0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan dan Penyusunan Rencana Aksi Penangan Covid-19 Kelurahan se-Kota Tebing Tinggi, jumat  (5/2) di ruang Aula Balai Kota Tebing Tinggi.

Rapat dihadiri Kapolresta, Dandim 0204/DS, Kajari Tebing Tinggi, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, Satgas Covid-19 dan juga Camat se-Kota Tebing Tinggi serta Lurah se-Kota Tebing Tinggi.

Rapat ini dilakukan sebagai bentuk respon pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap peningkatan penyebaran Covid-19 yang terjadi sejak Desember 2020 hingga saat ini.

“Pada bulan Januari ini lonjakan Covid-19 sudah  luar biasa tingginya, kalau jumlah Covid-19 sampai dengan tanggal 01 Februari sebanyak 331 orang, tetapi khusus di Januari 2021 terdapat penambahan 127 orang atau terjadi penambahan lebih dari 33%, ini peningkatan yang tinggi”, ucap Walikota.

Berdasarkan data yang diperoleh oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi dari Rapat yang dilakukan dengan Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi pada Selasa kemarin (3/2) ,peningkatan ini menunjukkan akibat kurangnya edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh Kelurahan dan Kecamatan.

“Hari Selasa kita bertemu dengan tokoh-tokoh Agama, Ustadz dan Pimpinan Organisasi Keagamaan ternyata di Kelurahan tidak pernah ada yang mengingatkan kepada masyarakat, mewanti-wanti kepada masyarakat, menggaungkan kepada masayarakat kalau kita dalam situasi bahaya” tegas Walikota.

Edukasi dan sosialisasi yang masih kurang maksimal inilah yang menjadi pemicu peningkatan penyebaran Covid-19. Walikota mengharapkan peran harus  lebih otptimal ditingkatkan lagi baik di kelurahan maupun di kecamatan kecamatan,

“Kita sudah rapat bersama dengan direktur-direktur RS Bhayangkari, Chevani untuk mempersiapkan diri , tetapi tidak ada artinya rumah sakit ini kalau tidak ada upaya dari lingkungan, kelurahan  dan kecamatan kita untuk melakukan operasi untuk mencegah masyarakat hilir mudik, membuat masyarakat untuk patuh kepada protokol kesehatan.” ucap Walikota.

Walikota mengingatkan untuk tidak menganggap remeh Covid-19 ini. Semua organisasi perangkat daerah harus disiplin dalam menjalankan tugasnya. Khususnya ditingkat lingkungan, kelurahan dan kecamatan , hal ini harus aktif untuk menggalang kekuatan masyarakat karena kita tidak dapat bekerja sendiri tanpa ada dukungan masyarakat.

Di penghujung akhir rapat Walikota Tebing Tinggi memaparkan beberapa kesimpulan yang menjadi instruksi kepada perangkat kelurahan dan kecamatan untuk dapat dijalankan, antara lain :

  1. Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat yang ada di Kelurahan harus terus ditingkatkan.
  2. Mengingatkan dan menginstruksikan masyarakat agar memenuhi protokol kesehatan, dengan melakukan pengukuran kondisi saat ini dan kondisi setelah diadakannya sosialisasi dan edukasi.
  3. Mengaktifkan relawan-relawan yang ada di Kelurahan dengan memberikan SK dan tanda, bahwa yang bersangkutan adalah relawan yg ditugaskan untuk mengajak masyarakat mematuhi protocol kesahatan.
  4. Para Camat dan Lurah agar berkoordinasi dengan TRIPIKA termasuk Bhabinsa, Kamtibmas, KUA, Puskesmas serta penyuluh-penyuluh agama.
  5. Kampung Tangguh agar diaktifkan dengan menunjuk tanggung jawabnya dan menyiapkan ruang isolasi untuk mereka yg datang atau yang terkena Covid-19.
  6. Masyarakat yg datang dari luar kota atau zona merah harus dicek kesehatannya dengan Rapid Test atau menunjukkan Surat Keterangan Rapid Test yang sudah dilakukannya sebelum menuju Kota Tebing Tinggi.
  7. Sampai tanggal 11 Februari 2021 tidak diperkenankan ada kegiatan yg sifatnya outdoor/indoor yang mengumpulkan massa atau berpotensi terjadi kerumununan massa.
  8. Operasi Yustisi harus dilakukaan terus menerus untuk mencegah kerumunan-kerumunan masyarakat.
  9. Untuk layanan Covid-19 bisa menghubungi Call Centre 112 atau 119 atau ke puskesmas terdekat.
  10. Pemerinta Kota Tebing Tinggi tidak melarang kegiatan agama sepanjang tidak melanggar protokol kesahatan dan kapasitas ruang untuk kegiatan tersebut hanya boleh digunakan 50% saja.
  11. Diminta kepada seluruh rumah ibadah agar menyiapkan Satgas Covid-19 / Relawan Covid-19.
  12. Vaksin akan diberikan mulai tanggal 08 Februari 2021 sesuai dengan prosedur yang ada ditujukan kepada Pejabat Pemerintah termasuk Camat yang ada di Kota Tebing Tinggi, Tokoh Agama dan Tenaga Kesehatan, khusus untuk masyarakat umum akan dilakukan sesuai dengan jatah vaksin yang akan diberikan oleh Pemerintah Pusat dan menyesuaikan dengan jadwal yang ada.
  13. Jika ada kebutuhan di Kecamatan dan Kelurahan maka camat yang akan mengajukan ke Pemerintah Kota perihal kebutuhan atau bantuan yang diinginkan.

