Puluhan Peserta Ikuti ToT Konten dan Dai Eksyar, Harap Mampu Menjadi Komunikator...

Puluhan Peserta Ikuti ToT Konten dan Dai Eksyar, Harap Mampu Menjadi Komunikator dan Penggerak Ekonomi Syariah

0
SHARE
Panitia pelaksana peserta menyempatkan diri foto bersama Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah seusai pembukaan.

TEGAL, SUARA INDONESIA NEWS | Puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (Ubinus) Tegal, Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) dan Generasi Baru Indonesia (GenBi) mengikuti kegiatan Training of Trainner (ToT) Konten dan Dai Ekonomi Syariah (Eksyar) yang merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa yang akan dilaksanakan di Surabaya.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah yang juga sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Tegal terpilih di Hotel Khas Tegal, Kamis (3/9/2026)

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Tegal yang akrab disapa Mba Iin mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal yang telah menyelenggarakan kegiatan ToT ini.

“Atas nama Masyarakat Ekonomi Syariah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat luar biasa ini,” ujarnya.

Menurutnya ekonomi syariah bukan hanya bicara tentang lembaga keuangan syariah saja tetapi juga mencakup cara kita bertansaksi, menjalankan usaha, mengelola keuangan, memilih produk dan jasa serta membangun etika bisnis yang sesuai dengan nilai-nilai islam.

Mba Iin juga menyampaikan ucapan terima kasih karena yang dipilih untuk mengikuti kegiatan ToT ini adalah para generasi muda yang tentunya akan sangat cepat dalam menerima dan mempraktekkan materi yang diberikan.

“Saya sangat menaruh harapan besar peserta sejumlah sekitar 50-an ini nanti bisa benar-benar menjadi Dai yang akan menyiarkan tentang ekonomi syariah,” harapnya.

Oleh karena itu lanjut Mba Iin, tantangan kita hari ini adalah bagaimana nilai-nilai tersebut dapat dikomunikasikan dengan bahasa yang sederhana, menarik, relevan, dan mudah diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Mba Iin berharap para peserta ToT ini nantinya mampu menjadi komunikator dan penggerak ekonomi syariah, bukan hanya untuk kepentingan kompetisi, tetapi juga untuk memberikan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal, Bimala dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kolaborasi antara Bank Indonesia (BI) dan MES Tegal dalam penyelenggaraan kegiatan ToT Konten dan Dai Ekonomi Syariah. Melalui sinergi yang terjalin pada program ini sangat bermanfaat dalam membekali para peserta dengan wawasan mendalam serta keterampilan praktis literasi ekonomi dan keuangan syariah secara efektif.

Dikatakan KPwBI Tegal bahwa saat ini, pengembangan ekonomi syariah telah menjadi pilar baru sumber pertumbuhan ekonomi nasional seiring dengan komitmen Indonesia untuk menjadi pusat industri halal dunia.

“Dalam satu dekade terakhir, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan. State of the Global Islamic Economy (SGIE) menempatkan Indonesia pada peringkat ke- 4 dunia di bawah Malaysia, Uni Emirat dan Arab Saudi,” jelas Bimala

Oleh karena itu untuk mengakselerasi pencapaian Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia, Bank Indonesia bersama otoritas terkait merumuskan enam inisiatif strategis nasional guna mendukung transformasi ekonomi syariah yaitu: Gerbang Santri (Gerakan Pengembangan Pesantren dan Rantai Nilai Halal), Jawara Ekspor (Jaringan Wirausaha Syariah Mendorong Ekspor), Sapa Syariah (Sinergi Perdagangan dan Pembiayaan Syariah), Gema Halal (Gerakan Berjamaah Akselerasi Halal ), Kanal ZISWAF (Kolaborasi Nasional Pengembangan ZISWAF) dan Lentera Emas (Gerakan Literasi dan Inklusi Ekonomi dan Keuangan Syariah menuju Indonesia Emas).

Bimala menjelaskan bahwa Enam Inisiatif strategis ini akan menjadi bagian dari strategi utama Bank Indonesia untuk mewujudkan ekosistem rantai nilai halal yang terintegrasi dan berdaya saing, pembiayaan syariah yang optimal serta literasi dan inklusi eksyar yang semakin luas.

Disamping itu menurut Bimana, peran peserta yang hadir pada kegiatan ToT hari ini menjadi sangat krusial dan strategis sebagai ujung tombak atau “Lentera Emas”.

“Saat ini, medium dakwah dan edukasi tidak lagi terbatas pada mimbar-mimbar konvensional, melainkan meluas ke media sosial. Oleh karena itu, kita dituntut untuk mampu mengemas pesan-pesan ekonomi syariah menjadi sesuatu yang tidak hanya berbobot secara syariat, tetapi juga relatable, kekinian, dan mudah dicerna oleh masyarakat luas, khususnya Generasi Milenial dan Gen Z,” ujar Bimala.

Dalam kegiatan ToT ini para peserta akan dibekali berbegai materi, seperti Materi tentang Kebijakan Ekonomi Syariah Bank Indonesia yang disampaikan oleh Narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Materi tentang Pengelolaan Keuangan Syariah dan Industri Jasa Keuangan Syariah disampaikan oleh narasumber dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan Tegal dan Materi tentang Praktek Pembuatan Konten Media Sosial yang menarik dan Efektif disampaikan oleh Narasumber dari Universitas Bina Sarana Informatika Tegal. (Zaen)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY