DURI, SUARA INDONESIA NEWS | Polsek Mandau bersama Bumdes Bathin Betuah dan Pemdes setempat terus mendorong Program 1 Juta Hektare Jagung Polri. Hingga 9 April 2026, total lahan yang sudah ditanami jagung pipil di Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah mencapai 7,5 hektare.
Lahan yang disiapkan seluas 29 hektare di Jalan Karya RT 04/RW 02, Kecamatan Mandau, dengan titik koordinat N 1,3292770 E 101,3489590. Dari total itu, 21,5 hektare belum ditanami. Lahan milik Salim, tokoh masyarakat Bathin Betuah, dikelola bersama Bumdes Bathin Betuah dengan pola tumpang sari.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si turun langsung bersama Bhabinkamtibmas Briptu Maula Salsabila, S.H., PJ Kades Bathin Betuah Edi S, Ketua Unit Bumdes Karsiman, dan pemilik lahan Salim.
Untuk pengolahan, Polres Bengkalis dan Polsek Mandau mengondisikan pemakaian traktor John Deere singkal piringan mata 5 milik Salim.
Kapolsek Primadona menyebut, kegiatan ini bagian dari Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI. “Polri dorong masyarakat, Bumdes, dan pemilik kebun manfaatkan lahan untuk tanam jagung tumpang sari,” ujarnya. Selasa (12/5/2025).
Penanaman dilakukan bertahap, tambah Primadona, Pada 3–4 April 2026 ditanam 2,5 hektare, 5–6 April seluas 2 hektare, dan 7–9 April seluas 3 hektare. Jenis jagung yang ditanam adalah jagung pipil merk Pioneer P32 Singa.
Perawatan dilakukan dengan penyemprotan gulma menggunakan herbisida Kayabas. Situasi di lapangan dilaporkan aman dan terkendali. (Mus).

















