0

Suara Indonesia News – Nias Selatan. Babinsa Koramil 10/Lolowau Kodim 0213/Nias  Serda M.Mendrofa dan Serda F Samosir bersama Timnya Koptu DF. Awaludin,  mendampingin Masyarakat pada pemumpukan di lahan persawahan Kelompok Tani Serasi  seluas 1,7 Ha. di Desa Sisara Hili Ekholo Kecamatan Lolowau Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Kamis ( 22/04/2021).

Tujuan kegiatan ini Salah satu dukungan Koramil 10/Lolowau Kodim 0213/Nias pada upaya mendukung Pemerintah dalam program Ketahanan Pangan Khususnya Swasembada pangan di jajaran binaan  Wilayah Babinsa Koramil 10/Lolowau  Kodim 0213/Nias.

Di lokasi kegiatan, Babinsa Koramil 10/Lolowau Serda M. Mendrofa  mengatakan kepada Suara Indonesia News  bahwa  kegiatan pendampingan  Masyarakat pada pemumpukan pada lahan persawahan  Kelompok Tani Serasi ini  sudah  merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan sebagai bagian dari fungsi pembinaan teritorial.

“Sudah merupakan tugas kami sebagai Aparat komando kewilayahan membantu para petani dalam bidang pertanian, seperti kegiatan Pemupukan pada  lahan Persawahan di Kelompok Tani Serasi yang sedang  dikerjakan saat ini,” ujarnya  Babinsa.

Kegiatan pendampingan Masyarakat pada pemupukan   di Areal persawahan Kelompok Tani Serasi  tersebut merupakan  upaya khusus untuk memaksimalkan ketahanan pangan padi seluas 1,7 Ha milik kelompok tani serasi  sehingga menjaga ketahanan pangan daerah menuju swasembada beras yang maksimal, terangnya.

Babinsa menjelaskan tujuan dari pendampingan ini agar  dapat memberikan motivasi dan nilai positif bagi petani, untuk lebih bersemangat dalam bekerja guna meningkatkan hasil yang bermuara pada terwujudnya swasembada pangan, serta ketahanan pangan Masyarakat terutama di Wilayah pedesaan, paparnya  Babinsa, mengakhiri .

Pemilik Kelompok Tani Serasi  bernama Ina Masi Waruwu  pihaknya  mengucapkan banyak terimakasih kepada Babinsa 10/Lolowau Kodim 0213/ Nias atas kehadirannya telah membantu  dan mendukung Masyarakat Kelompok Tani Serasi untuk  melakukam Pemupukan  pada Lahan Persawahan miliknya.

Kegiatan pemupukan pada Lahan persawahan  di Kelompok Tani Serasi  ini berjalan dengan  lancar ,aman dan baik. (Aro Ndraha)

 

0

Suara Indonesia News – Sidoarjo. Bentuk kepedulian Satlantas Polresta Sidoarjo di bulan ramadhan, diwujudkan dengan berbagi melalui program Saber Zakat. Kegiatan ini bertujuan untuk sesama, guna menebar manfaat dengan berbagi zakat pada fakir miskin di Sidoarjo.

Pembagian zakat sembako kepada masyarakat, seperti dilakukan anggota Satlantas Polresta Sidoarjo dengan mendatangi Ibu Adjanah, seorang janda di Desa Magersari, Sidoarjo, Rabu (21/04/2021).

Saber Zakat merupakan program dari Satlantas Polresta Sidoarjo pada Bulan Ramadhan 2021. Sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di Sidoarjo.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto menyampaikan, “Program ini kami jalankan setiap harinya selama 30 hari, semoga dengan program serta kegiatan saber zakat ini dapat dirasakan oleh masyarakat terutama fakir miskin,” ucap Kompol Wikha.

Kegiatan saber zakat yang dilaksanakan setiap hari selama bulan ramadhan, dengan tujuan menyalurkan zakat pada fakir miskin di Wilayah Kabupaten Sidoarjo.Sehingga kebahagiaan pada bulan suci dapat dirasakan oleh semua orang. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Bojonegoro. Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Sri Ismawati membagikan masker gratis dan himbuan larangan mudik 2021 kepada masyarakat disekitaran pasar dan ruas jalan dalam Kota Bojonegoro, Rabu (21/04/2021). Aksi pembagian masker itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Semeru 2021.

