Patroli Perbatasan, Karantina Pertanian Merauke Sosialisasi Penyakit ASF Dan Bagikan Bendera Indonesia

Patroli Perbatasan, Karantina Pertanian Merauke Sosialisasi Penyakit ASF Dan Bagikan Bendera Indonesia

82
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Merauke. CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) Merauke bersama TNI-AD, Polri dan BPPD Merauke lakukan patroli patok perbatasan dan jalur ilegal di Kampung Yakyu, Distrik Sota, Merauke pada (10/06-2021).

Kampung Yakyu lokasinya berdekatan langsung dengan Patok MM 13.2 batas negara RI-PNG dan merupakan perlintasan yang belum ditetapkan Pemerintah sebagai pintu pemasukan dan pengeluaran.  Walaupun begitu, ada Pos Yakyu yang di jaga oleh Satgas Pamtas 611/AWL.

Kepala Karantina Pertanian Merauke Sudirman, Kepala Bea Cukai Merauke Nazwar, dan Komandan Koramil Sota Mayor Inf Daniel Ngilawane turut hadir mengikuti kegiatan.

Sesuai dengan UU No. 21 Tahun 2019, Karantina Pertanian memiliki tugas dalam mencegah masuk dan tersebarnya HPHK dan OPTK. Serta pengawasan pangan dan peredaran TSL.

“Salah satunya mencegah masuknya penyakit ASF (African Swine Fever). Dihimbau jangan masukkan babi dan produk turunannya dari PNG ke Indonesia.” kata Sudirman, dihadapan masyarakat Kampung Yakyu.

Menjaga semangat nasionalisme di ujung perbatasan sangatlah penting. Kedaulatan negara adalah terutama, jaga persatuan dan kesatuan dimanapun berada.

“Ini ada bendera merah putih ialah simbol negara Indonesia. Tancap dan kibarkan bendera ini. Sebagai wujud kecintaan terhadap NKRI” tambah Sudirman, sekaligus membangun semangat masyarakat.

Saat patroli, tidak ditemukan adanya pelintas batas yang melewati jalur-jalur. Dan secara keseluruhan berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.

“Semua dikarenakan kerjasama tim yang baik dan solid. Serta koordinasi yang intens antar Instansi lingkup perbatasan”,  tutupnya. (Harry Soloman, Tim Humas Karantina Pertanian Merauke)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY