Aksi Aliansi Pemerhati Investasi Dukung Kehadiran 500 TKA Cina di Morosi, Di...

Aksi Aliansi Pemerhati Investasi Dukung Kehadiran 500 TKA Cina di Morosi, Di Terimah Wabup Konawe

1133
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Konawe. LSM Lepham Konawe dan LSM Projamin, menggelar aksi damai di pelataran Kantor DPRD dan kantor Bupati Konawe mendudukung masuk nya 500 TKA Cina di Morosi, Kabupaten Konawe – Sulawesi Tenggara.

Jasmilu kepada media suaraindonesianews.com mengatakan, kedatangan 500 TKA dari Cina di kabupaten Konawe adalah bentuk terobosan Pemerintah Pusat yang sudah sesuai dengan regulasi perundang undangan yang ada dan telah dikordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Konawe. (22/06-20)

Kehadiran perusahaan tambang mega industri PT VDNI dan PT OSD di Kabupaten Konawe, merupakan investasi yang menguntungkan dan dapat membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat Konawe. Apa lagi di tengah pandemi Covid-19, dengan kehadiran 500 TKA dari Cina dengan sendiri nya akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Konawe.

Aljan Indra Prasta dalam orasinya mengatakan, kehadiran investasi di mega industri morosi sangat menguntungkan Daerah dan akan membuka peluang kerja bagi masyarakat konawe.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST.MM mengatakan saat menerima massa aksi pro kedatangan 500 TKA Cina di Morosi, semua harus bisa kita pisahkan antara kegiatan konstruksi dan kegiatan pabrik yang sudah selesai,

Jadi kedatangan 500 TKA Cina di morosi adalah tenaga kerja konstruksi untuk menyelesaikan investasi yang ada di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.

Lanjut Gusli, perlu kita ketahui bahwa investasi yang dikerjakan sekarang dari 15 tungku yang sudah selesai itu sekarang ada 11 ribu tenaga kerja yang terserap dari total 16 ribu tenaga kerja lokal yang terserap sekarang di Kecamatan Morosi.

Aspirasi yang saudara sampaikan sekarang, merupakan penguatan pada Pemerintah Daerah untuk menegakkan protokol Covid- 19 yaitu perda nomor 13 tahun 2018. Jadi kita pemerintah Daerah Konawe akan menegakkan presedur kesehatan bagi masuk nya TKA untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi yang ada di VDNI dan OSS Morosi, ucap Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara.

Lanjut Gusli, Pemerintah Daerah Konawe sudah menyiapkan langkah langkah dengan tim medis yang akan mendampingi TKA yang ada di Kecamatan Morosi,

Penerimaan tenaga kerja lokal di Mega Industri Morosi, sudah kita ambil alih dan kita akan bagi rata sesuai dengan porsi kecamatan. Kita akan bagi bagi tiga kecamatan induk, 7 Kecamatan penyangga dan 18 Kecamatan pendukung.

Dari 3500 tenaga kerja yang dibutuhkan sekarang di mega industri morosi, itu nanti kita akan bagi per desa dan dusun, dan nanti kita akan umumkan secara terbuka, tutup Gusli. (Red SI/YT)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY