0

Suara Indonesia News – Jakarta, Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ir. Lamhot Sinaga sangat yakin PT Inalum bisa hadir untuk masyarakat khusus-nya kawasan Danau Toba. Ia menyampaikan berupa kesan dan pesan dalam rangka melaksanakan Strategy Pengelolaan industri Pertambangan.

Hal ini disampaikan politisi putra daerah Sumatera Utara ini saat dihubungi, Selasa (11/02/2020). Ir Lamhot Sinaga mengutarakan pendapatnya ini saat hadir dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Inalum dengan Komisi VI DPR RI terkait ‘Pengelolaan Usaha Pertambangan Holding Industri MIND.ID di The Sultan Hotel Jakarta, Rabu 5 Februari 2020.

Di dalam diskusi tersebut, Ir. Lamhot Sinaga memberikan catatan kepada Perusahaan INALUM yang seharusnya memberikan kontribusi besar untuk daerah. Terutama untuk kawasan Danau Toba dengan membantu program pemerintah, untuk menjadikan Danau Toba menjadi kawasan sumber prioritas destinasi pariwisata.

“Karena kita sangat paham, Inalum menggunakan sumber energi 600 Megawatt dari air yang berasal dari Danau Toba yang dihasilkan di PLTA sigura-gura. Tentu dengan slogan BUMN Hadir Untuk Negeri, saya percaya Inalum juga bisa hadir untuk masyarakat khususnya di kawasan Danau Toba,” tandas anggota DPR RI Komisi VI ini.

Menurutnya, saat ini Inalum sudah memanfaatkan sumber daya alam (SDA) danau untuk danau toba. Akan tetapi sampai saat ini masih kurang maksimal memberikan kontribusi pada masyarakat di kawasan Danau Toba.

“Saya berharap PT Inalum bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi masyarakat Danau Toba,” pinta Ir Lamhot Sinaga.

Dirinya juga meminta Inalum jangan hanya menyampaikan harapan ingin perusahaan tambang berkelas internasional dalam sebuah narasi semata. Apalagi PT Inalum atau MIND.ID menjadi perusahaan yang diprioritaskan pemerintah berkembang pesat.

“Kita berharap semua bisa dilaksanakan secara nyata dan pada akhirnya kita berharap semua agar perusahaan tambang nasional ini bisa diandalkan di kancah internasional,” tukas Ir Lamhot Sinaga.

Ia menambahkan, PT Inalum diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pelestarian alam, termasuk di wilayah yang berada di sekitar Danau Toba. Harapan ini lanjut, Ir Lambot Sinaga harus diwujudkan Inalum dalam berbagai program tanggung jawab sosial yang mencakup berbagai bidang.

“Bisa dalam penanaman pohon di area seluas puluhan hektar, pemberian bantuan ke pengelola Geopark Kaldera Toba dan bantuan pendidikan, bantuan upgrade rumah baca, dan sarana lainnya. Terakhir bidang pembangunan infrastruktur di pengembangan kawasan destinasi wisata danau toba,” pungkasnya. (GD)

0

Suara Indonesia News – Indramayu, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Dsitrik Kabupaten Indramayu, menggelar aksi unjuk rasa  didepan kantor Dinas Pendidikan Indramayu selasa (11/2-20). Mereka datang untuk menuntut dihilangkannya segala bentuk praktek pungutan liar di sekolah.

“Selama ini masih banyak pungutan-pungutan di sekolah dengan dalih sumbangan. Untuk itu, kami LSM GMBI menolak dengan keras segala bentuk pungutan yang dilakukan oleh satuan penyelenggara pendidikan dasar,” kata ketua Distrik LSM GMBI Kabupaten Indramayu Ono Cahyono dalam orasinya.

Ono menegaskan segala bentuk pungutan yang terjadi di satuan pendidikan dasar jelas dilarang dan kami datang kesini sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap dunia pendidikan di kabupaten Indramayu karena banyak para wali murid yang dibuat pusing dengan adanya berbagai macam pungutan tersebut, terangnya.

Sekali lagi kami tegaskan, agar berbagai macam pungutan dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh jajaran satuan pendidikan dasar segera dihapus dan dihilangkan.

Selama ini, banyak keluhan dari masyarakat dan pihaknya menduga kalau pungutan berkedok sumbangan ini terjadi diberbagai sekolah di Indramayu.

“Salah satu pungutan yang terjadi adalah memungut infak sebesar 400 ribu,  praktek jual beli LKS,  dan ini diduga terjadi di seluruh sekolah di kabupaten Indramayu, dan bisa dibuktikan, karena kami ada datanya,” ungkapnya.

Definisi pungutan dan sumbangan menurut permendikbud No. 44 tahun 2012. Kalau pungutan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang atau barang / jasa yang sifatnya wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktunya ditentukan, sedangakn sumbangan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan barang/jasa kepada satuan pendidikan dasar yang sifatnya suka rela, tidak memaksa, tidak mengikat, dan tidak ditentukan oleh satuan pendidikan dasar baik jumlah maupun jangka waktunya.

Selama ini apa yang dilakukan oleh pihak sekolah di kabupaten Indramayu, walaupun bentuknya sumbangan namun pada hakekatnya adalah pungutan kenapa demikian, karena telah ditentukan jumlah dan jangka waktunnya serta berlaku untuk seluruh peserta ddidik tanpa ada pengecualian sehingga ada indikasi memaksa dan sifatnya wajib.

Oleh karena itu, sesuai pasal 13 ayat 2 dalam permendikbud  No. 44 tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan biaya pendidikan pada satuan pendidikan dasar, Pemerintah daerah mempunyai kewenangan dapat membatalkan pungutan atau sumbangan apabila penyelenggara satuan pendidikan melanggar peraturan perundang-undangan atau dinilai telah meresahkan masyarakat.

Untuk itu kami menuntut Bupati Indramayu untuk membatalkan pungutan dan sumbangan yang dilakukan oleh satuan pendidikan dasar yang berada di kabupaten indramayu tanpa terkecuali dengan mengeluarkan surat keputusan resmi dan melarang satuan pendidikan dasar untuk menarik dana apapun dari masyarakat. serta mendorong Dinas Pendidikan Indramayu untuk  membuka program pendidikan gratis yang didanai dari APBD bagi seluruh anak didik yang berada di bangku SD dan SMP.

Selain itu, kami juga menuntut kesejahteraan bagi para guru wiyata bakti karena menurutnya, selama ini mereka (Guru Honor) selalu dijadikan kambing hitam dan alasan oleh sekolah untuk menarik dana dari masyrakat.

Kami juga menuntut agar oknum pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan maupun kepala sekolah yang telah menganjurkan atau menarik dana pungutan kepada masyarakat dengan hukuman disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara kepala Dinas Pendidikan Indramayu H. Ali Hasan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh LSM GMBI. Segala masukan baik secara lisan maupun tulisan akan kami tampung untuk dikaji dan evaluasi. Tentunya, kajian dan evaluasi yang dilakukan harus sesuai dengan UU yang berlaku.

Ali menambahkan , Salah satu tuntutan dari rekan-rekan GMBI adalah menghentikan segala bentuk pungutan di sekolah. Untuk itu kami akan melihat dan mengkaji terlebih dulu, apakah sudah sesuai aturan atau tidak.

“Apabila ditemukan pungutan di sekolah maka akan kita hentikan,” tandasnya.

Bagi satuan pendidikan yang  menyalahi aturan akan mendapat sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku mulai dari sanksi ringan, sedang sampai sanksi berat. Namun disdik tidak mempunyai kewenangan untuk memberi sanksi.

“Pihak yang memiliki kewenangan dalam memberikan sanksi adalah Inspektorat, bukan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Untuk itu ia menghimabu kepada seluruh sekolah yang ada di kabupaten Indramayu baik tingkat SD maupun SMP untuk menghentikan segala bentuk pungutan kepada siswa, jika tidak, akan dikenakan sanksi yang tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, tegasnya. (Dais)

 

 

0

Suara Indonesia News – Mamuju, Dengan mengambil tema penguatan sinergitas lembaga untuk mewujudkan penyelenggaraan diklat yang profesional menuju SDM unggul Indonesia Maju, Balai Diklat keagamaan  Makassar menggelar Rapat Koordinasi Kediklatan Tahun 2020 Sewilayah kerja balai Diklat Keagamaan yang dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2020 bertempat di Hotel Claro Jl. AP. Pettarani no. 3 Makassar.

Kakanwil kemenag Sulbar Dr. H. M. Muflih B. Fattah, MM selain Narasumber beliau juga ketua Komisi pada rakor tersebut ia mengapresiasi kegiatan ini, karena rakor yang dilaksanakan tersebut untuk menyamakan persepsi tentang program  Balai Diklat Makassar, selain itu dari rakor akan merumuskan program dan kegiatan diklat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tokoh Agama dan Masyarakat , sesuai kebutuhan yang ada di lapangan serta dinamika perkembangan zaman.

Balai diklat keagamaan Makassar dalam penyelenggaraannya mengundang kanwil kemenag beserta kepala kankemenag, tingkat kabupaten ditiga Provinsi yaitu Provinsi sulawesi selatan, provinsi sulawesi tenggara dan sulawesi barat, yang seluruhnya merupakan wilayah kerja bdk Makassar, selain itu mengundang pula kepala balai litbang, pimpinan perguruan tinggi dan upt asrama haji Makassar.

Melalui “Rakon Kediklatan Tahun 2020” merumuskan beberapa hal dalam membangun Sinergitas Kediklatan, Pola Kerjasama Kediklatan di Tingkat Kanwil atau Kemenag Kabupaten serta Pemberdayaan Alumni Diklat.

Hadir dalam rapat koordinasi Kediklatan keagamaan tersebut, Ka. Kanwil kemenag Sulbar Baak DR. H. M. Muflih, B. Fattah. MM, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulbar DR. H. Misbahuddin, M. Ag,. Kasubag Kepegawaian Dan Hukum Kanwil kemenag Sulbar Drs. H. Kamaruddin M. Si., dan beberapa kepala kemenag se kabupaten kanwil kemenag sulbar. (Hamma)

0

Suara Indonesia News – Bengkalis, Pasca ditahannya Bupati Bengkalis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (6/2/2020) malam lalu, membuat Gubenur Riau Syasuar perlu mengeluarkan surat perihal pelaksanaan tugas dan wewenang kepala daerah (Bupati) oleh wakil kepala daerah (Wakil Bupati), surat tersebut kini beredar luas ditengah masyarakat bengkalis.

Surat tersebut ditujukan kepada Wakil Bupati Bengkalis Ir. H. Muhammad ST, yang isinya berkaiatan dengan ketentuan perundang-undangan nomor 23 Tahun 2014  tentang Pemerintahan Daerah.

Terdapat 2 poin berisikan pasal-pasal dari UU Nomor 23 Tahun 2014 yaitu, poin a. Pasal 65 ayat (3) ditegaskan bahwa, Kepala Daerah yang sedang menjalani masa tahanan dilarang melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2). Kemudian, poin b. Pasal 65 ayat (4) ditegaskan bahwa, Dalam hal kepala daerah sedang menjalani masa tahanan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) atau berhalangan sementara, wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah.

Selain itu, penutup surat itu juga menegaskan, sehubungan poin diatas, untuk kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bengkalis. Saudara Wakil Bupati Bengkalis melaksanakan tugas sehari-hari Bupati Bengkalis sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menyikapi surat Gubernur Riau yang beredar dimasyarakat tersebut, Kepala Bagian Protokoler Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bengkalis, Muhammad Fadli, Selasa (11/2/2020) membenarkan surat dari Gubernur tersebut. Menurut Fadhli, informasi tentang adanya surat Gubernur Riau Syamsuar atas penegaskan Plt. Bupati Bengkalis, pertama kali diinformasikan oleh Asisten Setdakab Bengkalis.

“Benar, kita dapat informasinya, tapi SK-nya belum dapat. Plt. Bupati Bengkalis barang kali sudah memegangnya, kalau kita baru setakat dapat informasi dari asisten. Artinya bagi kita di Pemkab Bengkalis ini roda pemerintahan bagaimanapun kondisinya harus tetap jalan, kita tetap melaksanakan apa yang diperintahkan, jika Plt. Bupati Bengkalis memerintahkan, maka kami akan laksanakan perintah tersebut, dan kami saat ini menunggu perintah,”tuturnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Usai apel pagi di Makodim, Dandim 0315 / Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa berserta seluruh jajaran Kodim 0315/Bintan bersepeda santai (goes); selasa (11/2/2020) agar menjaga kesehatan tubuh.

Goes pagi bersama Dandim 0315 / Bintan berserta jajaran dimulai dari Makorem 033/WP Tanjungpinang fan finis di Makoramil 02 Kijang Bintan Timur.

Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa menyampaikan, “Olahraga bersepeda juga merupakan salah satu olah raga yang sangat baik dan bermanfaat untuk memelihara kebugaran. Selain itu jua bersepeda juga dapat menyehatkan badan bahkan dengan bersepeda bisa menjadi  ajang dalam menjalin keakraban dan kekompakan antara Komando  atas jajaran, Ungkap Dandim,”

Bersepeda santai bersama jajaran sambil refreshing sangat berarti, Kebetulan hari jadwalnya olahraga bersama jadi bisa langsung kita lakukan bersepeda santai.

“Dia juga menambahkan,”  bahwa kegiatan sepeda santai ini di ikuti  Kasrem 033/WP, Kabalak Korem 033/WP, Kasdim 0315/Bintan, Para Perwira staf Kodim 0315/Bintan, para Danramil jajaran Kodim 0315/Bintan serta perwakilan Koramil dan Anggota Staf Kodim 0315/Bintan. (OBET)

0

Suara Indonesia News – Subulusalam, Kota Subulussalam rawan akan bencana, potensi terjadi seperti gempa bumi, angin puting beliung, kebakaran, longsor dan lainnya tidak bisa di prediksi kapan datangnya dan kita unsur terkait harus siap dalam penanggulangan bencana alam, “Ucap Walikota Subulussalam dalam upacara apel gabungan gelar pasukan yang diadakan dilapangan Mapolres Kota Subulussalam. ( 11/02-20)

Kesiap siagaan itu, kita wujudkan dalam bentuk apel siaga bencana hari ini, dalam rangka mengevaluasi kekuatan personil dan Peralatan yang ada untuk antisipasi dan kesiap Siagaan menghadapi bencana dan cuaca Ekstrem yang tidak menentu.

Wali Kota juga menyampiakan ingin agar aparat serta petugas di lapangan lainnya dapat mengerti dan memahami serta melakukan tindakan cepat dan tepat saat terjadi bencana. Kegiatan ini juga untuk menguji apakah rencana kita dapat diterapka secara operasional atau tidak, sehingga kita  bisa menanggulangi bencana. Kita perlu mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk membantu masyarakat, jika skala bencana meningkat dan perlu dilakukan evakuasi kita harus sudah siap baik personal maupun peralatan yang diperlukan. “Kata Walikota.

Dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada baik di tingkat Kecamatan dan Desa di Kota Subulussalam termasuk Camat, Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Babin Kamtibmas dan Relawan, diharapkan akan dapat membantu dalam penanganan bencana tersebut.

Perlu di ingat bahwa siaga bencana dimulai dari diri kita, keluarga dan komunitas. kenali Bahayanya, kurangi resikonya. Semua pihak harus ikut berperan aktif dalam Penanggulangan dan pengurangan risiko Bencana. Karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara Pemerintah dan pihak non Pemerintah dalam upaya pengurangan risiko bencana, pungkasnya. (syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Talang Muandau, Pada APBD 2020, Kecamatan Talang Muandau mendapat alokasi anggaran sebesar lebih kurang 42,22 Miliar Rupiah alokasi anggaran tersebut diperuntukkan untuk berbagai sektor seperti infrastruktur jalan, perumahan dan pemukiman, pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor perikanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Talang Muandau Nasrizal, saat membuka Musrenbang Kecamatan Talang Muandau, Senin 10 Februari 2020) kemaren, bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Talang Muandau.

Hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Dapil Pinggir Talang Muandau, Erwan, Adihan, Susianto SR, H. Asmra, Mustar J Amarita, Al Azmi, Pejabat Administrator dan Pengawas perwakilan Perangkat Daerah di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kepala UPT, UPTD dan Korwilcam se-Kecamatan Pinggi – Talang Muandau, Kepala Desa, BPD tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah KabupatenAPBD Bengkalis tahun 2021 yang mengusung tema “Pemantapan pembangunan yang berkualitas dan berdaya saing” tersebut berlangsung dengan baik, lancar dan sukses.

Camat Talang Muandau dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah ikut berpartisipasi pada pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Talang Muandau hari ini.

“Tentunya melalui Musrenbang Kecamatan Talang Muandau Tahun 2020 ini, seluruh usulan prioritas desa dapat diakomodir serta menjadi prioritas kegiatan pula oleh Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis.

Lanjut beliau lagi, pada tahun 2020 ini juga telah dianggarkan pembangunan jalan strategis Kabupaten yang ada di Kecamatan Talang Muandau antara lain: Peningkatan Jalan Tasik Serai menuju batas Kecamatan Mandau sebesar Rp.38.000.000.000 (tiga puluh delapan miliar), Juga pembangunan kantor baru Kecamatan Talang Muandau sebesar Rp.10.000.000.000 (sepuluh miliar) serta pembangunan rumah layak huni sebesar Rp. 7,5 miliar.

“Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Menjadi kewajiban kepada kita semua untuk merasa memiliki semua kegiatan yang sudah kita anggarkan agar diawasi pelaksanaanya, jangan sampai terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat,” Harap Nasrizal. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Suatu kehormatan saat suaraindonesianews.com dapat silaturahmi langsung dengan cucu ulama besar Betawi dan Ketua MUI DKI Jakarta pada tahun 1977-1984, KH Abdullah Syafi’i ini. Keramah-tamahan para staff beliau juga membuat nilai lebih yang jarang dijumpai jika bertemu ‘orang besar macam beliau ini.

