0

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara. Untuk memutus tali rantai penularan virus Corona (COVID-19) mengantisipasi penyebaran virus Corona COVID-19 yang kini sudah menyebar ke seluruh dunia salah satu yang kena negara Indonesia, dan ke provinsi kabupaten dan kota.

Kepala desa pulonas baru Amri ketua tim relawan siap siaga satgas COVID-19 menghimbau kepada masyarakat agar membiasakan hidup sehat diantara nya, Berlaku Higenis dengan mencuci tangan dengan sabun anti septic, Mandi dengan air dingin selama tiga puluh hari berturut turut bisa mengurangi sakit 20%,

Olahraga di pagi hari dapat mengurangi kemungkinan infeksi pernapasan 40% dan menaikan sistim imun dari vitamin D, Kurangi setres karena setres dapat menurunkan sistim imun, Istirah dengan cukup dengan istilah cukup dapan memperkuat sistem kekebalan, Makan makanan yang bergizi dan hallal, dengan makan perbanyak, buah, sayur sayuran, Kacang kacang biji bijian alami, dan tak lupa berdoa minta kepada Allah SWT agar di jauh kan dari COVID-19 .

Dalam penanganan pencegahan COVID-19 kepala desa pulonas baru membentuk tim relawan siap siaga gugus COVID-19 dan mendirikan pos satgas COVID-19, dan melakukan penyemprotan ke rumah warga dan di tempat umum, serta membagi kan masker, handznezer, tempat cuci tangan, disinvektan (penyemprotan) dan APD ( alat pelindung diri) dan kepala desa pulonas baru juga menghimbau apa bila ada orang atau keluarga kita dari luar daerah wajin melapor kepada panitia ke pos tim relawan satgas COVID-19 yang sudah di sediakan.

Hasil pantau wartawan media ini di lapangan Minggu 12/04/20 terlihat di pos siaga COVID-19 mungkin Lawe bulan, Edy Sumarta datang meninjau ke pos siaga COVID-19 di desa pulonas baru dan mengisi buku tamu, mungkim Edy Sumarta juga memberikan arahan agar warga desa pulonas baru tetap semangat dan  siaga kalau ada orang dari luar masuk ke desa mau berkunjung , beramu harus periksa terlebih dahulu, di pos siaga COVID-19, dan kepala dusun harus melaporkan ke kepala desa perkembang dari setiap dusunnya masing masing. (Yusuf)

0

Suara Indonesia News – Bathin Solapan. Plh. Bupati Bengkalis H. Bustami HY, melakukan monitoring tentang pemutusan rantai Corona Virus Disease (Covid-19), di lapangan Sultan Syarif Kasim, Bathin Solapan, Minggu (12/4/2020).

Monitoring tersebut dilakukan terhadap armada angkutan darat yang ada di Kota Duri, baik berupa mini bus, bus, hingga travel yang bertujuan antar Kota dan Provinsi.

Plh. Bupati Bengkalis berharap kepada setiap supir maupun kernek dari setiap angkutan darat mulai sekarang harus menggunakan masker saat dalam melakukan perjalanan.

“Penumpang juga diwajibkan untuk menggunakan masker, jika ada yang tidak mengenakan, maka tidak diperbolehkan memakai jasa angkutan umum tersebut,” ujar Bustami.

Hal tersebut dilakukan, mengingat Indonesia merupakan negara terbesar ke-4 yang memiliki penduduk terbanyak di dunia, untuk itu kita wajib melakukan antisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak tersebar luas khususnya di Kabupaten Bengkalis.

“Hingga 11 April 2020, Kabupaten Bengkalis memiliki jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 3877, dengan jumlah 2260 yang telah selesai dipantau, dan 1617 masih dalam proses pemantauan. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 20 orang, dengan 13 orang telah sehat dan pulang, 6 orang masih di rawat dan 1 orang meninggal, lalu untuk yang positif 1 orang dan telah dinyatakan sembuh,” jelas Sekretaris Daerah Bengkalis itu.

Dari data tersebut, lanjut Bustami penyakit ini merupakan suatu permasalahan yang sangat serius dan tidak bisa dianggap enteng. Karena kita tidak dapat mengetahui siapa saja yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

“Bahkan virus ini sangat mudah penularannya, hanya dengan berbicara saja kita sudah bisa menyebarkan virus, untuk itu kami harap kepada setiap penumpang angkutan umum, supir dan kernet agar dapat mengikuti himbauan yang dilakukan Pemerintah,” ujarnya.

Beliau juga menghimbau, untuk para penumpang, baik dari Pulau Jawa, dari Medan, yang akan melakukan transit di Duri semua harus turun di Lapangan Sultan Syarif Kasim ini.

“Dan para supir juga tidak diperkenankan untuk menurunkan penumpang di tepi jalan. Karena di Lapangan ini akan dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan pengecekan suhu,” tuturnya.

Ikut mendampingi Plh. Bupati Bengkalis, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Heri Indra Putra, Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Djoko Edi Imhar, Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis dr. Ersan Saputra, Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Edi Sakura, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkalis Indra Gunawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hj. Kholijah.

Kemudian Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis Tajul Mudarris, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis Alfakhrurrazy, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Bengkalis Muhammad Fadhli, Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Adi Sutrisno. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Indragiri Hulu.  Kendati mengalami keterbatasan fisik pasca amputasi kaki kanannya, namun semangat Nuri Wulandari (18) tahun remaja asal Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tidak kendor untuk ikut andil dan berjuang bersama Polres Inhu dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Inhu.

“Saat ini Nuri memanfaatkan waktu luangnya dengan menjahit dan membuat masker, kemudian masker itu kita bagikan kepada masyarakat kabupaten inhu,” ucap Kapolres Inhu AKBP Efrizal, S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Sabtu (11/4/2020).

Dikatakannya, Nuri tidak hanya putus kaki karena amputasi, saat ini Nuri juga harus putus sekolah karena keterbatasan ekonomi dr keluarganya, tapi ia tetap bersemangat menjalani hari-harinya, ia terus berusaha melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketika semua pihak berjuang melawan pandemi corona, Nuri tidak hanya berpangku tangan dan larut dalam kesedihan akibat kehilangan kakinya.

Melalui keterampilannya menjahit pakaian, Nuri ikut andil dengan membuat masker yang kemudian dibagikan kepada masyarakat secara gratis agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus mematikan ini.

Sebagaimana diketahui, Nuri merupakan  mengalami kecelakaan tunggal pada awal Januari 2020 lalu.

Tapi karena keterbatasan biaya perobatan, hingga pertengahan Februari 2020 kaki sebelah kanan membengkak dan membusuk mengeluarkan nanah hingga ketulang.

Hal ini diketahui oleh Kapolres Inhu Akbp Efrizal SIK setelah mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Polres Inhu.

Kapolres langsung merespon, bahkan dalam kesibukan aktivitasnya, Kapolres menyempatkan diri untuk melihat secara langsung kondisi Nuri dan kemudian menyerahkan bantuan.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Kapolres Inhu juga langsung membawa Nuri ke RS Bhayangkara menggunakan Ambulance Polres Inhu agar Nuri secepatnya mendapatkan perawatan medis yang layak untuk pengobatan kakinya tanpa di pungut biaya.

Hingga akhirnya pihak RS Bhayangkara mengatakan bahwa kaki kanan Nuri harus diamputasi. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam. Kapala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Subulussalam Abdul Saman Sinaga, SH, MH., menegaskan setiap desa membentuk Satuan Tugas (Satgas) dalam pengananan atau pencegahan Virus Corona atau Covid-19.

Meski dihari libur, bagi Abdul Saman Sinaga bersama beberapa stafnya tidaklah menjadi kendala untuk turun langsung kelapangan memantau persiapan kesiagaan posko dan kegiatan para Kepala desa bersama tim relawan covid-19. Demi keselamatan masyarakat Kota Subulusalam dari Covid-19.

Abdul Saman menegaskan, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat ini, masing-masing desa bisa mengalokasikan anggaran DD maupun ADD baik untuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas), pengadaan peralatan, mulai dari Alat Pelindung Diri (APD) bagi relawan desa pencegah Covid-19, menyiapakn ruang isolasi di desa hingga kegiatan sosialisasi ke masyarakat desa.

“Sesuai dengan ketentuan, kalau ada beberapa kegiatan didesa yang ditunda itu bisa dialihkan untuk penanganan Covid-19, karena situasi tanggap darurat ini sesuai amanah pemerintah pusat, bahwa tidak ada tolak ukur pembangunan lagi, karena pertimbangan nyawa seseorang,” katanya.

Dalam himbauannya, Abdul Saman sinaga memerintahkan seluruh Kepala Desa se Kota Suulussalam agar mengimbau warganya mematuhi kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Meminta seluruh Kepala Desa se Kota Subulussalam agar berkoordinasi bersama Bhabinkamtibmas melakukan Penyuluhan, Sosialisasi Dan Informasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Desa masing-masing, membentuk tim perdesa dan melakukan penyemprotan serta pembagian masker kepada semua warga desanya,” ungkapnya.

Namun, Abdul Saman menegaskan, agar para kepala desa memaksimalkan penggunaan anggaran menai para satgas Covod-19 yang dibentuk di tingkat desa. Bahkan kendatipun para relawan tidak digaji, tapi untuk operasionalnya dianggafkan dalam APBDes.

“Jangan main-main terhadap uang negara dalam situasi darurat ini, kalau terbukti sah dan meyakinkan ancamannya hukuman mati. Tapi saya yakin para kades tidak mungkin melakukan perbutan sekonyol itu. Karena keselamatan masyarakat kita adalah hukum yang tertinggi di negara kita yang kita cintai ini,” Kata Abdul Saman saat meninjau posko relawan ke desa desa di Kota Subulussalam.

Dikatakannya, untuk mewaspadai kita warga yang masih memiliki anggota keluarga di perantauan, baik sebagai pekerja atau mahasiswa untuk lebih efektif/efesien dalam memutus kan mata rantai covid 19.

“Kami berharap agar kades segera memerintahkan aparatur kampung/satgas, relawan desa siaga lawan covid-19,  untuk mendatangi rumah ke rumah memastikan hari/tgl/waktu keberangkatan dari tempat asal menuju kota subulussalam,” katanya.

Abdul menerangkan dalam sosialisasinya pasca melakukan pengontrolan posko siaga darirat covid-19 di setiap desa menyatakan, para kepala desa dan Tim Gugus melakukan pendataan valid dan lengkap, dan bila ada yang ditemukan memiliki gejala agar diteruskan ke posko Kecamatan dan dilanjutkan ke posko perbatasan dan posko tempat karantina yang disiapkan oleh pemerentah di Hotel Hermes One Kota Subulussalam.

Abdul saman juga berharap wabah tersebut cepat berlalu dan Kota Subulussalam terbebas dari covid-19. Agar dana tersebut tidak terpakai. Sehingga kelak, sisa dari anggaran itu bisa dilanjutkan untuk pembangunan desa.

Kita berharap dana ini cukup dan Covid-19 ini bisa berakhir. Jika kondisi kian parah, kita khawatir ini tidak akan cukup. Tapi kita berdoa bersama semoga wabah ini cepat hilang. Pesan saya agar seluruh warga menjaga kesehatan, jaga pola makan, komsumsi makanan bergizi, hindari kontak fisik minimal jarak 1 meter, rajin cuci tangan, agar kita semua dapat terhindar dari virus corona. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam. Jajaran Pemerintah Desa sepadan, Kota subulussalam, melakukan penyemprotan disinfektan dipemukiman warga, rumah ibadah dan juga sejumlah fasilitas umum lainnya di Desa sepadan, Saptu (11/4/2020).

Kepala Desa sepadan Elianto mengatakan, tujuan penyemprotan disinfektan tersebut adalah untuk memutus mata rantai penyebaran sekaligus pencegahan virus corona (covid-19) di desa sepadan.

“Penyemprotan ini kita lakukan untuk mengatisipasi penyebaran covid-19 di desa sepadan, meski sejauh ini masih belum ada yang terindikasi, namun kita lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ungkapnya.

Usai melakukan penyemprotan, Kepala desa sepadan Elianto  bersama perosonil TNI-Polri dan pihak Dinas Kesehaan Kota Subulussalam dan para tokoh masayarakat melanjutkan kegitan peresmian Posko penanggulangan Covid-19.

Dalam arahannya, Elianto menyatakan, tujuan mendirikan posko siaga tesebut adalah sebagao tempat pengecekan warga yang keluar masuk desa, sekaligus sebagai tempat nformasi terkait covid-19.

“Diposko dapat memberikan informasi terkait Covid-19 didesa kita,atau juga sebagai tempat penanggulangan bila ada yang terjangki agar secepatnya melaporkn ke anggota yang selalu siaga di posko. selain itu, warga yang datang dari luar daerah juga harus dichek atau di periksa kesehatannya terlebih dahulu sebelum berbaur dengan warga desa sepadan guna meminimalisir sedini mungkin penyebaran covid-19 di kampong kita,” ujarnya.

selain itu, Elianto juga menyampaikan himbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap penyebaran covid-19, dengan mematuhi intruksi pemerintah agar tetap menjauhi keramaian, meniadakan sementara kegiatan yang melibatkan banyak orang dan menjaga kebersihan.

“Saya berharap kepada kita semua agar tetap bersabar, jangan panik dengan keadaan ini, kita serahkan semuanya kepada Allah SWT. kita patuhi apa yang sudah disampaikan pemerintah, semoga saja wabah ini cepar berlalu dan kita dapat beraktifitas seperrti biasanya lagi,” katanya, Elianto, (Syahbudin Padang)

 

0

Suara Indonesia News – Asahan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Asahan kembali mengeluarkan data terbaru terkait wabah COVID-19 di Kabupaten Asahan, Sabtu (11/4/2020).

Data Orang Dalam Pemantauan (ODP) tersebut diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan yang bersumber dari seluruh surveilans Puskesmas yang ada di Kabupaten Asahan.

“Dari data Dinas Kesehatan, ada 80 ODP di Kabupaten Asahan,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar kepada media.

Rahmat yang juga merupakan Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Asahan menjelaskan, 1 orang warga Kisaran Timur positif COVID-19 dan telah meninggal dunia pada tanggal 25 Maret 2020.

“ODP yang statusnya meningkat menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 4 orang di Kabupaten Asahan dan telah dirujuk ke rumah sakit di Medan,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Rahmat menghimbau masyarakat untuk melakukan social distancing agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Asahan.

“Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kalau tidak ada hal yang mendesak, di rumah saja. Kalau pun harus keluar jangan lupa pakai masker,” pungkasnya. (Arif Darmawan)

0

Suara Indonesia News – Asahan. Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas percepatan penanggulangan COVID-19 Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar menjelaskan kepada media terkait tindakan yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Asahan kepada 46 orang yang berhubungan langsung dengan almarhum SBB dan ML beserta istri, Sabtu (11/4/2020).

Pasca keluarnya hasil pemeriksaan swab almarhum anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) SBB tanggal 9 April 2020 dan dinyatakan positif COVID-19, Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Asahan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 41 orang, yakni keluarga alamarhum, masyarakat yang berhubungan dengan alamarhum dan bilal manyit yang mengebumikan alamarhum.

Kemudian, ditempat yang berbeda, ML yang merupakan Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Asahan beserta istri, ditetapkan status PDP, Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Asahan juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 5 orang, yakni anak, supir pribadi dan pekerja. Dari hasil pemeriksaan dengan menggunakan rapid test kepada 46 orang tersebut, hasilnya negatif.

“Uji rapid test sesuai protokol penanggulangan COVID-19. 46 orang yang telah diperiksa dengan rapid test ini, di himbau untuk isolasi mandiri selama 14 hari kedepan,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Jubir Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Asahan mengharapkan peran serta masyarakat untuk bekerja sama dengan Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Asahan dalam melakukan pendataan kepada masyarakat yang berhubungan kontak langsung dengan almarhum dan PDP.

“Kita akan tetap melakukan pengawasan dan pendataan kepada masyarakat, sehingga COVID-19 ini bisa ditekan sedini mungkin,” pungkasnya. (Arif Darmawan)

 

0

Suara Indonesia News – Riau. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Riau (DPP IKA UIR) terus berupaya memutus rantai penyebaran covid 19 dengan penyemprotan desinfektan. Giat ini dilakukan di Jalan Kaswari, Jalan Pelangi, Jalan Guru Kelurahan Sidomulyo Timur, Kec. Marpoyan Damai. Aksi peduli ini dilakukan bersama bhabinkantibmas polsek Bukit Raya (Sabtu,11 April 2020).

Ketua Umum DPP IKA UIR M. Sahril Topan, ST menyampaikan bahwa ini adalah penyemprotan Desinfektan kedua yang kita lakukan setelah sebelumnya di wilayah sekitaran kampus UIR. Giat ini merupakan wujud nyata IKA UIR dalam memutus penyebaran Covid 19. Kita melihat situasi penyebaran Covid 19 di provinsi Riau sudah sangat mengkhawatirkan, semakin hari kian meningkat. Terhitung hingga hari ini sudah 16 orang yang sudah dinyatakan positif.

“ Kedepan gerakan DPP IKA UIR akan lebih dimasifkan. Kita akan berupaya maksimal membangun sinergi dengan para pihak dalam membasmi covid 19 ini. Karena dalam memutus mata rantai penyebaran mesti dilakukan oleh seluruh eleman. Tidak hanya pemerintah, aparat penegakan hukum dan kampus tapi juga seluruh masyarakat. Kita mengajak seluruh masyarakat agar bahu membahu membantu pemerintah dalam membasmi virus corona”, Tutur Wakil Ketua DPRD Rohul ini.

Sekretaris Jendral DPP IKA UIR Dr. Koko Iskandar, M. Si, mengapresiasi semangat relawan dalam melakukan aksi peduli basmi covid 19 ini. Walaupun kita belum pelantikan namun semangat kawan kawan luar biasa dalam mencegah penyebaran virus corona. Kita berdoa semoga wabah virus corona ini cepat berlalu.

Edukasi membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya penyebaran virus corona terus kita galakkan. “Pada saat penyemprotan kerumah warga, relawan yang turun menyampaikan anjuran pemerintah agar tetap dirumah, jaga jarak dan sering cuci tangan. Kalau pun ada hal penting yang memaksa keluar rumah, harus memakai masker”, Tutup Koko. (AR)