DR.H.Marzuki Usman,SE,MBA, “JANGAN BIARKAN NEGARA CHINA BANGUN DARI TIDURNYA!”

DR.H.Marzuki Usman,SE,MBA, “JANGAN BIARKAN NEGARA CHINA BANGUN DARI TIDURNYA!”

594 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Jakarta, Ir.H.Joko Widodo dan  KH.Maruf Amin telah dilantik selaku Presiden & Wakil Presiden RI  2019 – 2024, bahkan susunan Kabinet Indonesia Maju pun mulai bekerja di pos-kerjanya dengan ancaman tegas, mereka harus siap dicopot Presiden Jokowi kapan saja jika tidak ‘chemistry alias’ ndablek.

Hal ini diperkuat dengan statemen DR.H.Marzuki Usman, SE,MBA, yang mengatakan jika komposisi kabinet cukup solid, berwarna dan matang selayaknya bekerjalah dengan baik, amanah dan tidak gaduh. “Betul itu, yang ada hanya visi misi Presiden, bukan visi misi menteri-menterinya seperti di Nawacita jilid- I lalu.

Adapun hadirnya Prabowo sebagai Menhan RI menurut saya ya cukup baik, pastinya tidak juga disertai untuk pembelian kapal selam dan alat tempur lainnya. Kita negara aman, untuk apa itu dibeli. Pemerintah harus lebih mengutamakan bagaimana pemberdayaan SDM hingga desa desa terpencil sebagaimana program utama Nawacita jilid- II tentang Pemberdayaan SDM. Infrastruktur sudah , tinggal SDM-nya yang dibenahi.  Sehingga biaya yang telah dikeluarkan tidak mubazir. Stop hutang luar negeri, agar kita tidak cepat puas diri dan jadi bangsa pengemis. Pemberdayaan SDM yang sederhana adalah pemerintah banyak melakukan diklat gratis bagi rakyat desa, termasuk penggunaan dana CSR swasta/BUMN harus kesana”.

Mantan Sesmeneg BUMN-RI, Menparsenibud RI, Menhut RI, Meneg Investasi/BKPM, mantan Preskom BEJ dan ‘seabreg jabatan lainnya ini juga mengatakan bahwa era th.1990 lalu, China sangat terbelakang. Di tahun 2019 kemudian China telah menjadi negara nomor dua terkaya didunia. Semua kaget ya, ini seolah membenarkan pernyataan Napoleon Bonaparte – Kaisar Perancis tahun 1811 yang mengatakan, “Let China Sleep Forever !, Because When China Wakes Up, China Will Govern The World” (Red: Biarkanlah (negara) China tidur selamanya, karena begitu China terbangun dari tidurnya maka China akan menguasai dunia)

Dengan berakhirnya Pilpres 2019, maka berakhir juga semua kegaduhan yang menghalalkan segala  cara dan tidak ada rumusnya dalam politik kebangsaan kita untuk terus gaduh. Kita punya Pancasila, maka bangsa dan negara ini adalah milik semua orang maka bekerjalah para menteri dengan baik. Jangan ada lagi menteri yang tertangkap KPK karena korupsi,  itu sangat tercela dimata Allah. Dan bukankah mereka saat disumpah jabatan menggunakan kitab suci?, kita sudah terlalu lama sibuk urusan duniawi sehingga lupa urusan akhirat. Tentang radikalisme itu ada menteri dan instansi yang mengurus,  awasi saja apa mereka bekerja dengan baik?.

Saya berpesan khusus kepada Menteri Maritim & Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan, agar lebih berhati-hati disektor daulat maritim nasional dan investasi, kita harus berani katakan tidak kepada investor negara lain terutama China agar tidak terjebak kepada aturan dan permainan mereka. Jika ada lagu Bengawan Solo yang menyatakan Bengawan Solo riwayatmu dulu, kemudian jika tidak hati hati lagu itu akan berganti menjadi ‘Indonesia riwayatmu dulu. Jika kita haramkan Indonesia bubar tahun 2030, maka bekerjalah dengan baik. Jika ada menteri yang tidak mampu mengikuti irama presiden, lebih baik mundur sebelun di-resuffle, jadi jangan biarkan (negara) China bangun dari tidurnya. Begitu aja kok repot, ahahah..”

China mampu menyulap Padang pasir menjadi hutan, maka jangan kita sebaliknya, kata Mister MOE lagi. Banyak hutan  menjadi padang pasir.

“Tahun 1932 kawasan ekosistem Leuser adalah harapan terakhir hutan Sumatera, karena hijau royo-royo. Kini apa yang terjadi?, disana kini terbentang padang pasir. Siapa yang  harus disalahkan?”, tanya beliau yang akrab kami panggil ‘Mister MOE dikantornya (Kamis, 24/10-19) lalu.

Kata Mister MOE lagi,”China cepat bangkit kalaupun dijegal AS menjadi founder dan member dari WTO/OPD- Organisasi Perdagangan dunia sejak tahun 1932-2002. Mereka tidak diam, mereka  menciptakan sebanyak mungkin tenaga muda menjadi doktor setiap cabang ilmu pengetahuan ke kampus kampus di AS. Hampir sekitar 500.000 orang muda China pertahun bermunculan dari lulusan Harvard University, Yale, Massachusetts,Duke,dsb.Berarti saat ini mereka mempunyai lebih dari 10,5 juta doktor muda lulusan AS. Ini belum yang lulusan dari Canada, Australia, Europa dsb ya?. di Nawacita jilid-II ini, presiden Jokowi harus lebih berhati-hati atas kinerja Kabinet Indonesia Maju-nya. Sebagaimana diamanahkan dalam Alquran, ‘Kalau engkau bersyukur maka akan aku tambah kenikmatannya. Namun kalau engkau tidak bersyukur maka azabku adalah sangat pedih”,

Maka jangan biarkan (negara) China bangun dari tidurnya, apalagi kita yang menyediakan tempat tidurnya. Dan, ingatlah jangan sampai kita nyanyikan lagu ‘Indonesia riwayatmu dulu..!”

Mari kita mulai semua itu  dengan kerja dan  politik gagasan, bukan ephoria jabatan menteri, harus konsisten dan mencapai target serta  program  yang berpihak pada rakyat  agar bangsa dan negara besar ini  tidak akan bubar di tahun 2030. Amin (PapaRief/foto.ist)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY