DURI, SUARA INDONESIA NEWS | Seorang pria berinisial YMS, 26 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur rumahnya di Jalan Gajah Mada Gang Mangga, RT 03 RW 04, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis 3/9/2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Jenazah korban berhasil dievakuasi tim Damkar Kecamatan Mandau pada pukul 23.35 WIB dan selanjutnya dibawa ke Klinik Santa Maria Sebanga.
Sempat Keluhkan Pusing
Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban tinggal bersama kedua orang tuanya di rumah tersebut.
Pada Kamis malam sekitar pukul 21.30 WIB, korban mengeluhkan badan kurang enak dan pusing. Ia kemudian meminta ibunya, Eflrida Beliana br Purba, 59 tahun, untuk memijatnya.
Setelah dipijat, korban masuk ke kamar mandi di bagian belakang rumah. Beberapa saat kemudian orang tua korban mendengar suara benda jatuh ke dalam sumur. Awalnya mereka mengira suara ember yang jatuh.
Ditemukan di Dalam Sumur
Sekitar pukul 22.15 WIB, ayah korban Muara Jais Simanjuntak, 65 tahun, memeriksa kamar mandi. Pintu dalam keadaan tertutup, namun korban tidak ada di dalam. Pencarian di luar rumah juga tidak membuahkan hasil.
Saat kembali ke kamar mandi, saksi hanya menemukan bungkus rokok milik korban di bibir sumur. Merasa curiga, saksi kemudian meminjam tangga ke rumah tetangga, Monang Panjaitan, 64 tahun, Ketua RW 04, untuk memeriksa ke dalam sumur.
Bersama warga lainnya, Sitanggang, 44 tahun, mereka memastikan dan mendapati korban berada di dalam sumur.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Talang Mandi bersama Lurah setempat yang mendapat laporan langsung menuju TKP dan menghubungi Damkar Kecamatan Mandau.
Tim Damkar tiba pukul 23.20 WIB dan melakukan evakuasi. Jenazah korban berhasil diangkat 15 menit kemudian dan dibawa ke Klinik Santa Maria Sebanga. Di klinik, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Keluarga Tolak Autopsi
Pukul 23.40 WIB, personel piket Polsek Mandau yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Muhammad Rizqi Indra, S.Tr.K., tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan selanjutnya ke klinik.
Pihak keluarga, dalam hal ini ayah korban, menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian tersebut. (Mus)

