Beliau ini   adalah putra kedua dari Almh. Prof.Hj. Tuty Alawiyah AS, Tokoh kharismatik dan ulama Wanita Betawi yang sangat dikenal masyarakat Indonesia.

Usai menyelesaikan giatnya, beliau menerima kami diruang kerja demikian bersahajanya. “Saya mohon maaf waktu acara final Olimpiade Lawak 2020  kemarin, tidak maksimal berbagi waktu. Sehingga teman-teman Pers seolah ‘dianggurin”, demikian pembuka beliau yang menjadi ‘tuan rumah Olimpiade Lawak 2020 yang diselenggarakan oleh PaSKI – Persatuan Seniman Komedi Indonesia Dan bertempat di Universitas Islam As-Syafi’iyah, Pondokgede, Jakarta Timur.Sabtu,(8/2) Lalu.  Begitulah beliau yang kental ‘logat Betawi kalau pun lama menetap di USA dan China baik saat sekolah’ maupun bisnis.

Saat ditanyakan kesannya di PaSKI, beliau mengatakan sangat bahagia dapat terlihat aktif di PaSKI. “Semoga keterlibatan saya di PaSKI  mampu menguatkan harapan para founders dan Teman teman dalam  membangkitkan kembali semangat komedian agar survive dan terus bermanfaat  dalam arti menghibur publik diantara maraknya jenis hiburan lainnya. Lalu kalau bukan kita siapa lagi yang akan perduli ?”, demikian Prof Dr.H. Dailami Firdaus, SH, LL.M – Ketua Yayasan Perguruqn Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA) diruang kerjanya, Senin (10/2-20) kemarin.

Beliau yang akrab di panggil ‘Bang Dai, ini menambahkan, “Sunatullahnya orang baik berkumpul bersama orang baik, PaSKI mempunyai niat mulia, sangat baik. Saya enjoy ada disana, apa yang telah dirintis para founders seperti Jend.TNI.Purn.Agum Gumelar, Indro Warkop, Jarwo Kuat, Komeng, Derry Sudarisman, Eko & Parto Patrio, Deni & Nardji Cagur, Bedu, Rudi Sipit, Tigor, Bopak Castello, dan teman-teman PaSKI lainnya untuk  mengembalikan masa ‘ke-emasan komedi sebagaimana tahun 1980-an lalu harus diwujudkan. Dan ini harus dilandasi niat tulus, ikhlas, kebersamaan, jamaah Dan profesional. Acara Olimpiade Lawak Itu adalah salah satu cara menuju kesana, tentunya tidak lepas dari dukungan pihak lain. Sebagaimana yang telah dibuktikan oleh BPJS Ketenaga-kerjaan dalam arti ikut mensponsori acara ini. Ini langkah awal Dan kami berharap BUMN lain akan ikut andil kedepannya, PaSKI kaya akan SDM, bisalah di-endorse untuk sosialisasi program-program BUMN, ‘nggak kalah sama Artis lainnyalah, Ahahah..”,  demikian Bang Dai, mantan Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta 2014 – 2019 lalu

Karena beliau memang ‘Anak BETAWI, beliau juga mempunyai harapan besar, bahwa pelaku dan Seniman Lenong pun mendapat atensi PaSKI. Karena menurut bang Dai, didalam Lenong Itu sarat Komedi dan seni tari. “Juga di Budaya daerah lainnya, banyak Itu yang dasarnya memang Komedi. Seperti Calung Jawa Barat, dsb. Ada Komedi, seni tari dan menyanyi. Melalui PaSKI Kita harus cari terobosan yang mungkin tidak terpikirkan.  Kita bisa lihat kesohoran grup Srimulat, Warkop DKI, , BKAK, Jayakarta, The Kabayan’s, Bagito, Patrio, dsb. Dimulai dari nol, semua dijalanindengan kerja-keras, kemudian saat ‘nyohor, mereka mampu berbagi rejeki  dengan orang banyak. Namun bagaimana disaat tidak produktif, ini juga menjadi pekerjaan rumah PaSKI. Yang penting kita ‘commited tidak masuk politik praktis”, Demikian bang Dai, kami terdiam namun membenarkan semua Itu. Bahagia saya dapat bertemu beliau, Anak Betawi yang selain besar kiprahnya dalam dunia Pendidikan Islam melalui YAPTA-nya, juga atensinya kepada para Seniman Komedi Indonesia. (Rahma/PR)