INDRAMAYU, SUARA INDONESIA NEWS | Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pada hari Rabu, (28/4/26) Sebanyak 441 jemaah dan 4 petugas yang mendampingi, dan tergabung dalam Kloter KJT 10, diberangkatkan ke Tanah Suci.
Menanggapi hal itu, Drs. H. Effendy, M.H.I sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan segala perlengkapan untuk pemberangkatan perlu disiapkan sejak awal. pada Kamis, (30/4/26)
“Perjalanan menuju Pendopo ke Embarkasih untuk masuk Asrama haji memberikan surat perintah masuk terlebih dahulu kemudian memberikan paspor dan living cost serta gelang identitas,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji di tempat kerjanya.
Kemudian, Ia menerangkan tambahan untuk calon Jemaah haji saat ini, diberlakukannya Kartu Nusuk (smart card wajib bagi jemaah haji Indonesia untuk akses layanan, transportasi, dan keamanan di Arab Saudi) langsung diaktifkan.
“Hal yang baru memberikan kartu nusuk sekaligus diaktifkan di Embarkasih, kalau tahun kemarin kartu nusuk dikasihkan dan diaktifkan di Saudi,” ucapnya.
H.Effendy, berpesan kepada calon jamaah haji ketika sudah sampai tempat tujuan untuk mengikuti aturan dengan tertib dan disiplin.
“Selama disana ikuti aturan pemimpin kloter dan mendahulukan disabilitas, lansia dan perempuan, tetap jaga kekompakan dan kesehatan,” pesannya.
Kepala Kantor Kementerian Haji, berharap untuk kedepannya kepada Calhaj jalani tiga syarat sukses.
“kalau kata pak menteri ada tiga Sukses yaitu ritual, ekonomi serta peradaban dan keadaban, jangan sia-siakan waktu maka kalau pulang lagi nunggunya sangat lama selama 18 tahun lagi,” pungkasnya. (Toro)

