Kasubbag Humas tak sendiri dia ditemani sejumlah polisi wanita (Polwan) saat melakukan aksi simpatik tersebut.

Kabag Sumda Polres Bojonegoro Kompol Roro Sri Harwati saat ditemui awak media menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Di samping itu, masih dalam Opersi Keselamatan Lalu Lintas Semeru 2021 dan masih kondisi pandemi, mengedepankan edukasi tentang disiplin Lalu Lintas dan disiplin protokol kesehatan.

“Kami melakukan aksi simpatik dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Semeru 2021, membagikan masker dan himbuan disiplin berlalu lintas serta tetap mematuhi protokol kesehatan juga larangan mudik,” kata Kompol Roro Sri Harwati.

Selain itu, Kompol Roro Sri Harwati juga mengungkapkan peran wanita di masa pandemi sangat penting. Bagaimana kiprah perempuan di tengah-tengah keluarga harus melindungi dan mencegah penularan Covid-19 dan mengingatkan kepada keluarga, sanak famili serta lingkungan tempat tinggal untuk tertib berlalu lintas saat berkendara.

“Perempuan harus menjadi pelopor penerapan Prokes untuk melawan penyebaran dan penularan Covid-19 dan mengingatkan disekitaran tempat tinggal untuk tertib berlalu lintas,” tutup Kabag Sumda Kompol Roro.

Pembagian masker oleh Polwan Polres Bojonegoro tersebut mendapat tanggapan positif dari warga, salah satunya adalah Siti Rukayah, (30) salah satu pedagang sayuran yang berjualan di pasar Mojoranu. “Kami ucapkan terima kasih kepada ibu ibu Polwan. Tadi sempat kaget kok ada Ibu Polisi banyak, alhamdulilah diberikan masker gratis. Cucu saya yang perempuan cita citanya juga ingin jadi Polwan. Semoga terkabulkan,” beber Siti. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Aceh Singkil menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil Tahun Anggaran 2020.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Singkil Hasanudin Aritonang, turut dihadiri oleh Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, serta seluruh instansi pemerintahan Laporan Kebersama jajaran SKPK dan seluruh anggota DPRK Kabupaten Aceh Singkil, yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRK setempat Rabu (21/04/2021).

Dalam Pembukaan acara Ketus DPRK Aceh Singkil,.Hasanudin Aritonang menyampaikan berdasarkan Ketentuan Pasal 19 dan Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, yang pada intinya menyebutkan bahwa “Kepala Daerah menyampaikan LKPJ kepada DPRD dalam rapat paripurna yang dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir serta melakukan pembahasan LKPJ”.

“kaitan itu diharapkan agar Pemerintahan Daerah Kabupaten Aceh Singkil senantiasa menjalankan amanat dengan baik dalam membangun Kabupaten Aceh Singkil dan mewujudkan masyarakat Aceh Singkil yang semakin sejahtera,” ujarnya.

Rapat paripurna pembahasan LKPJ Tahun anggaran 2020 tersebut nantinya akan kembali dilakukan pembahasan dahulu sebelum memperoleh kesepakatan dan DPRD akan membuat tim khusus yang bertugas membahas LKPJ yang akan bekerja.

Sebelumnya, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dalam sambutannya menyatakan, LKPJ Tahun 2020 seluruh instansi pemerintahan, kepala SKPK dilakukan secara transfaran.

Dulmusrid dalam laporan menyampaikan secara rinci penggunaan anggaran baik dalam peningkatan standar kualitas kesehatan masyarakat menuju new normal, penanggulangan kerentanan sosial, pemulihan ekonomi daerah melalui perlindungan usaha mikro, kecil dan koperasi yang berbasis pertanian dan pariwisata, dan lainnya kepada DPRK Aceh Singkil.

Dikatakannya, untuk meningkatkan kesejahteraan pelayanan publik, diharapkan optimalisasi penggunaan anggaran.

Dalam hal ini melakukan penyelarasan dengan program pembangunan provinsi dan nasional. Yaitu dengan perbaikan ekonomi masyarakat, peningkatan kesempatan kerja, kualitas pendidikan, percepatan pembangunan dari segala bidang. (Salomo)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Bulan Ramadhan memang benar-benar memberikan barokah bukan saja bagi anggotanya, melainkan juga bagi masyarakat pada umumnya.

Di bulan yang penuh berkah ini, kegiatan rutin berbagi takjil selama Bulan Puasa ini digelar di berbagai titik, seperti di jalan Diponegoro, jalan Siliwangi, Depan Balai kota, jalan Rajawali Raya.

Pada hari Rabu (21/4) sore hari, “kami berbagi takjil, dilanjutkan buka bersama anggota S9C dan malam harinya usai taraweh menggelar peringatan hari Kartini,” ujar Pembina S9C, Djodjo Sutardjo, SE., MM,

Symphony 9 yang merupakan komunitas pelestarian pencinta tembang tembang kenangan, selain gelar kegiatan rutin tiap malam kamis, juga terus mengembangkan berbagai kompetensi sosial dan keperdulian masyarakat.

“Alhamdulillah berbagai dukungan dari anggota dan simpatisan terus tumbuh dan mengalir , sesuai visi kami bergerak sehat bersahabat dan beragam.”

Di malam kamis ini (21-04-2021),  S9C membuka acara dengan selebrasi peringatan hari Kartini secara sederhana tapi khidmat. Winy, guru SMKN Mundu Cirebon, membacakan puisi Kartini karyanya sendiri dengan penuh penghayatan yang luar biasa.

Kami juga menyampaikan terimakasih kepada para donatur Ramadhan yang telah menyalurkan donasinya secara suka rela. “Kami hanya punya ide dan gagasan, merekalah yang berperan aktif membantu kita” ujar  mantan Ketua PGRI Kota Cirebon, yang kini didapuk sebagai Wakil Rektor 3 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon.

Malam itu juga acara dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum UNU Cirebon, Dr. Agus Sugiarto, SH., MH., “In sha Allah malam kamis yang akan datang, kami akan mengajak dosen untuk ikut bergabung,” ujarnya. (Hatta)

 

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon.  Di malam bulan ramadhan usai solat taraweh, berkumpul dan bernyanyi bareng komunitas Simpony 9 terasa membuat jiwa kita bersemangat untuk mengisi bulan suci ramadhan ini, lantunan musik religi dan nostalgia bergantian dilantunkan anggota komunitas yang memang datang di rumah kediaman inspirator Simpony 9 untuk larut dalam kebersamaan nada dan lagu diiringi organ tunggal yang piawai memainkan jari jemarinya diatas tuts organ.

Simpony 9 merupakan komunitas penggemar dan penyanyi lagu-lagu nostalgia dan sudah eksis hampir 13 tahun lamanya, didirikan sejak 11 Maret 2008, menggunakan nama 9 saat itu Djodjo Sutardjo, SE., MM., menjabat sebagai Kepsek SMP Negeri 9 Kota Cirebon, juga di Cirebon sebagai Kota Wali dengan walisongo nya, dan salah satu walinya Sunan Kalijaga berdakwah lewat seni budaya.

Terinspirasi dari giat dakwahnya Sunan Kalijaga untuk membangun spirit kebersamaan dan menggaet berbagai lapisan dari bawah hingga atas, tidak ada keanggotaan secara resmi hanya yang punya waktu senggang dan ingin menghilangkan kepenatan maka kita berkumpul mengadakan kegiatan nyanyi bersama dari kita untuk kita setiap malam kamis. Tidak hanya warga biasa kelas bawah tapi juga sering dihadiri anggota DPRD baik kota maupun kabupaten, juga pejabat ikut hadir menyanyi bersama.

Lebih lanjut Djodjo sang inspirator Simpony 9 menjelaskan di sela kegiatan nyanyi bersama yang diadakan di halaman rumahnya (Rabu, 21-04-2021), Simpony 9 tidak hanya nyanyi bersama saja tapi juga ada kegiatan sosial yang sering kita lakukan, untuk bulan puasa ini setiap rabu sore kita berbagi takjil untuk buka bersama, jadi ada kegiatan bagi takjil 4 kali Rabu sore, dengan sumbangsih dari anggota dan simpatisan yang ingin berbagi rasa mengisi di bulan suci ramadhan ini.

Keanggotaan Simpony 9 sudah banyak dari berbagi kaos dan baju seragam Simpony, untuk kegiatan berbagi takjil Simpony 9 hanya inspirator saja, pada dasarnya yang ingin berbagi rekan-rekan yang hadir dan juga orang yang bersimpati dengan kegiatan kita untuk kepentingan masyarakat di bulan suci ramadhan lewat Simpony 9.