Diakhir rapat Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM meminta kerja keras dari semua pihak agar semua ini dapat dijalankan agar penyebaran Covid-19 di Kota Tebing Tinggi mengalami penurunan, meminta kerja kerasnya dari semua pihak agar semua ini dapat dijalankan agar penyebaran Covid-19 di Kota Tebing Tinggi mengalami penurunan. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Samosir. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Rahmansyah Sibarani, bersama dengan Ketua dan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Samosir, Jumat (05 februari 2021).

Rombongan kunjungan kerja DPRD provinsi Sumatera utara, di kabupaten Samosir diterima langsung oleh Bupati Samosir yang diwakili oleh Plh. Sekretaris Daerah Asisten Tata Praja dan Kesra Drs. Mangihut Sinaga, MM., bersama dengan beberapa pimpinan OPD di Aula Kantor Bupati Samosir.

Komisi D DPRD Provsu yang hadir Ketua Komisi D H. Anwar Sani Tarigan, Anggota Tangkas M. Lumban Tobing, Iskandar Sinaga, Hanafi, Ingan Angin Barus, Azmi Yuli, Mangapul Purba dan didampingi oleh Satker Pemprovsu yakni Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas PSDA, Dinas Lingkup, dan Balai Wilayah Sungai Sumut.

Bupati Samosir melalui Asisten Tata Praja dan Kesra Drs. Mangihut Sinaga, MM., menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi D DPRD Provsu di Kabupaten Samosir sebagai salah satu motivasi bagi Pemkab Samosir dalam meningkatkan pelayanan publik, serta peningkatan kunjungan wisata di Samosir. Pada kesempatan ini juga diharapkan anggota Komisi D DPRD Provsu dapat menerima dan mengawal program serta usulan pembangunan dari Pemkab Samosir yang sudah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kunjungan kerja dari Komisi D DPRD provsu dalam rangka menyerap segala usulan dalam upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Utara. ”Dengan kunjungan kerja ini diharapkan tidak ada lagi daerah-daerah yang dianak-tirikan di seluruh wilayah Sumatera Utara, terlebih samosir yang merupakan program prioritas Pemerintah Pusat”, Ujar Wakil Ketua DPRD Provsu.

Senada dengan itu, Ketua Komisi D Asrul Sani Tarigan menyampaikan pidatonya bahwa agenda kunjungan kerja ini dilaksanakan sekaligus membahas terkait upaya apa yang telah dilaksanakan Pemkab Samosir dalam pelestarian lingkungan hidup terutama Danau Toba, juga sekaligus melakukan peninjauan Proyek pembangunan dari BWS Sumut dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang ada di Kabupaten Samosir. Sudah sejauh mana pemkab samosir melaksanakannya ucap Asrul Sani Tarigan. (Jabs)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Koramil 0817/03 Kedamean bersama Polsek Kedamean gencar melaksanakan Giat Ops Yustisi Penegakan PPKM Jilid II, dan Penegakan Disiplin Hukum protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona/Covid-19 di wilayah Kec. Kedamean – Gresik. Jum’at (5/2/2021)

Kegiatan Operasi kali ini di lakukan oleh personil Koramil 0817/03 Kedamean, Personil Polsek Kedamean dan Satpol PP Kedamean, kegiatan dilakukan di jalan raya Kedamean tepatnya depan Mapolsek Kedamean, Sasarannya para pengendara R2/R4 yang lewat tidak menggunakan Masker.

Danramil 0817/03 Kedamean Kapt Inf Pariono menyampaikan, “Koramil 0817/03 Kedamean bersama Forkopimcam Kedamean terus melakukan giat Ops Yustisi dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.”

“Diharapkan dengan kegiatan yang digelar selama ini, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga dapat memutus penyebaran Covid-19.”

Danramil 0817/03 Kedamean Kapt Inf Pariono menambahkan, “Saya minta kepada Anggota agar jangan pernah merasa Capek untuk selalu mengingatkan pada semua Masyarakat supaya tetap menjaga kesehatan dengan mematuhi Protokol Kesehatan biar Tetap sehat dengan Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak”, imbuhnya.

Dalam Kegiatan Operasi Penegakan Disiplin ini Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful S.H. M.H. juga menambahkan, “Operasi Penegakan Disiplin memakai Masker akan kita adakan terus, demi menjaga kesehatan Masyarakat supaya tetap Sehat tidak terpapar Covid-19, kita mengingatkan Masyarakat tetap ikut (Prokes) supaya Sehat tidak terkena Covid-19”, pungkas nya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta. Ada yang menarik dari Agenda Bupati Purwakarta Awal Tahun 2021 ini, Pasalnya orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta ini mendapat urutan Perdana yang mendapatkan Vaksin.setelah sekian lamanya menunggu program ini.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Purwakarta. Saya menjadi orang pertama yang divaksin di Purwakarta. Kemudian Forkopimda serta kepala OPD.” Ujar Ambu Anne Ratna Mustika selaku Bupati Purwakarta usai di Vaksin dalam sambutanya di Puskesmas, Purwakarta Jabar, Kamis (4/2/2021).

lebih lanjut Bupati Purwakarta menjelaskan bahwa Untuk tenaga kesehatan, mereka akan menerima vaksin yang dibagi dalam beberapa tahap, di 45 tempat fasilitas kesehatan yang ada di Purwakarta.

Ambu Anne menambahkan Ada beberapa tahapan dalam pelaksanaan vaksinasi ini, yang pertama yaitu proses pendaftaran untuk validasi data yang sudah masuk di sistem. Dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan, kemudian proses suntik vaksin.

“Alhamdulillah semua tahapan vaksinasi tahap pertama berjalan lancar. Semoga vaksinasi ini bisa menjadi ikhtiar bagi kita semua untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19,” harap Bupati Purwakarta.

Sedangkan Vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan 14 setelah palaksanaan vaksin tahap pertama.

“Ayo jangan takut divaksin, menuju Purwakarta bebas Covid-19. Vaksin AMAN dan HALAL,” Pungkasnya. (Fuljo)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Dalam Rangka Untuk Menekan Penyebaran Covid-19 di Wilayah Kecamatan Kedamean, Polsek Kedamean Polres Gresik bersama 3 Pilar Kecamatan Kedamean gencar melaksanakan Ops Yustisi sekaligus Pembagian Masker di jalan raya Kedamean tepatnya depan Mapolsek Kedamean, Jumat (5/2/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful S.H. M.H. dengan melibatkan Personil dari Polsek Kedamean, Koramil 0817/03 Kedamean, Sat Pol PP Kecamatan Kedamean dan melibatkan Dinas Kesehatan Puskemas Slempit.

Selain Ops Yustisi dan membagikan Masker, petugas juga memberikan himbauan Protokol Kesehatan agar selalu ingat 5 M memakai masker, Menjaga Jarak dan mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi Mobilitas.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.IK. M.M. melalui Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful mengatakan, “Sejumlah warga yang ditemui tak mengunakan masker, Kita langsung berikan berupa teguran serta arahan agar senantiasa disaat keluar dari rumah menggunakan masker serta memperlakukan hidup sehat dan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, selanjutnya diberikan masker gratis untuk dikenakan,” kata AKP H. Ali Syaiful.

“bagi pengendara roda dua, pengendara roda empat yang tidak memakai masker nantinya akan diberikan tindakan, baik tindakan sosial maupun tindakan Tipiring, yang bertujuan agar masyarakat jera dan tidak akan mengulangi hal yang sama,” himbaunya.

