0

Suara Indonesia News – Bangka, Sungailiat. Korps Raport Kenaikan Pangkat Personil Polres Bangka periode, Jumat, (01/01/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB Walaupun Cuaca rintik-rintik hujan, Tidak ada Halangan untuk Melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan Dilaksanakan Dihalaman Apel Polres Bangka Dan Selaku Irup Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, S.IK Diikutin PJU Polres Bangka Dan Para Kapolsek, Serta Personil Polres Bangka Dan Yang Melaksanakan Kenaikan Pangkat Sebanyak 60 Personil.

AKP Dan KOMPOL : 2 Personil
IPDA dan IPTU : 3 Personil.
AIPDA dan AIPTU : 3 Personil.
BRIPKA dan AIPDA : 6 Personil.
BRIGADIR dan BRIPKA : 19 Personil.
BRIPTU dan BRIGADIR : 3 Personil.
BRIPD dan BRIPTU : 24 Personil.

Kegiatan Ini bertujuan untuk memberikan reward kepada personil atas kinerja, Loyalitas, Dedikasi serta prestasi dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, pengayom serta penegakan hukum di masyarakat.

“Selamat kepada seluruh personel yang telah dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat ini merupakan sebuah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja yang telah ditunjukkan selama ini,” terang Kapolres Bangka.

Lebih lanjut, Kapolres Bangka pun mengharapkan momentum kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi bagi para personil untuk lebih meningkatkan etos kerjanya, serta lebih bijak dan dewasa dalam melaksanakan tugasnya.

“Semoga dengan kenaikan pangkat ini, para personil dapat semakin sukses, baik dalam karir maupun dalam keluarga,” tutup Kapolres Bangka. (Tarmizi Yazid — Babel)

0

Suara Indonesia News – Bangka, Sungailiat. Pada hari Kamis tanggal 31 Desember 2020, sekira pukul 22.00 Wib bertempat di Kec. Sungailiat, telah dilaksanakan kegiatan Patroli Gabungan oleh Regu 1 dalam rangka Himbauan malam tahun baru 2021 di wilayah hukum Polres Bangka Dipimpin Wakapolres Bangka Kompol Faisal Fatsey, S.IK

Kegiatan patroli gabungan dihadiri oleh Kasat Lantas (Iptu Ramos Gapita Siregar), Kasat Sabhara (Iptu Epriansyah, SH), Kasat Binmas (Iptu Era Anggraini, SH), Kasat Intelkam (Anwar Panuju Widodo, SH), Dan 20 Personil Polres Bangka.

Adapun Waka Polres Bangka pimpin Apel kesiapan Patroli Gabungan Dimana Rute dalam kegiatan tersebut Pantai Matras Sungailiat – Parai Beach Resort Sungailiat – Cafe Selera Anda Sungailiat – Taman Kota Sungailiat – Karoke King Sungailiat – Karoke Dragon Sungailiat – Karoke ST 12 Sungailiat.

Wakapolres Bangka Mengatakan, Tim Patroli Gabungan standby di Pos Ops Lilin Matras, Sekira pukul 22.16 WIB Melaksanakan Patroli di Parai Beach Resort Sungailiat dengan hasil tidak ditemukannya aktivitas Keramaian.

” Setelah itu Patroli menuju Cafe Selera Anda Sungailiat didapati masih ada pengunjung yang masih beraktivitas di cafe Selera Anda kemudian dihimbau untuk membubarkan diri Dimana Menindak lanjuti maklumat Kapolri dan surat edaran Bupati Bangka Agar Cafe cafe, Toko toko, Tempat Wisata, Tempat Hiburan Sekira Jam 22.00 Wib agar diwajib kan Tutup Atau Menghentikan Aktivitas.,” Ujar Kompol Faisal Fatsey, S.IK

Adapun Sekira Pukul 22.50 Wib Tim Patroli Melaksanakan Patroli Di Taman Kota Sungailiat Ternyata Masih Ditemukan masyarakat yang sedang nongkrong Dan Dihimbau Agar Membubarkan Diri.

” Rute Selanjutnya Karoke King, Karoke Dragon, Dan Karoke st 12 tidak ditemukannya aktivitas di tempat tersebut.,” ujar Wakapolres. (Tarmizi Yazid — Babel)

0

Suara Indonesia News – Belitung Timur. Pergantian malam tahun baru sudah seperti menjadi budaya tahunan di Indonesia. Kebanyakan masyarakat merayakan pergantian malam tahun baru dengan berbagai cara dan acara. Ada yang berkumpul dengan keluarga dengan menggelar pesta kecil-kecilan, ada yang berkumpul dengan teman-teman dengan sajian menu makanan, ada juga yang menggelar acara musik dan lain-lain.

