Tingkatkan Kapasitas Produksi, PT. MFI Resmikan Pabrik Baru Senilai USD 156 Juta

Tingkatkan Kapasitas Produksi, PT. MFI Resmikan Pabrik Baru Senilai USD 156 Juta

5.424 views
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Cilegon. PT MC PET FILM INDONESIA (MFI) meresmikan Pabrik Baru Polyester Film berlokasi di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Kamis, (28/07/2022).

Peresmian pabrik baru tersebut dihadiri, Plt Dirjen Industri Kimia Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian RI Ignatius Warsito, Direktur Industri Kimia Hilir Kementerian Perindustrian RI Saiful Bahri.

Hadir juga Kedutaan Besar Jepang Masami Mamura, Pj Gurbernur Banten Al Muktabar, Presiden Direktur PT MCCI Cho Nomura, Presiden Direktur PT MFI Bambang Sastrosatomo, jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Forkopimda Kota Cilegon.

Plt. Dirjen IKFT Kementerian Perindustrian RI Ignatius Warsito menyampaikan momen peresmian perluasan pabrik PT MFI juga menunjukkan bahwa masih tingginya kepercayaan investor atas iklim dan potensi investasi di Indonesia, terutama pada sektor industri plastik dan barang plastik.

“Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PT MFI dan seluruh pihak yang telah membantu terwujudnya peningkatan investasi dalam pengembangan industri plastik di Indonesia,” ucap Warsito.

Kemenperin mencatat, total kapasitas produksi PET Film di Indonesia saat ini mencapai 180,5 ribu ton per tahun. Proyek perluasan pabrik yang dilakukan oleh PT. MFI tersebut untuk menambah kapasitas polyester film (PET) sebesar 25.000 ton per tahun, yang aplikasinya digunakan untuk film electronic device 5G/6G.

“Proyek tersebut diharapkan berkontribusi dalam menjaga pasokan dalam negeri sebagai antisipasi meningkatnya permintaan packaging film domestik, sekaligus menambah potensi pasar ekspor produk film Indonesia,” tuturnya.

Dikatakan Warsito, Investasi proyek perluasan PT MFI ini menunjukkan bahwa potensi pengembangan industri polyester film khususnya PET Film masih cukup besar di Indonesia.

“Investasi perluasan pabrik PT MFI diperkirakan mencapai USD156 juta atau sekitar Rp 2,3 trilliun dengan menyerap ratusan tenaga kerja di Indonesia,” kata Warsito.

PT MFI yang telah beroperasi sejak tahun 1995 merupakan bagian dari Mitsubishi Chemical Group, Jepang. Jumlah tenaga kerja MFI saat ini adalah 440 orang dengan hampir seluruhnya adalah tenaga kerja Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT MFI Bambang Sastrosatomo menjelaskan, konstruksi pabrik baru PT MFI dimulai sejak April 2020, yang hampir bersamaan dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Namun, PT MFI tetap merealisasikan investasi sesuai dengan komitmen untuk berperan aktif dalam membangun perekonomian Indonesia.

“Kerja keras dari semua pemangku kepentingan mulai dari internal MFI, otoritas pemerintahan terkait di pusat dan daerah, serta pemberdayaan kontraktor lokal, tenaga-tenaga kerja dari Cilegon, Serang dan daerah lain di Provinsi Banten, maka proyek ini dapat selesai dalam waktu 18 bulan dengan hanya mengalami beberapa bulan keterlambatan karena situasi pandemi,” kata Bambang.

Menurutnya, pabrik baru PT MFI memiliki keunggulan teknologi dalam memproduksi polyester film untuk aplikasi komponen elektronik dalam teknologi komunikasi 5G dan 6G. Pabrik baru tersebut akan segera berproduksi secara komersial dengan hampir semua produk akan diekspor yang dapat menghasilkan devisa senilai USD 85 juta per tahun.

“Dengan penambahan tersebut, kapasitas produksi polyester film PT MFI menjadi 45.000 ton per tahun, meningkat lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya 20.000 ton per tahun. Guna memastikan ketersediaan bahan baku yang keberlanjutan, PT MFI melakukan integrasi vertikal dengan mengambil alih pengoperasian pabrik PET Resin dari PT Mitsubishi Chemical Indonesia,” ucapnya. (Dhe)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY