Lapas Tegal Meriahkan Harpelnas 2026, Gelar Pameran dan Penjualan Produk WBP

Lapas Tegal Meriahkan Harpelnas 2026, Gelar Pameran dan Penjualan Produk WBP

0
SHARE

TEGAL, SUARA INDONESIA NEWS | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam menyukseskan peringatan Hari Pelanggan Nasional Tahun 2026 dengan mengusung tema “Proaktif Melayani, Memberdayakan Sejarah Berbahagia, dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan” melalui momentum spesial yang menghadirkan berbagai karya kreatif hasil produksi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan pameran dan penjualan produk WBP Lapas Kelas IIB Tegal di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Tegal dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, sekaligus menunjukkan hasil nyata pembinaan kemandirian warga binaan kepada masyarakat luas. Hal itu disampaikan Kalapas Kelas IIB Tegal Dewanto, A.Md.IP., S.Sos. kepada awak media seusai kegiatan. Jumat 4 September 2026.

Kalapas Kelas IIB Tegal Dewanto mengatakan, Kreasi inovatif yang dihadirkan oleh para WBP tidak hanya bertujuan sebagai bekal keterampilan mandiri demi mempercepat reintegrasi sosial mereka ke masyarakat.

“Lebih dari itu, karya-karya ini menjadi bukti kuat bahwa keterbatasan di balik jeruji besi tidak mampu membendung produktivitas mereka untuk tetap berkontribusi secara nyata.” kata Dewanto dengan penuh semangat.

Dewanto panggilan akrabnya menjelaskan, Berdasarkan data terbaru, Lapas Kelas IIB Tegal saat ini dihuni oleh 274 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang terdiri dari 257 pria dan 17 wanita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 WBP sedang aktif mengikuti program kerja mandiri dengan rincian: tata boga (5 orang), perkebunan (1 orang), perikanan (1 orang), laundry (1 orang), pembuatan shuttlecock (8 orang), pertukangan kayu (7 orang), serta 1 orang bertugas sebagai koordinator pertukangan.” Kata Kalapas.

Ia mengaku, melalui kolaborasi berkelanjutan dengan BPJS Ketenagakerjaan serta pelaksanaan pameran produk WBP, kita optimistis dapat mendongkrak geliat UMKM dan membangun kemandirian warga binaan. Ini menjadi wujud konkret dari integrasi sosial dan pembinaan kemandirian yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Zaen)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY