0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Kapolres secara khusus memberikan arahan kepada para kapolsek jajaran. Guna sebagai pemberitahuan awal atau persiapan, sehubungan akan ada wacana dan rencana Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan telegram terkait guna mendukung rencana penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro hingga tingkat RT/RW, dalam rapat di aula Catur prasetya, Kamis (04/02-2021).

Ini sebagai “The first step of anticipation,” ujar AKBP Imron Ermawan kepada Humas Polres Cirebon Kota. Bahwasanya PPKM skala mikro itu akan diterapkan di tingkat desa/kelurahan bahkan sampai dengan tingkat RT/RW di 7 provinsi, 98 kabupaten/kota, 19.687 desa/kelurahan, namun waktu pelaksanaannya masih menunggu hasil evaluasi pelaksanaan PPKM Tahap II yang akan berakhir pada 8 Februari 2021, ucapnya.

Kapolres Cirebon Kota  menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk melaksanakan koordinasi, komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama dengan Forkompimda, BPBD Kota/Kab, serta melibatkan epidemiolog untuk memetakan daerah yang memenuhi kriteria rawan COVID-19 sebagai daerah pemberlakuan PPKM skala mikro, jelasnya.

“Termasuk menyusun kekuatan personel dan sarana prasarana dalam rangka mendukung rencana penerapan PPKM skala mikro mulai dari tingkat kecamatan, desa/kelurahan dan RT/RW di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, para Kapolsek juga diminta melakukan sosialisasi terkait rencana pelaksanaan PPKM skala mikro serta melakukan penggalangan kepada masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kasus aktif COVID-19 di wilmendukun, masing-masing guna mendukung 3T (testing, tracing, dan treatment), tegas kelahiran pasuruan ini.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., SIK., MH., juga menjelaskan, arahan ini disampaikan kepada jajaran polsek beserta anggota khususnya polres Cirebon Kota sebagai tindak lanjut rapat koordinasi terbatas sehari sebelumnya yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), tutup  Iptu Ngatidja, SH., MH., Kasubbag Humas. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Madiun. Proyek pengelolaan perparkiran di wilayah administrasi Madiun Kota, Jawa Timur, ditengerai adanya dugaan suap. Dugaan penyimpangan tersebut dilakukan peserta lelang, terhadap panitia lelang kerja sama operasional pengelolaan parkir (Dinas Perhubungan setempat).

Selain dugaan suap sebesar Rp. 132 juta, pengelolaan perparkiran diduga juga menyalahi ketentuan kerja sama perlelangan. Pasalnya, saat panitia belum menentukan pemenang lelang, namun sudah terlihat pihak yang menjalankan operasional perparkiran.

Ketimpangan tersebut, saat ini tengah menjadi sorotan LSM Garda Terate Madiun yang mempersiapkan melakukan langkah hukum. Pihak LSM Garda Terate Madiun masih mengumpulkan bukti, untuk bahan memperkarakannya.

“Saya mendapat informasi adanya suap, agar penyedia jasa tertentu bisa bekerja mengelola parkir. Padahal saat ini belum waktunya. Dan belum tentu dia pemenangnya. Ini namanya kan dhisiki kerso atau nggege mongso,” teriak Gembik, Ketua Bidang Investigasi dan Media LSM Garda Terate Madiun, kepada jurnalis, Kamis (04/02-2021).

Dipaparkan Gembik, lelang proyek pengelolaan perparkiran yang dibuka mulai 29 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 itu dikuti empat penyedia jasa. Masing masing PT. Bima Motor Sejahtera, CV. Dumai Tirta Lestari, CV. Nava Lintang Mukti dan CV. Bhakti Jaya Mulya.

Diantara ke empat penyedia jasa tersebut, CV. Nava Lintang Mukti mengajukan nilai penawaran tertinggi, yakni Rp. 2.646.000.000. Peringkat tertinggi kedua ditempati CV. Bhakti Jaya Mulya, dengan nilai penawaran Rp. 2.617.233.300.

Sedangkan penetapan dan pengumuman pemenang lelang, dalam acara itu, menurut Gembik baru akan ditetapkan pada Kamis (04/02-2021).

Namun janggalnya, jelas Gembik, sebelum masa penetapan sudah terlihat penyedia jasa (belum tentu pemenang tender) yang melakukan pengelolaan parkir, yakni CV. Bhakti Jaya Mulya.

Sementara Ketua lelang, Sidik Muktiaji, saat hendak dikonfirmasi jurnalis di kantornya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Madiun Kota, tidak berada di tempat. “Bapak sedang pergi ke Dinas Perhubungan. Acara apa sya tidak tahu,” jelas resepsionis BPKAD setempat.

Hal sama juga terjadi saat jurnalis akan meminta konfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Madiun Kota, Harum Kusumawati. “Kami dengar hasil tes Rapid, Ibu reaktif. Sehingga beliau saat ini melakukan isolasi mandiri di rumahnya,” jelas Eko Setijawan, staf Dinas Perhubungan setempat.

Untuk menguak dugaan ketidak beresan tersebut, menurut Gembik, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait. “Yang jelas hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Menyoroti ketimpangan birokrasi adalah bagian tugas saya,” tutup Gembik. (fin)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Sosok pria kelahiran pasuruan 43 tahun yang lalu. Sudah berdinas 19 tahun di kepolisian. Pernah merasakan dinas di pelosok negara ini yaitu papua. Menyambut dengan senyum khas dan sapaan persahabatan. “Assalam mualaikum bro….” ucap Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., SIK., MH., menyapa rekan-rekan media di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota, Kamis (04/02-2021).

Hadir dalam kegiatan Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH., SIK., MH., AKP La Ode Habibi Ade Jama SIK., MH., Kasat Lantas, Iptu M. Ilham SIK., Kasat Narkoba, Iptu Ngatidja, SH., MH., Kasubag Humas Polres Cirebon Kota dan MUSLIMIN (Ketua IWO) beserta 7 orang lainnya dari Organisasi Ikatan Wartawan Online Cirebon.

Dalam Sambutannya Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, SH, SIK., MH., menuturkan “Bagi saya silaturahmi adalah memperpanjang umur, menambah rezeki dan menambah semua kebaikan. Saya bertugas disini dalam rangka mengemban amanah untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” ujarnya.

“Saya tidak memikirkan masa lalu, namun berpikir untuk masa depan.  Peran media dalam memberitakan keberhasilan kami dalam menjalankan tugas dan hasil pengungkapan kasus sangat berpengaruh terhadap informasi yang diserap masyarakat tentunya dalam hal kebaikan,” tegas AKBP Imron Ermawan Akpol 2002 ini.

Muslimin Selaku ketua IWO menyampaikan “Terima kasih atas sambutan hangat dan penuh persahabatan dari  Kapolres Cirebon Kota. Sesuai perkembangan jaman, media online sangat berkembang pesat. Sinergitas antara Polri dengan Media harus kita jalin dengan baik,” ujarnya.

“Keinginan kami orang Cirebon adalah Cirebon dapat terasa aman dan nyaman. Media akan ikut serta membantu Polres Cirebon Kota dalam menjaga keamanan. Kegiatan kegiatan Polres Cirebon Kota kami akan siap memberitakannya baik lokal ataupun Nasional. Program sosial Kapolres dengan media sangat nyambung, sehingga kita dapat bersinergi dalam mensukseskannya dan apabila Kapolres Cirebon Kota membutuhkan kami dalam pelaksanaan program sosial kami akan siap membantu,” tegas Muslimin.

Dalam pertemuan ini tidak banyak yang dibicarakan. Sosok pimpinan bijak yang disuguhkan  AKBP Imron Ermawan, SH, SIK, MH., dalam menyambut media. Sudah menjawab bahwa beliau peduli dengan wartawan dan media, tutup  Iptu Ngatidja, SH., MH., Kasubbag Humas. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Upaya Polri untuk mencegah dan melindungi warga dari penyebaran Covid-19, masih terus gencar dilakukan oleh jajaran Polres Gresik Kali ini dilakukan oleh Polsek Kedamean melaksanakan himbauan PPKM dan pemberian Masker di Desa Katimoho Kec. Kedamean – Gresik. Kamis (4/2/2021)

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Kedamean AIPDA Febriyanto N. S.H. melaksanakan himbauan guna pencegahan Penularan virus Covid-19 dengan 5M serta pemberian masker.

Himbauan 5M tersebut sebagai upaya nyata melindungi dan mengedukasi warga dari Covid-19. Apalagi, protokol kesehatan juga mewajibkan masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di dalam maupun diluar rumah.

Ditempat terpisah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.IK. M.M. melalui Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful S.H. M.H. mengatakan, “Baik siang maupun malam Hari ini kami tetap melaksanakan himbauan dari tempat umum maupun kewarga binaan semoga dapat membantu warga masyarakat patuhi dan ikuti aturan Prokes, yang merupakan program ”Sobo Kampung” yang digagas oleh Kapolres Gresik untuk menekan penyebaran Covid-19 dan menekan kriminalitas″, ucap AKP H. Ali Syaiful.

“Di samping memberikan himbauan 5M, pihaknya juga mengedukasi mereka agar menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya, dengan program 5M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan,” Pungkas. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Sudah tiga hari ini sebanyak kurang lebih 194 tenaga medis di vaksinasi Covid-19 SINOVAC  bertempat di rumah sakit daerah Arjawinangun kabupaten Cirebon berjalan dengan lancar dan aman.

Di hari pertama target tenaga medis yang di vaksin 96 orang namun yang datang kurang lebih 106 orang tenaga medis yang mengajukan diri untuk di vaksin Covid-19 di luar ekspektasi, di hari kedua pun sama target yang terdata Tenaga medis yang di vaksin Covid-19 kurang lebih 98 orang tenaga medis namun yang datang dan mengajukan diri sama dengan hari pertama kurang lebih 106 orang tenaga medis rumah sakit Arjawinangun kabupaten Cirebon.

Namun ada beberapa tenaga medis yang tidak di vaksin Covid-19 di karenakan memiliki penyakit bawaan, dan memiliki riwayat alergi, di hari pertama ada sekitar 9 orang tenaga medis yang tidak di vaksin Covid-19 salah satu nya sedang hamil dan beberapa riwayat alergi dan penyakit bawaan.

Di hari kedua ada sekitar 8 orang yang tidak di vaksin Covid-19 di karenakan sama seperti keterangan di atas, dan ada beberapa ampal/botol kecil vaksin Covid-19 yang tidak layak di suntik kan di karenakan takarannya tidak sesuai dengan standar ( Reture ) kurang lebih 6 buah botol vaksin Covid-19.

dr. Bambang Sumardi selaku kepala Rumah Sakit Arjawinangun Sangat mengapresiasi atas kepedulian tenaga medis yang telah secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan yang pertama di suntikan vaksin Covid-19 di kabupaten Cirebon.

“Saya berharap tenaga medis yang telah di vaksinasi memiliki imunitas tambahan di dalam tubuh nya, dan kebal terhadap virus Covid-19 dengan di iringi patuh terhadap protokol kesehatan yang telah di tentukan oleh pemerintah sesuai anjuran medis. Tidak lupa 3 M di terapkan ( Memakai masker, mencuci tangan setelah berkegiatan, menjauhi krumunan masal )” ungkap nya kepada awak media yang mewawancarai di lokasi tempat kerja nya.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Cirebon Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengungkapkan bahwa kedatangan nya dalam rangka monitoring kegiatan PPKM dan pelaksanaan penanganan pasien Covid-19 di RSUD Arjawinangun, dan juga berkesempatan dalam monitoring kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 di RSUD Arjawinangun kepada tenaga nakes yang ada di rumah sakit Arjawinangun.

” Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih kepada seluruh tenaga nakes RSUD Arjawinangun yang telah berpartisipasi dalam penanganan percepatan kasus penyebaran virus covid 19 di kabupaten Cirebon, dan juga telah rela menjadi sukarelawan dalam penyuntikan vaksin Covid-19 bagi tenaga medis yang ada di RSUD Arjawinangun kabupaten Cirebon”.

Dan juga menambahkan bahwa dirinya mengingat kan kembali akan pentingnya menjaga kesehatan baik pribadi, keluarga, dan masyarakat sekitarnya dengan mengedepankan 3 M dan menjauhi kerumunan masa di masa pandemi ini. Ungkap nya kepada awak jurnalis yang meliput di lokasi kegiatan. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Sat Narkoba Polres Gresik berhasil mengungkap pemasok sabu didalam bungkus wafer, jaringan ini merupakan pengedar antar kota.

IP (25), alias Unyil pria asal Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Medaeng, Sidoarjo ini sempat berkelit ketika pada hari Minggu (31/1/2021 lalu) pukul 11.00 Wib Buser Narkoba Gresik merangsek ke pos parkir tempatnya bekerja di Jalan Letjen Sutoyo Kelurahan Medaeng – Sidoarjo.

Namun sandiwaranya berakhir ketika Polisi menemukan barang haram yang disembunyikannya dibawah meja tempat keseharian bekerja.

Dari penggeledahan, petugas berhasil menemukan bungkus bekas permen Hexos. Bukan permen yang didapat, namun berisi dua plastik potongan bungkus wafer dan berisikan dua plastik klip yang didalamnya terdapat kristal warna putih diduga Narkotika jenis sabu.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, M.M. membenarkan, anggotanya telah melakukan penangkapan pengedar Narkoba di Sidoarjo.

“Iya benar, penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari ugkap kasus sebelumnya. Sat Narkoba Polres Gresik terus mengejar pelaku lain jaringan Narkoba antar kota tersebut,” terang Arief, Kamis (4/2/2021).

“Dari tangan pelaku Tim Sat Narkoba berhasil mengamankan dua paket kristal warna putih diduga Narkotika jenis sabu dengan berat timbang masing-masing  ± 0,34 (nol koma tiga puluh empat) dan  ± 0,30 ( nol koma tiga puluh) Gram bruto,” beber Alumni Akpol 2001 ini.

“Dua paket sabu siap edar ini oleh pelaku dikemas rapi didalam bungkus wafer berlapis kemasan permen Hexos. Kejelian petugas tak bisa dikelabuhi akal bulus pelaku. Pemasok sabu antar kota berkedok tukang parkir ini pun terbongkar sudah,” tambah mantan Kapolres Ponorogo itu.

Pelaku menyebut mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang ia kenal tinggal tidak jauh dari tempatnya bekerja.

Selain pelaku dan dua paket sabu di dalam bungkus permen Hexos ini, petugas juga mengamankan satu HP merk Oppo A3s selanjutnya dibawa ke Polres Gresik untuk proses penyidikan.

“IP alias unyil kini telah dijebloskan kedalam jeruji besi dan dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 (ayat (1)  UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman sedikitny 4 tahun penjara.” Pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir, dan juga Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, meresmikan Ruang Pelayanan Khusus (RPK), Gedung Satintelkam dan Gedung Siwas, di Mapolrestabes Surabaya. Kamis (4/2/2021) pagi.

Usai mengunjungi dan meresmikan tiga gedung di mapolrestabes surabaya, Kapolda Jatim Irjen Nico menyatakan bahwa dengan adanya gedung baru ini, pelayanan publik (masyarakat) harus lebih ditingkatkan.

“Gedung baru ini cukup bagus, dengan adanya gedung baru, pelayanan kepada publik harus lebih ditingkatkan,” kata Irjen Nico Afinta, Kapolda Jatim, Kamis (4/2/2021).

Sementara itu terkait dengan Pandemi Covid-19, Kapolda Jatim menyebutkan, bahwa kita semua harus mendukung program pemerintah terkait dengan Vaksinasi. Baik Forkopimda Jatim, Forkopimda Kabupaten/Kota maupun masyarakat, kita semua harus mendukung serta mensukseskan program Pemerintah.

Kami dari Polri (Polda Jatim) bersama dengan jajaran TNI, akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sementara itu untuk di Daerah tingkat II, Kapolrestabes akan berkoordinasi dengan forkopimda kota surabaya.

“Kita dukung program vaksinasi, sehingga angka Covid-19 bisa ditekan dan musibah ini bisa segera berakhir,” pungkasnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Banda Aceh. Publik Aceh dihebohkan oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang dikabarkan mengancam akan mendirikan tenda di depan kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) jika lembaga tersebut tak menerima kunjungan legislatif Aceh dalam rangka koordinasi tentang Pilkada 2022 di Aceh.

DPRA juga dikabarkan telah beberapa kali menyurati Kemendagri dalam terkait koordinasi pilkada, namun tak dibalas. Apabila pekan ini juga tak dibalas, DPRA pun mengancam akan mendatangi Kemendari.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Aceh Sulthan Alfaraby siap mendukung pernyataan berani dari DPRA dan mengatakan siap menyumbangkan bantuan logistik kepada 81 orang anggota DPRA.

“Kita siap dukung langkah DPRA dan akan menyumbangkan logistik berupa nasi bungkus bahkan kepada 81 anggota DPRA kalau perlu”, ujarnya, Kamis (04/02/2021).

Menurut penulis buku Cahaya di Dalam Gelap tersebut, DPRA jangan hanya mengancam, tapi harus berani membuktikan pernyataannya secara jelas dan konsisten.

“DPRA kita harapkan jangan cuma mengancam-ancam saja tanpa pembuktian dari pernyataan yang telah dilontarkan. Buktikan dengan jelas dan konsisten. Kita lihat, apakah DPRA yang berjumlah 81 orang itu masih punya taring atau tidak?”, tanya Alfaraby.

Alfaraby juga menganggap, 81 orang anggota DPRA masih sangat kurang kontribusinya terhadap Aceh dan jangan hanya memperlihatkan taring saat polemik Pilkada 2022 saja.

“Polemik Pilkada 2022 DPRA sepertinya ingin menampakkan taringnya, tapi selama ini saya rasa masih sangat kurang kontribusinya terhadap Aceh. Kita harap power dari DPRA bukan hanya muncul saat Pilkada saja, tapi juga kepada polemik-polemik lainnya yang sedang terjadi di Aceh”, tutupnya.

Untuk diketahui, DPRA sebelumnya telah meminta kepada Kemendagri untuk sesegera mungkin menanggapi surat dari DPRA terkait koordinasi Pilkada Aceh 2022. (SA)