0

Suara Indonesia News – Jakarta. Pelaku penistaan agama Muhammad Kace telah merusak tolerasi yang terus diperkuat dan dipererat. Penistaan Muhammad Kace kepada umat Islam dan membenturkan Islam dengan Kristen menjadi bukti ada orang yang tidak suka kedamaian.

“Penistaan agama oleh Muhammad Kace dengan menghina Nabi Muhammad dan ajaran Agama Islam. Bahkan membenturkan Yesus dengan agama Islam adalah bukti ada orang yang ingin merusak nilai-nilai toleransi di Indonesia,” kata Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum DPP Partai UKM Indonesia kepada media, Selasa (24/08/2021).

Untuk itu Partai UKM Indonesia meminta kepada kepolisian untuk menyelidiki dan menahan Muhammad Kace yang melakukan upaya pecah belah antar agama. Bahkan, Muhammad Kace bisa dinilai adalah perusakan kebhinekaan dan persatuan Indonesia.

“Negara Indonesia berideologi Pancasila dan terimplementasi melalui UUD 1945. Negara Indonesia memang bukan negara agama dan bukan negara liberal, akan tetapi negara Indonesia adalah negara berketuhanan. Kalau ada yang mau merusak kerukunan agama, harus dihukum berat,” kata pria yang biasa disapa Gus Din ini.

Diharapkan kepolisian bukan hanya menyidik dugaan pernistaan agama semata. Namun juga katanya, ada upaya dugaan memecah belah antar warga negara  dan membenturkan antar agama.

“Kalau perlu Muhammad Kace harus diselidiki apa saja motifnya. Jangan-jangan dia (red-Muhammad Kace) digerakkan intelejen asing yang tidak senang Indonesia rukun dan membangun toleransi agama dengan baik,” pintanya.

Terakhir kata Gus Din, kepada seluruh masyarakat dan pemuka agama di Indonesia untuk semakin solid dan menjaga kerukunan umat. Kejadian penisataan agama yang dilakukan Muhammad Kace adalah cobaan kecil terhadap ruang kebhinekaan dan keberagaman.

“Antar umat beragama harus semakin kuat dalam membangun toleransi, kerukunan dan keberagaman. Jangan mudah terprovokasi dan berikan kepercayaan kepada kepolisian mengusut tuntas,” pungkas Gus Din yang juga Aktivis Toleransi dan Kebhinekaan Indonesia m

Sementara itu, Badan Reserse Kriminal Polri tengah memburu Muhammad Kace, youtuber yang diduga melakukan penistaan agama.

“Saat ini penyidik polri melakukan pencarian terhadap terlapor,” ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 24 Agustus 2021 sebagaimana dilansir tempo.co.

Ramadhan mengatakan, penyidik baru akan melakukan klarifikasi terhadap unggahan Kace usai ia ditemukan. Adapun untuk status Kace saat ini masih sebagai terlapor.

Lebih lanjut, penyidik menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Selain itu, penyidik juga telah memeriksa pihak pelapor dan beberapa saksi ahli, seperti ahli IT, ahli bahasa Indonesia, dan ahli hukum agama.

Sehingga bukti awal yang diambil penyidik adalah berdasarkan keterangan pemeriksaan saksi ahli dan barang bukti berupa tangkapan layar sekaligus video penuh milik Youtuber Muhammad Kace tersebut.

“Nah itu dijadikan alat buktinya. Kemudian pemeriksaan saksi ahli di mana kami minimal harus menemukan dua alat bukti yang sah sesuai dengan Pasal 184 KUHAP ya,” kata Ramadhan. (GD)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Komandan Korem 022/Pantai Timur Kol. Inf. Parlindungan Hutagalung, S.A.P, didampingi Komandan kodim 0204/DS Letkol. Kav. Jackie Yudhantara, S.Sos., M.Han., bersama Kasdim Mayor Inf. Toto Triyanto, dan Komandan Koramil 13/TT, beserta para perwira dan Stafnya melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Selasa (24/8) 2021bertempat di Ruang Aula Balai Kota jalan Sutomo kota Tebing tinggi,

Kunjungan kerja Danrem 022/PT beserta rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. didampingi Sekdako Muhammad Dimiyathi S.Sos., M.TP.

Adapun maksud kunjungan tersebut adalah untuk meninjau daerah-daerah PPKM yang berada di lingkup Korem 022/PT.

Dalam kunjungan nya, Danrem 022/PT, kolonel inf Parlindungan Hutagalung, menyampaikan kendala dalam melakukan isolasi terpadu pada penanganan Covid-19. Sekaligus  juga memuji kegiatan siaran keliling yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Tebing Tinggi.

“Saya sangat bersyukur bisa berjumpa, dan bersilaturahmi berkaitan dengan bagaimana bisa menjembatani daerah sebagai tanggungjawab saya, khususnya mengenai pemberlakuan PPKM disemua level yang sudah ada dasarnya,” ucap Danrem 022/PT.

“Apa yang saya lihat di Kota Tebing Tinggi sudah sangat baik, konsistensi dukungan dengan dinamika yang baru.

Kendalanya adalah isolasi terpadu (isoter) tidak ada yang mau. Untuk itu yakin kan masyarakat, bahwa isoter merupakan solusi paling efektif dalam  mengurangi penyebaran Covid-19.

Saya juga sangat senang dengan kegiatan Siaran Keliling, hal ini sudah sangat bagus, yang penting pro aktif,” urai Danrem 022/PT.

Dengan berharap, bahwa dengan penanganan bersama, kiranya Kota Tebing Tinggi bisa turun ke level 2 dengan tetap bersemangat menjaga kesehatan dan jangan lengah.

“Terimakasih atas ekspose-nya saya berdoa supaya harapan kita bersama-sama menjaga kota Tebing tinggi bisa turun  ke level 2. hal ini dapat terwujud dengan penanganan bersama sama, saya yakin ini bisa tercapai.

Tidak ada kebanggaan bagi saya selain bisa menurunkan level di daerah-daerah, tutup Danrem 022/PT.

Wali Kota Tebing tinggi,Ir. Umar Zunaidi Hasibuan  MM, menyampaikan beberapa hal terkait penanganan Covid-19 di Kota Tebing Tinggi, diantaranya :

kebutuhan vaksin, obat, koordinasi, dan insentif tenaga kesehatan yang belum sepenuhnya dibayarkan.

Disamping itu ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan yakni :

  • Pertama, Kami sangat membutuhkan bantuan vaksin. Karena kebutuhan masyarakat akan vaksin sangat meningkat.
  • Kedua, Obat terhadap Covid-19 sangat langka.
  • Ketiga, mohon koordinasi tentang penanganan Covid-19 terutama orang meninggal dunia ,
  • Keempat, Tentang insentif tenaga kesehatan. Kami belum bisa membayar semua, karena pemerintah pusat belum validasi,” urai Wali Kota.

Mengapa hal ini kami sampaikan kepada Bapak? Sirkel dilakukan berdasar hasil pengamatan yakni  peningkatan Covid-19 di daerah itu,  ini yang menjadi fokus pembinaan untuk patuh terhadap prokes.

Kita punya layanan call center 112 dan layanan untuk Bansos. Kita selalu menerima masukan dari masyarakat,” jelas Wali Kota.

Diakhir, Wali Kota mengucapkan terimakasih atas kunjungannya Danrem 022/PT beserta rombongan dan mempersilahkan apabila rombongan berkenan meninjau ke lapangan.

“Terimakasih atas kunjungannya dan saya ucapkan  mohon maaf apabila ada keterlanjuran tutur salah kata.

Apabila Bapak berkenan ke lapangan, kami persilahkan. Mudah-mudahan kunjungan Bapak bisa berkenan,” tutup Wali Kota.

Hadir di acara tersebut  antara lain , Danyon B Sat Brimob Dasu Kompol. Hendra Budianto, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP., M.Si., Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap, Plt. Kepala Satpol PP YB. Hutapea, Kadis Sosial Drs. Khairil Anwar, M.Si., Plt. Kepala BPBD Drs. Wahid Sitorus, Jubir Covid-19 dr. Henny Sri Hartati serta Asisten dan Kabag Lingkup Pemko Tebing Tinggi.

Acara terlaksana dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat dan dilanjutkan dengan peninjauan ke Posko PPKM Pasar Kain dan TC Sosial. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Mojokerto. Sasar ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas, Polres Mojokerto kembali menggelar vaksinasi Putih Abu-abu di SMAN 1 Sooko di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan ini, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. juga mensosialisasikan aplikasi PeduliLindungi, Selasa (24/08/2021).

“Pelaksanaan vaksinasi yang kami laksanakan hari ini, merupakan vaksinasi dosis kedua. Dosis pertama sudah dilaksanakan pada bulan Juli lalu,” ungkap Kapolres AKBP Dony Alexander.

Vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam percepatan vaksinasi khususnya kepada para pelajar yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto. Tujuannya, jika sudah ada arahan dari Pemerintah terkait kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diperbolehkan maka para pelajar sudah siap.

Vaksinasi Putih Abu-abu di SMAN 1 Sooko dengan sasaran vaksinasi sebanyak 130 dosis. Diharapkan kedepannya, jumlah sasaran bisa lebih diperbanyak sehingga kegiatan vaksinasi guna mendukung Pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity masyarakat wilayah kabupaten Mojokerto tercapai.

“Dalam kesempatan ini, kami juga mensosialisasikan aplikasi untuk seluruh warga masyarakat khususnya para pelajar, untuk mendownload aplikasi PeduliLindungi. Setelah dilakukan vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua, semuanya bisa mengakses aplikasi tersebut sehingga saat berpergian ke beberapa lokasi bisa menunjukkan aplikasi tersebut,” kata AKBP Dony Alexander.

Seperti diketahui, aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Pemerintah untuk melakukan pelacakan dan penghentian penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dengan mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan. Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Langkah nyata mengurangi sampah plastik akan dijalankan oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani SE. Komitmen ini disampaikan saat memberikan penghargaan kepada Siti Fitriah ketua asosiasi Bank Sampah Gresik pada Senin kemarin.

Selain penghargaan, Siti Fitriah juga menerima hadiah laptop, printer dan seperangkat meja kursi Penghargaan juga diterima bank sampah Gemes Sekardadu kelurahan Ngargosari Kecamatan Kebomas. Bank sampah menerima hadiah mesin pencacah sampah karena sukses mengelola sampah dan meningkatkan ekonomi nasabahnya.

“Kita harus memulai untuk pengelolaan sampah dan mengurangi penggunaan sampah plastik. Kita awali pengurangan sampah di lingkungan kantor Pemkab Gresik ini, selanjutnya kekantor OPD dan kantor kantor yang lain kemudian pada kantor kecamatan bahkan kantor desa,” kata Bupati Gus Yani usai memberikan penghargaan sebelum Rakor Forkopimda kemarin.

Terkait kebijakan Bupati mengurangi sampah plastic, Kepala bagian humas dan Protokol Reza Pahlevi pada Selasa (24/8/2021) dikantornya mengatakan bahwa sesuai dara Kementerian Lingkungan Hidup ada 9,85 milyar lembar sampah kantong plastik dihasilkan setiap tahun dan mencemari lingkungan selama lebih dari 400 tahun.

“Hanya 5 persen sampah kantong plastik yang bisa didaur ulang, sisanya menguasai hampir 50 persen lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan butuh lebih dari 100 tahun untuk terurai,” kata Reza, Selasa (24/8/2021).

Cara mengurangi sampah plastik dilingkungan kantor diantaranya membawa bekal makanan dari rumah, membawa tempat minum sendiri, makan dengan menyiapkan peralatan makan, membawa tas yang tidak sekali pakai (bukan kresek), Kurangi konsumsi kopi dan minuman kemasan tentunya mengelola sampah plastik dengan baik.

Seperti yang disampaikan Bupati untuk pengurangan sampah plastic di kantor Pemkab Gresik agar ASN membawa botol minum dan tempat makan yang bisa digunakan berulang kali demi menyukseskan upaya tersebut.

“Mulai dari sekarang dan seterusnya kita harus menghindari penggunaan sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan,” ucapnya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di MAN 2 Cirebon Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon,  Selasa (24/8/2021).

Dalam kegiatan vaksinasi massal tersebut hadir, Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag, Wakil Bupati, Hj. Wahyu Tjiptaningsih bersama unsur Forkopimda Kabupaten Criebon.

Dofiri mengatakan, vaksinasi massal di Pondok Pesantren ini bertujuan untuk ikut membantu program Pemerintah Jawa-Barat untuk menekan penyebaran Covid-19 serta  mendapatkan herd immunity.

Menurutnya, penduduk Jawa Barat merupakan paling banyak di Indonesia dengan 50 juta penduduk.

“Artinya kalau untuk mendapatkan herd immunity di Jabar  kita harus mencapai kurang lebih 37 juta vaksin. Sekarang baru 12 juta orang yang divaksin, jadi masih kurang 25 juta orang lagi. Jadi kami harus mengejar target herd Immunity sampai akhir Desember. Berarti sehari vaksin yang harus disuntikkan kepada masyarakat minimal  400 ribu orang setiap harinya,” ujanya.

Ia pun mengungkapkan, butuh kerja sama semua pihak untuk penanganan Covid-19, mulai dari pemerintah,  TNI, Polri maupun masyarakat.

“Untuk memutus mata rantai Covid-19 dibutuhkan tiga hal, yang pertama yakni menjaga Prokes, yang kedua harus 3T yakni testing, tracing, treatment dan yang terakhir adalah dengan Vaksinasi,” ujar Dofiri.

Dofiri menjelaskan, pihaknya mengingatkan kepada para santri dan masyarakat yang sudah  divaksin agar tetap menerapkan prokes, bukan berarti kita kalau sudah divaksin akan kebal terhadap paparan Covid-19. Akan tetapi vaksin itu untuk mencegah paparan dari Covid-19.

“Vaksin juga tidak menjamin seseoramg untuk tidak tertular dan terpapar. Tetapi dengan divaksin setidaknya imun di dalam tubuh  kita jadi lebih bagus dan terbentuk. kalaupun terpapar paling tidak hanya gejala ringan atau tanpa gejala. Sehingga  pentingnya vaksin harus segera disuntikan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Dofiri, Pondok Pesantren menjadi tempat paling penting untuk program vaksinasi massal. Sebab pengaruh Ponpes sendiri di masyarakat sangat membantu untuk ikut mensosialisasikan pentingnya vaksin.

“Tadi kami libat antusias warga yang ikut vaksin sangatlah banyak. Ini salah satu bukti bahwa Ponpes menjadi contoh serta mampu meyakinkan masyarakat untuk vaksinasi demi kesehatan bersama dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Namun demikian, dengan gencarnya vaksinasi massal, lanjut Dofiri,  pihaknya memastikan stok vaksin aman untuk masyarakat Jawa Barat.

“Kemarin-kemarin stok vaksin menipis karena memang stoknya tidak banyak tetapi nanti bulan September sampai Desember stok vaksin sangat banyak dari Biofarma target kita 70 juta vaksin bisa disuntikan dalam kurum waktu satu bulan di Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon,  KH. Zamzami Amin mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada Polda Jabar yang sudah mengadakan vaksinasi massal untuk santri dan santriwati di lingkungan Ponpes.

“Alhamdullilah semua dibantu dari tenaga kesehatan sampai persiapan. kami mengajukan vaksin 3000 orang  tetapi dari Polda Jabar memberikan 4000 orang. Alhamdulillah dikasih lebih,” katanya.

Ia pun berdoa semoga apa yang dilakukan oleh jajaran Polda Jabar bisa bermanfaat terutama pencegahan penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

“Mari bersama Ikhtiar lahir batin dan ikhtiar dengan doa. Alhamdullilah semoga vaksinasi massal bisa bermanfaat khususnya Jawa-Barat dan umumnya  Indonesia. Dan Covid-19 ini akan segera selesai, sehingga  Indonesia akan jadi negara makmur dan aman,” katanya. (Sendi/diskominfo Kabupaten Cirebon)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Sebagai upaya penguatan kemampuan dan kompetensi, Kodim 0103/Aceh Utara menggelar kegiatan Sosialisasi Aplikasi Silacak di Aula Saptamarga Makodim 0103/Aceh Utara, Kota Lhokseumawe Senin (24/8/2021).

Pelaksanaan sosialisasi aplikasi silacak ini diikuti oleh Para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0103/Aceh Utara.

Dikatakan Pasi Ops Kodim 0103/Aceh Utara Lettu Inf Zulkhaizir,bahwa penggunaan aplikasi silacak ini bertujuan untuk mencari dan memantau kontak erat dari kasus masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 sehingga pelaksanaan tracing bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.

Dengan adanya aplikasi silacak ini diharapkan dapat membantu dan mengevaluasi tentang sebaran covid-19 serta bagaimana penanganannya.ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P., mengatakan, dengan adanya aplikasi silacak ini dapat mengoptimalkan monitoring pelaksanaan PPKM berbasis Mikro.“Peran aktif Babinsa bersama satgas tangkal covid-19 sebagai ujung tombak di lapangan diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menekan penyebaran covid-19 diwilayah binaan,” Pungkas Letkol Oke. Reporter Rizal

0

Suara Indonesia News – Aceh. Musim tanam sudah tiba. Bripka Alwi Afandi selalu Siap Tempur didalam Lumpur untuk membantu para Petani dalam bercocok tanam maupun ketika memanen Padi diareal persawahan para petani diDesa binaannya itu.

Personil POLRI Polsek Simeulue Timur ini bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Kuta Batu, terjun langsung ke sawah dengan cangkul untuk membantu warga menggarap sawah, menanam hingga memanen padi bersama Ibu – ibu Petani.

Ini dilakukan untuk meringankan beban pekerjaan dan mempercepat proses tanam padi dimasa pademi covid-19 ini, Selasa (24/8/2021).

Tidak hanya itu, polisi ini pun selalu membawa Stok Masker untuk dibagikan kepada pemilik sawah yang akan dibantunya itu, demi untuk kesehatan masyarakatnya khususnya petani agar terhindar dari Virus Corona.

Dengan tanpa ragu-ragu dan canggung Bripka Alwi yang masih menggunakan pakaian dinas lengkap Polri, langsung terjun ke dalam sawah untuk membantu warga menanam bibit padi yang telah disediakan.

Kepada Paur Humas dan sejumlah teman media ketika kami jumpai, Bripka Alwi Afandi menjelaskan, “benar seluruh kecamatan diKabupaten Simeulue saatnya musim tanam, salah satunya di kecamatan Simeulue Timur Desa Kuta Batu ini, sebanyak 4 (empat) Petak sawah sudah selesai salah satunya sawah milik Ibu Ida Hamdani, setiap satu petak sawah menghabiskan bibit padi sebanyak 8 bambu yang telah disediakan” jelas Pak Bhabin Alwi Afandi.

Sementara itu Kapolres Simeulue AKBP, Pandji Santoso, S.I.K., M.Si, melalui Kasat Binmas AKP Riski Adrian, S.I.K., mengatakan,” bahwa tindakan yang dilakukan oleh Bripka Alwi Afandi itu merupakan sebagai wujud pendekatan Polisi dengan masyarakat. “ Polisi itu sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, khususnya Bhabinkamtibmas kita harus terus bisa melayani masyarakat dengan baik.

“Kedekatan polisi dengan masyarakat tidak harus melihat tempat dan dengan siapa, tetapi sejauh layak, bisa dan mampu, itulah yang dibutuhkan masyarakatan.

“Polisi turun sawah membantu nanam padi, juga memotivasi masyarakat pentingnya hidup gotong-royong “, ujar Kasat Binmas AKP Riski ditempat terpisah. (Rizal)

0

Suara Indonesia News –  Sidoarjo. Koordinasi terkait sinkronisasi data dan penanganan Covid-19 di wilayah Surabaya Raya, dalam hal ini termasuk Kabupaten Sidoarjo, berlangsung Selasa (24/8/2021) di Mapolresta Sidoarjo.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, Kasat Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Amostian, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo.

Dalam kesempatan ini, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono menyampaikan arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta terkait, percepatan tracing dan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah jajaran Polda Jawa Timur. Upaya tracing nantinya diharapkan bersinergi dengan TNI maupun instansi terkait, yakni pihak dinas kesehatan setempat. Sehingga dapat membentuk relawan-relawan kesehatan sebagai tracer.

“Kemudian hasil dari tracing ini, harus sinkron data pelaporannya ke pusat. Termasuk upaya tindak lanjut dari pemindahan isoman ke tempat isoter, yang didukung data valid. Sehingga segala perkembangan Covid-19 dapat terpantau secara akurat,” jelas Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono.

Sementara terkait percepatan vaksinasi Covid-19, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko menyampaikan bahwa Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta menginstruksikan jajarannya agar menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Agar aplikasi ini terinstall di telepon seluler seluruh anggotanya. Sehingga dimulai dari internal anggota Polri maupun ASN dapat terlacak siapa dan yang belum disuntik vaksin Covid-19.

“Setelah itu nantinya dapat diterapkan menjadi syarat bagi siapa pun, baik anggota maupun masyarakat umum yang masuk ke dalam mako polda sampai tingkat polsek, harus di scan barcode vaksin Covid-19 menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Jadi syarat menunjukan keterangan vaksin tidak hanya di mall saja, masuk kantor polisi juga wajib sudah di vaksin,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko.

Di akhir pertemuan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan bahwa Polresta Sidoarjo dan jajaran bersama Pemkab Sidoarjo, TNI maupun pihak terkait dalam penanganan Covid-19, siap menjalankan atensi Kapolda Jatim terkait sinkronisasi data pelaporan, upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment), percepatan vaksinasi Covid-19 hingga pemindahan warga isoman ke tempat isoter. (Hari R)