“Alhamdulillah kegiatan ini selalu mendapat respon dari anggota dan simpatisan yang ingin berbagi dalam suasana ramadhan tapi kegiatan berbagi ini tidak hanya di bulan suci saja di bulan lain pun kadang kita adakan pembagian sembako atau lainnya untuk masyarakat, karena spirit kita berbagi untuk masyarakat.”

Simpony 9 juga pernah mengisi acara lagu nostalgia di Radar TV selama tiga tahun untuk saat ini terhenti dulu karena kalau sudah kontrak dengan stasiun TV kita harus siap dalam kondisi apapun, karena personil kita sering berganti jadi untuk sementara berhenti dulu tapi akan dilanjutkan lagi, saat di Radar TV biasa tayangan live nya tiap malam rabu dan penggemar kita sudah banyak tersebar di wilayah 3 Cirebon bahkan sampai Brebes dan kadang ada pejabat juga yang hadir ikut bernyanyi dalam acara tersebut. Uniknya Simpony 9 bukan kumpulan penyanyi profesional siapapun bisa ikut bernyanyi dan ternyata mereka yang ikut nimbrung nyanyi suaranya bagus dan pas, minimal bisa dinikmati oleh sesama anggota komunitas.

Djodjo berharap, Simpony 9 bisa menjadi terminal tempat untuk beristirahat atau refreshing menghilangkan kepenatan dengan menyanyi bersama komunitas dan gratis tidak dipungut biaya, sementara nyanyi di karaoke kan harus bayar, disini bisa nyanyi semeleke bergantian dengan yang lain dan bersama dengan yang lain. Yang diutamakan membangun kebersamaan silaturahmi sesama anggota sebagai perekat kehidupan kita,” pungkas Djodjo mengakhiri perbincangan. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. DPP LSM Gempa Indonesia langsung tancap gas usai berita dugaan pungutan  (https://suaraindonesianews.com/news/lsm-gempa-indonesia-ungkap-dugaan-pungutan-liar-bantuan-tunai-pkh-oleh-ketua-kelompok/) menjadi perbincangan di desa Windu Jaya dan Kecamatan Sedong.

DPP LSM Gempa Indonesia yang diketuai Satori langsung melakukan audiensi dengan pendamping PKH Desa Windu Jaya dan ketua-kelompok KPM yang dilakukan di kantor desa Windu Jaya (Rabu, 21-04-2021). Acara tidak saja dihadiri pendamping PKH Desa Windu Jaya, Zaskia yang saat ini dan Yunda mantan pendamping PKH Desa Windu, juga Widi pendamping PKH Kecamatan Sedong, juga Kokom Komariah Pejabat Kuwu Desa Windu Jaya dan juga hadir dalam acara Mamat Surahmat anggota DPRD Kabupaten Cirebon fraksi Partai Demokrat, sementara DPP LSM Gempa Indonesia diwakili langsung Satori Ketua dan Abah Cholik Sekjennya, serta tak lupa hadir juga Arief Bhabinkamtibmas desa Windu Jaya.

Awalnya ketua-ketua kelompok dah hadir bahkan pendamping-pendamping PKH Desa lain sudah hadir tapi begitu tim LSM Gempa Indonesia datang langsung pulang, ungkap Satori via WhatsApp (Rabu, 21-04-2021).

Dalam pertemuan dibahas persoalan dugaan pungutan yang diminta ketua kelompok saat pengumpulan dan penarikan bantuan, juga disinggung kenapa anggota KPM tidak diijinkan untuk mengambil sendiri ke gerai ATM yang ada dan terdekat, ungkap Satori, lalu melalui rekaman audio saat audiensi, Widi pendamping PKH Kecamatan Sedong menyampaikan apa yang sudah disampaikan Satori dan meminta Zaskia pendamping PKH Desa Windu Jaya untuk menjawab permasalahan yang ada.