“Selama PPKM Jilid II khusus wilayah Kecamatan Kedamean diharapkan masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan terutama penggunaan masker saat keluar rumah sehingga mampu mencegah penyebaran Covid-19,” pungkas nya. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Aceh Singkil. Ketua Lsm Komunitas Peduli Pembangunan Aceh Singkil (KPPAS) SL Kabeakan, mendukung Mahasiswa sebagai agen perubahan di segala bidang demi Kemajuan dan menolak menjadi Agen Provokasi di Kabupaten Aceh Singkil yang kita cintai ini demikian di sampaikannya kepada Media ini Jumat (5/02/2021) di Singkil.

Ia mengatakan peran Mahasiswa tidak hanya dalam kampus, peran mahasiswa dalam masyarakat pun begitu besar dan sangat di butuhkan Masyarakat juga Pemerintah Daerah Mereka belajar banyak tentang peran mulia  Peran ini bukan saja berefek pada lingkungan, namun juga memiliki dampak besar bagi kemajuan bangsa dan negara.

Kemudian Kabeakan juga mengajak Forum Mahasiswa untuk terus berperan aktif dan melibatkan diri dalam Pembangunan Daerah di segala Bidang sesuai jurusan para Mahasiswa tersebut mulai dari Pendidikan, Kesehatan ,Pertanian, Tekhnik , ekonomi Parawisata dan Sosial Budaya, Pengetahuan tentang bidang bidang inilah di aplikasikan di lingkungannya masing masing tentu demi kemajuan Daerah.

Lanjut Kabeakan, Setiap Kritik harus di barengi dengan Solusi. Dan jangan memberi Statemen yang sifatnya memvonis seperti Copot Kadis Si A dan ganti si B.

sementara Persoalan yang terjadi hanya hal Kecil, Kenapa karena Kabeakan mengatakan sangat membanggakan Mahasiswa sehingga harapannya setiap Statement Mahasiswa itu benar benar bernilai tentu dengan kajian ilmiah yang logis. Ini masak gara gara  Bangunan Sekolah ada rusak dan pecah, lalu Forum Mahasiswa trus beri Statement, Copot Kadis Pendidikan ” ucap Kabeakan heran. Berikut Peran Mahasiswa yang di harapkan Masyarakat.

  1. Agen Perubahan

Peran mahasiswa dalam masyarakat dikenal sebagai agent of change (agen perubahan). Mahasiswa merupakan penggerak perubahan ke arah yang lebih baik. Melalui pengetahuan, ide, dan keterampilan yang dimilikinya, mahasiswa bisa menjadi lokomotif kemajuan.

Banyak contoh peran mahasiswa sebagai agent of change. Ketika orde baru tumbang di tahun 1998 lalu, gerakan tersebut dimotori mahasiswa. Mahasiswa sadar ada hal yang tidak beres dalam kehidupan berngsa dan bengeara sehingga kemudaian melakukan gerakan yang menuntut perubahan. Dengan dukungan masyarakat, gerakan tersebut akhirnya berhasil dan melahirkan orde reformasi.

Peran sebagai agen perubahan itu tak hanya dalam sosial politik. banyak juga mahasiswa yang bergerak sebagai penggerak ekonomi sekitar misalnya dengan memproduksi sebuah produk dan akhirnya bisa menyerap banyak tenaga kerja.

Kata kunci dari agent of change adalah adanya tekad untuk bergerak menjadi lebih baik. Hal inilah yang seharusnya selalu ditanamkan para mahasiswa baru ketika mulai berkuliah. Percayalah, yang abadi hanyalah perubahan, dan mahasiswa merupakan penggeraknya.

  1. Penjaga Nilai

Nilai luhur dan mulia perlu selalu dilindungi. Mahasiswa berada di garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai baik seperti kejujuran, gotong-royong, empati, dan keadilan. Saat nilai-nilai luhur itu diguncang, mahasiswa akan bergerak untuk melindunginya.

Masih ingat bagaimana upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu? Ya, mahasiswa hadir memberikan dukungan terhadap KPK agar bisa terus bekerja secara maksimal.

Sebagai penjaga nilai, mahasiswa sadar betul bahwa tidak akan ada bangsa yang sejahtera jika nilai-nilai luhur seperti keadilan itu tidak ditegakkan. ketika ada yang coba-coba untuk menggoyang nilai-nilai tersebut, maka mahasiswa akan berdiri untuk melindunginya.

  1. Penerus Bangsa

Mahasiswa adalah generasi harapan bangsa. Di pundak mahasiswa masa depan banga Indonesia ditentukan. Dengan memiliki mahasiswa yang berkualitas baik, maka masa depan bangsa pun akan lebih cerah.

Dengan peran yang begitu penting ini, sudah seharusnya mahasiswa baru tahu dan sadar untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Setiap hari adalah waktu terbaik untuk selalu berusaha menjadikan diri sebagai pribadi yang lebih baik. Tidak ada kata menunggu, mahasiswa harus selalu siap menempa diri agar menjadi pribadi unggul. (Slm)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Kepolisian Resor Gresik beserta Polsek jajaran serentak memasang spanduk yang berisi himbauan Prokes untuk Pencegahan penyebaran Covid-19.

Pemerintah Daerah dan TNI-Polri gencar memberikan himbauan pencegahan penularan penyebaran Covid-19. Kali ini Polsek Kedamean bersama Tiga Pilar Kecamatan Kedamean memasang Spanduk yang bertuliskan “AYO GAWE MASKER” bertepat di pasar kedamean tempat pusat keramaian, pemasangan spanduk itu dilakukan pada hari Jum’at (5/2/2021) dan mudah terlihat oleh pedagang dan pengunjung pasar maupun masyarakat umum yang melintas.

Adapun himbauan yang disampaikan kepada warga masyarakat antara lain penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau sering disebut 5M.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.IK. M.M. melalui Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful S.H. M.H. menyampaikan, “Bahwa TNI-Polri dan Pemerintah akan terus menerus mensosialisasikan kegiatan pendisiplinan di tempat keramaian dalam rangka mengedukasi kepada masyarakat begitu pentingnya kesehatan, terutama pencegahan penyakit menular seperti Covid-19. ucap AKP H. Ali Syaiful

AKP H. Ali Syaiful menambahkan, tujuan pemasangan Spanduk “AYO GAWE MASKER” sebagai bentuk ajakan serta mengingatkan juga kepada masyarakat sehari-harinya yang akan beraktifitas diluar rumah untuk tetap disiplin protokol kesehatan dengan selalu memakai masker.

Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful berharap, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, dan menyampaikan ke keluarga, tetangga, dan warga yang lain betapa pentingya kesehatan.

“Mohon pengertian masyarakat untuk patuh demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya. Hari R)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat pagi (5/2/2021) melakukan pengecekan anggota, yang sedang donor konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, Jalan Embong Ploso, Surabaya – Jawa Timur.

Hal ini dilakukan guna membantu masyarakat Indonesia dan khususnya Jawa Timur, agar terlepas dari belenggu Covid-19 yang saat ini masih menghantui kita.

Saat ini anggota dari jajaran Polda Jatim yang sudah melakukan screening sebanyak 657 personil, sedangkan yang sudah melakukan donor plasma konvalesen sebanyak 120 personil.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta mengimbau kepada masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19 dan masih berusia 18 sampai dengan 60 tahun, diharapkan dapat melakukan donor plasma konvalesen, agar dapat membantu saudara kita yang sedang terpapar Covid-19.

“Bagi masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19, usianya antara 18 sampai 60 silahkan datang ke PMI diseluruh jajaran yang ada PMI-nya, kemudian mendaftar ke Bidokes untuk anggota Polri, sehingga dapat dilakukan screening. Syukur apabila darahnya bisa diperlukan untuk masyarakat lain yang terkena Covid-19,” ujarnya.

Irjen Pol Dr. Nico Afinta juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Harapannya dapat tercipta rasa aman, baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekeliling, sehingga Jawa Timur bisa aman dan sehat.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, jaga diri, jaga keluarga dan jaga Negara. Harapannya dengan kita disiplin melakukan prokes secara otomatis, keluarga kita aman, lingkungan sekeliling kita juga aman dan tentunya Jawa Timur juga makin aman dan sehat.” Pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta, Usai melakukan pengecekan anggota yang sedang melakukan donor plasma di PMI Surabaya.

Sementara, Triksi Hendria Humas UTD PMI Surabaya mengatakan, PMI Surabaya sendiri sudah melakukan donor plasma konvalesen sejak Juni 2020 silam, namun kenaikan pendonor mulai terpantau sejak Bapak Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen pada 18 Januari 2021 lalu.

“Kita sudah menerima donor plasma ini sejak bulan Juni lalu, tapi kenailan pendonor mulai ramai sejak bapak Wapres mencanangkan. Untuk anggota Polri dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, sebelumnya sudah ada yang melakukan donor tapi hanya sebagian saja.” Jelasnya Triksi Hendria Humas UTD PMI Surabaya. (Hari R)