hadir pada kali ini sekitar 70 an, peserta yang datang dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Malang, Semarang dan Kota-kota lainya”.

Beliau menambahkan,” Hampir 47 tahun kami tidak ketemu, Pada hari ini kami bisa saling sapa dan saling menanyakan kabar, kegiatan dan saling tukar pikiran, karena dari kami ada yang sudah jadi Pimpinan Pondok Pesantren, Profesor, Pengusaha, Pegawai Negeri Sipil, Dosen dan Profesi lainya.

Selain agenda reuni, kami juga mengadakan pengajian bersama masyarakat sekitar, yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin Ukhwah Islamiyah.”Pungkas H. Masruri.

Senada juga disampaikan Wakil Bupati Kendal H. Masrur Masykur yang juga Alumni Gontor Tahun 1973, “Alhamdulillah, pada reuni kali ini kita bisa bertemu, menjalin silaturahmi dan nostalgia mengingat memori lama saat menjadi santri yang berguna memberikan semangat dan spirit hidup”.

“Pertemuan kali penting, karena kita bisa tukar ide dan gagasan serta tak kalah penting adalah ruh-ruh persahabatan yang harus kita bangun dan jaga terus, “Ujar Wakil Bupati Kendal.

Setelah acara ditutup, dilanjutkan dengan Kunjungan ke Pondok Pesantren Darul Amanah, yang merupakan Pondok Pesantren Alumni Gontor yang didirikan oleh KH. Mas’ud Abdul Qodir di Desa Ngadiwarno Kecamatan Sukorejo Kendal.

Sesampai di Pondok Pesantren Darul Amanah, Para peserta diajak menyusuri Komplek Putra dan Komplek putri untuk menuju ruang pimpinan yang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh bagian tamu.

Dalam pertemuan di ruang Pimpinan, KH. Masruri Abdul Muhid,Lc Membahas tentang pentingnya menulis pada masa kini serta memberikan 7 buah buku kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah sebagai Kenang-kenangan dan acara diakhiri dengan makan siang bersama. (Nur Khazan)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, Puluhan Wartawan Kota Tanjungbalai menggruduk kantor Wali Kota Tanjungbalai, dikarenakan pada Selasa, 7/1/2020 sore menjelang malam, diadakan pelantikan pada jajaran Pemko Tanjungbalai.

Wartawan media eletronik, media cetak dan media online, sepakat mempertanyakan apa alasan nya Pemkot Tanjungbalai, melarang awak media mengambil gambar untuk bahan pemberitaan pada saat acara pelantikan tersebut.

Yan Aswika Marpaung mewakili wartawan mengatakan, apa Alasan Pemkot Tanjungbalai melarang rekan-rekan media untuk melakukan peliputan acara pelantikan tersebut, apakah karena hari ini tanggal, 08/01/2020 hari terakhir Wali Kota boleh melakukan mutasi jabatan dan pelantikan pada ASN Pemkot Tanjungbalai sehingga semalam sore sengaja diburu, diduga kuat mencari modal tambahan dana buat mencalon kembali pada di pilkada mendatang,

“Kami menduga acara pelantikan tersebut ada berbau Korupsi atau ada sesuatau dibalik acara pelantikan tersebut, sehingga acaranya dilakukan dengan sengaja ditutup-tutupi. KPK datang kesini, banyak yang berbau korupsi di Pemkot Tanjungbalai ini,” lukas Penasehat PWI ini.

Ridwan Marpaung wartawan Analisa, Ade Usman Damanik wartawan Garda Metro dan Riki Ardiansyah wartawan Taslab News mengatakan, selasa sore dilakukan pelantikan oleh Sekda Kota Tanjungbalai, tetapi mereka bertiga dilarang masuk untuk malakukan peliputan oleh dua orang staf Kominfo Pemkot Tanjungbalai Fahri Siagian dan M. Khairul Akbar (PNS).

Khairul Akbar mengatakan pada Riki “Gak boleh masuk kedalam bang buat meliput, kami melakukan perintah dari Sekda. Sesuai yang dikatakan Riki. Sedangkan Ade Usman Damanik mengaku kamera HP nya ditampar oleh Fahri Siagian agar jangan dilakukan pengambilan gambarnya,” hal tersebut juga di iya kan oleh Ridwan Marpaung.

Sekretris Daerah (Sekda) Kota Tanjungbalai Yusmada, saat menjumpai awak media yang berorasi mengatakan, “Saya tidak ada memerintahkan untuk melarang peliputan, tapi Yusmada berjanji tidak mengulangi lagi hal tersebut. “Atas penghalangan peliputan tersebut kami minta maaf, kiranya masalah ini dapat di selesaikan secara kekeluargaan,”

Selain itu pengunjuk rasa juga meminta Kadis Kominfo agar segera di ganti, karena kurang mampu menyesuaikan terhadap awak media. Kurang memberikan informasi, susah di hubungi dan tidak mau jumpa dengan para awak media. Yusmada meminta agar para wartawan membuat sebuah surat pernyataan secara tertulis dengan tanda tangan agar Pemerintah Kota Tanjungbalai mempertimbangkan hal tersebut.

Seorang staf Kominfo Tanjungbalai (PNS) M. Khairul Akbar berdalih, kalau setelah pelantikan baru wartawan di bolehkan masuk untuk meliput, bukan saya melarang, terkait dengan sebutan Sekda yang menyuruh, itu tidak benar di karenakan itu atas inisiatif saya sendiri. “Saya menyatakan menyatakan permohonan maaf kepada abang-abang wartawan,” sebut M. Khairul Akbar. (Taufik)

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Mulai tanggal 1 januari 2020 lalu, saya ditugaskan jadi camat di Kecamatan Leuwimunding, ini menjadi tugas mulia buat saya,” kata A. Kandar Nurdiansyah Camat Leumunding saat sertijab dari Camat Leuwimunding Iwan Dirwan di Aula Kantor Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Rabu (8/1/2020)

Camat Leuwimunding A. Kandar Nurdiansyah memaparkan, kedepan akan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan melanjutkan program pembangunan di Kecamatan Leuwimunding.

Ini tugas pertama saya sebagai pelayan langsung kepada masyarakat, karena selama ini saya bertugas di dinas BKAD (badan keuangan aset daerah) terutama di bidang keuangan tidak langsung bersentuhan dengan masyarakat,” jelas A. Kandar

Ketika saya ditugaskan sebagai Camat Leuwimunding, anugerah yang luar biasa, saya bisa interaksi dengan masyarakat bisa mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari dari kampus,” ungkap Camat.

“Konsep dari camat yang dulu sangat banyak nanti kita selesaikan progamnya satu per satu.”

Untuk program dan konsep sangat banyak tahap demi tahap kita selesaikan dan untuk masalah pelayanan kepada masyarakat yang akan kita utamakan,” tandasnya.

Pariwisata di Kecamatan Leuwimunding nanti saya komunikasikan lebih lanjut dengan stakeholder yang ada di sana untuk kita benahi lebih baik lagi dan yang pasti lebih viral lagi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu turut hadir forkopimcam Kecamatan Leuwimunding, Polsek Leuwimunding Iptu H. Edy Purwanto S.Pd.I, Danramil Leuwimunding, Kades sekecamatan Leuwimunding, staf kecamatan dan perangkat desa serta tamu undangan lainnya. (Fi)

0

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat, Kado istimewa di Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Seram Bagian Barat ke – 16, dengan pemberian SK kepada dua sekolah yang telah beralih status dari swasta menjadi negeri yang langsung diserahkan oleh Bupati Seram Bagian Barat Moh Yasin Payapo.

Kepada media ini, kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat Masudin Sangaji dikatakannya. Hari ini Bupati SBB serahkan dua SK penegrian, untuk dua sekolah yang awalnya berstatus swasta menjadi negeri, dan ini kado istimewa di HUT ke 16 tahun Kabupaten Seram Bagian Barat. (08/01-19)

“Ini Kado HUT Kabupaten SBB Ke 16 yang indah dari Bupati untuk kedua sekolah yang naik status dari swasta menjadi negeri.” Ungkap Sangaji.

Proses status swasta kedua sekolah menjadi negeri sudah lama diusahakan bahkan sampai 5 tahun, dan kelanjutannya di proses oleh saya sendiri selaku kepala dinas dan hari ini telah tercapai denga SKnya sudah di serahkan langsung oleh Bupati sendiri

“SK Itu sudah di serahkan. Dua sekolah yang sudah dinegerikan, hal ini guna mengenjot perkembangan pendidikan di wilayah Taniwel secara umum dan di desa Laturake secara khususnya.

Sangaji juga menghimbau, agar seluruh tenaga pendidik terus mengabdi dengan penuh dedikasi, dengan   memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal kepada anak didiknya. untuk mensukseskan mutu pendidikan di Kabupaten Saka Mese Nusa tercinta” Imbuhnya.

Selain itu pula Bupati SBB serahkan nomenklatur penyesuaian nama Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Dijelaskannya Untuk SD penyesuaian nama disesuaikan dengan nama desa atau dusun, sedangkan untuk SMP didasarkan pada nama kecamatan.

Jadi tidak ada lagi simpangsiur selama ini tentang letak dan alamat masing – masing sekolah, semua sudah diperjelas dengan penyesuaian nomenklatur ini.

“Penyesuaian nomenklatur sesuai dengan SK Bupati Seram Bagian Barat Nomor 421.2 – 656 tahun 2019 tentang Penataan Nomenklatur Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dan sedangkan SK Bupati SBB Nomor 421.3 – 654 tahun 2019 tentang Penataan Nomenklatur Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Seram Bagian Barat”, urainya. (Suneth)

0

Suara Indonesia News – Banyuwangi, Polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan tersangka Bule asal Belanda HT (56), Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Rabu (8/1-20) pagi.

Tersangka dengan didampingi pengacaranya memperagakan secara detail detik – detik pembunuhan terhadap korban Nurhofiani (41), sebanyak 15 adegan.

“Kurang lebih ada 15 adegan yang diperagakan oleh tersangka, mulai korban datang kerumah tersangka, kemudian keduanya berbincang bincang. Selanjutnya korban tidur hingga dieksekusi tersangka menggunakan kabel untuk menjerat leher korban,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, SIK. Kepada wartawan usai melakukan reka adegan di TKP.

Adegan pembunuhan secara gamblang di jelaskan saat tersangka menghabisi korban. Korban datang ke rumah tersangka lantaran ditelpon pelaku dan menanyakan uang yang dipinjam korban. Namun korban datang bukannya membayar hutang, malah justru ingin meminjam uang lagi kepada tersangka.

Akibatnya, tersangka emosional dan gusar dengan mondar mandir sembari meminum miras. Tak berselang lama, akhirnya tersangka nekat menghabisi nyawa korban saat korban terlelap tidur berselimut dengan keadaan tanpa busana menggunakan kabel.

“Jadi terungkap jelas disini pemicunya adalah masalah uang yakni hutang piutang korban kepada tersangka,” ungkapnya.

Setelah membunuh korban, tersangka diduga mau mengakhiri hidupnya sendiri dengan menyiramkan bensin disekujur tubuhnya sendiri. Namun ia urungkan dan memilih menghubungi tetangganya yang juga dijadikan saksi oleh polisi untuk mengantarkanya berobat ke rumah sakit.

“Niatan korban menyiramkan tubuhnya dengan bensin itu masih proses pemeriksaan. Yang pasti alat yang digunakan untuk membunuh korban sesuai dengan hasil autopsi yakni memakai tali kabel,” terangnya.

Kapolresta menjelaskan, dari fakta-fakta rekonstruksi tersebut pihaknya tidak menemukan fakta baru yang signifikan. Adegan yang diperagakan rata-rata sama dengan berkas penyidikan.

“Hasil reka adegan sesuai dengan isi BAP,” tegasnya.

Dalam perkara ini, penyidik menjerat si Bule Belanda tersebut dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Sementara itu, usai rekuntruksi, saat pelaku keluar dari TKP rekonstruksi tersebut, sempat diwarnai emosi dari keluarga korban. Meraka nyaris menghakimi tersangka saat hendak dibawa keluar dari TKP, namun aksi itu berhasil dihalau petugas kepolisian. (FUR)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Iya, Alhamdulillah, Selasa (7/1-20) lalu telah disepakati & penandatanganan  MOU kerjasama IBADAH UMROH dengan PAPDESI kabupaten Cilacap”, demikian Denny Darjaman Kustia – Ketua Harian Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ). Rabu (8/01-20)

Ditambahkan Denny, YKIJ sengaja hadir ke kabupaten Cilacap untuk  presentasi program ‘Sahabat Baitullah’ kepada para Kepala Desa se-kabupaten Cilacap di hotel Dafam, Cilacap sejak Senin (6/01-20) Lalu.

Kegiatan umroh dengan judul “umroh dulu bayar belakangan dengan cara nyicil ” disambut antusias oleh Bupati dan para Kepala Desa Se-Kabupaten Cilacap, termasuk disaksikan oleh ketua PAPDESI (Paguyuban Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia). Kab.Cilacap Ibu Wantinah.

Dalam acara SAHABAT BAITULLAH itu, Ketua program ‘Sahabat Baitullah’ Iin Iryani, yang juga selaku Ketua II Kesra & Sosial YKIJ, membahas teknis pembiayaan dan skema serta syarat menjadi jama’ah umroh secara rinci.

“Kami tidak memberatkan, sebaiknya kami ingin meringankan setiap warga  yang berniat  berangkat umroh, salah satunya kami tidak menarik uang muka (down-payment). Persyaratan lainnya, Hanya  fotokopi KTP suami istri dan KK, kemudian diantarkan langsung ke kantor perwakilan SAHABAT BAITULLAH Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ) Perwakilan Cilacap melalui bapak Albert Marnaek, S.H, dengan alamat Kantor di Perumahan Bukit Permata Indah, Jl Pinus 1 blok 27 Tritih Lor, Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap. Email :ykijcilacap@gmail.com.Telp. 0813 2900 7151”, demikian Iin yang disambut antusias para hadirin.

Denny Darjaman Kustia – Ketua Harian YKIJ menambahkan, “Alhamdulillah atas ijin Allah dan dukungan penuh Bupati Cilacap H.Tatto Suwarto Pamuji, maka semua berjalan lancar, kami hadir ke kabupaten Cilacap untuk bertemu warga yang antusias pada program mulia ini ( Sahabat Baitullah ),  selain Saya, hadir dalam kesempatan itu mewakili YKIJ adalah  Ketua Dewan Pengawas YKIJ MayJen TNI (Purn) Andrie TU Sutarno. MDS, Wakil Sekretaris Umum Rajuli, Ketua 2 Kesra & Sosial Iin Iryani, Ketua 3 Antar Kelembagaan YKIJ Seno C Purtomo.S.sos, serta Wakil Ketua 2  Ustadz Amirullah”

Ditambahkan Denny, Program SAHABAT BAITULLAH dari Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ), juga mempunyai program  untuk nelayan dan petani  diseluruh Indonesia, dengan metode pembayaran cicilan/ bulan sampai selesai dan khusus untuk masyarakat petani cukup melakukan penyicilan pembayaran/ panen sampai dengan selesai. “Inshaa Allah Kita bergotong-royong dalam segala hal sebagaimana amanah Bung Karno Dan kewajiban kita untuk saling membantu sekecil apapun, dalam bidang apapun”, tutup Denny.

“Terima kasih atas kerjasama teman – teman selama ini dan mendatang kepada YKIJ, kita bersinerji dalam menyebar kebaikan dan semangat gotong royong, khususnya untuk program ibadah Umroh ini, inshaa Allah akan Indah jika selalu bersama. Untuk Informasi detil silahkan hubungi kami

Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ) di Jl. Timo No.5, RT.11/RW.1, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan 12760, Telp. (021) 79199558 atau  WhatsApp saya nomor 082161474376, terimakasih ya” demikian Rajuli yang akrab dipanggil Raju – Wakil Sekretaris Umum menutup selulernya kepada suaraindonesianews.com. ‘Alhamdulillahirabilalamiin. (Rahma/PR)