Zaskia dalam rekaman audio yang diterima media, menjelaskan dirinya baru menjadi pendamping PKH Desa Windu Jaya dan untuk anggota KPM tidak ada paksaan mengambil uang di gerai manapun tetapi kalo mengambil langsung dikhawatirkan kartu ATM terblokir karena salah mencet PIN dan bila terjadi maka akan butuh waktu untuk mendapat kartu ATM baru lagi, itupun tidak bisa digunakan untuk kepentingan BPNT di E-Warung hanya bantuan uangnya saja, menghindari terblokirnya kartu ATM maka disarankan untuk mengambil kolektif dengan yang lain, disamping itu juga untuk pengambilan di gerai ATM tidak bisa mengambil semua uang yang masuk, misalnya ada sisa Rp. 25 ribu tidak akan bisa terambil hanya nilai kelipatan 50 ribu saja yang terambil. Bila masih ada saldo mengendap tidak terambil selama 3 bulan maka ATM tersebut akan terblokir otomatis dari pusat. Untuk jumlah KPM PKH tidak benar sampai 500 hanya 170 KPM saja di Desa Windu Jaya.

Lebih lanjut Zaskia menjelaskan anggota KPM yang mengambil di gerai ATM otomatis melangkah kesana perlu bensin maka disepakati untuk memberikan uang bensin pada ketua kelompok, berkaitan dengan mesin EDC dari kecamatan lain, itu milik Koperasi Prima Beber yang sudah menjadi agen resmi BNI. Untuk potongan yang 25 ribu dan 50 ribu itu sebagai tanda terimakasih saja dari anggota KPM pada ketua bahkan nominalnya tidak seperti itu tapi ada pemberian setelah pencairan.

Ada pengakuan menerima pemberian tapi tidak jelas berapa yang diberikan pada ketua kelompok, juga Satori menambahkan untuk uang pengumpulan kartu ATM sudah disepakati bersama dalam musyawarah mufakat nilainya, “pungutannya menjadi tidak liar lagi tapi resmi karena hasil musyawarah mufakat”.

Satori menegaskan intinya setelah ada penambahan keterangan yang di hasilkan dari audiensi hari ini sudah ada kesimpulan  bahwa pendamping pkh dan para ketua kelompok itu benar dengan dugaan pungutan yang semakin kuat dan kami akan melanjutkan ini ke penegak hukum agar di proses sesuai dengan peraturan perundang undangan juga dalam waktu dekat akan meminta audiensi dengan dinas sosial dan agar dinsos menghadirkan mereka semua.

Abah Kholik Sekjen DPP LSM Gempa Indonesia menambahkan bahwa, terkait alasan yang dikemukakan pendamping PKH itu adalah suatu alasan klasik, intinya dalam bentuk apapun bahwa pungutan yang tidak ada dasar hukumnya itu disebut pungutan liar dan pengumpulan kartu KKS dan nomer PIN itu sudah termasuk dugaan perbuatan melanggar hukum dan kita akan laporkan kejadian penyalahgunaan wewenang dan pungutan ini karena sudah tidak sesuai dengan tupoksi sebagai pendamping yaitu bagaimana kewajibannya untuk melakukan edukasi terhadap KPM agar menjadi cerdas sehingga tidak terus bergantung dengan bantuan dari Pemerintah.

Jadi intinya semua bukti bukti yang sudah kami kantongi ini akan kami adukan ke aprat penegak hukum agar kejadian serupa tidak terjadi lagi naik di desa windu jaya ataupun daerah daerah lainnya khususnya di kabupaten cirebon  dan umumnya di negara kita tercinta ini, ungkap Abah Kholik.

“Intinya kami kritisi terkait adanya dugaan pungli dan intervensi terhadap kpm yang jelas merugikan  dan notabene KPM ini warga desa Windu Jaya tapi kenapa dengan adanya giat kami yang bertujuan membantu para kpm seakan dianggap merusak nama baik Pemdes itu kan aneh, harusnya Pemdes membela KPM supaya tidak lagi dirugikan” pungkas Satori menutup pembicaraan. (Hatta)

 

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Di balik meronanya Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon tersurat sentuhan tangan duo arsitek kebanggaan Indonesia Daliana & Florian, founder dari SHAU (Suryawinata Heinzelmann Architecture & Urbanism) di Rotterdam, Belanda dan Bandung, Indonesia.

Kolaborasi suami-istri arsitek tangguh itu melahirkan gagahnya alun-alun yang terletak jantung Kota Cirebon di Jalan Kartini, Kecamatan Kebonwaru, Kota Cirebon yang telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu (21/4/2021). Waktu yang bersamaan dengan peringatan Hari Kartini.

Alun-alun seluas 1 hektare itu kini menjadi magnet warga Kota Cirebon untuk berinteraksi atau berkegiatan dengan sejumlah fasilitas seperti tempat bermain dan juga perpustakaan hadir di sana.

Adalah Daliana, salah seorang dari arsitek Alun-alun Kejaksan mengatakan, pihaknya tertarik mendesain ruang-ruang publik di Indonesia karena warga butuh lebih banyak ruang publik yang didesain dengan baik. Setelah kesuksesan desain Taman Film dan juga Alun Alun Cicendo di Bandung, mereka diminta oleh Pemprov Jabar untuk mendesain Alun-alun Kejaksan.

“Prosesnya melalui pemahaman konteks, survei,  FGD partisipatif dengan pemkot dan pemangku kepentingan, desain arsitektur kami lakukan berkoordinasi dengan Pak Gubernur, Kang Emil sampai akhirnya direalisasikan oleh kontraktor melalui tender,” ujar Daliana.

Bagi arsitek SHAU, lanjut dia, filosofi yang terkandung dalam desain dan eskterior Alun-alun Kota Cirebon  berawal dari inspirasi  gapura atau Candi Bentar yang mereka terjemahkan ke dalam bentuk plaza kontemporer.  Ditambah, lokasinya sangat unik, dikelilingi Masjid At-Taqwa, monumen bersejarah, dan ada juga PKL dan akses halte bus. Di sana terdapat undakan untuk duduk-duduk.

“Alun-alun adalah ruang publik untuk semua, sehingga ada berbagai kegiatan. Namun yang utama adalah lapangan terbuka dengan garis-garis rumput dan bata sesuai arah kiblat, gapura utama, plaza memorial untuk memberikan penghormatan kepada monumen kemerdekaan, plaza air mancur, candi microlibrary yang merupakan taman baca, shelter PKL, taman bermain, dan tempat parkir terutama untuk Masjid,” tutur Daliana.

Adapun material bata merah digunakan agar sesuai dengan warna Candi Bentar yang mereka referensikan. Selain itu juga terasa familiar untuk warga Cirebon.

Di sisi lain, Daliana mengaku ada kesulitan dan tantangan dalam merancang Alun-alun tersebut.

“Kesulitan dan tantangannya adalah bahwa Alun-alun Kejaksan ini sangat penting untuk semua dan lokasinya strategis, maka banyak sekali permintaan dari berbagai pihak,” ujar dia.

Misalnya, lanjut dia, masjid membutuhkan parkir dan lapangan, RTH minimal 30 persen yang mana tercapai, serta kebutuhan ruang publik dengan berbagai kegiatan mulai dari bermain, membaca, plaza-plaza perlu didesain dengan sangat baik.

Menurut dia, Plaza Memorial didesain melibatkan partisipasi sejarawan dan budayawan setempat.

Diakui dia, adanya basement menjadi tantangan tersendiri. Penataan PKL di lokasi juga diperlukan.

“Maka sebenarnya perancangan Alun-alun Kejaksan ini sebenarnya cukup kompleks. Tapi semua itu terbayar karena kami senang  Pemprov dan Pemkot Cirebon selalu mendukung dengan baik,” ucapnya.

Selebihnya, usai diresmikannya Alun-alun Kejaksan Daliana berharap agar warga bersedia menjaga Alun-alun Kejaksan dengan sangat baik. Daliana pun berharap Pemkot Cirebon bersedia memberikan perhatian dan anggaran untuk merawat dengan baik.

Untuk diketahui, Florian & Daliana adalah pasangan arsitek, founder dari SHAU di Rotterdam, Belanda dan Bandung, Indonesia. Daliana -arsitek perempuan Indonesia yang merupakan ‘100 Wanita dalam Arsitektur 2021 versi Architizer’- pendidikan sarjananya di Jakarta, sedangkan Florian -arsitek Jerman- pendidikan sarjananya di Munich, Jerman. Mereka berdua kuliah S2 di Berlage, Rotterdam, Belanda sebelum mendirikan SHAU bersama-sama.

Tahun ini SHAU mendapatkan Archdaily Building of the Year award 2021. Beberapa prestasi lain termasuk Architizer A+ Award 2020 & 2017, dan juga shortlist Aga Khan Award 2019. (Sendi / Humas Jabar)