INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | DPRD Kabupaten Indramayu menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses Masa Persidangan II Tahun 2026, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD, Senin (20/7/2026).
Dalam forum resmi tersebut, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyampaikan hasil penyerapan aspirasi masyarakat selama masa reses.
Ketua Fraksi PKS-Perindo, H. Ruswa, menyatakan bahwa pembangunan Kabupaten Indramayu pada semester II tahun 2026 harus diarahkan pada penguatan kualitas belanja daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan sektor pertanian dan pesisir.
“Kami memperjuangkan berbagai keluhan warga yang kami terima selama reses. Keluhan tersebut meliputi perbaikan infrastruktur jalan, permasalahan di sektor pertanian, hingga peningkatan pelayanan kesehatan,” ujar H. Ruswa.
Ia juga menyampaikan keprihatinan masyarakat terhadap dampak musim kemarau yang berkepanjangan. Fraksi PKS-Perindo mendorong Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk tetap konsisten melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
“Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur dan kawasan industri tidak menggerus luas lahan pertanian produktif. LP2B harus terus dijaga agar ketahanan pangan daerah tetap terjamin,” tegasnya.
H. Ruswa berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat merespons aspirasi masyarakat dengan cepat dan tepat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Pusat, BMKG, BBWS, Perum Jasa Tirta, Perum Bulog, TNI/Polri, serta seluruh elemen masyarakat harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.
Rapat paripurna tersebut menjadi wadah penting bagi fraksi-fraksi di DPRD Indramayu untuk menyampaikan suara rakyat sebagai bahan masukan bagi eksekutif dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan. (Toro)

















