0

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara. Untuk mengantisipasi kekurangan pangan di kabupaten Aceh tenggara akibat dampak dari virus Corona, yang kini sedang gencar di bicarakan di media maupun di kalangan masyarakat di bumi sepakat segenap.

Untuk mengantisipasi kekurangan kebutuhan pangan di kabupaten Aceh tenggara , Bupati Aceh Tenggara Drs H Raidin Pinim M,AP melalui surat edarannya No: 510/201 Melarang membawa/memperjualbelikan Komoditi/ Komoditas padi dan beras keluar daerah Kabupaten Aceh Tenggara Prov Aceh.

Surat edaran yang di tanda tangani bupati tertanggal 30 Maret 2020, terkait merebaknya virus Corona  (COVID-19) untuk mengatisipasi terjadinya kelangkaan kebutuhan Pokok berupa komoditi beras di Kabupaten Aceh tenggara.

Khusus pelaku usaha/ pedagang dilarang menjual kebutuhan pokok berupa beras keluar daerah.

Menurut tanggapan salah satu Masyarakat, pemerintah mengeluarkan surat edaran sudah tepat , ntah sampai kapan kita di Aceh tenggara ini darurat Corona, harapan kami dari masyarakat pemerintah agar mengambil kebijakan sanaan untuk membantu  sembako kepada masyarakat yang kurang mampu, karena selama darurat Corona ini pemasukan tidak aja , keluarga perlu makan , tegasnya

Hasil daari pantauan wartawan media ini dilapangan Bupati yang juga Ketua GTP2 COVID-19 Agara, melakukan Gerakan penyemprotan desinfektan serentak di Wiliyahnya bersama tim dan Porkompinda setempat yg dimulai dari Kecamatan Babussalam. (Yusuf)

0

Suara Indonesian News – Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon menggelar rapat koordinasi terbatas gugus tugas dalam percepatan penanganan Covid-19, yang dilaksanakan di Aula Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik Kota Cilegon, Senin, (30/03/2020).

Hadir pada Rapat tersebut, Walikota Cilegon, Wakil Walikota Cilegon, Sekda Kota Cilegon, Ketua DPRD Kota Cilegon, Dandim 0623/Cilegon, Unsur Forkopimda serta Para Pejabat Esselon II di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi menyatakan pemerintah sudah melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya pencegahan Covid-19 di wilayah Kota Cilegon, di antaranya kita sudah melakukan sosialisasi hidup bersih, kemudian pembatasan ruang gerak masyarakat dengan menerapkan social distancing yang semua tertuang dalam SK (Surat Keputusan) Walikota, kemudian kita juga sudah melakukan penyemprotan cairan zat disinfektan di ruang publik,” katanya.

Lanjut Edi mengatakn bahwa rapat terbatas ini dilaksanakan dalam upaya menjelaskan langkah yang akan dilakukan dari masing-masing OPD.

“Jadi dalam rapat ini, saya ingin mendengarkan aksi dari OPD, misalnya Dinas Kesehatan menginfokan terkait virus ini, kemudian Dindik terkait sekolah atau Disperindag dapat berkoordinasi mengenai kondisi pasar di Kota Cilegon, juga ada penjelasan dari Kapolres dan Dandim terkait langkah yg harus dilakukan dalam bersinergi dengan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Edi mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon untuk mematuhi Pemerintah agar Covid-19 ini tidak meluas.

“Saya mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan virus ini, karena apabila upaya Pemerintah sendiri saja itu tidak mungkin bisa menghentikan virus ini, kita membutuhkan peran serta masyarakat untuk mentaati apa-apa yang sudah diperintahkan oleh Pemerintah Kota Cilegon maupun Pemerintah pusat,” ucapnya.

Edi berharap agar di Kota Cilegon tidak terjadi lockdown atau karantina wilayah.

“Saya berharap tidak ada lockdown di Kota Cilegon, karena nantinya akan ada masalah lain yang timbul, oleh karena itu kepada masyarakat Kota Cilegon untuk bisa bekerja sama dalam mengehntikan wabah Corona ini, agar Kota kita ini aman dari Corona dan tidak ada lockdown,” harapanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilegon, Sari Suryati menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyiapkan anggaran Rp.10 miliar untuk menangani Covid-19.

