0

Suara Indonesia News – Nias Selatan. Kasus penghinaan yang dilakukan oleh tersangka Kapus Luahagundre Septi Aritonang kepada korban Pandi Limbong yang dilakukan pada hari Kamis, akhirnya berdamai secara kekeluargaan.

Perdamaian yang dilaksanakan di ruang pertemuan Mapolres Nias Selatan, Jln.Mohammad Hatta No.1 Teluk Dalam,” Rabu, (25/5/2022).

Kesepakatan perdamaian di buat atas persetujuan kedua belah pihak yang dimediasi oleh Satreskrim Polres Nisel , turut didampingi keluarga kedua belah pihak.

Untuk diketahui bahwa permasalahan berawal dari tersangka Septi Aritonang melakukan penghinaan secara lisan di depan umum dengan mengucapkan kata-kata yang tidak lajim atau senonoh terhadap korbannya Pandi Limbong.

Atas penghinaan tersebut yang dilakukan Septi Aritonang, membuat korban tidak berterima hingga korban membuat laporan di Polres Nisel di tandai dengan bukti laporan polisi Nomor : LP/B/119/IV/2022/SPKT/Polres Nisel/ Polda Sumatera Utara Tanggal 1 April 2022.

Melalui tahap penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik Reskrim Polres Nisel serta pemeriksaan saksi-saksi dan saksi ahli bahasa dan saksi ahli pidana, sehingga Kapus Luahagundre Septi Aritonang di tetapkan sebagai TERSANGKA.

“Kapus Luahagundre Septi Oktavia br.Aritonang di jerat Pasal 315 KUHPidana ” Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat menista atau menista dengan tulisan, yang dilakukan kepada seseorang baik ditempat umum dengan lisan, atau dengan tulisan, maupun dihadapan orang itu sendiri dengan lisan atau dengan perbuatan, begitupun dengan tulisan yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya, dihukum karena penghinaan ringan, dengan hukuman penjara selama-lamanya empat bulan dua minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500.

Kuasa hukum tersangka, Edoward M. Hutapea kepada sejumlah awak media saat konfirmasi menyampaikan bahwa setelah melakukan rangkaian restoratif justice akhirnya klien saya dengan korban sepakat berdamai.

“intinya kedua belah pihak sepakat damai, dan semua laporan baik di Polres Nisel (korban) maupun di Propam Poldasu yang kita laporkan kita cabut”, ungkap Kuasa hukum tersangka, Edowar M. Hutapea.

Demikian juga korban, Pandi Limbong mengatakan bahwa kejadian saat itu hanya emosi sesaat dan hari ini kami telah sepakat untuk damai.

“Saya menerima maafnya kapus Luahagundre, Septi Oktavia br. Aritonang (tersangka) dan hari ini sepakat untuk damai,” ujar Pandi Limbong.

Lanjutnya, Pandi Limbong mengatakan bahwa terkait perdamaian tadi itu adalah perdamaian tanpa syarat.

“Perdamaian tanpa syarat dan tidak ada beban material yg ditimbulkan dalam perkara ini,” Ujarnya. (Herman Telaumbanua)

0

Suara Indonesia News – Pekanbaru. Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin melaksanakan kunjungan kerja ke Mapolda Riau.

Didampingi Ketua Persit KCK Ny A Mardiah Chardin, kedatangan Mayjen Achmad Daniel Chardin ke Mapolda Riau disambut langsung oleh Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal dan pejabat utama Polda, langsung dijamu makan siang dan berfoto bersama diteras Mapolda pada Rabu (25/5/2022).

Pada kesempatan tersebut Pangdam I/BB mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Riau atas sinergitas dan soliditas yang sudah terjalin baik selama ini.

“Kerjasama TNI dan Polri serta Pemerintah sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan untuk pembangunan daerah,” ujar Mayjen Daniel Cardin.

“Saya yakin dan percaya, dengan sinergitas yang kuat TNI/Polri, pemerintah daerah dan segenap elemen masyarakat, maka stabilitas keamanan negeri ini akan tetap terjaga dengan baik,” sambungnya.

Pangdam l/BB menuturkan, jika dirinya telah berada empat hari di Provinsi Riau. “Sudah hari keempat saya berkunjung ke Provinsi Riau, berkunjung ke jajaran Korem kemudian hari ini berkesempatan berkunjung ke Mapolda,” jelasnya.

Mayjen TNI Daniel Cardin menjelaskan untuk wilayah tugas Kodam l Bukit Barisan itu ada 4 Provinsi yakni, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri.

“Jadi kita semua dapat bersinergi, ada Danrem, saya di Kodam Medan. Keempat wilayah ini TNI-Polri terus bersinergi terutama dengan vaksinasi dan kegiatan lainnya untuk selalu bersama. Semoga kedepannya semakin kita tingkatkan sinergitas,” tegasnya.

Menanggapi sambutan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal tersenyum manis.

“Saya bangga dikunjungi Bapak Pangdam I/BB,” tutup Irjen M Iqbal.

Sebelumnya diketahui, Pangdam Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin merasa bangga bisa hadir ditengah-tengah Forkopimda Riau dan mengajak kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga kondisi aman dan kondusif selaku aparat teritorial.

Pangdam I/BB juga meminta jajaran untuk meningkatkan kinerja dan berkontribusi positif kepada pemerintah daerah guna mensejahterakan masyarakat.

“Keberadaan komando kewilayahan adalah mensinkronkan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan pendekatan kesejahteraan, kami mensinkronkan dengan pendekatan pertahanan dan keamanan tentunya dengan rekan kami Polda,” pesan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin.

Pangdam I/BB juga menyampaikan bahwa sesuai instruksi untuk jajaran di wilayah Provinsi Riau agar ikut membantu bidang Pertanian dan UMKM di wilayah jajaran masing-masing sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran TNI di daerah.

“Kita di instruksikan untuk mengkonsumsi yang ada diwilayah. Dengan begitu pertanian ataupun UMKM dan lainnya yang ada di wilayah masing-masing di daerah sekitar satuan TNI ini dapat ikut merasakan,” harapnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Pekanbaru. Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin melaksanakan kunjungan kerja ke Mapolda Riau.

Didampingi Ketua Persit KCK Ny A Mardiah Chardin, kedatangan Mayjen Achmad Daniel Chardin ke Mapolda Riau disambut langsung oleh Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal dan pejabat utama Polda, langsung dijamu makan siang dan berfoto bersama diteras Mapolda pada Rabu (25/5/2022).

Pada kesempatan tersebut Pangdam I/BB mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Riau atas sinergitas dan soliditas yang sudah terjalin baik selama ini.

“Kerjasama TNI dan Polri serta Pemerintah sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan untuk pembangunan daerah,” ujar Mayjen Daniel Cardin.

“Saya yakin dan percaya, dengan sinergitas yang kuat TNI/Polri, pemerintah daerah dan segenap elemen masyarakat, maka stabilitas keamanan negeri ini akan tetap terjaga dengan baik,” sambungnya.

Pangdam l/BB menuturkan, jika dirinya telah berada empat hari di Provinsi Riau. “Sudah hari keempat saya berkunjung ke Provinsi Riau, berkunjung ke jajaran Korem kemudian hari ini berkesempatan berkunjung ke Mapolda,” jelasnya.

Mayjen TNI Daniel Cardin menjelaskan untuk wilayah tugas Kodam l Bukit Barisan itu ada 4 Provinsi yakni, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri.

“Jadi kita semua dapat bersinergi, ada Danrem, saya di Kodam Medan. Keempat wilayah ini TNI-Polri terus bersinergi terutama dengan vaksinasi dan kegiatan lainnya untuk selalu bersama. Semoga kedepannya semakin kita tingkatkan sinergitas,” tegasnya.

Menanggapi sambutan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal tersenyum manis.

“Saya bangga dikunjungi Bapak Pangdam I/BB,” tutup Irjen M Iqbal.

Sebelumnya diketahui, Pangdam Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin merasa bangga bisa hadir ditengah-tengah Forkopimda Riau dan mengajak kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga kondisi aman dan kondusif selaku aparat teritorial.

Pangdam I/BB juga meminta jajaran untuk meningkatkan kinerja dan berkontribusi positif kepada pemerintah daerah guna mensejahterakan masyarakat.

“Keberadaan komando kewilayahan adalah mensinkronkan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan pendekatan kesejahteraan, kami mensinkronkan dengan pendekatan pertahanan dan keamanan tentunya dengan rekan kami Polda,” pesan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin.

Pangdam I/BB juga menyampaikan bahwa sesuai instruksi untuk jajaran di wilayah Provinsi Riau agar ikut membantu bidang Pertanian dan UMKM di wilayah jajaran masing-masing sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran TNI di daerah.

“Kita di instruksikan untuk mengkonsumsi yang ada diwilayah. Dengan begitu pertanian ataupun UMKM dan lainnya yang ada di wilayah masing-masing di daerah sekitar satuan TNI ini dapat ikut merasakan,” harapnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Jawa Barat dalam menghadapi era digital turut mendorong pengembangan inovasi desa dengan melakukan pembinaan kepada pejabat yang menangani TTG, Tenaga Ahli TTG, dan para inovator yang dilaksanakan di 3 (tiga) yaitu Bogor, Cirebon, Garut.

Untuk kegiatan di Hotel Apita Jalan Tuparev Kabupaten Cirebon (25-05-2022) diikuti peserta yang mewakili 9 kota dan kabupaten, diantaranya Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka, Sumedang, Subang dan Purwakarta.

Acara dilakukan selama 2 hari (24-25/05/2022), memasuki hari kedua kegiatan fasilitasi pembinaan pengembangan inovasi desa para peserta dibekali materi yang disampaikan oleh narasumber terkait inovasi dan produk-produknya, hingga kebijakan-kebijakan pemerintah menyangkut pengembangan inovasi itu sendiri.

Mereka diantaranya Retno Mulyani, SSTP, M.Si (Kabid Pemerintahan & Pengkajian Peraturan BP2D Provinsi Jabar), Arie Sudaryanto, MP (Peneliti / BRIN), Ivan Rangkuti SE, M.Si (Kemendesa PDT),

Retno Mulyani yang menjadi pembicara pertama mengatakan bahwa tupoksi BP2D Provinsi Jabar memiliki peran selaku fasilitator dan koordinator pengelola inovasi, sekaligus melaksanakan kegiatan diseminasi pengembangan inovasi.

Ia juga menegaskan bahwa untuk melaksanakan tupoksinya tersebut, BP2D perlu didukung dengan data, informasi, dan kebutuhan para inovator ataupun pengurus posyantek, sehingga dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang tepat dalam pengembangan inovasi.

“Perlu diingat bahwa inovasi tidak hanya untuk dilombakan, tetapi harus memiliki nilai kebermanfaatan atau value added, serta menjadi bagian solusi atas permasalahan- permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat”, imbuhnya.

Sementara itu, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan salah satu program unggulannya dalam mendukung pengembangan inivosai, yaitu Desa Berinovasi.

“Program Desa Berinovasi memiliki konsep untuk meningkatkan kapasitas, melakukan inovasi TTG, dan pembinaan di pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, pariwisata, pengolahan sampah, kerajinan dan komoditi lainnya”, lanjutnya.

Di lain pihak, Ivan Rangkuti menuturkan bahwa pembangunan desa telah mengalami perubahan paradigma, dari Membangun Desa menjadi Desa Membangun.

“Perubahan paradigma tersebut menempatkan desa sebagai subyek pembangunan yaitu pihak yang merencanakan, melaksanakan sekaligus sebagai penerima manfaat dari pembangunan”, jelasnya.

“Lain halnya dengan pengertian membangun desa dimana pembangunan dilaksanakan oleh pemerintah di luar desa dengan melibatkan masyarakat yang berlokasi di desa”, tuturnya lagi. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat mulai diproses hukum. Ada lima oknum anggota TNI yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pelaku penyekapan ditahan di Instalasi Tahanan Militer Polisi Militer Kodam (Pomdam) I/Bukit Barisan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna sehubungan dengan beredarnya berita tentang penahanan terhadap lima orang oknum anggota TNI terkait dengan kasus kerangkeng manusia, Selasa (24/5/2022).

“Benar, telah dilakukan penahanan terhadap lima orang oknum anggota TNI  yang telah ditetapkan penyidik sebagai tersangka untuk pelimpahan berkas hasil penyidikan ke Oditurat Militer Medan,” terang Kadispenad.

Kadispenad menjelaskan, bahwa saat ini penyidik Pomdam I/Bukit Barisan masih terus bekerja memproses hukum kelima oknum anggota TNI tersebut. Siapapun nanti yang terbukti terlibat di dalam persoalan kerangkeng manusia tersebut, pasti akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kelima orang yang sudah dilimpahkan ke Oditurat Militer Medan masing-masing berinisial SG, AF, LS, S dan MP,” ujar Brigjen Tatang.

Kadispenad menegaskan, bahwa Kasad tidak akan mentolerir setiap pelanggaran hukum yang melibatkan anggotanya. Jika sampai terjadi anggota terlibat pelanggaran hukum, tetap akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. (Sendi/dispenad)

0

Suara Indonesia News – Bengkalis. Rapat mediasi perdamaian antara PT. Panahatan dengan Masyarakat Sakai Desa Buluh Manis Kec. Bathin Solapan Kab. Bengkalis, pada Selasa Sore 24 Mei 2022, bertempat di ruang pertemuan Kantor Lurah Pematang Pudu Kec. Mandau.

Rapat ini dihadiri oleh Kapolres Bengkalis AKBP. Indra Wijatmiko, S.I.K. Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo, SH.,S.I.K. Kasat Intelkam Polres Bengkalis AKP. Deni Afrial, S.Pi.,M.H. Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi.S.Ik. Camat Mandau Riki Rihardi. Camat Bathin Solapan diwakili Sekcam Bathin Solapan Zama Rico Dakanahay, S.Sos, M.Si . Kasi Tapem Mandau Rudi Hartono. Lurah Pematang pudu Sdr. Rio Sentosa.

Dari pihak Desa di hadiri Kades Buluh Manis Legimun. BPD Desa Buluh Manis Masrianto alias Anto Boneng, tokoh masyarakat Suku Sakai Desa Buluh Manis hadir Amir, Tomas Suku Sakai Desa Buluh Manis Along Sakai.

Sedangkan dari pihak Perusahaan hadir Manager PT. Panahatan selaku Bresman Napitupulu. Kepala Suku Sutan Batuah Kuri bin Samin. Kepala Suku Bathin Bromban Petani Abian bin Painar. Masyarakat Suku Sakai Desa Buluh Manis -/+ 30.Orang.

Pertemuan dua kelompok yang bertikai di inisiasi oleh Kapolres Bengkalis bersama Unsur Forkopimcam Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bhatin Solapan bersama Pemuka /Bhatin Suku Sakai.

Dari dua Kecamatan telah terjadi Perdamaian antara PT. Panahatan dengan Masyarakat Suku Sakai Desa Buluh Manis Kec. Bathin Solapan Pasca adanya penganiayaan 3.(Tiga) orang security PT. Panahatan yang diduga dilakukan oleh Oknum Masyarakat Suku Sakai Desa Buluh Manis pada 23 Mei 2022 Pkl. 10.00 Wib.(sehari sebelum terjadinya perdamaian).

Saat sebelum dibuatkan nya surat Perdamaiyan acara dipandu Kasat intel mulai dari pembukaan hingga masing – masing pihak di berikan kesempatan untuk mengemukakan hal hal yang membuat sehingga terjadinya percekcokan berujung penganiayaan terhadap pihak pengamanan dari PT. Panahatan.

Setumpuk persoalan mengemuka pada pertemuan tersebut yang mengakibatkan masing – masing jadi saling curiga, sepertinya masyarakat pada umumnya belum mengetahui secara jelas dimana saja tapal batas kebun perusahaan.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Para Tokoh Adat/Bhatin Suku sakai dalam pertemuan, selain itu pertikaian terjadi juga karena kurangnya sosialisasi ke masyarakat tempatan Khususnya ke Para Tetua Kampung/Ketua Ketua Bhatin setempat.

“Sampai saat ini untuk wilayah tapal batas perbatasan antara Desa Buluh Manis dan Kel. Pematang Pudu  belum ada batas yang jelas, sedangkan Inti dari permsalahan ini adalah karena adanya saling klaim Lahan antara PT. Panahatan dengan Masyarakat Sehingga kedua belah pihak merasa saling Memiliki di Lahan Sawit tersebut,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko, S.I.K, pada pertemuan memberikan arahan serta wejangan dengan maksud dan tujuan pertemuan ini dapat menciptakan suasana yang damai dengan saling menghargai.

“Saya minta tidak lagi terjadi pertikaian yang ujungnya pasti merugikan kedua belah pihak, antara masyarakat Sakai tempatan dengan Security PT. Panahatan, sehingga Permasalahan ini tidak berkepanjangan,” sebut Indra Wijadmiko.

Masih menurut Indra Wijadmiko, Ayo apabila ingin membahas kepemilikan lahan mari kami fasilitasi untuk berurusan ke pengadilan.

Ucapan Kapolres ini di sambut hangat oleh semua peserta yang hadir dan kedua belah pihak bersedia menandatangani Nota Perdamaiyan.

Dengan adanya kesepahaman antara pihak perwakilan Masyarakat Suku Sakai Desa Buluh Manis (Sdr. Amir, Sdr. Along Sakai, Sdr. Mini/Ketek, Sdr. Suardi) dengan PT. Panahatan (Sdr. Bresman Napitupulu, Kuri , Sdr. Abian, Daupa Nadeak).

Disaksikan oleh Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo, SH.,S.I.K, Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP.,M.Si dan Sekcam Bathin Solapan Zamariko, S.Sos serta diketahui oleh Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko, S.I.K, sepakat untuk berdamai dan dikemudian hari tidak lagi menimbulkan pertikaian baru. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai. Dalam rangka  Pemberantasan Peredaran Gelap dan Penyalah gunaan Narkotika, Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai melaksanakan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) gabungan di

Jalan Anwar Idris, Lingkungan II, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai pada Selasa 24 Mei 2022 sekitar Pukul 17.00 Wib s/d Pukul 18.15 Wib.

Penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Tanjungbalai Iptu Reynold Silalahi bersama Personil yang terlibat melakukan penggerebekan disalah Satu tempat yang sering digunakan untuk penyalahgunaan narkotika tepatnya di Jalan Anwar Idris, Lingkungan II Kel. Bunga Tanjung, yang diduga maraknya penyalahgunaan narkoba.

Menurut Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi SH. SiK, melalui Kasi Humas Polres Tanjungbalai AKP Ahmad Dahlan Panjiatan mengatakan “Penggeledahan dilakukan dalam rumah Adlin Sayuti (59), Petugas menemukan Satu buah alat hisap sabu atau bong yang terbuat dari botol minuman merk Lasegar, Dua buah plastik klip transparan kosong, Dua batang pipet plastik dan Empat buah mancis diatas rak piring dan juga ditemukan Satu buah plastik klip transparan kosong dan Satu batang pipet plastik tepatnya di sampimg rumahnya (Adlin Sayuti),” Kata Humas.

“Kasat Resnarkoba didampingi Kepala Lingkungan II Bunga Tanjung  memberikan penjelasan tentang penggerebekan di Jalan Anwar Idris Lingkungan II Kelurahan Bunga Tanjung Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai yang sering digunakan menjadi tempat penyelahgunaan narkoba,” Tambah Panjaitan.

“Iptu Reynold Silalahi juga memberikan himbauan dan arahan kepada masyarakat Lingkungan II Kelurahan Bunga Tanjung, agar tidak terlibat peredaran narkoba dan segera memberitahukan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui terjadinya penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut,” Ucap Kasi Humas lagi.

“Dari rumah Adlin Sayuti atau lokasi GKN Petugas berhasil mengamankan Lima orang laki-laki dan dilakukan tes urine dengan hasil keseluruhannya Positif (+) mengandung narkotika jenis sabu yaitu Adlin Sayuti (59), Wiraswasta, warga Jaln Anwar Idris Lingkungan II Kelurhaan Bunga Tanjung Kecamatna Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai (Urine Positif). Muhamad Januarsyah (19), Belum bekerja, warga yang sama Jalan Anwar Idris Lingkungan II Kelurahan Bunga Tanjung (Urine Positif),” Terang Humas.

” Selain itu ada Muhammad Yasir Siddik (18), Belum bekerja, warga Jalan Anwar Idris Lingkungan II Kelurahan Gading Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai (Urine Positf). Safrian Simatupang (18), Belum bekerja, warga Jalan Sei Berantas Lingkungan I Kelurahan Muara Sentosa Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai (Urine Positif) dan Ristata (28), wiraswasta, warga Jalan Jend. Sudirman Kelurahan Gading Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai (Urine Positif),”  Jelas Humas kembali.

“Terhadap ke Lima orang yang positif urinenya di bawa ke kantor Satuan Narkoba Polres Tanjungbalai untuk diambil keterangan lalu diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungbalai untuk selanjutnya akan diserahkan ke Panti Rehabilitasi Swasta (ATC) Tanjungbalai,” Tutur AKP AD. Panjaitan.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi GKN yaitu Satu buah alat hisap sabu (bong) terbuat dari botol plastik merk Lasegar. Tiga buah plastik klip transparan kosong. Tiga batang pipet plastik dan Empat buah mancis gas yang sudah di modif untuk kompor.

Amatan dilapangan saat dilakukan Penggerebekan kampung narkoba Personil yang turun ke lokasi yaitu Kasat Resnarkoba Polres Tanjungbalai Iptu Reynold Silalahi SH. Kanit Idik I Satresnarkoba Polres Tanjungbalai Ipda Hendra A. Kro-Karo SH. Kanit Idik II Satresnarkoba Ipda Natal Tamba. Personil Satresnarkoba Polres Tanjungbalai sebanyak 7 orang. Personil Satsabhara Polres Tanjungbalai sebanyak 10 orang. Personil Sie Propam Polres Tanjungbalai 1 orang. Personil Polsek Datuk Bandar 2 orang. Satpol PP Kota Tanjungbalai 5 orang. BNNK Tanjungbalai sebanyak 8 orang. Bhabinkamtibmas Polsek Datuk Bandar 1 orang dan Babinsa 1 orang serta Kepala Lingkungan II Kelurahan Bunga Tanjung. (Taufik)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Deputy Secretary General Of The United Nation, Mrs Amina J Mohhamed menyambangi 91 Command Center di Bali, dalam rangka meninjau fasilitas dan fitur yang tersedia dalam mendukung pengamanan GPDRR dan sistem manejemen monitoring bencana alam, gempa bumi dan tsunami.

Kepala Divisi Humas Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa, dalam kesempatan itu, Deputi Sekjen PBB dipaparkan soal fasilitas dan fitur di Command Center ITDC yang dibangun Polri sudah lengkap dalam mendukung pengamanan event Internasional, kegiatan masyarakat serta kepariwisataan.

“Serta fungsi Command Center bisa dialihkan sebagai sistem manajemen dan monitoring serta penanggulangan bencana alam , gempa bumi dan tsunami apabila terjadi di Bali,” kata Dedi kepada awak media, Rabu (25/05/2022).

Dedi menekankan, dalam mendukung penanggulangan kebencanaan di Bali, kepolisian membangun sinergitas dan kerja sama antar stakeholder dengan tujuan membentuk sistem manajemen penanganan kebencanaan dan sistem Pengamanan terpadu.

“Melengkapi sarana prasarana yang disesuaikan dengan kebutuhan. Membuat SOP bersama melalui TTX dan TFG,” ujar Dedi.

Kemudian kata Dedi, kepolisian bersama pihak terkait lainnya, melakukan pelatihan dan simulasi bersama dalam penguatan koordinasi dan kerjasama antar instasi dan stakeholder.

Setelah meninjau dan mendengarkan langsung pemaparan kepolsiian, Deputi Sekjen PBB mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kesiapan Polri untuk pengamanan GPDRR serta kesiapan dukungan teknologi Command Center yang sangat lengkap untuk antisipasi pengamanan dan kebencanaan.

“Sehingga PBB akan menjadikan 91 Command Center ITDC sebagai contoh pembuatan fasilitas Command Center sistem penanganan kebencanaan di negara-negara di dunia dibawah UNDRR,” tutupnya. (Aro Ndraha)