Bakar jagung sudah menjadi icon atau identik dengan pergantian malam tahun baru, juga letusan kembang api. Namun pergantian malam tahun baru kali ini di tahun 2020 tentu sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Diberbagai Negara saat ini sedang dilanda pandemi covid-19, termasuk Indonesia.

Tentu saja dalam hal ini, Pemerintah dan Instansi terkait lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Sudah ada Maklumat Kapolri yang mengatur dan membatasi perayaan pergantian malam tahun baru yang berlaku di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kab. Belitung Timur sendiri diperkuat dengan surat edaran Bupati Beltim Nomor : 400/039/XII/2020 tanggal 29 Desember 2020 tentang “Larangan Penyelenggaraan Perayaan Malam Pergantian Tahun 2021″ yang melarang diadakannya pesta atau acara pergantian malam tahun baru yang bisa mengundang banyaknya orang berkumpul.

Terkait malam pergantian tahun baru, Kapolres Belitung Timur AKBP Jojo Sutarjo, SIK, M.H memerintahkan 300 personel jajaran untuk siap siaga untuk pengamanan. Meskipun diwilayah Kab. Beltim sudah diberikan himbauan kepada masyarakat secara luas untuk tidak hura-hura dan mengadakan acara pesta perayaan dalam bentuk apapun, namun selaku pihak keamanan tentu tidak menganggap remeh situasi apapun. Kapolres Beltim langsung memimpin apel sarpas personel yang akan disiagakan di halaman Mako Polres Beltim sekira pukul 16.00 Wib, Kamis (31/12/2020).

Kapolres Beltim mengatakan, kita mengacu kepada Maklumat Kapolri yang diperkuat dengan surat edaran Bupati Kabupaten Beltim dalam hal pengamanan malam pergantian tahun baru. Ingatkan masyarakat untuk tidak mengadakan pesta yang bisa mengundang banyaknya orang berkumpul, jika ditemukan agar secara persuasif untuk bisa segera membubarkan diri. Bukan arti kata kita membatasi hak-hak masyarakat, namun dengan situasional saat ini kita sedang dihadapkan oleh pandemi covid-19, tentu kita lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujar Kapolres.

Lanjutnya, jangan pesta atau perayaan malam pergantian tahun justru akan menjadi atau memicu cluster baru penyebaran covid-19. Kita wajib mendukung penuh apa yang sudah di arahkan oleh Pemerintah, guna memutuskan rantai penyebaran covid-19, secara bersama kita wajib untuk menerapkan dengan disiplin protokol kesehatan percepatan penanganan covid-19, Pungkas Kapolres. (Tarmizi Yazid – Babel)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Sikap Tegas Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM yang membubarkan FPI dan melarang penggunaan simbol dan aktvitas FPI, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Salah satu dukungan berasal dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gresik. Hal ini disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Gresik KH. Moh. Chusnan Ali melalui video pernyataannya.

Dalam video tersebut, ulama kharismatik ini mengaku mendukung ketegasan pemerintah yang telah menetapkan FPI sebagai organisasi terlarang.

“Degan ketegasan pemerintah tentang pembubaran ormas yang tidak mendukung keamanan dan ketertiban, FPI  telah dilarang dan dibubarkan oleh negara sebagai pemegang peranan dalam hal ini, kami dari PCNU Gresik mendukung kebijakan pemerintah dalam pembubaran FPI” ujarnya, Kamis (31/12/2020).

KH. Moh. Chusnan Ali mengatakan, tidak hanya FPI saja, pihaknya juga mendukung upaya pemerintah untuk melakukan tindakan tegas, termasuk melarang dan membubarkan organisasi lainnya yang kedapatan memiliki visi misi yang tidak sejalan dengan NKRI.

Apalagi jika sudah mengganggu ketertiban umum. Tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negera dan tidak mengakui NKRI. Bahkan sampai akan menggantinya dengan dasar-dasar lain.

Pihaknya berharap, dengan adanya pembubaran ini Indonesia semakin jaya dan tentram.

“Tidak hanya FPI, jika ada ormas lain yang intoleran dan mengganggu masyarakat serta tidak mengakui Pancasila dan NKRI serta Undang Undang Dasar Negara ini, kami setuju untuk dibubarkan,” tegasnya. (Hari Riswanto)

 

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Momen malam Tahun Baru 2021 di Kabupaten Cirebon berlangsung aman dan kondusif. Bahkan, suasana ruas jalanan di wilayah Kabupaten Cirebon juga tampak sepi.

Pemandangan hiruk pikuk kendaraan yang biasa terjadi pada malam pergantian tahun kini tidak terlihat lagi. Namun, petugas gabungan tetap bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang memaksa merayakan Tahun Baru 2021.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K, M.Si, mengatakan, situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon tetap kondusif dari mulai menjelang hingga setelah detik-detik pergantian tahun. Ia memastikan tidak ditemukan adanya aktivitas masyarakat yang merayakan tahun baru.

“Alhamdulillah, situasi arus lalu lintas sepi dan tidak ada aktivitas masyarakat pada momen tahun baru. Ini sesuai prediksi dan rencana yang kami buat,” kata Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K, M.Si, saat ditemui di Pos Penyekatan Gronggong, Jumat (1/1/2021) dinihari.

Ia mengatakan, personel gabungan disiagakan sejak Kamis (31/12/2020) sore di lima titik penyekatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Di antaranya, Palimanan, Weru, Talun, Ciperna, dan Gronggong.

Syahduddi mengakui, lima titik penyekatan itu terindikasi dijadikan lokasi perayaan Tahun Baru 2021. Karenanya, personel gabungan tersebut memonitor aktivitas masyarakat di setiap pos penyekatan.

Jika ada masyarakat yang terindikasi memaksa merayakan Tahun Baru 2021 maka langsung diputarbalikkan ke daerah asalnya. Terutama kendaraan yang berasal dari luar daerah sehingga tidak memasuki wilayah Kabupaten Cirebon.

“Petugas di setiap pos penyekatan juga saling berkoordinasi satu sama lainnya untuk memastikan jalur yang disekat benar-benar steril dan tidak ada aktivitas masyarakat menjelang hingga setelah Tahun Baru 2021,” ujar Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K, M.Si.

Selain itu, pos penyekatan juga bertujuan mengantisipasi masyarakat yang membandel dan tidak mematuhi larangan perayaan tahun baru. Dari mulai arak-arakan, konvoi, pawai, pesta kembang api, dan lainnya.

Petugas gabungan di pos penyekatan juga akan membubarkan masyarakat yang terindikasi ingin melaksanakan perayaan tahun baru. Bahkan, pihaknya bakal menindak sesuai ketuan yang berlaku ketika ada masyarakat yang tetap memaksa meski sudah dilarang.

Adapun petugas gabungan yang terlibat dalam pos penyekatan tersebut berasal dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Dishub Kabupaten Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon, dan lainnya. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam. Tokoh masyarakat Kampong Lae Ikan, sesalkan ada nya penyalahgunaan anggaran Dana Desa Lae Ikan yang terkesan hanya menghambur-hamburkan anggaran saja yang tidak tepat sasaran dan tidak ada mamfaat nya.

Joni Bancin, sebut sangat menyesalkan dengan sikap Kepala Desa Lae Ikan yang dimana ada pemberitaan bahwasanya kepala kampung lae ikan saudara Anto Solin tidak kooperatif, transparan dan tidak bisa di pertanggung jawabkan atas penggunaan anggaran dana desa lae ikan tersebut, Kamis (31/12/2020)

Kami melihat banyak kejanggalan-kejanggalan dalam pengelolaan anggaran dana desa dan sarat kepentingan, sehingga kami masyarakat yang ada di kampung tidak terima, terlebih lagi dia adalah sebagai pelayan di tengah-tengah masyarakat.

“Ini sudah pernah di sampaikan oleh Badan Permusyawaratan Kampong (BPK) sebagai perwakilan kami, menyampaikan kepada kepala desa laen ikan secara lisan baik itu penempatan program pembangunan, tetapi tidak di jalankan sehingga kami menilai BPK hanya formalitas saja tidak dapat difungsikan, karena di dalam tubuh BPK sendiri pun terdapat dugaan yang ada struktur kekeluargaan,” ucap Joni.

“kami tidak ingin ada penyalahgunaan agaran yang akhirnya sia-sia dan tidak tepat sasaran tidak tepat guna, dari Sepuluh Item yang kami laporkan salah satu nya yakni pembangunan MCK Masjid Al Furqan Menyerap biaya Rp. 40.332.000., dibangun di atas tanah bermasalah (Sengketa) padahal MCK lama masih layak digunakan bahkah dikatakan berlokasi di masjid sebenarnya bukan di lokasi masjid namun demikian si kepala kampong tetap membangun nya,” tegas nya.

“Maka dari itulah ada Sepuluh item saya bersama Kasab Bancin melaporkan nya ke inspektorat. Rabu, 30 Desember dan surat nya sudah di terima oleh salah satu staf yang bertugas pada saat itu, berkebetulan kepala dinas tidak ada di tempat akibat rentan perjalanan yang kami tempuh cukup jauh sehingga kami terlambat”. (Syahbudin Padang)

 

 

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Forkopimda Jatim Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (31/12/2020 pukul 19.00 Wib) malam, melakukan pengecekan dan pemantauan Pos Pelayanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Cek pos pelayanan natal 2020 dan tahun baru 2021, dimulai pukul 19.30 Wib dari Gedung Negara Grahadi Surabaya. Forkopimda bergerak menuju ke Pos Pam di Suramadu hingga ke Bangkalan, Madura.

Forkopimda Jatim melanjutkan cek pos pam Taman Bungkul, di tempat inilah Gubernur, Pangdam dan Kapolda melakukan pengecekan dengan melihat kondisi lalu lintas di wilayah Surabaya melalui pantauan CCTV.

Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai melakukan tinjauan pos pam menyebutkan, di malam pergantian malam tahun baru biasanya ada tradisi untuk melakukan penyambutan tahun baru yang menimbulkan kerumunan. Namun hari ini kita semua harus melakukan kewaspadaan bertingkat untuk bisa mematuhi protokol kesehatan,  karena penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur masih menunjukkan trend kenaikan.

“Malam ini saya bersama Pangdam dan Kapolda memantau malam pergantian tahun baru. Namun untuk saat ini tidak seperti tahun sebelumnya, dimana saat ini masih di masa Pandemi Covid-19,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis (31/12/2020) malam.

Selain itu di malam pergantian tahun ini, ada surat edaran di jatim yang menerapkan adanya jam malam dimulai pukul 20.00 – 04.00 WIB. Dan usai keliling banyak masyarakat yang mentaati aturan tersebut.

Jam malam ini tidak hanya di Kota Surabaya saja, namun di seluruh Jatim juga diberlakukan jam malam mulai pukul 20.00 WIB. Sehingga alun-alun di seluruh kota/ kabupaten ditutup. Sehingga tidak ada kerumunan disaat perayaan malam tahun baru.

“Di malam pergantian tahun baru ini diberlakukan jam malam mulai pukul 20.00-04.00 WIB. Sehingga seluruh kota/kabupaten di jatim juga diberlakukan hal serupa, ini dilakukan untuk menghindari kerumunan disaat perayaan malam tahun baru,” pungkasnya. (Hari Riswanto)

 

 

0

Suara Indonesia News – Gresik. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.IK. M.M. pimpin apel kesiapan pengamanan pergantian malam Tahun baru 2021, bertempat di di Lapangan Mako Polres Gresik Jl. Dr. Wahidin SHD Ds. Kembangan Kec. Kebomas Kab. Gresik. Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 16.30 Wib

Dalam giat tersebut dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.IK. MM. didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moch. Qosim M.Si., Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos M.I.POL., Kasat Pol PP Kab. Gresik Abu Hassan, KaKesbangpol Gresik Darman, serta PJU Polres Gresik.

Personil yang terlibat apel yakni 1 Kompi anggota kodim 0817/Gresik, 1 Pleton TNI, 1 Pleton Sat Lantas, 1 Pleton Staf Polres, 1 Pleton Sabhara, 1 Pleton Polwan, 1 Pleton Sat Intelkam, 1 Pleton Reskrim, 1 Pleton Sat Narkoba, 1 Pleton Satpol PP Gresik, 1 Pleton Dishub, 1 Pleton Banser, 1 Pleton Senkom, 1 Pleton RAPI dan 1 Pleton Saka Bhayangkara.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan, kegiatan gelar apel ini untuk mengecek kesiapan baik anggota maupun perlengkapan untuk bersinergi melaksanakan pengamanan pergantian malam Tahun baru 2021. ucap AKBP Arief Fitrianto

“Dalam pergantian malam tahun baru ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19 hingga saat ini masih belum ada penurunan. Libur panjang dan tahun baru ini agar masyarakat menahan diri untuk mematuhi protokol kesehatan.”

Masih AKBP Arief menyampaikan, Bahwa sesuai berdasarkan Maklumat KAPOLRI yang bertujuan untuk memutus dan mencegah rantai penyebaran virus Covid 19 serta bertujuan memberikan perlindungan, menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Nataru 2021.

“Pemberlakuan Jam malam dilakukan dengan salah satu upaya mencegah penyebaran covid 19.” jelas Kapolres Gresik

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto juga menghimbau, kepada seluruh stakeholder terkait para alim ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk mengajak warga untuk menjaga Stabilitas keamanan serta mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Agar masyarakat tidak melakukan Konvoi/Arak-arakan tidak melakukan minum-minuman keras, menghindari kerumunan agar merayakan malam tahun baru tinggal di rumah saja sehingga keamanan Kamtibmas tetap kondusif.” pungkas. (Hari Riswanto)