
TEGAL, SUARA INDONESIA NEWS | Persaingan di dunia pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tegal saat ini sangat ketat, menuntut sekolah untuk terus meningkatkan kualitas tempat pendidikan dan lulusan agar dapat melangsungkan kerja sesuai dengan kebutuhan industri serta dapat melanjutkan ke perguruan tinggi.
Dalam menghadapi kompetisi, pengembangan fasilitas dan gedung SMK YPT Tegal menjadi faktor kunci yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan minat calon siswa. Hal itu disampaikan kepala sekolah SMK YPT Mukhammad Sultoni kepada awak media diruang kerjanya. Senin 13 April 2026.
Kepala sekolah SMK YPT Mukhammad Sultoni mengatakan, mengingat adanya peningkatan siswa, SMK YPT fokus untuk menambah ruang atau kelas husus magang ke Jepang untuk semua prodi yang di support PT Yumei Mandiri Indonesia, yang siap menyalurkan siswa-siswi ke Jepang.
“SMK YPT Tegal saat ini memiliki gedung baru di Damyak, Ruang khusus praktek dan untuk tahun ini fokus untuk melengkapi sarpras” kata Sultoni panggilan akrabnya.
Mukhammad Sultoni menyampaikan, SMK YPT untuk tahun ini target 400 siswa, yang tahun sebelumnya menampung 320 siswa. Beberapa prodi unggulan di SMK YPT salah satunya, jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Mekanik Industri, Teknik Audio Video Eektronika dan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak.
“Mana kala prodi unggulan tersebut sudah penuh atau maksimal jumlahnya, dari kami calon siswa diarahkan ke jurusan yang lain sesuai dengan bakat dan minat mereka,”ujar Sultoni.
Ia menjelaskan, SMK YPT Tegal komitmen mencetak lulusan siap kerja, menjalin kerja sama dengan industri skala nasional dan internasional. Seperti Astra Group, PT Bukaka, TOA, Paragon, PAMA, CATL, DigiTiket, Musashi, dan Chenco serta perusahaan lainnya.” Jelasnya.
“SMK YPT Tegal tercatat 50% diterima di dunia kerja baik perusahaan nasional maupun skala internasional. Sisanya ada siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi dan berwirausaha,”ucapnya.
Sultoni menambahkan, SMK YPT Kota Tegal kini tengah membuka pendaftaran siswa-siswi baru, untuk saat ini ada sebanyak 70 siswa perempuan, dan tahun ajaran baru ini diperkirakan jumlahnya akan meningkat. Dari prediksi penambahan siswa, kita harus fokus penambahan ruangan dan sarpras.”Imbuhnya. (Zaen)
















