KOTA CIREBON, SUARA INDONESIA NEWS | Perum Bulog Cabang Cirebon menggelar audiensi dan klarifikasi bersama Aliansi Gempar (gabungan LSM GMBI dan LSM AMPAR Cirebon) di ruang kerja Kepala Cabang Bulog Cirebon, Jalan Pemuda No. 43, Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Kamis (20/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas dua hal utama, yaitu prosedur penyaluran beras Bantuan Pangan (Bapang) serta mutu dan kualitas beras yang diterima masyarakat penerima bantuan.
Pihak Aliansi Gempar menilai kualitas beras Bapang tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya, dan jauh berbeda jika dibandingkan dengan beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Menanggapi hal tersebut, Imam Mahdi menjelaskan seluruh prosedur penyaluran beras Bapang dilakukan atas dasar Surat Perintah Kerja (SPK) yang dikeluarkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia.
“Untuk menjamin kualitas beras sebelum disalurkan, kami melakukan proses penggilingan ulang (reprosesing) agar beras layak dikonsumsi, lalu dilakukan uji laboratorium bekerja sama dengan Sucofindo Bandung,” ungkap Imam.
Terkait adanya keluhan beras berbau, Imam menjelaskan beras tersebut berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah yang disimpan di gudang Bulog selama kurang lebih enam bulan sebelum mendapatkan perintah penyaluran dari pemerintah pusat.
Penyaluran Bapang dilakukan secara terstruktur dari gudang hingga ke titik pembagian di desa/kelurahan, dengan melibatkan koordinasi bersama Bapanas, perangkat daerah, serta pihak kejaksaan guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Penerima bantuan diwajibkan membawa undangan yang dibagikan oleh aparat desa/kelurahan, dilengkapi KTP-el asli dan Kartu Keluarga. Data penerima bersumber dari data resmi pemerintah pusat.
Di akhir pertemuan, Imam Mahdi mengapresiasi inisiatif Aliansi Gempar untuk menggelar audiensi tersebut.
“Hal ini menandakan peran aktif masyarakat dalam pengawasan eksternal yang sangat baik, dan kami sambut dengan terbuka demi meningkatkan kualitas pelayanan dan penyaluran bantuan pangan ke masyarakat,” pungkasnya. (Sendi)

















