DR. Suriyadi, S.Pd. M.Pd : Kabupaten Konawe Tetap Memakai Sistim Pembelajaran Daring...

DR. Suriyadi, S.Pd. M.Pd : Kabupaten Konawe Tetap Memakai Sistim Pembelajaran Daring dan Luring

604
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Konawe. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan berbagai penyesuaian pembelajaran yang tidak membebani guru dan siswa, namun sarat nilai-nilai penguatan karakter seiring perkembangan status kedaruratan Covid-19.

Seiring dengan memasuki tahap ajaran pendidikan baru pada pada 13 Juli mendatang, Pemerintah Pusat membolehkan Daerah yang masuk kategori Zona Hijau Pandemi Covid-19, untuk menggelar proses belajar mengajar (PBM) di sekolah. Beda halnya dengan wilayah yang masuk Zona Merah Pandemi Covid- 19, seperti kabupaten Konawe – Sulawesi Tenggara, pembelajaran masih akan tetap dilakukan lewat metode via dalam jaringan (daring) maupun diluar jaringan (luring).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, DR. Suriyadi, S.Pd. M.Pd., saat dimintai keterangan Via telepon seluler nya mengatakan, pihaknya sampai saat ini tetap merujuk ketentuan dalam surat edaran (SE) Kemendikbud RI nomor 4 tahun 2020 tertanggal 24 maret 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat pandemi Covid-19 dan Keputusan bersama empat kementerian yaitu, Kemendikbud, kementerian Agama, kementerian Kesehatan dan Kemendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik  Baru Masa Pandemi Covid- 19. (17/06-20)

Dan Surat Edaran (SE) Kemendikbud Nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Belajar di Rumah Dalam Masa Pandemi. Di data ini ada 94 % Peserta didik yang berada di titik zona kuning, orange dan merah, termasuk Kabupaten Konawe karena masuk zona merah bersama 429 kabupaten/ kota di indonesia, peserta didik  tetap kembali belajar dirumah, jadi untuk kabupaten konawe tetap kembali memakai sistim pembelajaran Daring dan Luring, ucap Suriadi.

Dan daerah yang boleh menerapkan sistim pembelajaran tatap muka hanya daerah yang masuk kategori Zona Hijau, itupun ada dua formulasi sistim pembelajaran yang bisa dilakukan, tutup Suriyadi. (Red SI/YT)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY