Ribuan Santri Kabupaten Cirebon Menuntut Permintaan Maaf Sang Dewan Mr.H Dari Partai...

Ribuan Santri Kabupaten Cirebon Menuntut Permintaan Maaf Sang Dewan Mr.H Dari Partai Nasdem

183
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Aksi Unjuk Rasa terkait  menjawab kegelisahan santri dan pihak- pihak yang mencintai Ponpes atas munculnya statement dari salah satu oknum anggota DPRD Kab Cirebon inisial “H” dari fraksi Partai NASDEM pada saat pembahasan terkait permasalahan IMB dari UMC Pada tgl 2 juli 2020, yang mencoba mengaitkan status perijinan IMB Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), yang mengaitkan dengan IMB pada Pondok Pesantren yang tak berdasar dan sangat melukai Insan pondok pesantren kabupaten Cirebon dan pada umumnya di Indonesia, atas adanya efek negatif yang akan di timbulkan atas pernyataan/ Statetment tersebut di atas.

Ada beberapa poin tuntutan para santri hari ini adalah Meminta dan Mendesak Pimpinan DPRD Kab Cirebon dapat menemui secara langsung dan memanggil oknum anggota DPRD Kab cirebon inisial H dari Praksi Partai NASDEM,

Memanggil Pemerintah Kab Cirebon (OPD terkait sesuai TUPOKSINYA), Memanggil pihak kantor KEMENAG RI Kab Cirebon.

Para santri yang melakukan aksi damai dalam orasinya menyampaikan bahwa salah satu anggota dewan kabupaten Cirebon harus meminta maaf kepada Para santri sekaligus membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, papar ratusan santri dalam orasinya.

Koordinator Lingkar Santri Cirebon (LSC), Ahmad Ibnu Ubaedillah mengatakan “Harusnya fokus saja ke IMB UMC jangan melebar ke pesantren. Kenapa harus pesantren yang menjadi contohnya, kami jangan dijadikan kambing hitam, ini urusannya sudah mengarah ke SARA. Jangan anggap remeh pesantren, ada apa H dengan pesantren,” dan sangat menyesalkan atas pernyataan anggota dewan tersebut yang sudah viral baik di medsos dan media cetak dan online.

Sementara itu sang anggota dewan tersebut menemui para santri yang berdemo di dampingi oleh ketua DPRD kabupaten Cirebon kang luthfi dan memenuhi tuntutan para santri dengan mengucapkan permohonan maafnya akan perkataannya yang di nilai oleh para santri menyudutkan pondok pesantren, dan berjanji akan mendorong untuk menggratiskan seluruh biaya perizinan pondok pesantren di kabupaten Cirebon ini ungkapnya di depan ribuan santri yang berdemo di depan gedung dewan kabupaten Cirebon, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali. (Sendi)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY