0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Guna dan mengantisipasi arus balik para pemudik dari arah jawa menuju Jakarta. Terutama yang melintas di wilayah hukum Polres cirebon kota. Jajaran pos pam ops ketupat lodaya 2021 menyediakan tes antigen secara gratis kepada pemudik yang menggunakan kendaraan letter luar cirebon. Hal ini dijelaskan oleh Kapolres cirebon kota AKBP Imron Ermawan, SH., S.IK., MH, melalui Kasat Lantas dalam giat kontrol pos pam malam ini, Sabtu (15/05-21) jam 01.00 wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP IMRON Ermawan, SH., S.IK. MH., melalui Kasat Lantas membenarkan hal tersebut “Ya, benar. Besuk pagi kita akan melaksanakan penyekatan kembali. Hanya penyekatan kali ini bukan memutar balikkan kendaraan. Akan tetapi kita akan memeriksa kendaraan letter luar Cirebon terutama letter B yang akan pulang ke jakarta (arus balik). Kita akan periksa dengan acak, beberapa pengemudi untuk melaksanakan Tes antigen gratis yang kita sediakan di Pos Pam,” ujarnya.

“Untuk kegiatan penyekatan besuk dan antisipasi arus balik, kita akan fokuskan di pos pam Kalijaga,” tegas AKP Hàbibi

Masih kata Kasat Ĺantas “Setelah selesai Ops ketupat lodaya 2021 yaitu pada tanggal 17 Mei 2021 jam 00.00 wib. Selanjutnya akan disambung kembali mulai tanggal 18 hingga 24 mei 2021, yang mana merupakan masa pasca pengetatan,” tegas AKP La Ode Habibi Ade Jama, SIK, MH, CPHR. perwira akpol 2012 yang terkenal ramah dan merangkul ini.

Diperkirakan arus balik akan dimulai besuk siang. Mengingat hari senin, sebagian pada masuk kerja kembali, tutup Iptu Ngatidja, SH., MH, kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Mojokerto. Usai melakukan pengecekan di pos penyekatan Sidoarjo, Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim kembali melakukan pengecekan di wilayah Pacet Mojokerto, sekaligus menghimbau kepada anggota di Mojokerto untuk melakukan pengamanan di tempat wisata dan pasar, hal ini dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Jatim Pasca lebaran.

Ada beberapa hal yang di sampaikan kapolda dalam pelaksanaan pengecekan kali ini, diantaranya terkait dengan penyekatan di beberapa titik di wilayah Jawa Timur, pelaksanaan pengamanan terhadap pasar maupun mall yang menjadi tujuan masyarakat, dan tempat wisata, serta tempat religi.

“Saya melihat apa yang sudah dikerjakan oleh seluruh petugas, disini ada sinergitas, TNI, Polri, didukung oleh Satpol PP maupun stakeholder lainnya dan unsur masyarakat,” paparnya Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta disela kunjungannya di pos penyekatan Pacet Mojokerto, Jum’at (14/5 /2021).

“Kesadaran masyarakat dibutuhkan di dalam menangani covid ini. Jadi dalam masa liburan ini tetap protokol kesehatan diutamakan. Ada tiga hal. Yang pertama adalah petugas. Yang kedua, pengelola tempat wisata maupun wisata religi, dan pasar, lalu yang ketiga masyarakat itu sendiri,” tambahnya Kapolda Jatim.

Ini menjadi bagian penting di dalam penanganan Prokes. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting, atau bagian utama, tentu bersama-sama dengan petugas maupun pengelola tempat.

“Ayo mari jaga diri, jaga masyarakat dan jaga negara terkait dengan protes ini. Mudah-mudahan Jawa Timur aman,” pungkasnya mantan Kapolda Kalsel itu. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Sidoarjo. Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan pengecekan di pos penyekatan di Jawa Timur, diantaranya di kawasan Sidoarjo kota, pasca lebaran Idul Fitri, pada Jum’at (14/5/2021), guna mengoptimalkan fungsi pos penyekatan di Wilayah.

Pada hari ini saya melakukan pengecekan di beberapa pos PAM di seluruh Jawa Timur terkait dengan masalah pengamanan pelaksanaan pasca hari raya Idul Fitri yang kedua ini, “Pengecekan ini sekaligus juga saya memberikan semangat kepada seluruh anggota untuk bekerja dalam melayani masyarakat memberikan pengamanan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas, (Kamseltib Carlantas), serta masalah protokol kesehatan,” tandasnya Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Jum’at (14/05/2021).

Harapannya dengan kedatangan Kapolda bersama Pejabat Utama di setiap pos PAM ini dapat menambah semangat dan menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuh pada prokes pasca liburan ini, dan angka covid bisa tetap terjaga.

Mengantisipasi lonjakan ada hari Sabtu dan Minggu, yang akan diantisipasi karena ada keinginan masyarakat untuk mendatangi tempat wisata, mall, dan tempat religi.

“Kami harap baik petugas maupun pengelola serta masyarakat, ketiga-tiganya mempunyai pemahaman yang sama bahwa kita semua masih dikelilingi oleh covid, sehingga punya pemikiran yang sama yaitu untuk mencegahnya tetap melaksanakan prokes dengan baik,” tegasnya Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan pengecekan di Pos penyekatan Sidoarjo Kota.

Sehingga masyarakat yang datang petugas yang menjaga maupun yang semuanya punya kesepakatan yang sama.

“Ayo sama-sama kita mencegah covid dengan melaksanakan prokes. Saya kira kegiatan ekonomi harus tetap berjalan, prokes tetap kita jaga, sehingga dua-duanya bisa seimbang, mari kita laksanakan sama-sama sehingga harapan kita tercapai,” tambahnya.

Seluruh anggota sudah diperintahkan bersama-sama dengan stakeholder, TNI, pemerintah daerah, maupun pengelola tempat wisata religi, maupun tempat pasar atau mall, harapannya bisa mendapatkan posisi masing-masing dan masyarakat bisa mengerti, apabila nanti prokes dilaksanakan.

Selain itu juga ada 9 titik di seluruh Jawa Timur yang dilakukan penyekatan, sampai sekarang yang masuk maupun keluar Jawa Timur, harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, yaitu membawa surat tugas, kemudian dengan surat bebas dari covid.

“Selama ini saya lihat masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dan itu terus dipertahankan sehingga Jawa Timur tetap terjaga kondisifitasnya,” pungkasnya orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur itu. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Personil shabara secara intensif melaksanakan Sambang dan patroli di obyek-obyek vital, Pasar, ATM dan perumahan wilayah hukum Polres Gresik. Jum’at (14/05/2021).

Giat Patroli yang dipimpin KBO shabara IPTU Sarutomo, S.H. bersama anggota menyisir Perumahan, ATM dan pasar, menyampaikan pesan Kamtibmas dan berdialogis kepada satpam maupun karyawan toko agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan pencurian terutama tempat parkir baik di ATM maupun pasar juga tempat keramaian, dengan memberi himbauan meningkatkan kewaspadaan apabila, apabila terjadi sesuatu yang mencurigakan segera hubungi kantor polisi terdekat.

Guna menciptakan situasi di wilayah hukum Polres Gresik yang aman dan kondusif di bulan suci Ramadhan serta petugas juga memantau pelaksanaan Protokol kesehatan guna mencegah Covid-19.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Sabhara AKP Yudhi P. Psi., menyampaikan, “Bahwa Polres Gresik secara intensif melaksanakan giat patroli dalam rangka mencegah terjadinya tindak kejahatan, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan patroli secara rutin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.” tutur AKP Yudhi

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan jangan sampai memberi kesempatan kepada pelaku kejahatan.” pungkas kasat sabhara. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Forkopimda Jawa Timur Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, bersama pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Kamis (13/5/2021) siang, melakukan pengecekan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza (TP) Surabaya.

Selain itu hadir juga dalam giat tersebut, Kapolrestabes Surabaya, Wakapolrestabes dan Asisten Manager Tunjungan Plaza.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nici Afinta menjelaskan, bahwa kami bersama Pangdam V/Brawijaya, Pangkoarmada II, Kabinda Jatim dan Sekda Provinsi Jatim Melaksanakan Pengecekan Penerapan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan. Yang dilakukan oleh manajemen pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza bersama personil TNI, Polri dan Pemprov Jatim di hari raya Idul Fitri 1442 H,” jelas Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kamis (13/5/2021) siang.

Ditambahkan Irjen Pol Nico Afinta, kegiatan pengecekan tidak hanya terfokus pada pusat perbelanjaan, namun juga tempat ibadah, tempat wisata termasuk wisata religi, kegiatan berkunjung ke tempat saudara dan lokasi lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Hasil pelaksanaan pengecekan, yaitu pusat perbelanjaan, “Tunjungan Plaza telah menerapkan protokol kesehatan mulai dari wajib masker, pengecekan suhu hingga pembatasan jumlah pengunjung yang disesuaikam dengan anjuran pemerintah” pungkas kapolda jatim. (Hari R)

 

0

Suara Indonesia News – NTT. Satgas pantas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad amankan pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H di Masjid Al-Hidayah Ds. Eban Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur. Kamis (13/05/2021).

Bertempat di Masjid Al-Hidayah yang merupakan tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H ditengah pandemi Covid-19 umat muslim khususnya masyarakat Eban tetap semangat dalam merayakan hari raya dan melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Seperti yang dilaksanakan anggota satgas Yonarmed 6/3 Kostrad pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H, Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad telah menurunkan personelnya yang beragama non muslim untuk memberikan pengamanan sampai dengan pelaksanaan shalat Idul Fitri selesai.

Selain bertujuan agar pelaksanaan ibadah shalat Idul Fitri 1442 H berjalan kondusif,  personel Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad juga menghimbau kepada warga agar dalam pelaksanaan perayaan Idul Fitri kali ini senantiasa mematuhi himbauan pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid -19 dengan tidak berada pada kerumunan, selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Pengamanan ini juga sebagai wujud toleransi antar umat beragama.

“Kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan guna memutus rantai Covid-19 sehingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri dapat berjalan dengan kondusif, selain itu saya tugaskan kepada anggota Satgas Yonarmed 6 yang beragama non muslim untuk mengamankan jalannya shalat Idul Fitri 1442 H sampai dengan selesai sebagai wujud toleransi umat beragama”, tutur Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P. Selaku Dansatgas Yonarmed 6/3 Kostrad. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Sungguh istimewa Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tepat bersamaan dengan peringatan Kenaikan Isa Al-Masih 2021 Masehi. Sebuah momen bersejarah di dunia dan di Indonesia tentang toleransi dan kebersamaan dalam menjalankan ibadah agama masing-masing.

“Jadikan persamaan tanggal di Hari Lebaran dan Kenaikan Hari Isa Al-Masih sebagai rasa persahabatan dan kerukunan antar umat beragama. Indonesia sebagai negara berdasarkan Pancasila menjunjung nilai-nilai ketuhanan dalam bernegara, bermasyarakat dan beragama,” kata Syafrudin Budiman, SIP Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai UKM Indonesia di Jakarta, Kamis (13/05/2021).

Menurut Intelektual muda muslim ini, Hari Isa Al-Masih dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah dengn damai ini, bisa menjadi bukti toleransi beragama di Indonesia telah lama terwujud. Kata pria yang biasa disapa Gus Din ini, jangan sampai timbul konflik-konflik antar agama, intoleransi, permusuhan apalagi sampai kebencian.

“Idul Fitri menjadi perayaan umat Islam sebagai hari kemenangan dan kesucian, setelah menunaikan satu bulan ibadah puasa Ramadhan. Sementara  Kenaikan Isa Al-Masih atau Kenaikan Yesus Kristus yang diperingati oleh umat Nasrani, baik Katolik dan Protestan,” tukas Gus Din sosok muda pegiat HAM dan Anti Diskriminasi ini.

Kata pengusaha media ini, sejarah cerita kenaikan Yesus Kristus diabadikan dalam seni Kristen sejak abad ke-9 Masehi. Kejadian ini tercatat dalam Kisah Para Rasul, ketika Yesus berpesan, “kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

“Sehingga ada makna dan pesan iman dari Kenaikan Yesus Kristus ke surga. Yakni agar mereka yang beriman tidak perlu takut dan khawatir sebagai perpanjangan Tuhan melanjutkan karya-karya-Nya. Selanjutnya, kenaikan Yesus ke surga memperkokoh keyakinan bagi umat Kristiani bahwa Tuhan hidup,” jelas Gus Din

Karena itu lanjut Gus Din, umat Nasrani tidak perlu takut, karena Yesus berjanji tidak akan pergi dan akan terus menyertai para umatnya yang beriman.

“Umat Nasrani diharapkan senantiasa bersukacita dan semangat melayani, bahkan di kehidupan yang penuh penderitaan. Bahkan Tuhan selalu hadir bersama umat di saat kejadian paling sulit,” papar Gus Din yang paham kristologi ini.

Katanya, Hari Kenaikan Isa Al-Masih adalah proses pembelajaran kepada manusia agar tidak hanya hidup dalam kenikmatan dunia semata. Namum lanjutnya, umat manusia juga harus memperhatikan kehidupan spiritual, hubungan diri manusia dengan Tuhan.

“Kenaikan Yesus Kristus ke surga akan menjadi bukti nyata adanya kehidupan setelah kematian. Ada empat kejadian penting dalam Kristen, yaitu Kelahiran Kristus atau Natal, Wafatnya Yesus Kristus atau penebusan dosa, Paskah atau Kebangkitan Kristus dan Kenaikan Yesus Kristus ke surga. Kenaikan Isa Al-Masih adalah momen Yesus Kristus naik ke surga sambil disaksikan oleh murid-murid-Nya,” terang Gus Din.

Untuk itu kata Ketua Umum Partai UKM Indonesia ini, peringatan hari keagamaan yang berbeda ini terbilang istimewa lantaran langka terjadi. Selain menjadi hari besar bagi masing-masing agama, perayaan Lebaran dan Kenaikan Isa Al-Masih Ini adalah ruang untuk mempererat toleransi dan kebhinekaan.

“Perayaan Hari Kenaikan Isa Al-Masih ditetapkan sebagai hari libur nasional. Kenaikan Yesus Kristus diperingati pada 39 hari setelah Minggu Paskah, 40 hari setelah Sabtu Paskah, atau 41 hari setelah Jumat Agung. Tahun 2021 Masehi ini, Hari Paskah jatuh pada Minggu tanggal 4 April 2021,” ungkap Gus Din.

Sehingga kata pria asal Jawa Timur ini, setelah 39 hari, tepat 13 Mei 2021 adalah Hari Kenaikan Isa Al-Masih yang bersamaan pada Hari Raya Idul Fitri bagi umat muslim.

“Damai itu indah, kebersamaan adalah barokah. Kita berbeda-beda tetap satu jua dalam bingkai NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” pungkas Sarjana Ilmu Politik lulusan FISIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) ini. (GD)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya, dengan datangnya hari raya Idul Fitri 1442 H. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, bersama dengan Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian didampingi oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Rabu (12/5/2021) malam, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pengunjung Wisata Religi Sunan Ampel, Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli, menemukan banyak pengunjung yang belum menggunakan masker. Selain menegur, masyarakat juga diingatkan agar selalu taat Protokol Kesehatan (Prokes). Karena saat ini masih di massa Pandemi Covid-19.

Pengunjung maupun penjual baju muslim di wisata religi sunan ampel. Kabid humas polda jatim bersama dengan Dansat Brimob, memberikan masker serta membantu memakaikan masker langsung bagi masyarakat yang belum memakai masker.

Selain itu, bagi pemilik stand yang tidak menggunakan masker, sempat diberikan hukuman sosial dengan push up.

Berharap, masyarakat Jawa Timur khususnya surabaya. Tetap taat dan patuh prokes. Meski saat ini di jawa timur sendiri sudah masuk zona aman dari penyebaran Covid-19. Karena hal ini bisa mengantisipasi penularan maupun penyebaran Covid-19. (Hari R)