“Untuk anggaran kami sudah menghitung, nantinya akan ada yang digeser, dan dihitungan kami persiapan untuk 3 bulan sekitar Rp.10 miliar,” ujarnya, Senin (30/3/2020).

Lebih lanjut, Sari juga menjelaskan Pemkot Cilegon menyiapkan sembako dalam bentuk beras dan makanan pokok.

“Rencananya kita akan membagikan 3.000 paket sembako yang didistribusikan kepada masyarakat yang rentan sosial selama bulan Ramadhan dan itu sedang kita kaji teknisnya nanti,” ungkapnya. (Dhe)

0

Suara Indonesian News – Subulusalam. Penyemprotan cairan desinsfektan dilakukan dalam wilayah kecamatan Rundeng yang di mulai dari desa Badar yang merupakan pintu gerbang masuk perbatasan kec Rundeng dengan kec Simpang Kiri kota subulussalam. Selasa, 31 Maret 2020.

Dilakukannya penyemprotan cairan desinsfektan dengan tujuan menindak lanjuti program penyemprotan masal guna cegah penularan virus Corona Covid-19.

Penyemprotan cairan desinsfektan merupakan upaya untuk mematikan virus dan mencegah penularan nya di tempat umum atau keramaian.

Lokasi yg di semprot antara lain, jalan raya kecamatan mulai dari pintu gerbang masuk kec Rundeng sampai dengan pusat pemerintahan kec Rundeng di desa pasar Rundeng, lokasi pekan mingguan, Mako Polsek Rundeng, Mako Koramil 02 Rundeng, Tempat Ibadah yang ada di sepanjang jalan menuju pusat pemerintahan kec Rundeng

Bahan Cairan Semprot desinsfektan merupakan cairan yang di sediakan oleh Polres Subulussalam bekerja sama dengan dinas kesehatan kota Subulussalam.

Kegiatan penyemprotan cairan Desinsfektan menggunakan mobil dinas pemadam kebakaran di kec Rundeng dan tangki semprot solo. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Mamuju. Sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di Provinsi Sulawesi Barat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Privinsi Sulawesi Barat perpanjang penyesuaian sistem kerja ASN yaitu work from home (WFH) terhitung 1 April hingga 21 April 2020.  Senin 30/03/2020.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov Sul-Bar, Dr. H. M. Muflih B. Fattah menjelaskan langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Agama RI No. SE.5/2020 tentang penyesuaian sistem kerja pegawai dalam upaya pencegahan COVID-19.

“Kita mengacu ke isi surat dari Kementerian Agama RI, bahwa seluruh pegawai mulai dari kantor kita, Kemenag Kabupaten dan Kepala Madrasah wajib bekerja di rumah menyelesaikan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 dari 1 April hingga 21 April,” ungkap ungkap Muflih.

Dijelaskan, selain bekerja di rumah, pihaknya juga telah mengeluarkan sejumlah ketentuan yang telah diatur dalam surat edaran B-1845 Kw.31./1.5/HM.00/03/2020 diantaranya untuk ASN yang katena sifat pekerjaannya memberikan layanan langsung ke masyarakat agar hadir di kantor dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan.

Kemudian, lanjut mantan Ka.Bid PHU ini, untuk mengoptimalkan kinerja ASN wajib mengisi daftar pekerjaan WFH dengan format yang sudah diberikan.

“Ada tujuh point ketentuan yang diatur dalam surat edaran yang telah kita berikan ke seluruh jajaran untuk dapat dilaksanakan,” pungkasnya. (Rk/Hamma)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Merebaknya penyebaran virus Covid 19 yang diberitakan media baik cetak ataupun elektronik membuat Pemkab Cirebon melalui Dinas PMD menghimbau pada desa-desa untuk melakukan penyemprotan desinfektan di Lingkungannya untuk memutus jalur penyebaran virus Covid 19 ini di tengah masyarakat dan lingkungan kita. Tidak ketinggalan dengan Pemerintah Desa Wangunharja melakukan kegiatan penyemprotan di Lingkungannya seluruh desa.

Walaupun tanpa dihadiri H. Sunanto Kades Wangunharja yang saat ini sedang ada kesibukan di Jakarta dan tidaknya bisa keluar kota karena sudah diberlakukan karantina wilayah. Hal ini disampaikan Muhammad Syaiful Qodir salah satu perangkat desa yang dipercaya oleh H. Sunanto Kuwu Wangunharja.

Lebih lanjut syaiful menjelaskan acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di halaman kantor desa (Selasa 31 Maret 2020).

Acara dihadiri Abadi Camat Jamblang dan R. Agustin Sekretaris Camat dan Mukti Kasie Ekbang juga hadir, disamping itu ada wakil dari Kapolsek dan Pembina TNI ikut hadir juga plus Dr. Sri Mulyati Ka PKM Jamblang.

Penyemprotan serentak hari ini di seluruh lingkungan desa yang terdiri dari 5 blok 19 RT. Pelaksanaan dilakukan per Dusun yang terdiri dari 6, tiap kadus didampingi seorang anggota Linmas, RT dan RW. Sasaran penyemprotan di kantor desa,  rumah ibadah,  tempat pendidikan baik SD dan TK/PAUD, posyandu dan balai pertemuan warga (poskamling) dan rumah warga.

Pendanaan saat ini dari dana talangan Kuwu yang akan diganti setelah dana desa cair. Untuk pembelian bahan desinfektan dilakukan sendiri dengan materi yang sudah disampaikan pihak Puskesmas.

H.Sunanto Kuwu Wangunharja melalui Syaiful, mengharapkan kegiatan ini untuk memutus rantai penyebaran virus Covid sehingga apa yang kita lakukan bisa membunuh virus yang ada di lingkungan kita dan penyebarannya bisa dihentikan. Sementara itu Kuwu menginstruksikan pada perangkat dan RT juga anggota lembaga desa lain untuk memantau dan mencatat warga perantau yang datang ke desa untuk selalu dipantau kondisinya.

Abadi Camat Jamblang menjelaskan usai memberikan sambutan sebelum petugas penyemprotan bergerak, penyemprotan di desa Wangunharja ini yang terakhir dari semua desa yang ada di kecamatan Jamblang, untuk penyemprotan serentak  akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten, sebenarnya sudah disiapkan tapi ada informasi dari Dinas PMD kalo itu akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten serentak.

Harapannya dengan penyemprotan desinfektan yang dilakukan tiap desa bisa memutus rantai penyebaran virus Covid sehingga wabah ini bisa dihentikan dan juga untuk warga masyarakat bisa mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah dan menjaga jarak saat berkomunikasi serta menerapkan pola hidup sehat, urai Abadi Camat Jamblang menutup pembicaraan. (Hatta)

0

Suara Indonesia News –  Kabupaten Cirebon. Pelaksanaan TMMD Ke-107 tentunya mampu membawa angin segar bagi masyarakat Desa, daerah yang kesehariannya lengang kali ini diramaikan oleh anggota Satgas TMMD dimana para anggotanya berbaur dengan masyarakat baik saat bekerja membangun akses jalan maupun pada saat istirahat mereka berkumpul dan berkomunikasi dengan masyarakat di rumah warga setempat.

Kegiatan Komsos dilakukan oleh anggota satgas dengan tujuan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat. TMMD bukan saja mengerjakan sasaran fisik tetapi lebih dari itu bagaimana masyarakat mengenal anggota TNI lebih dekat lagi.

Cirebon,  hari ke – 16 (Enambelas) Selasa, tgl 31 Maret 2020,  pkl  16.00 Wib,  di wilayah Desa Wiyong , Kecamatan . Susukan, Kabupaten Cirebon dengan hasil pekerjaan sebagai berikut, kegiatan fisik meliputi :

  1. Pembangunan PAUD Ngabei Melaksanakan 62%
  2. Pengaspalan jalan pengaspalan jalan anggaran pemda 735 x 3 M melaksanakan  50%, Pengaspalan jalan pemukiman  700 x 3 M melaksanakan 80%, Pengaspalan jalan PUPR 336 x 3 M melaksanakan 100% .
  3. TPT 500 M x 07 x 1,3 melaksanakan 35%.
  4. Mushola melaksanakan  55%.
  5. Rutilahu 3 unit Blok I Ibu Esih melaksanakan 65%, Blok II Bp. Kajawi melaksanakan  62%, Blok IV Ibu Neri melaksanakan 60%.
  6. Poskamling 3 unit Blok I melaksanakan 75%, Blok II melaksanakan 65%, Blok VI melaksanakan 47%.
  7. Pemasangan PJU 20 unit melaksanakan 0 %.

Kegiatan Non fisik : Pasiter Dim 0620, Danramil 2008, Dan SSK TMMD,  Kuwu Wiyong beserta perangkatnya dan Puskesmas Susukan melaksanakan Himbauan bahaya Covid 19 dan penyemprotan Disinfektan serempak.

Untuk personil yang terlibat yaitu berjumlah sebagai berikut : TNI 100, Polri 10, Pemda 5, Masyarakat 95. Cuaca di lokasi pagi  sampai dengan siang Cerah berawan, Hambatan sementara dikarenakan cuaca yg mulai hujan akan  menghambat kegiatan pengerjaan di lokasi kegiatan. (SENDI)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Sejalan dengan pernyataan resmi pemerintah untuk melakukan pembatasan kegiatan di luar rumah dan tatap muka, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan penyesuaian pelaksanaan Sensus Penduduk Online sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

“Terima kasih kepada 32,4 juta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Sensus Penduduk Online, hingga tanggal 31 Maret 2020,” kata Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) melalui akun twitter resmi BPS @bps_statistics, Selasa (31/03/2020).

Katanya, Pemerintah sudah berupaya keras memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan meminta masyarakat banyak beraktifitas di dalam rumah. Sebab katanya, kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah hal yang utama.

“Untuk itu, bagi masyarakat yang belum sempat berpartisipasi. BPS akan memperpanjang Sensus Penduduk Online hingga 29 Mei 2020,” terang Suhariyanto.

Katanya anjuran ini disebabkan adanya, Pandemi Covid 19. Pertama, imbauan pemerintah dan WHO terkait pencegahan penyebaran laju Covid-19 melalui pshysical distancing.

Kedua, SK Kepala BNPB No. 13A tahun 2020 tentang kondisi darurat akibat Covid-19 diperpanjang sampai 29 Mei 2020. Ketiga, pertimbangan kesehatan dan keselamatan penduduk serta petugas sensus saat mendata dari rumah ke rumah.

“Terakhir yang ke-empat, respons atas pelaksanaan Sensus Penduduk diberbagai negara: Meksiko, Ekuador, Panama, Saudi Arabia dan Amerika Serikar,” pungkasnya. (Syafrudin Budiman,SIP)

0

Suara Indonesia News –Plumbon, Cirebon. Kecamatan Plumbon menjadi salah satu drop zone pemulangan santriwati lirboyo Kediri Jawa Timur. Jumlah santriwati sendiri yang akan datang berjumlah 236 orang santriwati berikut pembina pondok pesantren lirboyo asal Cirebon Jawa barat. Selasa 31 – 03 – 2020.

Lokasi drop zone sendiri berada di masjid al – jabar Plumbon Kabupaten Cirebon, sekitar 4 bus yang masing masing berisi 58 orang santri plus 1 orang pembina nya. Untuk santriwati yang berasal dari kecamatan Plumbon sendiri berjumlah 10 orang santriwati, untuk drop zone santri pria berada di gunung jati Kabupaten Cirebon. Menurut keterangan H. Agus sebagai sekretaris umum alumni santri lirboyo Kediri Jawa Timur dan pengurus Mpc. NU kecamatan Plumbon.

Untuk pelaksanaan nya besok pkl. 07.00 Wib hari rabu 01 – 04 – 2020 rencana nya kendaraan yang membawa rombongan tersebut tiba di masjid al –  jabar Plumbon Kabupaten Cirebon, dan akan langsung di jemput oleh keluarga nya masing-masing.

Dan tentu nya mereka yang datang ke Kabupaten Cirebon secara otomatis menjadi ODP (orang dalam pengawasan) virus corona di Kabupaten Cirebon, rencana nya mereka akan di karantina di rumah masing masing orang tua santri.

Camat Plumbon sdr M. FERRY AFRUDIN S, STP mengharapkan kedatangan santriwati yang akan pulang ke kampung halaman khusus nya santri asal kecamatan Plumbon bisa mengikuti aturan yang di terapkan oleh pemerintah agar tetap stay di rumah masing masing tidak keluar rumah. Pungkas nya kepada awak media yang meliput. (SENDI)